
Enjoy π
sudah seminggu berlalu Daisy masih sibuk dengan tugas persentasi dia sedikit keteteran bagaimana tidak harus nya banyak orang , dia mengerjakan seorang diri karena tidak punya kelompok dan ada kabar baik si manis menerima lamaran Lucas .
" ini kapan selesai . " gunam Daisy
perpustakaan kampus cukup sepi jadi suasana begitu tenang .
" shh..perut ku sakit sekali apa sudah waktu nya makan siang . " Daisy meringis kala rasa sakit datang menyapa
dia pun memasukan kertas kedalam tas dan berjalan menuju ke kantin , perut nya terasa nyeri protes minta di isi .
Brak
karena terlalu fokus pada rasa nyeri Daisy menabrak seseorang tangan kekar melingkar di pinggang Daisy menahan supaya tidak jatuh .
" maaf Profesor . " ucap Daisy
" lain kali hati-hati tingkah ceroboh mu merugikan orang lain juga diri sendiri . " jawab Jeffran
" iya sekali lagi maaf . "
secara repleks Jeffran akan mengusap rambut Daisy tapi langsung sadar dan pergi keruangan atas .
" sehari saja tidak marah2 apa tidak bisa bagi dia . "
perempuan cantik itu pergi ke kantin memesan makanan setelah dapat dia duduk .
" hobby banget makan sendirian . " seorang pria datang bergabung
" biar gak ada yang minta . "
" dih kamu rakus banget bear . " goda Jovan
" jangan sampai aku memukul mu dengan nampan Seo Jovan ! "
lalu ada staf kantin mengantarkan makanan manis sebagai penutup .
" maaf untuk siapa? saya tidak memesan ini . " ujar Daisy
" ini khusus untuk nona selamat menikmati . "
Daisy dan Jovan hanya saling memandang sejak kapan kantin menyediakan makanan gratis lalu kenapa Jovan tidak pernah dapat , sedangkan seorang pria tersenyum melihat rekaman cctv di kantin si manis makan dengan baik .
βββ
Arthur sedang berjalan bersama Devan memeriksa beberapa pasien dan mengecek alat siapa tau ada yang harus di ganti .
" selamat siang presedir dan dokter Kim . " sapa perawat
" selamat siang bagaimana kondisi pasien di ruang 127? " tanya Arthur
" kondisi nya mulai membaik hanya dia masih sering berhalusinasi , mungkin harus sering melakukan tetapi . "
" lakukan terapi rutin dokter Kim . "
" akan saya lakukan presedir . " jawab dokter Kim
mata tajam Devan terpaku ketika melihat ke arah poli kandungan seorang perempuan cantik baru keluar dari sana , dia menyerahkan data pasien pada Arthur dan berlari menyusul menghiraukan sang presedir yang memanggil .
" dasar sialan aku belum selesai bicara . " maki Arthur
langkah di percepat dan berhasil meraih tangan si cantik .
" akhirnya kita bertemu . " ujar Devan
" ka-u lepaskan aku ! jangan sembarangan menyentuh . " wajah minji berubah menjadi pucat
" saya mencari mu tapi tak pernah ketemu sungguh takdir yang indah . "
" bahkan kita tak saling mengenal untuk apa mencari ku ! "
tubuh Minji bergetar kenapa harus bertemu dengan pria ini .
__ADS_1
" tunggu kita harus membahas sesuatu . "
" kita bertemu karena kesalahan jangan menganggap spesial , mulai sekarang jangan pernah menyapa kita hanya orang asing . "
" orang asing yang menjadi pria pertama yang menyentuh mu . " Devan memandang lekat ke arah Minji
" cukup lupakan semua itu aku mohon ! . " mata cantik Minji berkaca
" saya hanya ingin bertanggung jawab .
" aku tak butuh menghilanglah jangan muncul lagi anggap semua angin lalu . "
" kamu sedang mengandung? "
" bukan urusan mu ! "
Minji ingin segera pergi tapi Devan menahan tangan nya dengan erat .
" lepaskan atau aku teriak ini tindakan tidak sopan dokter ! "
" saya ingin semua jelas tapi jika sudah begini terserah , jika terjadi sesuatu datanglah pada saya . " ujar Devan
Devan melepaskan pegangan Minji terburu2 pergi hati nya berdetak dengan kencang .
" maaf tadi aku pergi begitu saja . " Devan kembali kedalam
" mengejar siapa? "
" wanita yang selama ini ku cari tapi dia malah pergi begitu saja . "
" kau bertemu dengan dia? dimana? aku penasaran ! " Arthur mencari dengan heboh
" sudah pergi . " ujar Devan
" kenapa begitu ! "
" dia tak butuh tanggung jawab presedir . "
" apa ku bilang kau saja yang berlebihan itu hanya cinta satu malam , sekarang jangan di pikirkan lupakan saja . "
" perempuan itu hamil? " tanya Arthur
" dia tak mengaku tapi bagiamana jika itu adalah darah daging ku ." wajah Devan berubah bingung
" tak mungkin jika itu anak mu pasti akan langsung minta tanggung jawab , membesarkan anak seorang diri tak mudah Kim bayi itu bukan milik mu . "
Arthur pergi ke ruangan Devan masih berpikir jika itu adalah anak nya bukankah perempuan itu harus meminta tanggung jawab .
βββ
πIn Hwang Mansionπ
hari semakin sore Daisy baru selesai menyuapi nyonya Lee beliau sedang terapi berjalan agar tidak terlalu lama di kursi roda , dia sedang di dapur mencuci piring meskipun banyak maid tapi dia tak ingin merepotkan .
" sedang apa sayang . " sepasang tangan kekar melingkar indah di pinggang Daisy
" Lucas kalau piring nya jatuh bagaimana ! " omel Daisy
" di sini banyak maid jangan mengerjakan semua ini dear . " Lucas mengecup pundak putih itu
" selama aku bisa mengerjakan nya kenapa harus menyuruh orang lain Tuang Hwang . "
" dimana ibu? "
" sedang beristirahat baru selesai makan setelah terapi berjalan . "
Lucas membalik tubuh Daisy sehingga mereka saling berhadapan tak bosan dia memandang wajah cantik ini .
" di kantor aku tak fokus karena selalu merindukan mu . " ujar Lucas
" berhenti menggombal ! " Daisy memukul dada bidang Lucas
" ini serius sayang kita percepat saja pernikahan ini ya? "
__ADS_1
" jangan terburu-buru Luke santai saja . "
" aku ingin bayi . " rengek Lucas
" mandi sana kamu ganti parfum ya? wangi nya aneh aku tidak suka . " ucap Daisy
" aku tidak ganti kenapa begitu? kamu sendiri yang bilang suka wangi ini . "
" tidak tau sudah sana mandi dan kita akan makan malam . "
" baiklah nyonya Hwang . "
Lucas pergi ke atas untuk segera mandi dia tak sabar untuk makan malam masakan Daisy itu enak
βββ
malam pun tiba Jeffran sedang makan malam dengan Minji dia melihat ke arah sang istri yang sedari tadi hanya diam .
" kenapa tidak di makan? apa mual lagi? " tanya Jeffran
" ah iya masih sedikit mual kamu lanjut saja sayang . " jawab Minji
setelah selesai Jeffran beranjak dan pergi ke dapur dia membuat teh hijau , mengajak Minji ke ruang tengah dan duduk di sana .
" aku buatkan ini semoga lebih baik . " Jeffran memberikan teh
" Terima kasih maaf merepotkan mu . "
" baby jangan nakal kasian mommy . " Jeffran mengusap perut Minji
Minji ingin menangis bagaimana jika nanti Jeffran tau yang sebenarnya melihat dia begitu menyayangi si jabang bayi , sungguh tak bisa membayangkan jika Jeffran akan membenci nya dan akan kehilangan dia .
" jika tidak mendingan kita kerumah sakit saja . " ucap Jeffran
" tidak sayang nanti juga akan membaik baby hanya rindu daddy nya . "
Jeffran pun kembali mengusap dengan lembut dan membisikan kata2 indah pada si buah hati Minji akan melakukan segala cara , dia harus tetap menjadi nyonya Seo dan memiliki Jeffran sampai kapan pun .
βββ
π In Mini Market π
Daisy sedang memasukan banyak susu pisang minuman favorit agar membuat dia semangat dalam belajar , setelah selesai langsung pergi ke kasir untuk membayar dan segera pulang sebelum Lucas mengomel .
" tolong bungkus dan sekalian saya bayar belanjaan nona ini . " ujar seseorang
Daisy menengok ke samping ketika ada yang membayar belanjaan dan terkejut .
" tidak usah presedir . " ucap Daisy
" saya tidak menerima penolakan . " Arthur memberikan black kard nya
kasir pun memasukan belanjaan Daisy mereka pun keluar dan duduk sebentar .
" Terima kasih . "
" ya . "
" kenapa belum kembali kerumah? apa perkerjaan hari ini banyak sekali . " Daisy membuka obrolan
" saya suka berkerja akhir2 ini jika diam maka wajah mu akan selalu terbayang . "
Daisy memainkan ujung baju nya karena gugup dia harus segera pergi .
" kalau begitu aku pergi dulu presedir hati2 di jalan . "
sebelum pergi Arthur menarik Daisy memeluk dengan erat menyalurkan rasa rindu yang tertumpuk .
" saya rindu kamu..semua hari yang saya jalani semua terasa kurang tanpa kehadiran mu . " suara Arthur sarat akan kerinduan
Daisy diam tak membalas pelukan Arthur dia sudah berjanji pada Lucas untuk melupakan masa lalu , tapi kenapa sulit sekali masa lalu seolah menghalangi untuk membuka lembaran baru terkadang Daisy merindukan Jeffran .
ketemu di sini hehe
__ADS_1
bye , bye