Si Cupu Mencari Cinta

Si Cupu Mencari Cinta
Episode 35


__ADS_3

Semua rencana sudah matang mereka sepakati. Besok Rudi, Alex, Tia, dan Inayah on the way Sidney. Semua mereka lakukan demi kembali nya ingatan sahabat tercinta mereka.


Alex pun selesai packing. Dan tak ia pun meminta izin kepada mama Tika untuk berangkat ke sidney dengan harapan Tika bisa sembuh. Dan dengan senang hati mama Tika mengizinkan dan memiliki harapan untuk bisa bertemu dengan putri nya lagi, dengan keadaan sehat dan mengingat nya.


Setiba di bandara internasional, mereka pun siap terbang dan disepanjang perjalanan, di dalam pesawat mereka sangat menikmati nya. Rudi, Tia dan inayah tertidur pulas. Sementara itu Alex hanya ingin segera sampai ke tempat dimana Tika berada saat ini.


Hampir 16 jam perjalanan mereka nikmati. Dan akhir nya mereka landing.


Di lobby bandara tampak Andre dan Tika menunggu kedatangan mereka.


Tia yang begitu merindukan Tika langsung berlari ke arah Tika dan memeluk Tika sambil berteriak.


"Tikaaaaaa.... ''Teriak Tia.


Tika terheran dan mengernyit kan keningnya.


" Maaf aku bukan Tika, tapi Riska! " kata Riska dengan bahu nya dan menjauhkan badannya.


Andri langsung saja memberikan kode kepada Tia kalau ketika masih belum mengingat siapa namanya.


"Sorry, gw kirain sahabat gw Tika." Kata Tia sambil tersenyum.


"It's okay. " Kata Tika.


Alex yang saat itu sudah memendam rindu yang berbulan-bulan, saat ia melihat Tika ingin rasa nya ia memeluk Tika dan menumpahkan kerinduannya dengan berbincang-bincang dengan Tika.


Ingin rasa nya memeluk Tika,tetapi ia tidak memiliki keberanian untuk itu.


"kamu? " kata Tika dengan mengacungkan telunjuk nya ke arah Alex.


''Lo ingat gw? "tanya Alex.


Kepala Tika terasa pusing dan sempoyongan. Alex yang melihat Tika sempoyongan dan nyaris pingsan dan segera saja mendekati Tika dan menyambut Tika. Sehingga mereka saling bertatapan.Tika sempat terlintas bayangan seseorang kembali. namun wajah nya tidak begitu jelas. Tika berusaha untuk terus mengingat. Alex membawa nya duduk di lobby dan memberi nya air minum yang baru saja ia beli.Dan Tika merasa Alex sosok yang begitu dekat dengannya.Rudi yang sedari tadi memperhatikan gerak-gerik Tika, merasa kalau Tika terlihat berusaha mengingat dan tiba-tiba Rudy teringat lagu kesukaan Tika. Dan mencoba kembali menyanyikan nya.


***


Mengapa kau pergi mengapa kau pergi


Di saat aku mulai mencintai mu


Berharap engkau jadi kekasih hati ku


Malah kau pergi jauh dari hidup ku


Menyendiri lagi menyendiri lagi


Di saat kau tinggalkan diri ku pergi

__ADS_1


Tak pernah ada yang menghiasi hari ku


Di saat aku terbangun dari tidurku


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencintai diri mu


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencinta


Menyendiri lagi menyendiri lagi


Di saat kau tinggalkan diri ku pergi


Tak pernah ada yang menghiasi hari ku


Di saat aku terbangun dari tidur ku


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencintai dirimu


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan padamu aku sangat mencinta


Maaf ku telah terbuai akan indahnya cinta


Maaf sungguh ku tak bisa untuk kembali pada mu.


Maaf ku telah terbuai akan indahnya cinta


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencinta


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencinta


Aku inginkan diri mu datang dan temui aku


Kan ku katakan pada mu aku sangat mencinta


****

__ADS_1


Mendengar lagu di bawakan Rudy, Tika seperti melihat bayangan bayangan masa lalu.Dalam lembaran Ingatan tersebut terlihat jelas ada wajah Alex. Namun Tika tidak mengingat nama dari wajah tersebut. Tetapi karena bayangan dari wajah itu ada di hadapannya di dunia nyata maka, ia berkesimpulan kalau yang itu adalah Alex dan Alex adalah masa lalunya.Namun dibalik bayangan seorang cowok lagi, namun Tika masih belum jelas mengingat wajah itu.Mungkin saja itu adalah Rendy.


Saat itu mereka masih berada di lobby Bandara, mereka Masih memikirkan ,Bagaimana -caranya agar bisa mengembalikan ingatan Tika lagi. Rudi tampak bingung Begitu juga dengan Tia dan inangnya namun Alex Seperti mendapat sebuah ide dan ia pun ingin mengatakannya kepada teman-temannya.


Gw punya ide yang bisa digunakan untuk mengembalikan ingatan Tika. semua teman-teman mereka sangat senang. alat kita mulai melancarkan rencananya


Tika merasa tidak asing melihat teman-teman. jika saya akan merasa pernah ngumpul bareng dengan mereka.


"Andre, apa kita bakalan di bandara ini terus?'' tanya Alex.


" Hahaha iya gue sampai lupa, Baiklah Mari kita ke rumah tante Clara.'' ujar Alex.


'' Nah gitu dong dari tadi.'' kata Rudi.


Tika hanya tersenyum melihat kelakuan mereka.


Mereka pun berjalan dari dalam lobi menuju keluar Bandara. jika berjalan dibelakang teman-teman Andre dan seakan-akan ia pernah melihat gaya berjalan dari semua teman-teman. ia merasa dia adalah salah satu dari kelompok itu. tetapi jika hanya bisa diam dan mencoba mengingat kembali kejadian kejadian yang pernah ia alami bersama teman-teman Andre itu.


Saat di parkiran mobil, Tika merasa mengingat sesuatu. Tika terhenti dari langkahnya dan....


''gdebuks'' suara sesuatu yang jatuh.


"Tika! " mereka semua berlari ke arah tika yang pingsan.


Alex langsung menggendong Tika, dan bergegas mencari tempat untuk membaring kan Tika. Mereka semua tampak khawatir. Terlihat jelas di mata Tia ada kekhawatiran. Begitu juga di wajah Alex.


"Tika, bangun! loe kenapa Tika? Tika sadar lah!" kata Alex dengan menggoyangkan wajah tika dengan penuh kasih sayang.


"Andre, apa yang terjadi pada Tika? "Tanya Alex dengan sangat cemas.


" Tika berusaha mengingat masa lalu nya. Maka nya dia begini, setiap kali ia memaksa ingatannya mengingat masa lalu nya, ia akan merasakan sakit di bagian kepalanya. Dan jika sakit itu tidak bisa ia tahan lagi maka ia akan pingsan. "Andre menuturkan keadaan Tika.


Mereka semua hanya menatap dalam pada Tika. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa selain menunggu Tika siuman.


" Apa tidak sebaiknya kita membawa Tika ke rumah sakit? "usul Inayah.


" Lo benar Inayah! "Rudi membenarkan kata Inayah.


" Ayo kita bawa ia ke rumah sakit! "kata Alex yang langsung menggendong Tika ke dalam mobil.


Teman-teman pun menyusul naik ke mobil Andre. Lalu Andre pun menginjakkan gas dengan laju yang lumayan cepat tetapi terkendali.




*Maaf reader slowup, author lagi sakit*.

__ADS_1



Selamat membaca ya Reader, jangan lupa follow author ya dan beri like, fav, dan vote. Agar author makin semangat up nya.. Terimakasih 😇


__ADS_2