
enjoy
setelah mendapatkan pencerahan dari Tuan Wu Jeffran langsung pergi dan pamit pada istri dan ibunya meskipun omelan terus bergema , tidak peduli dengan itu Jeffran terus pergi dan masuk menyalakan mobil segera pergi ke Villa .
sedangkan Daisy asik menyiram bunga karena di perbolehkan keluar karena Arthur ada di sana dia memandangi rumah yang berada di tengah hutan , suasana segar sangat terasa sejuk angin menyapa membuat kita merasakan udara yang begitu bersih beda cerita jika sudah malam hari .
" tidak boleh banyak beraktivitas . " Daisy tersentak kala tangan kekar melingkar di pinggang nya
" bukan kah bagus jika melakuan kegiatan ringan bayi nya juga akan ikut senang . " jawab Daisy sambil menyiram kembali bunga
" ya saya tau hanya saja memang terlalu banyak kegiatan usia nya masih rentan . "
" aku tau itu . "
seorang bodyguard membawa nampan mengantarkan susu .
" ini susu nya tuan . "
" terimakasih kau boleh pergi . "
Arthur pun memberikan susu pada Daisy membawa wanita cantik duduk di kursi dekat taman , Arthur memandangi wajah cantik Daisy yang sedang meminum susu nya rambut panjang itu berantakan di terpa angin .
" di sana apa? " tanya Daisy
" di sana ada sungai . "
" sungguh? bisa kah kita bermain di sana? " mata Daisy berbinar mendengar itu
" saya tidak yakin membawa mu ke sana . "
" tapi kenapa? ayolahhh ku Mohon . " Daisy langsung pindah duduk dan menggoyangkan lengan Arthur
" udara nya dingin nya sayang . " Arthur mengecup hidung mungil itu
" dingin apanya ! hari mulai panas tuan Jung ini bahkan sudah jam 10 pagi ! " protes Daisy
" lain kali saja ya . "
" kita musuhan ! "
Daisy berbalik memunggungi Arthur pria tampan itu tertawa kecil ada yang merajuk rupanya kemudian menarik pinggang ramping itu , menyandarkan punggung Daisy di dada bidang nya sambil mengusap perut si cantik dengan lembut .
" apa mommy sekarang sedang mengidam melihat sungai hm . " Arthur mengcupi pundak Daisy
" tidak tau ! "
" haha baiklah jangan marah saya kita pergi ke sungai tapi jangan nakal di sana . "
" wah Terima kasih banyak aku senang sekali bermain aaaair . "
mereka pun segera berangkat menuju sungai di sana air begitu jernih karena memang belum tercemar Arthur bahkan sering berenang di Sana , itu tempat favorit nya menghabiskan waktu dengan mendengarkan dersik air mengalir juga tempat yang sunyi dan tenang .
...
In Office
__ADS_1
Lucas sedang memperhatikan photo Daisy yang sedang berada di sebuah villa mewah tengah hutan wajah tampan itu terlihat datar , kemudian membuang photo itu dalam tong sampah kemudian kembali melanjutkan mengerjakan berkas nya .
tok
tok
pintu di ketuk dan masuk seorang pria yang merupakan orang kepercayaan Lucas .
" Tuan hwang kenapa ada belum pergi menjemput nyonya , lokasi telah di temukan kapan bergerak . "
" tidak perlu . " jawab Lucas
sekertaris nya menatap heran kenapa pria ini tiba2 berubah .
" kenapa begitu Tuan . "
" biarkan wanita itu bersama para pria nya saya tidak peduli Siapkan saja bahan rapat dan jangan banyak tanya lagi ! "
" baik tuan . " pria itu membungkuk pada Lucas
sedangkan Lucas meremat pena wajah nya kini terliat sedang menahan amarah , semalam Jeffran menghubungi dia dan ntah apa yang di katakan oleh si tuan Jung .
sedangkan untuk nyonya Lee dia sudah mengetahui dimana putri nya berada ntah bagaimana cerita nya karena yang menulis pun tidak tau .
....
Jeffran pun sampai di villa membawa cheese cake untuk Daisy tetapi dia melihat rumah itu sepi jantung nya berdetak kencang , apa mungkin kabur kembali tetapi tidak mungkin karena Arthur di sini kemana mereka .
" Love.. " panggil Jeffran
dia pun segera pergi ke taman belakang tetapi tidak ada orang lalu salah satu bodyguard menghampiri .
" Tuan . "
" dimana Daisy brengs*k ! " Jeffran mengcengkram baju sang bodyguard
" maaf Tuan tapi nyonya sedang bermain di sungai dengan Tuan Arthur. "
Jeffran pun menghempaskan pria itu dan segera berlari ke arah sungai yang ada di dalam hutan dengan tergesa-gesa , suara canda tawa kini mulai terdengar dan setelah sampai Jeffran melihat Daisy sedang bermain air .
" kamu curang Tuan Jung belum di mulai ! " omel Daisy
" kamu yang bilang hingga hitungan ke tiga kenapa salahkan saya . "
" tadi baru 2 setengah ! "
ya begitu lah perdebatan tidak berfaedah mereka Jeffran melepaskan sepatu dan ikut turun ke sungai .
" Nakal.." suara rendah Jeffran menyapa hingga membuat Daisy terkejut
" Jeffran . "
" ya ini aku . " tangan kekar itu membelai pipi Daisy yang basah dengan air
" aku sangat ingin bermain air hanya itu tidak akan macam-macam . "
__ADS_1
" baiklah aku mengerti . "
jantung Jeffran kembali berdetak kala melihat senyuman manis dan segera menarik tengkuk Daisy , cumbuan pun tercipta dengan sungai sebagai saksi dan satu pria yang menatap datar ketika melihat aksi yang semakin panas .
" permisi saya ini bukan batu kali . " ujar Arthur
tapi sayang nya dia diabaikan Jeffran masih asik bercumbu tangan kekar pria itu mulai berjelajah di tubuh ramping Daisy .
" apa kehadiran saya ini sama dengan batang pohon pinus? daun sawo? akar beringin? , hey saya disini ! apakah kehadiran saya begitu ghaibbb " teriak Arthur
Daisy meremas rambut Jeffran ketika cumbuan nya semakin panas lalu ketika akan memberikan tanda
Bugh
Byuurrr
Jeffran dan Arthur terjatuh bersama kedalam air membuat Daisy cengo untung dia tidak ikut jatuh, dan hanya melihat 2 kuda Nil yang sedang berenang dan saling beradu .
" brengs*k baju basah ! " amuk Jeffran
" salah mu yang tidak tau diri malah menciptakan adegan nana nunu ! " balas Arthur
" nana nunu apa s*alan ! "
" adegan ekhm jika ingin tau . "
karena saking kesal nya Jeffran menggelamkan kepala Arthur di sungai tetapi berhasil lepas dan membalas perlakuan si sahabat karib .
" jangan remehkan nenek moyang saya yang turunan Mermaid . " Arthur berucap sombong
" tidak waras memang . "
sedangkan Daisy yang bosan melihat mereka segera naik dan duduk ke pinggir sungai lalu mengambil handuk , bahkan dalam tas itu ada beberapa snack yang di siapkan Arthur anggap saja bertamasya dengan tontanan 2 kuda Nil penghuni sungai .
...
in Mansion
wajah Minji teramat kesal karena dia pikir suaminya akan ikut pulang tetapi apa malah pergi begitu saja dia hanya ingin bermanja , kebanyakan ibu hamil akan sangat di perhatikan tapi Minji tidak merasakan itu semua dari Jeffran.
" daddy mu benar2 menjengkelkan bahkan dia mengabaikan kita sayang ! " ujar Minji
padahal dia sangat ingin bersantai bersama di rumah dan menghabiskan banyak waktu tetapi semua itu gagal berantakan , kemudian ada satu pesan yang masuk ke dalam ponsel lalu segera melihat nya .
Mama..
apa kamu sudah menyuruh suami mu untuk mengubah perusahaan yang di busan atas nama mu? , cepatlah urus anggap saja itu untuk hadiah kehamilan mu .
Minji hanya berdecak malas membaca pesan tersebut yang orang tua itu tanyakan hanya perusahaan dan saham saja .
Hai ketemu lagi sama akuu
lupa ya sama ceritanya
baca ulang lagi aja ya love sehat selalu untuk kalian semua ❤
__ADS_1
sampai bertemu di next episode