
''Tikaaaaa! " Teriak Alex saat bangun dari tidurnya yang mendapati secarik kertas yang di tulis kekasih sebelum ia pergi.
''Sebelum nya gue udah curiga dengan tingkah Kamu dan setiap ucapan kamu. Kenapa Tika? Kenapa? Kenapa Kamu tega melakukan semua ini pada ku.Tapi kemana kamu akan pergi. Kamu pasti ke rumah Tante shopi''Seketika ratapan Alex terhenti dan Alex bergegas keluar dan mencari taksi. Ia pun mencoba menelepon Tika. Namun sayang ponsel Tika sudah tidak dapat di hubungi. Setelah ia mendapatkan taksi ia pun meminta taksi untuk segera tancap gas menuju alamat yang sudah ia katakan. Dalam perjalanan menuju rumah tante shopi Alex tetap menghubungi ponsel Tika dan mama nya. Tapi hasil nya tetap sama kedua nomer ponsel itu tidak dapat di hubungi.
Alex pun pergi mendatangi rumah tante shoping dan menanyakan keberadaan Tika dan mama nya.
''Tika? Sudah lama Tika tidak mengunjungi tante nak Alex. Begitu juga Mbak Ayu.''Kata Tante shopi.
'' Tapi Tante Mama Tika kemaren menginap disini kata Tika! "Kata Alex mencoba mengingatkan Tante Shopi.
''Tidak Lex., memang beberapa hari yang lalu Mbak ayu menghubungi saya, tapi ia hanya mengatakan ada sedikit masalah yang terjadi antara Tika dan keluarga Wijaya. Apa itu masalah nya Mbak ayu tidak menceritakannya pada saya. ''Tutur Tante Shopi.
''Ternyata kecurigaan ku selama ini benar. Mami dalang di balik semua ini. ''Alex berkata sambil mengangguk-angguk
''Ada apa nak Alex. ''Tanya Tante Shopi yang melihat Alex tampak tegang.
''Tapi kemana Tika Tante tau?''Tanya Alex.
''Tante sama sekali gak tau. Nanti jika ada kabar tentang mereka tante akan menghubungi nak Alex. ''Kata Tante Shopi.
''Baiklah tante, kalau begitu Aku permisi dulu''Kata Alex kembali mencari Tika.
''Apa semua ini Tika? Hik... hiks.. ''Alex menangis menyesal tidak bertindak di saat ia memiliki kecurigaan. Ia kembali pergi ke rumah Tika. Berharap ia mendapat petunjuk kemana Tika pergi.
Sesampainya ia di rumah Tika ia menemukan Mama Tika yang tengah terikat di sofa rumah nya.
''Tante, apa yang terjadi? "Alex bergegas membukakan ikatan di tubuh mama Tika.Dan ikatan yang ada di mulut Mama Tika.
Mama Tika hanya menangis.
''Tante, dimana Tika? "Alex mencari-cari di setiap ruangan yang ada di rumah itu.
__ADS_1
''Sudah terlambat nak Alex! ''Kata mama Tika dengan ketidak berdayaan nya.
''Apa maksud tante? " Tanya Alex yang mendekati Mama Tika.
''Ya, Tika sudah pergi tanpa memberitahukan siapapun ia pergi kemana.Tapi dia sudah tidak ada di sini lagi. Ia hanya berpesan untuk tetap melanjutkan hidup kita tanpa nya.Dan jangan pernah mencoba mencari nya karena ia tak akan pernah kembali ke kota ini.Dan Tika meninggalkan Kalung ini untuk di kembalikan kepada kamu. Dan Tika juga meminta kamu untuk kembali ke keluarga Wijaya. ''Kata Tante Ayu.
''Gak semudah itu tante, Aku akan mencari Tika sampai ke ujung dunia pun akan aku cari tante. Tante Aku sangat mencintai putri tante. Aku sangat mencintai nya tanta''Alex menangis di kaki Ayu mama Tika.
''Tante percaya dengan cinta kamu, tapi jika cinta kamu itu tulus maka buktikan kepadanya.. dengan kembali ke keluarga Wijaya. Jadi lah seperti yang di minta Tika. ''Kata Ayu.
Alex hanya Diam dan melangkahkan kaki nya dengan gontai.
Ia menemui Rudi dan meminta Rudi menemani nya ke sebuah bar untuk menenangkan hati dan pikirannya.
''Lex apa yang Lo lakukan ini salah! Bagaimana jika Tika mengetahui ini, dia tidak akan suka? "Rudi mencoba menasehati Alex.
''Dia tidak akan peduli lagi ke Gue! Siapa dia dengan seenak nya mencampakkan Gue seperti ini! " Alex terus menerus meminum Bir seloki demi seloki.
3 botol sudah Alex meminum bir itu sehingga jalannya pun sudah sempoyongan. Yah, Alex sudah mabuk.Sebelum ini, jangankan Bir, rokok saja tidak pernah ia sentuh. Tapi kali ini ia benar-benar hancur.
''Dia sudah pergi, gue pun sudah mati, Alex sudah tidak ada lagi. ''Begitulah kata-kata yang keluar dari mulut Alex yang tengah mabuk berat.
Tidak menunggu lama Tia dan Inayah pun datang. Dan sangat perihatin melihat Alex begitu. Mereka yang tidak tau kenapa Alex seperti itu mencoba menelpon Tika.
''Percuma Nay, Alex seperti ini karena Tika pergi tanpa memberi tahu ia kemana. Begitu juga mama Tika tidak tahu kemana Tika. Dan alasan Tika pergi pun masih menjadi tanda tanya.
''Lex ada apa? coba Lo ceritakan lagi ke kita. Tika kemana? Apa kalian bertengkar? "Inayah mencoba mencari informasi dari Alex yang tengah mabuk itu.
''Tika pergi setelah menghabiskan malam bersama, hehehe malam yang indah jadi neraka bagi gue.''Kata Alex dengan nada orang yang mabuk.
''Apa? Kalian menghabiskan malam bersama? Maksud Lo kalian tidur bersama? " Tia merasa tidak percaya.
__ADS_1
''Malam yang indah menjadi neraka, hahahaha indah dan neraka! "Jawab Alex berulang-ulang dan Alex terjatuh dan pingsan.
"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Rudi.
''Sebaiknya kita antar Alex ke kediaman keluarga Wijaya. ''Jawab Tia.
Lalu mereka mengangkat Alex menuju ke dalam mobil Tia. Rudi pun menyetir mobil tersebut sedikit ngebut.
''Alex.... ''Teriak nyonya Wijaya saat melihat putri nya kembali.
''Apa yang terjadi pada Putra ku''Bentak Nyonya Wijaya.
''Kami tidak tau Tante, kami di telepon orang bar''Kata Tia sengaja berbohong dan tidak mau terlibat dalam masalah dengan keluarga Wijaya.
''Baiklah, bawa dia ke kamarnya. ''Perintah Nyonya besar itu.
''Kami permisi tante''Kata Rudi setelah membawa Alex ke kamarnya.
''Saya minta maaf sudah berburuk sangka pada kalian. Untuk itu saya berterimakasih pada kalian semua. ''Ujar Nyonya Wijaya.
*Di mobil.
''Sepertinya Mami Alex terlihat bahagia. ''Kata Tia.
''Lo bener Tya, wajah nya tampak sumringah''Sahut Inayah pula.
''Apa ada hubungannya dengan kepergian Tika? "Sulut Rudi.
''Gak tau juga, tapi apa salah nya kita cari tau. ''Kata Tya pula.
Malam yang semakin larut, Ketiga sahabat Alex tersebut kembali ke rumah mereka masing-masing. Sementara Alex masih dalam keadaan yang tidak sadar. Dengan mulut yang masih mengoceh tak karuan. Sedangkan Nyonya Wijaya sangat senang melihat putra nya kembali dalam kendali nya. Walaupun saat ia kembali dengan keadaan yang menyedihkan. Tapi Nyonya Wijaya sangat mengenal putra nya itu. Dengan perlahan Alex akan membaik. Hal tersebut hanya menunggu waktu saja.
__ADS_1
Nyonya Wijaya semakin merasa bahagia mendengar Tika telah melewati penerbangan pertamanya menuju Sidney.