
Sebelumnya....
''Kamu tunggu aku disitu., dan jangan kemana-mana lagi. ''Pinta Alex dan memutar balikkan Motor Rudi yang ia kemudikan. Dengan kecepatan penuh tidak beberapa lama ia pun sampai dan spontan memeluk Tika. Tampak jelas ia sangat mengkhawatirkan kekasih nya itu. Tika hanya diam di perlakukan seperti itu. Tika paham bagaimana kecemasan Alex terhadap nya.
...****************...
Jangan lupa Like, Favorit dan gift nya ya 🤗🥰
Lanjut......
''Iya aku selalu menunggu mu disini. ''Tika mengeluarkan candaan yang tidak pernah ia lontarkan.
Alex melaju dengan kecepatan yang sangat cepat sehingga Rudi pun menjadi kaget, sebelumnya Alex tidak pernah segila ini mengendarai motor.
hanya hitungan menit saja Alex dan Rudi sampai di tempat dimana tadi mereka berpisah.
Malam yang semakin larut membuat suasana di jalanan sangat sepi.
''Kamu dari mana aja? ''Alex langsung melontarkan pertanyaan kepada Tika saat turun dari motor.
''Aku, cuma ke swalayan itu tadi''Tika menunjuk ke swalayan yang tidak jauh dari tempat itu.
''Tapi ada pedagang keliling tadi ngelihat lo di culik! "Rudi memotong pembicaraan Mereka.
''Haa, di culik? nyata nya Aku disini! " Tika mengeles.
''Yang penting Kamu baik-baik aja sekarang. Kalau begitu kita pulang sekarang''Kata Alex.
''Bagaimana kalau gue antar lo pada? "Rudi menawarkan tumpangan.
''Gak usah Bro, Kita jalan aja''Alex menolak niat baik sahabatnya itu.
''Yang benar aja lo Lex. ini sudah pukul 2 pagi. ''Alex menaikkan nada bicara nya, khawatir sahabat nya kenapa-kenapa.
''Iya lex terimakasih lo udah baik banget sama kita. Lagi pula aku ingin bicara hal penting dengan Alex. jadi jalan sambil ngobrol enak. Oke baiklah kalau begitu gue jalan duluan ya. Bel Gue jika ada apa-apa.
''Siiip, bro! ''kata Alex.
Rudi pun pergi meninggalkan mereka berdua.
Keduanya pun mulai melangkahkan kaki nya. Tika tiba-tiba melingkarkan tangannya di lengan Alex.Dan menyandarkan kepalanya di bahu Alex. Sehingga Alex heran,tidak pernah Tika bersikap seperti ini sebelum nya.
''Hhhmmm, ada apa ini? tumben kamu bersikap seperti ini. Ada apa sayang? "Tanya Alex
__ADS_1
''Nggak ada apa-apa, memang nya tidak boleh Aku bersikap manja sama pacar sendiri.''Kata Tika.
''Owh, ya sudah lakukan saja jika itu membuat kamu bahagia.''Alex membiarkan Tika berjalan sambil bersandar di bahu nya.
''Lex, besok kita jalan-jalan yuk. Aku pengen menghabiskan hari bersama kamu besok.''Ajak Tika.
''Maksud kamu apa, menghabiskan waktu bersama? Memang nya kamu mau kemana setelah nya? "Tanya Alex merasa ada yang tidak beres dengan maksud dari ucapan Tika.
''Ya gak ada maksud apa-apa, dan gak kemana-mana.Aku hanya merasa bosan saja. ''Tika mencoba menutupi permasalahannya.
''Kamu yakin, tapi Aku merasa kamu seakan ingin pergi dan meninggalkan Aku''Alex yang trauma berpisah dari Tika.
''Kamu itu negatif thinking aja deh sama Aku''Ujar Tika.
''Bukan nya Aku negatif thinking, tapi Aku takkan pernah bisa hidup tanpa kamu Tika. '' Alex merangkul Tika dengan erat.
''Aku juga Lex. '' Tika semakin memeluk erat lengan Alex.
''Benarkah? Artinya kamu gak akan pernah meninggalkan Aku dengan apa pun alasan nya''Kata Alex.
Tika hanya menjawab kata-kata Alex dengan anggukan kepala saja.
''Bagaimana jika kita tidak berjodoh''Tika menanyakan hal yang membuat Alex semakin berpikiran yang tidak-tidak.
''Hihihi''Tika malah tertawa.
''Kok kamu malah ketawa sih. ''Alex semakin jengkel.
''Kamu kok malah baperan sih Lex.Kan pertanyaan Aku itu 'JIKA KITA TIDAK BERJODOH'. Kenapa malah nyolot. ''Tika malah balik merajuk.
''Bukannya aku marah, tapi Aku sangat tidak suka dengan kata-kata perpisahan. ''Jelas Alex.
''Tapi jika itu emang bener Bagaimana? Aku mau kamu jawab. Kan Jodoh itu takdir dari Yang Maha Kuasa.Ayo dong jawab! "Desak Tika.
''Jika kita Tidak berjodoh ya sampai kapan pun aku tidak mau menikahi siapa pun.''Jawab Alex.
''Yakin!??! " Kata Tika membuat hal ini lelucon.
''Apa kamu berpikir cinta ini sebuah lelucon? " Alex semakin kesal.
''Yaaaa,,, kamu malah ngambek! "Kata Tika
''Yank jangan ngambek dong! " Bujuk Tika.
__ADS_1
Alex hanya diam saja, dan meneruskan langkah nya berjalan.
Tika hanya berjalan dengan pandangan tertunduk kebawah menatap jalanan hitam yang di lalui nya.
Di setiap langkah Tika ia berpikir, bagaimana ia akan menjalani hari-hari dalam hidup nya tanpa cinta Alex. Dan bagaimana mas depan Alex tanpa Tika. Pikiran Tika semakin bercampur aduk. Kepala Tika terasa mau pecah memikirkan hal itu.
Sadar Tika tertinggal jauh di belakang nya langkah Alex pun terhenti. Dan menoleh kebelakang.
Alex pun mundur, dan mendekati Tika.
''Sayang kenapa kamu jalan nya lambat sekali. Ini sudah larut malam banget loh.''Kata Alex.
Tika mengangkat kepalanya, dan menyeka air mata nya yang hampir menetes.
''Kamu nangis? Ada apa? pasti ada yang tidak bereskan?''tanya Alex yang sejak tadi curiga pada sikap Tika.
''Nggak, Aku gak nangis. Ini debu barusan masuk sehingga membuat mata ku kelilipan.''Lagi-Lagi Tika berbohong.
Alex kini semakin curiga. Cukup lama mereka berjalan akhir nya mereka sampai di rumah Tika.
''Mama kamu kemana sayang? Kok tidak kelihatan. ''Alex merasa heran Mama Tika tidak ada di rumah.
''Oh mama, ke rumah Tante Shopi. Tadi sebelum Aku ke kafe Tante Shopi menjemput mama. ''Kesekian kali nya Tika berbohong.
''Oh begitu. Okey kalau begitu aku ke Kamar dulu. Aku ngantuk banget.''Kata Alex sambil melangkah ke kamar nya.
''Baik lah, aku mau bersih-bersih badan dulu.''Tika melangkah ke kamar mandi.
Alex masih berpikir dan menghubungkan kejadian-kejadian yang baru saja mereka lalui.
Alex yang terbaring di ranjang nya tengah melayang pikirannya tidak menyadari bahwa Tika sudah duduk di samping nya.
''Sayang, kamu di sini''Alex kaget saat Tika berbaring si samping nya.
''Kenapa? Tidak boleh? " Jawab Tika dengan enteng.
''Tapi jika nanti mama kamu pulang bagaimana? Dan jika ada tetangga melihat bagaimana? "Tanya Alex dengan sangat khawatir.
''Mama tidak akan pulang malam ini. ''Jawab Tika yang bersikap sedikit genit kepada Alex.
Melihat ada keganjilan dari sikap Tika, Alex merasa tidak nyaman sekali. Sehingga ia meraba kening Tika. Dan menganggap Tika tengah mabuk. Atau salah minum obat.
Tika justru tidak menghiraukan kecurigaan Alex lagi. Justru yang ia inginkan saat itu hanyalah menghabiskan saat-saat terakhir kebersamaan nya dan Alex. Karena setelah hari esok Tika sudah bertekad akan pergi sejauh mungkin dari kehidupan Alex.
__ADS_1
...----------------...