
Enjoy 🌟
setelah mengerjakan kelas nya Jeffran menuju ke ruangan untuk beristirahat sebentar dan masih memikirkan kejadian dengan Minji , dia melepas jas lalu menuang wine pikiran yang berkecamuk kini Jeffran rasakan .
Clek
pintu terbuka seorang masih dengan membawa 3 kotak lunch box
" untuk apa kemari? " tanya Jeffran
" untuk membedah kepala mu tentu saja makan bersama ! " ujar Arthur
" aku tidak lapar . "
" aku tidak peduli yang penting akan makan siang di sini . " Arthur melempar jas putih nya
" pasti ada hal yang ingin kau sampaikan . "
" iya tapi di mana Diasy? aku juga membawa untuk dia . "
" mencari sugar daddy baru . " ujar Jeffran
" sialan kau seo ! "
Arthur segera membuka lunch box nya dia juga sudah lapar .
" kita akan berurusan dengan presedir Hwang . " ucap Arthur
" presdir Hwang? maksud mu pemilik MJ Grup? siapa namanya aku lupa , yang kutau putra tunggal mendiang tuan hwang di Swiss . "
" dia Lucas anak itu sudah kembali dan kemarin aku baku hantam dengan nya ! , dia mempunyai hubungan dengan Daisy dan akan membawa nyonya Lee pergi . "
wajah Jeffran yang terlihat santai langsung berubah kedua mata tajam itu kini terlihat mengerikan .
" Diasy takan pergi kemana pun ! " ucap Jeffran
" lawan kita tangguh . "
lalu Jeffran berdiri dan memakai jas dia meraih kunci mobil
" mau kemana? kenapa malah pergi ! " Arthur menahan tangan Jeffran
" aku harus membawa Daisy . "
" tunggu sebentar kita bahas ini dengan kepala dingin Seo ! "
" tidak bisa sebelum nanti keburu di ambil Lucas brengs*k . "
Jeffran menyentak tangan Arthur dan segara turun ke bawah Daisy hanya ada satu kelas dia sudah pulang ke apartemen .
...
🌟 In apartemen 🌟
Lucas sedang di berada di dalam apartemen untuk segera membawa Daisy pergi tidak peduli apapun yang terjadi dia harus berhasil .
" kamu tidak boleh berada di sini Lucas . " Daisy berucap dengan takut
" ayo kita pergi sayang . "
" pergi kemana? pulanglah sebelum dia datang aku tidak kamu terluka . "
" kemana saja asal kau bebas dari kedua iblis itu cepatlah . "
__ADS_1
Daisy ingin sekali pergi tapi bagaimana jika Lucas terluka dia tau siapa Jeffran .
Bugh
Lucas terjatuh ke samping ketika seseorang menendang nya membuat si cantik berteriak histeris .
" berani sekali baj*ngan seperti mu akan membawa dia pergi ! " teriak Jeffran
" hentikan Jeffran jangan memukul nya . " lerai Diasy
" kamu diam Lee Diasy ! "
Bugh
Lucas bangun dan membalas pukulan si dosen Daisy mulai menagis melihat kedua pria yang saling baku hantam .
" kau pikir aku takut pada mu? berkaca sebelum bicara yang bajing*an siapa ! " teriak Lucas
Arthur masuk kedalam dan melihat barang2 sudah berantakan .
" jaga emosi mu jangan sampai kelepasan ! " ujar Arthur pada si sahabat karib
" tak ada yang boleh mengambil milik ku . " ucap Jeffran
" Lucas kamu pergi dulu ya? aku mohon.." pinta Diasy
" tidak ayo pergi bersama . " Lucas menangkup wajah cantik itu
" jangan menyentuh nya . "
Jeffran menarik tangan Diasy tapi Lucas segera ikut menahan .
" kau yang tak boleh menyentuh nya ! "
" dengar Diasy yang selama ini ada di samping mu adalah aku meskipun dia pria yang mencintai mu apa dia tau kau sedang kesulitan , meskipun aku brengs*k tapi tak di pungkiri kita selalu ada bukan dia ! " ujar Jeffran
" jangan katakan apapun jika kau tidak tau masalah nya ! di sana aku juga sedang berjuang bukan maksud meninggalkan Diasy sendiri , aku juga frustasi bangs*t jauh dari wanita yang begitu aku cintai . " sanggah Lucas
Arthur menyentak keduanya lalu menarik Diasy ke belakang punggung .
" bisa kita bicara baik2 ku mohon . " Diasy memegang erat kemeja Arthur
" baiklah sayang kita bahas ini dengan santai . " jawab si dokter
mereka pun duduk emosi takan menyelesaikan apa-apa .
⭐⭐⭐
Minji sedang melihat majalah dia bersantai sambil menikmati segelas jus hari memang cukup panas matahari sedang ceria , dia menelpon suaminya tapi tidak di jawab mungkin Jeffran sedang sibuk di kampus .
" bosan sekali apa aku buat kudapan saja untuk nanti malam , pasti Jeffran akan menyukai nya kalau begitu aku akan membeli bahan . "
nyonya seo itu segera bersiap dan akan pergi ke supermarket .
" kaka mau pergi ya? " tanya seorang pria
" kapan kamu datang tampan? " Minji menghampiri adik ipar nya
" baru saja tapi kalau kaka pergi aku pulang lagi saja . " ujar Jovan
" aku hanya ingin pergi ke supermarket dari pada pulang lebih baik temani aku . "
" tapi aku ingin makanan yang enak sebagai hadiah . "
__ADS_1
" tentu apapun untuk mu darling . "
Jovan akirnya menemani Minji pergi dia datang kerumah memang sengaja ingin mampir saja .
" apa kaka mu masih di kampus? "
" aku tidak melihat kak Jeffran lagi setelah tadi kelas pertama . "
" apa sedang rapat . "
" mungkin saja diakan so sibuk sekali . " cibir Jovan
" kaka mu memang sibuk malam ini kamu makan bersama dengan kita saja . " ucap Minji
" boleh ingin membeli apa ke supermarket? "
" aku akan membuat kudapan dan beberapa kue kesukaan suami ku . "
" cih romantis sekali tapi kue kaka memang enak ah jadi ingat si putri beruang , dia juga suka makanan manis . " Jovan tertawa
" putri beruang siapa? "
" haha dia Diasy teman ku di kampus . "
" teman apa teman? " goda Minji
" kami hanya berteman saja dia wanita yang menggemaskan , ya walaupun agak pendiam tapi kalau sudah bicara cerewet sekali . "
" kalau begitu ajak dia untuk makan bersama malam ini , aku akan buat kue yang banyak biar makin seru . "
" dia belum tentu mau . " ucap Jovan
" ajak dulu saja sesekali kenalkan aku pada teman2 mu , siapa tau kami bisa jadi teman ngobrol . "
" baiklah akan ku tanyakan pada Daisy . "
setelah menempuh perjalanan yang cukup macet akhirnya mereka sampai di supermarket .
⭐⭐⭐
🌟 In Hospital 🌟
di ruang nyonya Lee beberapa dokter dan perawat sedang sibuk memeriksa keadaan beliau kini keajaiban telah datang , nyonya Lee sadar dan membuka mata nya setelah tidur panjang seorang suster sedang mengganti infus dan melihat jari beliau bergerak .
" pasti nona Diasy akan sangat bahagia . " ujar salah perawat
" hubungi juga presedir Jung . " ucap dokter Choi
mendengar nama Diasy nyonya Lee menangis bagaimana kabar putrinya? apa dia makan dengan baik , siapa yang menjaga nya? beliau belum bisa bicara karena efek selang di tenggorokan nya .
" anda jangan menangis nyonya putri anda baik2 saja dan semakin cantik , nanti akan segera saya hubungi untuk kemari . " suster cantik itu mengusap tangan nyonya Lee
pasti Daisy akan senang mendengar sang ibu yang telah bangun tak sia2 selama ini dia menunggu , penantian Diasy kini telah terbayar orang yang begitu dia kasihi sudah membuka mata untuk menjalani kehidupan bersama lagi .
Hai ini selingan aja .
selamat beristirahat dan jangan lupa bahagia
bye , bye
Lee Daisy
__ADS_1