Sistem Raja Neraka

Sistem Raja Neraka
Chapter 9 Teman Masa Kecil


__ADS_3

Kembali ke beberapa tahun yang lalu saat dia masih duduk di bangku SD. Saat itu Glenn termasuk siswa yang sangat pendiam. Dia bahkan hanya mengenal sedikit dari semua teman sekelasnya. Semuanya terjadi karena tidak ada orang yang mau berteman dengannya dan dia juga tidak mau mendekati orang lain untuk berteman.


Sampai hari itu datang. Hujan deras saat itu dan Glenn harus berlari pulang dengan kaki kecilnya. Dia lupa membawa payung, jadi dia hanya menerobos hujan dengan tasnya. Untung saja tasnya anti air. Saat itulah pertama kalinya dia bertemu dengan Harris.


Harris kecil berhenti di tepi jalan lalu meletakkan payung itu disana untuk melindungi seekor kucing yang kehujanan. Mereka saling bertatapan dan Harris tersenyum padanya sebelum pergi. Tidak hanya itu, mereka bertemu berkali-kali karena mereka suka memberi makan kucing liar. Harris yang menegurnya pertama kali. Lalu mereka sering berbicara satu sama lain setelah itu.


Mereka masuk ke SMP dan SMA yang sama. Walaupun beberapa kali mereka beda kelas, itu tidak memutus hubungan komunikasi mereka sama sekali. Harris adalah tipe pemuda yang periang dan sangat ramah. Kalau bukan karena penampilannya yang menyeramkan, dia mungkin akan berteman dengan banyak orang. Mereka hilang kontak saat Glenn mulai pindah untuk belajar di Universitas. Sementara Harris masih tetap di desa untuk membantu orang tuanya bertani.


(Selamat Tuan berhasil menyelesaikan misi tersembunyi. Zloth +100)


Glenn tersentak saat mendengar suara sistem. Lamunan tentang masa lalunya langsung menghilang. Dia tidak menyangka bahwa mengingat masa lalunya bersama Harris juga termasuk dalam misi tersembunyi. Sistem ini benar-benar aneh.


Harris merangkul Glenn tiba-tiba, lalu dia tersenyum lebar. "Hei, bagaimana kabarmu kawan? Kita benar-benar sudah tidak bertemu lama sekali. Aku kira kita tidak akan pernah bertemu lagi sejak kau pindah. Tapi ternyata takdir masih berpihak pada kita!"


"Aku baik-baik saja" jawab Glenn lesu. Walaupun staminanya bertambah, tetap saja itu masih dibawah manusia normal. Sehingga dia merasa kelelahan dengan semua yang terjadi hari ini.


"Tapi kau terlihat tidak baik-baik saja. Kau terlihat lebih lemah dari sebelumnya. Aku bisa membuatmu pingsan dengan jentikan jari sekarang" kata Harris.


Dia mengatakan itu sambil tersenyum lebar. Sehingga Glenn tidak tahu harus merespon seperti apa. Dia tidak tahu perkataan itu hanya candaan atau sindiran untuknya.


Kedua orang itu mencari tempat di mana mereka bisa duduk dan berbicara secara pribadi. Kebetulan sekali salah satu toko di dekat jalan itu menyediakan kursi dan meja kecil untuk duduk. Mereka pun membeli dua minuman dingin dan duduk di sana.


"Ayo bersulang!" Harris mengangkat  botol minumannya. Dan Glenn juga mengangkatnya. Mereka bersulang kecil dengan dua botol minuman dingin.


(Selamat Tuan berhasil menyelesaikan misi tersembunyi. Zloth +100)


"Puah! Sangat menyegarkan" kata Harris setelah menghabiskan satu botol minuman energi dingin itu dalam beberapa kali teguk.


Glenn hanya meminum cola nya sedikit demi sedikit.


"Bagaimana kau bisa disini? Dan apa ini? Security? Kau bekerja sebagai penjaga keamanan sekarang?"

__ADS_1


Harris menceritakan semua yang terjadi di kehidupannya. Ternyata pemuda itu merantau ke kota karena bosan bertani. Dia menceritakan ayahnya yang sangat cerewet sehingga dia memilih untuk melarikan diri dari rumah secara diam-diam. Lalu dia menjadi preman jalanan dan memimpin sekelompok orang preman. Dia bertugas untuk menjaga area pasar dengan imbalan semua pendagang itu membayar uang perlindungan padanya setiap bulan.


"Tapi tenang saja. Aku sudah pensiun" kata Harris cepat-cepat. Dia takut Glenn marah padanya kalau dia melanjutkan ceritanya lebih jauh.


Dia bercerita bahwa dia menyelamatkan seorang wanita kaya. Lalu wanita kaya itu menawarkannya bekerja sebagai security di perusahaannya. Dan tentu saja dia tidak menolak karena nasib memberinya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.


"Sudah berapa lama kau bekerja? Perusahaan apa?" tanya Glenn penasaran.


"Tiga bulan".


"Perusahaan itu " Dia menunjuk bangunan tinggi yang berjarak beberapa meter jauhnya. Mereka bisa melihat bangunan itu dari jauh.


Doha Pharmacy Group


Glenn bisa membaca nama perusahaan itu dari jauh. Itu adalah perusahaan farmasi terbaik di kota ini. Perusahaan ini adalah perusahaan tingkat satu di kota. Bahkan perusahaannya saat ini benar-benar tidak bisa dibandingkan. Dia hanya bekerja di perusahan tingkat tiga.


"Kau benar-benar beruntung" gumam Glenn. Ada sedikit rasa iri karena tanpa perlu diberitahu pria besar ini mendapatkan gaji yang lebih banyak darinya. Walaupun posisinya hanya seorang security.


Glenn menceritakan kisah hidupnya dengan lesu. Dia bercerita bagaimana dia lulus dengan baik dan mendapatkan pekerjaan yang lumayan. Tapi tiba-tiba ibunya jatuh sakit, membuatnya harus mengeluarkan banyak biaya untuk perawatan. Lalu dia menceritakan bagaimana kekasihnya menghilang dan meninggalkannya dan bagaimana dia berkonflik dengan manager perusahaan.


"Sabarlah kawan" Harris tiba-tiba menepuk bahunya. "Kalau kau perlu bantuan, bilang saja. Aku akan membantumu" katanya tulus. "Dan juga aku akan memberitahumu informasi lowongan kerja di perusahaanku kalau aku menemukan satu. Kau bisa meninggalkan perusahaan jelek itu dan pindah ke perusahaan tempatku bekerja"


Glenn mengangguk. Itu bukan pilihan yang buruk. Dia memang tidak berniat bertahan lama di perusahaan ini karena dia sama sekali tidak berkembang. Dia bahkan tidak mendapatkan kenaikan gaji setelah bekerja lebih dari setahun.


"Terima Kasih"


Setelah menceritakan kisah pilu itu, mereka mulai menceritakan kejadian bodoh yang mereka alami. Harris memiliki banyak sekali kejadian yang beragam dalam hidupnya. Pemuda itu bahkan bercerita bahwa dia sudah mulai dekat dengan wanita sekarang walaupun mereka belum bersama. Sementara Glenn menceritakan bagaimana bodohnya sang manager di perusahaannya. Dia bahkan menunjukkan foto setengah telanjang pria itu dan membuat Harris tertawa terbahak-bahak.


Mereka saling bertukar nomor satu sama lain sebelum berpisah. Lalu Glenn kembali ke apartemennya. Dia masih merasa was-was saat melewati gang kecil itu. Tapi untungnya kali ini jalanan itu benar-benar sepi dan tidak ada seorang pun di sana. Glenn merasa lega.


Tapi saat dia menuju ke lantai dua, ada orang lain yang menunggu di depan apartemennya. Orang itu tidak lain adalah sang pemilik apartemen.

__ADS_1


Wanita itu melotot pada Glenn dan berteriak.


"Kau benar-benar pembawa sial!" liurnya bertebaran saat dia membuka mulutnya. Dan lemak di perutnya mulai bergoyang.


"Apa yang terjadi?" tanya Ren bingung.


"Lihat ini! Lihat!" wanita itu menunjuk ke arah pintu apartemen sambil menghentakkan kakinya.


Glenn melihat bahwa pintu apartemen itu penyok karena terkena pukulan yang keras. Dalam sekejap Glenn tahu siapa yang melakukannya.


"Sekelompok preman tiba-tiba masuk dan memukuli pintu apartemenmu. Menganggu semua orang karena itu sangat berisik. Apa kau mengutang pada mereka sehingga mereka mengejarmu seperti anjing gila?" Wanita itu berteriak dengan tubuh bergetar.


Glenn mengernyitkan keningnya. "Aku tidak mengenal mereka sama sekali"


"Bagaimana kau akan bertanggung jawab dengan ini? Ini termasuk perusakan properti. Kau harus ganti rugi!" katanya dengan mata melotot.


Glenn merasa kesal. Dia benar-benar tidak mengenal para preman itu. Dia yakin ada seseorang yang mengirim mereka untuk mencelakainya. Dan dia juga sudah menebak siapa yang melakukan hal itu.


"Berapa?" Glenn benar-benar tidak menyukai pemilik apartemen ini. Teriakan wanita itu benar-benar keras dan suaranya bahkan bisa terdengar dari jauh.


"2000 zloth" jawabnya sambil meludah.


"Bukannya itu terlalu mahal untuk sebuah pintu?" kata Glenn tidak setuju. Gajinya bahkan hanya 3000 zloth. Hanya untuk mengganti pintu dia perlu membayar 2000 zloth.


"Kau pikir ganti pintu itu mudah dan murah?" Wanita itu mulai menggunakan jari tengahnya untuk menunjuk ke arah Glenn. "Itu karena kau benar-benar miskin dan sama sekali tidak tahu harga! Kau harus ganti rugi atau aku akan melaporkanmu ke polisi!"


Glenn menggertakan giginya. Dia hampir meledak dan benar-benar ingin mencekik wanita gila ini.


(Misi terdeteksi. Mencuri pakaian dalam pemilik apartemen di malam hari)


"..."

__ADS_1


Glenn merasa bahwa seseorang menusuknya dari belakang.


__ADS_2