
Enjoy 🌟
malam pun tiba kini Diasy sudah duduk manis di salah satu restoran ternama dia izin pada ibu dan Lucas untuk pergi sebentar , Jeffran sedang menahan diri untuk tidak memeluk perempuan cantik di depan nya kenapa semakin cantik saja .
satu bulan tidak bertemu Jeffran merindukan semuanya rambut panjang itu sudah lama tak dia usap , sial dia tak boleh melupakan tujuan untuk datang kemari yaitu menyelesaikan semua dan kembali normal .
" jadi ada apa Profesor? tanya Diasy
bahkan mendengar suara lembut ini membuat dia semakin rindu .
" aku setuju untuk mengakhiri semua ini . " ujar Jeffran
" mengakhiri? "
" iya kamu bisa menjalani hidup mu lagi dengan bebas atau ingin kembali pada Lucas aku tak peduli , untuk masalah beasiswa kamu akan tetap mendapatkan nya hubungan kita kembali normal hanya sebatas mahasiswi dan dosen . "
" sungguh? kenapa tiba2? " tanya Diasy
" aku hanya ingin menjadi ayah baik yang baik istri ku sedang mengandung jadi kau boleh pergi , apapun yang terjadi pada mu bukan urusan ku lagi . " ucap Jeffran sambil meneguk kopi
ntah kenapa perasaan Diasy mendadak sedih ketika mendengar perkataan sang dosen harus nya dia senang ini semua berkahir .
" baiklah Profesor aku mengerti Terima kasih untuk apapun itu , jadi sekarang aku boleh pergi? urusan kita selesai . "
" apartemen bisa kamu tempati jika mau dan itu sudah menjadi milik mu . "
" tidak usah aku dan ibu tinggal di rumah Lucas . "
"
" kenapa tinggal bersama dia ! lebih baik tinggal di apartemen saja Lee Daisy . " Jeffran berucap marah
" ibu yang meminta agar kami tinggal bersama aku hanya akan mengambil barang2 yang tersisa , apa masih kode lama atau sudah di ganti? "
" sandinya tidak berubah tetap tanggal ulang tahun mu . "
" kalau begitu aku pulang dulu sekali lagi Terima kasih Profesor . " Diasy tersenyum
setelah pamit Jeffran ikut berdiri dan keluar dari restoran dia bukan menuju mobil tapi mengikuti Diasy dari belakang , ingin dia berteriak jangan pergi tapi sangat sulit mengatakan itu punggung sempit yang terus berjalan di depan ingin sekali Jeffran rengkuh .
Diasy memilih berjalan kaki karena jarak dari restoran cukup dekat sendirian dengan langit malam padahal ada seseorang yang menemani , kenapa hatinya sekarang merasa sedih dia tak boleh menjadi benalu dalam rumah tangga orang lain .
Clekk
pintu terbuka setelah memasukan sandi Diasy menatap ke sekeliling tidak ada yang berubah menghabiskan 2 tahun bersama , banyak kenangan yang tercipta Jeffran juga diam melihat ke dalam dari celah pintu yang tidak tertutup rapat .
" aku akan pulang dan sekarang semua sudah berakhir . " gumam Diasy
dia merapihkan barang kedalam kardus kecil untuk sekarang hanya ini yang akan di bawa , sisanya akan meminta tolong pada Lucas semua pakaian sudah di bawa jejeran photo masih menghias dinding .
" kalian harus selalu bahagia Terima kasih untuk 2 tahun yang sudah terlewati . " Diasy mengusap bingkai photo
di sana terlihat Diasy yang di apit oleh 2 pria tampan dengan senyuman indah .
" melihat mu setelah satu bulan tak bertemu aku senang kamu baik2 saja tapi.." ucapan itu terhenti dan air mata mulai menetes
" aku rindu Jeffran . " lanjut Diasy
si manis terisak sambil menatap photo Jeffran yang sedang mengajar di kelas .
__ADS_1
" aku juga rindu sayang.." ujar Jeffran dengan pelan dari luar
tubuh si dosen terasa kaku karena menahan untuk tidak lari kedalam dan memeluk Daisy yang sedang menangis , secara perlahan Jeffran berbalik pergi dari apartemen karena takut kalah oleh rasa rindu nya .
⭐⭐⭐
🌟 In Mansion 🌟
Arthur sedang melamun di ruang tamu dia baru selesai makan malam ucapan Jeffran terpikir untuk mengakhiri semua dengan Daisy , tapi dia merasa tak yakin untuk meninggalkan perempuan yang sudah menemani nya selama ini .
" apa kamu sedang ada masalah? " Valen duduk dan meletakan dia cangkir teh hangat
" tidak ada hanya pekerjaan cukup banyak . " Arthur menghela napas
" jangan terlalu sibuk nanti sakit atau ambilah cuti apa tidak ingin berangkat bulan madu? " ujar Valen sambil bersandar di dada bidang sang suami
bahkan Arthur tak terpikir untuk bulan madu sudah agak telat untuk pergi melakukan itu .
" aku masih sibuk nanti saja . "
" kamu setiap hari selalu sibuk bahkan jarang ada waktu untuk ku . "
" ya maafkan aku . "
lalu Valen mendongkak melihat wajah tampan Arthur pria yang sudah resmi menjadi suaminya walaupun tidak tau apakah Arthur mencintai dia .
" pergilah tidur terlebih dulu ada sedikit laporan yang belum ku kerjakan . "
" jangan terlalu malam . " jawab Valen
" iya selamat malam . " Arthur mengecup kening Valen
Calling Diasy...
" halo . " sapa suara serak di ujung sana
" ada dengan suara mu? apa semua baik2 saja? "
" tentu saja presdir Jung , ada apa? "
" saya rindu . "
" haha baru tadi bertemu sudah rindu saja , tadi aku membuat janji dengan Profesor Seo . "
" dia benar2 mengakhiri ini? "
" iya lalu anda kapan? kembali menjadi suami yang baik . "
" kamu dimana? "
" aku masih di apartemen membereskan barang karena takan tinggal di sini lagi . "
" tunggu jangan pergi dulu saya segera ke apartemen . "
Pip
setelah mematikan sambungan Arthur mengambil kunci mobil dan pergi untuk segera menemui Daisy , tak lama kemudian pria itu sampai di sana dia melihat perempuan cantik yang sedang melihat ke arah jendela .
" saya pikir kamu sudah pergi . " Arthur memeluk Diasy dari belakang
__ADS_1
" ini sudah malam kenapa malah ke sini . "
" saya merindukan mu . " di kecup nya pundak putih Diasy
lalu si cantik berbalik dan menatap pada Arthur tangan lentik nya mengusap wajah tampan yang banyak di puja kaum hawa .
" ayo akhiri ini seperti yang Profesor Seo lakukan , kembali ke tempat masing2 menjalani kehidupan yang normal . "
" saya takut tidak bisa semua terasa sulit ini semua salah tapi saya suka ketika bersama mu , dimana setiap hari akan terasa membosankan jika kamu pergi . " Arthur mencium jemari Diasy
" tidak bisa pikirkan sosok wanita cantik yang selalu menunggu mu di rumah dialah orang yang berhak kamu bahagiakan , aku yakin kamu akan sangat mencintai nya nanti semua butuh proses jadi ayo kita akhiri ini . "
Arthur meraih kembali tengkuk Diasy dan kembali memberikan cumbuan mesra menuntun secara perlahan ke atas ranjang , hingga punggung Diasy sudah tertidur di atas kasur empuk dengan Arthur yang mengukung nya .
" jangan Jung.." Diasy menahan tubuh si tampan
" saya hanya ingin menghabiskan malam terakhir dengan mu , jadi sekarang menginap di sini temani saya tidur . " Arthur menunduk dan memberikan tanda di leher jenjang Daisy
" bagaimana jika Lucas mencari ku? ibu akan khawatir . "
" katakan pada dia kamu sedang menyelesaikan urusan . "
kemudian Arthur tidur di samping Diasy membawa dia dalam pelukan hangat hanya untuk malam ini , setelah besok pagi Diasy bukan lagi milik nya mereka terlalut dalam susana sunyi Daisy menyembunyikan wajah di dada bidang Arthur .
⭐⭐⭐
pagi hari mulai menyapa Minji sedang terdiam di ranjang pandangan yang mengosong setelah mengetahui dia sedang mengandung , sekarang bagaimana ini bukan darah daging Jeffran kenapa harus terjadi .
Clekk
pintu terbuka Jeffran membawa nampan sarapan untuk Minji .
" sarapan dulu agar cepat sembuh dan aku buatkan susu . " ujar Jeffran
" Terima kasih . " Minji merasa sangat bahagia tapi di sisi lain takut
" aku harus ke kampus jangan terlalu banyak aktivitas . "
" maaf aku tak membuatkan mu sarapan . "
" tidak papa tadi bibi sudah membuatkan untuk ku jika terjadi sesuatu hubungi saja . "
Jeffran pun mengusap perut Minji membuat si cantik mematung karena terkejut sesayang itu Jeffran pada si calon buah hati , lalu dia beranjak untuk segera pergi ke kampus karena hari memiliki jadwal tak lama kemudian sampai di sana
" selamat pagi Profesor . " semua mahasiswi dan mahasiswa menyapa
" selamat pagi kembali . "
tapi mata tajam nya tak lepas dari Daisy yang sedang bercanda dengan Jovan si manis pergi dari apatermen pagi2 sekali , Jeffran menahan rasa kesal dan tak suka ketika melihat dia berinterkasi dengan lain .
" saya tunggu kamu di ruangan sekarang . " Jeffran menghampiri sang adik lalu pergi begitu saja
" ada dengan apa dengan dia aku pergi dulu nona Lee . " ujar Jovan
" iya baiklah . "
Jovan pun pergi menemui si sulung perasaan nilainya bagus tak ada masalah kenapa dia di panggil .
Tuan Seo
__ADS_1