
"de ntar siang kita mancing yuk?" ajak raffa saat menunggu sang customer pemborong Bros ceri datang
"tapi cari tempat yang ada saung yang nyediain makan ditempat juga bang, kan enak tuh abis mancing ikannya langsung dibakar trus dimakan ditempat" kata ceri sambil membayangkan manisnya daging ikan segar saat dibakar berbeda dengan ikan yang biasa dibeli ditukang sayur keliling yang biasa dibeli oleh ibunya ataupun mamah Raffa
"iya iya"
.
.
.
.
siang hari udara terasa terik ceri yang tadinya semangat membayangkan ikan bakar mendadak ogah ogahan untuk ikut mancing diteriknya matahari, Raffa sibuk membawa pancingan menuju saung yang nampak kosong dan terlihat lebih adem karna terdapat pepohonan rimbun didekatnya. sementara ceri sibuk membawa tas ranselnya dan bantal leher yang diambilnya dari bagasi jok motor Raffa
didalam tas ternyata penuh dengan perlengkapan PW ceri, laptop untuk menonton drakor, tisue, cemilan, handset juga cardigan untuk menutupi tubuhnya saat tidur tiduran disaung ditempat umum seperti ini, ceri sudah memprediksi semuanya secara akurat sebelum Raffa mulai memulai mata kuliah tentang perilaku wanita yang baik dan benarnya dimulai
"lengkap banget persiapan lu!" kata Raffa melirik ceri
"yupss..mari kita mencari kesenangan masing masing dan jangan saling menganggu okeyy!" kata ceri mulai menata barang barang yang dikeluarkan dari tas ranselnya
Raffa hanya menggelengkan kepala, tak membutuhkan waktu lama ceri mulai mendadak gila, tertawa sendiri sejurus kemudian tersedu sedu menangis sambil mengumpat tak jelas dan Raffa hanya sanggup berkata "de, pelanin suara lu, ikannya pada kabur kalo lu berisik" sambil menahan kesal dengan ke ubsurdan ceri
tak lama kemudian sebuah notifikasi masuk ke pesan ceri
dari : pak Dika
assalamu'alaikum, Bu ceri maaf menggangu weekand ibu, saya ingin menanyakan perihal acara industrial visit kita ke perusahaan dikawasan puncak Bogor, nama ibu sudah dimasukkan sebagai salah satu guru pendamping dan rencananya rapat terbatas kepanitiaan akan diadakan Jumat depan, mengingat ibu tidak ada jadwal bisakah ibu hadir dihari itu?
__ADS_1
ceri mencoba mencerna dan menerka apakah sebelumnya ia pernah mendengar perihal itu sebelumnya, namun rasanya belum pernah mendengar hal tersebut.
kepada : pak Dika
waalikumussallam, baik pak
"kenapa?" tanya Raffa yang sedang memancing sambil memegang botol minuman ditangannya
"ngg.. ga kok bang cuma urusan sekolahan aja" jawab ceri
"oh, oke! mau pesen makan dulu apa gimana?" tanya Raffa
"ntar lah bang gampang, gua mau konsen drakoran dulu"
"iihhh..tebang nonton cowo kaga pernah disunat aja Pake konsen segala" kata Raffa
"heh..proses itu ga pernah mengkhianati hasil de, ga percaya ayok coba" kata Raffa membulatkan matanya
"wiisss..ambigu tuh omongan, apa dulu nih yang mau dicoba korengan dua bulan apa si otongnya nih?" goda ceri
"lah kalo mau coba otongnya juga boleh, Abang mah ikhlas lahir batin de, ga usah ribet ribet malah nyari mantu buat mamah Yang sesuai dengan kriteria dia, lu mah lulus tanpa uji kompetensi duluan de" jawab Raffa mulai ngawur
"dih rugi amat gua, dari kecil yang nyiumin lu, masa udah cantik jelita gini masih lu juga yang nyaba nih muka, gersang dong hidup gua ga ada pilihan lainnya, paling ga adalah lah satu dua sebagai pembanding buat nentuin pilihan" kata ceri sama kacaunya mendaratkan toyoran dikepalanya
"awas aja lu mau disosor Ama laki laki lain gua mandiin pake Aer dari tujuh sumur trus gua rendem dalem minyak tanah biar gedean badan lu..mau lu?" kata Raffa mengancam
"heh...emang gua bola bekel direndem diminyak tanah bisa melar jadi gede...lagian cowo mana yang mau nyosor gua bang, heldernya galak bener kaya lu...kalo pun ada juga paling colong colongan, nih gua lagi nungguin siapa yang mau nyolong duluan" kata ceri sambil senyum simpul
__ADS_1
"ampun de, ga laku boleh asal jangan murahan lah" kata Raffa
hingga tiba tiba tiga orang pria datang membawa tas pancing melewati saung dan nampak salah satunya menarik perhatian ceri wajahnya tampan, dengan rambut belah tengah senyum tipis ala oppa korea didrama Korea favorit ceri membuat mata ceri tak mampu berkedip dan menganggakan mulutnya bak anak bodoh, hilang sudah nilai kelulusan terbaik seprovinisi Jawa barat saat melihat ketampanan pria tersebut membuat IQ ceri tiarap dilantai. Raffa yang melihat ceri mulai terkesima lagi dengan lawan jenis hanya bisa mengerutkan dahi dan dan mulai mencari bendera putih untuk dikibarkannya nanti
'nih cewe lama lama biji matanya gua copotin juga nih, hobi banget zinah mata sih..ga bisa liat yang bening matanya ga mo ngedip..cabe mana sih cabe?' batin Raffa
"allohumma lakasumtu wa bika ammantu wa ala rizkika aftortu birohmatika yaa arhama rohimin" ucap ceri yang masih melihat pria berkaos biru elektrik dan bercelana pendek hitam..sederhana namun manis
"kok baca doa buka puasa si de?" tanya Raffa binggung
"mau buka puasa bang, ini lagi liat yang manis manis, kan katanya suruh berbukalah dengan yang manis" jawab ceri asal
"halahhhh..lu tuh ya de, ganti cowo inceran kok tiap bulanan..udah kaya kredit daster emak emak lu, sebulan lunas ganti kredit daster yang Laen" kata Raffa
"yey..jatoh cinta mah bebas bang, asal jangan jatuh tempo aja" Jawab ceri asal
"bang lu jangan cium atau peluk gua sekarang ini ya bang" ancam ceri
"dih pede..siapa yang mau meluk apa lagi cium lu" kata Raffa
"lu kan Abang terlucknat setiap gua Deket cowo tingkah lu langsung ubsurd, bikin cowo jiper! jatuhin gua?" tanya ceri kesal mengingat semua kejadian yang pernah dia lewati saat beberapa pria mendekatinya saat dulu dibangku sekolah Raffa sering melakukan hal hal aneh untuk menggagalkan agar ceri tak bisa didekati siapapun
"yaelah, nasib lu aja yang tertakdir jadi jomblowati Ampe sekarang, kok malah gua yang lu salahin" kata ceri
" bentar bentar" ceri berdiri menghampiri pria 'incarannya' yang sedang membeli minuman diwarung ujung pemancingan
Raffa memperhatikan gerak gerik Ceri dari kejauhan nampak pria itu menjulurkan tangan dan dibalas ceri dengan senyuman
'yah...ambyar lagi idup gua...kelar gua kelarrr' gumam Raffa dalam hati (kalo dalam kolam ga bisa dong, bisanya cuma blebeg blebeg doang😬)
__ADS_1
tak lama ceri kembali ke saung sambil tersenyum seceria mentari pagi menyongsong hari (aiissshh sadddaaapp ga tuh senyuman, jangan dibayangin ! kamu ga akan kuat, biar dilan aja kita mah mendingan kasih like, coment n share biar ni outhor bisa tidur dengan tenang dan cream skincare ya bekerja dipagi hari trus menimbulkan efek glow up saat melihat kaca dikamarnya🤭🤭😬)