Slave ( Hiatus )

Slave ( Hiatus )
Bagian 4


__ADS_3

Enjoy 🌟


hari pun mulai beranjak sore Daisy masih diam di ranjang tubuh ramping nya terbalut selimut karena tiba2 Jeffran ingin , mereka pulang dari rumah sakit gagal sudah rencana untuk menghabiskan waktu dengan sang ibu .


" sayang kenapa belum mandi? apa tidak bisa jalan? " senyum jail timbul di bibir Jeffran


" masih bisa bertanya Seo ! tadi kamu bermain seperti orang keserupan . " cibir Daisy


" haha maaf honey kamu selalu membuat ku lupa diri , bagaimana jika kita main lagi hm? " Jeffran naik ke atas ranjang


" jangan coba-coba ya ! bantu aku ke kamar mandi . "


Jeffran pun tertawa kecil lalu mengangkat tubuh Daisy dia memang sering lupa diri , lalu pria itu pergi ke dapur membuat kopi dering ponsel pun terdengar .


Minji Calling..


" apa? "


" kamu malam ini harus pulang kedua orang tua kita akan berkunjung . "


" aku sibuk . "


" sebentar saja Jeffran aku mohon . "


" baiklah . "


Pip


sambungan telpon di matikan dia malas untuk pulang ke rumah Daisy pun sudah selesai mandi


" aku harus pulang pesan makanan jika masih tidak bisa jalan . " ujar Jeffran sambil memberikan black kard nya


" iya hati-hati di jalan . " ucap Daisy


" tentu sayang . "


Jeffran mengecup bibir Daisy dia memakai jaket nya untuk segera pulang .


...


In Mansion


ternyata mereka sudah sampai Minji terlihat sibuk menghidangkan teh untuk mertua serta orang tuanya , tak lupa si bungsu Seo juga hadir di sana yaitu adik dari Jeffran dia tak kalah tampan dari sang kakak .


" apa Jeffran selalu pulang terlambat? " tanya nyonya Seo


" tidak mama hanya saja hari ini dia sedang ada urusan . " jawab Minji


" akan papa pukul dia selalu sibuk meninggalkan istri nya ! " Tuan Seo meminum teh nya


" jangan begitu besan bagaimana pun Jeffran pasti sangat sibuk . " sela Tuan Choi beliau adalah ayah Minji


" benar menantu tampan ku itu selalu giat berkerja . " timpal nyonya Choi


lalu tak lama kemudian terdengar mobil dan seorang pria masuk kedalam .


" selamat sore ayah..ibu dan papa juga mama . " sapa Jeffran


" selamat sore akhirnya menantu ayah pulang . " ujar Tuan Choi


" maaf apa sudah menunggu lama? " Jeffran pun duduk


" tidak kami hanya berkunjung maaf mengganggu aktivitas mu . " ujar nyonya Choi

__ADS_1


" tidak papa bu kebetulan aku sudah selesai , tumben sekali papa dan mama juga ke sini . " Jeffran melihat ke arah orang tua nya


" memang nya kamu tidak suka papa kemari? " tanya Tuan Seo


" bukan begitu pak tua aku hanya bertanya . " ujar Jeffran


" walaupun tua papa masih tampan ! . "


nyonya Seo sudah biasa dengan pertengkaran suami nya dan si sulung Minji menata meja karena akan makan malam bersama .


" kak aku lapar . " ucap si bungsu Seo


" sebentar lagi kita makan tampan . " Minji mencubit hidung adik ipar kesayangan nya


" apa kak Jeffran selalu sibuk? "


" ya begitulah kaka mu tidak bisa di tebak . "


" rantai saja dia . " ucap Jovan


Minji hanya tertawa lalu mereka pun makan bersama obrolan yang sangat di hindari Jeffran di bahas , yaitu ingin menimang cucu pria itu hanya diam saja tak menjawab inilah yang membuat dia enggan pulang .


Jeffran keluar dari kamar mandi rambut nya masih basah dia duduk di kursi rias banyak sekali yang di pikirkan , lalu tersentak ketika sepasang tangan lentik menggosokan handuk kecil di kepalanya .


" lain kali keringkan rambut mu dengan benar . " ucap Minji


" Terima kasih . "


" ingin ku buatkan teh hangat? "


" boleh . "


" baiklah tunggu sebentar ya . " ujar Minji dengan semangat


" tadi setelah dari rumah sakit kamu kemana? " tanya Minji


" aku ada urusan dengan seseorang . " jawab Jeffran


" jadwal mu semakin padat tetap jaga kesehatan dan untuk permintaan mama bagaimana? "


" permintaan apa? "


Minji menaruh teh dan membuka ikatan jubah tidur nya hanya menyisakan bra hitam renda yang menggoda , setelah itu naik ke pangkuan Jeffran membuat pria tampan itu terkejut dengan tindakan sang istri .


" apa yang kau lakukan? turun . " ucap Jeffran


" ayo kita beri mereka cucu aku sudah siap sayang . "


" lupakan saja turun sekarang juga ! "


Minji tak menghiraukan ucapan Jeffran dia mengecupi rahang tegas milik suami nya dan memberikan tanda di sana .


" sudah ku bilang aku tidak mau ! " Jeffran mendorong Minji ke ranjang


" aku istri mu Seo Jeffran ! kenapa kau tidak mau menyentuh kuuuuu . " teriak Minji


" aku bosan mengatakan alasan nya . "


Jeffran berdiri dan pergi ke ruang kerja Minji dengan rasa marah bangkit dan berganti baju , dia meraih kunci mobil lalu pergi ke bar karena butuh hiburan untuk menghilangkan rasa dongkol karena di tolak Jeffran .


...


In Mansion Jung

__ADS_1


Arthur baru pulang dari rumah sakit hari ini dia baru selesai melakukan rapat juga alat dari Russia sudah datang , nyonya Lee mendapat perawatan terbaik semoga bisa membuat kondisi beliau segera pulih .


" air hangat sudah ku siapkan . " ucap Valen


" terima kasih . "


lalu Arthur segara pergi mandi Valen terlihat sangat gugup dia akan melakukan kewajiban nya sebagai istri untuk malam ini .


" apa ada masalah? "


Valen terkejut karena asik melamun .


" eum tidak ak-u sudah siap . " ucap Valen dengan gugup


" siap apa? "


" kewajiban yang harusnya sudah ku lakukan . "


Valen mengalungkan tangan di bahu kokoh Arthur dan langsung memberikan cumbuan panas tentu si tampan terkejut , tapi dia mencoba menerima perlakuan Valen jika menolak kasian pasti sang istri sudah menyiapkan keberanian untuk memulai ini .


jika Valen tau Arthur melayani permainan ini bukan karena ingin tapi hanya kasian ntahlah bagaimana perasaan dia , hingga tubuh Arthur sudah mengukung si cantik di ranjang adegan panas mulai terjadi .


" jika tak siap akan ku hentikan . "


" lanjutkan saja . " ujar Valen


Arthur pun mengeksplor tubuh seputih susu itu mereka terlalut dalam gairah yang panas .


...


In Apartemen


Daisy baru selesai makan malam dia menikmati kesunyian hanya ada suara dentingan jam lalu menatap ke arah jendela , pikiran nya berjelajah tidak menyangka akan terjebak di antara dua pria tapi terkadang mereka membuat Daisy senang .


" kenapa aku jadi memikirkan dua pria itu ish menyebalkan ! " gerutu Daisy


dari pada melamun dia membereskan piring kotor suara ketukan pintu terdengar


" siapa? " Daisy membuka pintu


" maaf mengganggu . " pria dengan masker hitam berdiri di sana


" ada yang bisa saya bantu tuan? "


" formal sekali jadi kamu benar tinggal di sini sweety pie . "


Daisy mengerinyit siapa pria ini tapi kenapa panggilan itu tak asing?


" katakan apa mau? ini sudah malam jangan mengganggu waktu ku ! " omel Daisy


" kalau galak nya tidak berubah . "


" pergilah kau tidak jelas . "


pintu apartemen akan tertutup tapi lengan kekar itu menahan pintu .


" ini aku sayang . "


pria itu membuka maskernya membuat Daisy mematung ketika melihat kembali senyuman yang sudah lama hilang , luapan rindu tak terbendung tapi enggan untuk mendekat Daisy sudah tak pantas .


ketemu lagi beb


sehat selalu ya

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2