
Karena amarah nya Alex ingin ijab-qobul nya di percepat.
''Maafin aku Lex. Aku gak bermaksud melukai hati kamu. Lex aku sungguh sangat mencintai kamu.Aku harus melakukan ini demi cinta kita."Kata Tika dalam hati.
"Baiklah,kita akan mulai ijab-qobul nya"Kata bapak penghulu.
Alex justru merasa bersalah meminta ijab-qobul nya di percepat.Sonia tampak tidak begitu senang dengan pernikahan ini.Rudy melihat hal itu.Dan Rudi pun memiliki rencana tersendiri untuk mengungkapkan kalau dalam pernikahan ini ada unsur paksaan dan Sonia di tekan untuk menikah dengan Alex.
''Maaf, Sonia bisa kah kita bicara 2 menit saja."Bisik Rudi yang berdiri di belakang Sonia.
Sonia menoleh ke asal suara yang berbisik di telinga nya.Dan mengikuti arah suara itu berjalan.
Rudi berhenti di sebuah ruangan dimana yang lain tidak tau kalau mereka ada di sana.
''Kenapa kamu memanggil ku kesini? Tanya Sonia.
''Gue tau lo terpaksa menikah dengan Alex? Lo di tekan kan untuk menikahi Alex.Gue tau kalau lo sangat mencintai kekasih Lo yang bernama Donni kan?"Rudi menyudutkan Sonia dengan menyebutkan nama kekasih Sonia.
"Lo kok bisa tau semua tentang Gue?"Tanya Sonia yang heran melihat Rudi mengetahui semua tentang nya.
"Demi sahabat-sahabat gue hal semacam ini tidak akan sulit untuk gue.Dan sekarang apa lo masih mau melanjutkan pernikahan dengan menyakiti kekasih Lo yang sangat mencintai lo.Dan lo menikah dengan Lelaki yang bukan ayah biologis dari anak yang lo kandung saat ini?"Entah Rudi tau dari mana mengenai Sonia hingga begitu jauh.
"Sampai sedetail itu Lo cari kebenaran tentang gue.?"Tanya Sonia dengan penasaran.
"Sekarang bagaimana?Apa Lo masih mau melanjutkan pernikahan ini?"Tanya Rudi memojokkan Sonia.
"Tapi bagaimana cara nya membatalkan pernikahan ini?"Tanya Sonia.
"Lo tinggal mengikuti permainan gue,Lo bisa kabur dari sini dan pergi bersama Donni. ''Saran Rudi.
''Lalu bagaimana dengan Alex? " Sonia mengkhawatirkan Alex.
''Soal Alex Lo jangan khawatir. Dia juga tidak menginginkan pernikahan ini karena ia sangat mencintai gadis yang akan menjadi saksi pernikahan Lo. ''Ujar Rudi.
''Jadi, gadis itu kekasih nya Alex? lalu kenapa mau menjadi saksi di pernikahan kekasih nya?'' Tanya Sonia dengan haru.
''Demi ketulusannya Ia mengorbankan perasaannya.Dan apakah cinta seperti itu tega untuk di lukai. Mereka pantas untuk di satukan.Apakah Gue benar? "Kata Rudi.
''Iya Lo benar. Lalu apa yang akan kita lakukan. Jika Gue kabur dari sini makan bagaimana dengan acaranya? " Tanya Sonia bingung.
''Lo jangan khawatir, untuk disini biar gue yang atasi.''Kata Rudi.
''Ceklek''Suara pintu dibuka.
''Sonia,ternyata Loe disini?"Terdengar suara yang tidak asing lagi di telinga Sonia.
"Donni? Bagaimana bisa kamu disini?"Tanya Sonia penasaran.
__ADS_1
"Aku yang memanggil nya untuk menjemput kamu"Jawab Rudi.
"Sekarang bagaimana keputusan Lo?"Tanya Rudi lagi kepada Sonia.
Sonia hanya terdiam saja.SSeakan Sonia memikirkan sesuatu.
"Waktu kita sudah tidak banyak lagi Sonia?
Jika Lo masih melanjutkan pernikahan ini maka ada banyak hati dan cinta yang Lo hancurkan.Jika lo menghentikan semua ini gue akan membantu lo membereskan semua ini.Soal Tuan Subroto Lo jangan khawatir.Dan sekarang keputusan ada di tangan Lo.Gue akan melakukan apa yang harus gue lakukan untuk menghentikan semua ini."Setelah Rudi panjang lebar bicara lalu ia meninggalkan Sonia dan Donni.
***
"Baik lah kepada para hadirin yang terhormat sebelum acara ijab dan qobul nya di mulai.Dan untuk menghilangkan grogi yang melanda sang pengantin sebaik nya saya akan menghibur anda semua dengan menyanyikan sebuah lagu."Rudi mulai memetik gitar nya.
Para tamu undangan bertepuk tangan menambah semangat Rudi melantunkan lagu nya.
-Berjalan lah dengan ku di setiap kehidupan
-Berjanji lah kau akan kembali pada ku
-Walau raga kita dua, tapi jiwa kita satu
-Selalu jadilah milikku selamanya
-Dan jangan pernah ucapkan selamat tinggal
-Kaulah fajar ku dan kaulah senjaku
-Kau lah derita dan kaulah pelipur lara
-Hanya satu hal yang selalu aku doakan
-Selalu jadi milik ku selamanya
-Selalu jadi milik ku selamanya
-Kedua dunia ku ada dalam pelukan mu
-Di mana kau berada di sanalah surga ku
-Api asmara membara di kedua hati kita
-Semoga semua doaku terkabulkan
-Kaulah hasrat ku, akulah cinta mu
-Kaulah syair ku, akulah musik mu
__ADS_1
-Kau, kau, hanya kau yang aku inginkan
-Buatlah aku mabuk kepayang dari dalam diri ku
-Balas lah cinta ku seperti ini
-Selalu jadi milik ku selamanya
-Kaulah fajar ku dan kaulah senja ku
-Kaulah derita dan kaulah pelipur lara
-Hanya satu hal yang selalu aku doakan
-Selalu jadi milikku selamanya
-Selalu jadi milikku selamanya
Saat berakhir lagu yang di bawakan oleh Rudi disaat itu pula Tuan Subroto menyadari putri nya tidak berada di tempat.Dan Bapak penghulu pun sudah bertanya di mana pengantin wanita nya.
"Pengantin wanita nya ada di hadapan kalian semua.Cari pengantin wanita mana lagi?"Kata Rudi dengan mengarahkan telunjuk nya ke arah Tika.
Tika hanya terpelongo,saat Rudi menunjuk nya.
"Apa-apaan ini?"Tanya Mami Alex.
"Ya Tante,Tante bersikap tidak adil pada salah satu Putri Tuan Subroto.Dan Putri bungsu Tuan Broto.Dan Tante juga tidak memikirkan kebahagiaan putra semata wayang Tante"Rudi menekan Mami Alex.
"Jangan omong kosong kamu bocah!"Mami Alex mulai menunjukkan emosi nya.
"Tante boleh marah sama Gue,tapi sebelum itu Tante dengerin Gue dulu.Bagaimana jika sahabat Gue Tika adalah putri dari Tuan Subroto?Apakah Tante juga akan menentang hubungan Mereka?"Kata Rudi dengan suara yang semakin ia naikan volume suara nya.
Mami Alex hanya terdiam.
"Apakah kebahagiaan berumah tangga itu hanya berupa finansial dan bermodalkan Cantik?"Teriak Rudi lagi.
"Cukup bocah jangan mempermalukan begini"Mami Alex mencoba menghentikannya..
"Selain itu bagaimana jika Dia adalah putri kadung dari..."Rudi tidak lagi melanjutkan kata-kata nya.
"Anak ini benar Nyonya Wijaaya.Gadis ini adalah Putri kandung ku dari istri pertama ku.
Dan jika kamu mau melanjutkan pernikahan ini,lanjutkan lah dengan Tika."Kata Tuan Subroto.
"Ini sungguh tidak masuk akal.Saya minta maaf untuk kalian semua para undangan.Untuk itu saya meminta untuk bubar dan segara pulang.
Para tetamu langsung menuruti apa yang di katakan nyonya Wijaya.
__ADS_1