
Manager gemuk itu mengambil ponselnya lalu dia memutar nomor untuk menghubungi seseorang. Ekspresinya selalu berubah saat dia mengoceh kepada pihak lain di balik telpon. Wajahnya memerah, kadang cemberut, kadang tersenyum dan kadang marah. Seakan-akan dia meluapkan semua emosinya.
"Singkirkan segera" dia mengakhiri panggilannya dan tersenyum.
Sementara di sisi lain, Glenn dan Wen sibuk berbincang satu sama lain. Sekarang kedua orang itu mulai dekat satu sama lain. Saat karyawan lainnya melihat mereka tertawa tanpa beban, mereka merasa heran.
"Aku akan memasak untukmu lagi hari ini" kata Wen sambil tersipu.
Glenn tidak menolak. Mereka berdua pulang tepat waktu. Mereka kira manager gemuk itu akan membuat masalah lagi dan membuat mereka lembur tanpa sebab. Tapi hal itu tidak terjadi. Mereka merasa lega, kelihatannya pria itu benar-benar ketakutan dengan ancaman mereka.
Glenn mengantar Wen dengan sepedanya. Dia singgah ke apartemen gadis itu untuk makan.
(Misi terdeteksi. Bantu Wen memasak)
Misi itu muncul tiba-tiba saat Glenn sedang minum es lemon, dia hampir tersedak. Jujur saja, suara sistem yang tiba-tiba datang itu membuatnya kaget berkali-kali. Dia belum terbiasa dengan hal itu.
"Aku akan membantumu" cegah Glenn saat Wen mulai melangkahkan kaki ke dapur.
Wen mengernyitkan keningnya. "Kau bisa memasak?"
"Tidak bisa" jawab Glenn percaya diri. "Tapi aku ingin membantumu. Beri aku tugas apapun. Aku akan membantumu" sambungnya bersemangat.
Wen berpikir sebentar lalu membalas "Baiklah..."
Wen akan memasak spaghetti hari ini. Dia menyuruh Glenn untuk memanaskan air dan menyiapkan mie pasta. Sementara dia akan memotong daging dan membuat sauce nya.
Saat Glenn mulai meletakkan sepanci air di atas kompor, sistem berbunyi.
(DING! Selamat Tuan berhasil membantu Wen memasak. Stamina +1)
Dia merasakan sensasi yang menyenangkan lagi di seluruh tubuhnya. Tapi tiba-tiba terdengar pemberitahuan lainnya.
(Mendapatkan skill memasak level 1)
"Eh?" Glenn terperanjat kaget.
"Ada apa?" tanya Wen langsung. Dia takut pria lemah itu mengacaukan masakannya.
__ADS_1
"Tidak apa-apa" jawab Glenn cepat. Lalu Wen kembali fokus pada bahan masakannya.
"Jelaskan padaku apa itu" Glenn bertanya pada sistem tentang hal baru yang muncul tiba-tiba ini.
(Skill adalah kemampuan yang didapat oleh tuan secara acak saat tuan melakukan aktivitas tertentu)
"Jadi kalau aku bernyanyi, aku akan mendapatkan skill bernyanyi. Kalau aku menggoda wanita, aku akan mendapatkan skill menggoda?"
(Tidak seperti itu. Skill akan didapatkan secara acak sesuai dengan keberuntungan Tuan. Tuan tidak bisa memilih skill dengan melakukan sesuatu secara sengaja)
Jawab sistem itu acuh.
"Dasar pelit" respon Glenn cemberut. "Jadi bagaimana caranya meningkatkan skill ini? Kalau skill ini berada di level tertinggi, kemampuanku akan sama dengan chef terkenal bukan?"
(Skill akan meningkat seiring waktu saat Tuan melakukan hal yang sama selama berulang kali. Silahkan lihat parameter baru yang ada di status Tuan)
Glenn melihat status terbarunya.
Nama : Glenn
GelarĀ : Tidak ada
Kekuatan : 3
Kelincahan : 2
Keberuntungan : 2
Kecerdasan : 4
Stamina : 3
Kondisi khusus : Bugar
Skill: memasak level 1 ( 0 / 10)
Tokoh penting: Wen (26 Tahun)
__ADS_1
Hadiah: 100 Zloth
Poin: 0
Toko
Dia bisa melihat poin tambahan skill di status terbarunya.
"Jadi aku perlu memasak sebanyak sepuluh kali untuk naik level?"
(Ya, Tuan. Tuan bisa melatih skill memasak tuan dengan itu. Atau bisa menggunakan cara praktis. Menukarkan 1 poin untuk 10 poin skill)
Glenn berpikir sebentar. Jadi poin dari misi misterius bisa ditukarkan dengan item toko atau pun poin untuk meningkatkan level skill. Masalahnya poin adalah sesuatu yang sangat berharga dan benar-benar sulit untuk mendapatkan misi misterius itu karena dia tidak bisa mendeteksinya sama sekali. Jadi tidak mungkin dia mau menggunakan poin berharga itu untuk meningkatkan kemampuan memasaknya. Dia hanya berlatih untuk meningkatkan kemampuan memasaknya.
Tapi skill memasaknya benar-benar berguna walaupun itu hanya level 1. Dia merasa bahwa tubuhnya tiba-tiba terbiasa untuk memasak. Bahkan dia bisa mengerti apa yang Wen lakukan saat gadis itu mulai mencampurkan beberapa bumbu dalam masakannya.
Keduanya memiliki sinkronisasi yang sangat bagus. Bahkan Wen tidak mengira bawhwa Glenn bisa memasak. Mereka menyelesaikan masakan mereka dengan cepat karena Glenn tahu apa yang harus dia lakukan.
"Kau tidak buruk" Wen memuji. Dia tidak pernah mengira bahwa Glenn bisa memasak mengingat pria itu tidak makan dengan baik di rumahnya.
Glenn hanya tersenyum kecil.
Setelah selesai, mereka makan bersama di ruang tamu. Lalu kejadian kecil yang tidak terduga terjadi. Saat keduanya ingin meraih sendok masing-masing yang ada di atas meja, Glenn tidak sengaja menyentuh paha Wen.
(Selamat! Tuan berhasil menyelesaikan misi tersembunyi. Zloth +100)
Glenn membeku. Dia tidak menyangka bahwa menyentuh paha wanita adalah misi tersembunyi.
Lalu Glenn bisa merasakan aura yang mengerikan di sampingnya. Dia dengan cepat menggerakan tangannya dari paha Wen.
"Maafkan aku. Aku tidak sengaja!" katanya panik.
"Humph" Wen hanya mendengus dengan wajah cemberut. Dia melototi Glenn sebelum akhirnya mulai makan.
Glenn menduga gadis itu marah. Tapi kenapa tingkat intimasinya bergerak?
Intimasi: 68 / 100
__ADS_1