Slave ( Hiatus )

Slave ( Hiatus )
episode 21


__ADS_3

Enjoy


Arthur terdiam di ruang kerja nya memproses apa yang dia dengar tidak mungkin hal ini terasa mustahil bagaimana bisa banyak pertanyaan di benak nya , belum lagi Daisy yang kini menghilang sampai presedir Hwang mengamuk mendatangi rumah sakit padahal Arthur pun tidak tau apapun .


" ck memusingkan apa benar apa yang di katakan Devan . " ujar Arthur


" maaf presedir ini laporan yang Anda minta . " seorang perawat masuk ke sana


" Terima kasih taruh saja di meja nanti akan saya periksa . "


" baik jika begitu saya permisi . "


perawat itu pun keluar bersamaan dengan dokter Devan masuk keruangan mengantarkan laporan observasi pemeriksaan .


" saya ingin mengantarkan laporan ini . "


Arthur menatap lekat dokter tampan yang sedang bediri di hadapan nya itu .


" presedir?? " panggil Devan


" Ya silahkan duduk . "


" observasi bulan ini pasien ruangan 52 sudah membaik dan seminggu lagi bisa pulang , karena memperlihatkan perubahan yang signifikan . "


" sungguh dia wanita yang kau tiduri? "


" hah? "


" jangan mencoba untuk mengelak aku mendengar semua nya Kim . " Arthur menyalakan rokok


" ya begitulah . "


" dia istri sahabat ku baj*ngan . "


wajah dokter tampan itu seketika berubah dia sangat terkejut atas apa yang dia dengar saat ini


" aku tidak tau dia yang datang dan memaksa ku untuk melakuan tidur bersama , pikiran yang sedang tidak waras mana sempat menolak ! kau harus paham akan hal itu . "


" ck kenapa harus dia ! jangan2 bayi itu.. "


" ya benar yang sedang di kandung nya adalah darah daging ku . "


Arthur semakin tercengang dengan gamblang Devan menceritakan semuanya , bagaimana jika Jeffran tau maka di pastikan Minji akan bertemu dengan kematian .


...


Daisy sedang memandang ke arah jendela dia hanya diam tanpa melakukan apapun Jeffran sudah pergi ke kampus , dia melihat ke arah kakinya yang terpasang rantai dengan indah tidakah cukup di kurung kenapa harus di belenggu besi kokoh ini .


" Lucas..ibu.. " gunam Daisy


air mata selalu menemani setiap saat memikirkan nasib nya yang begitu penuh dengan lika liku , baru sebentar merasakan kebahagiaan kini sudah hilang sekejap mata .


Clekk


pintu terbuka seorang pria dengan tubuh tegap dan gagah masuk dia melempar jas dan tas nya ke sofa .


" Halo sayang.. " tangan kekar itu memeluk pinggang ramping Daisy

__ADS_1


" kenapa sudah pulang? "


" tentu saja aku merindukan mu " Jeffrey menggigit bahu mulus nan putih itu


" bisakah.."


" bisa apa hm? "


" kaki ku sakit lepaskan rantai nya aku mohon.. "


" nanti kamu nakal . "


tangan Daisy meremat tangan Jeffran yang sedang asik memcumbu leher jenjang si cantik , Daisy melihat ke arah pintu yang terbuka tanpa di kunci oleh Jeffran betapa ingin dia lari dari sana .


" tapi kaki ku sakit . "


" baiklah hanya sesaat sayang . "


Jeffran membungkuk membuka ikatan rantai dan akhirnya terbebas .


Bughh


Diasy menendang dada Jeffran membuat pria itu jatuh kebelakang dia pun segera lari sekujur tubuh nya bergetar .


" wanita sialannnn ! " raung Jeffran


lalu dia pun segera mengejar Diasy dan berhasil meraih tangan nya .


Prangg


Vas bunga mendarat di kepala Jeffran dan membuat pria itu langsung ambruk darah bercucuran .


Diasy kembali lari sekuat mungkin dia menuruni tangga dengan hati2 dan meraih pintu keluar , beruntung tidak ada penjagaan di sana berlari kencang mengabaikan rasa sakit di perut .


" sabar sayang mommy harus lari dulu hikss.. "


sedangkan Jeffran tetap bangkit meskipun berjalan sempoyongan wajah tampan itu penuh dengan darah , mata nya kian berubah menjadi mengerikan dia turun untuk segera menyusul dan mengejar Diasy .


" lihat saja akan ku lenyapkan bayi sialan mu itu Daisy dan ku buat kau mengandung anak ku saja wanita tidak tau diri ! "


Daisy yang berjalan tanpa arah tidak tau kemana dia akan lari dan terjatuh di tanah , dan berusaha bangkit .


" Lee Daisy ! "


gema teriakan Jeffran begitu nyaring tubuh rapuh kian bergetar ketakutan mencoba untuk bangkit .


" ayo bantu mommy.. "


dengan tenaga yang tersisa Daisy kembali bangkit dan berlari yang terus melindungi perutnya agar aman .


...


In Mansion Hwang


Lucas sedang mencoba memenangkan nyonya Lee yang terisak mengetahui jika putri nya menghilang perasaan seorang ibu tentu selalu khawatir , bukan hanya nyonya Lee yang bersedih begitu juga dengan Lucas dia tidak berguna karena tidak mampu menjaga sang calon Istri .


" aku janji bu akan segera menemukan Daisy putri mu pasti baik2 saja . " Lucas menggenggam tangan nyonya Lee

__ADS_1


" perasaan ibu tidak pernah akan tenang Lucas di luar sana putri ku menghilang , bagaimana jika dia terluka ataupun sedang menghadapi bahaya hikss.."


" tenanglah bu akan ku obrak-abrik negara ini untuk menemukan Daisy , jangan menangis jika ibu begini aku tidak ada tempat untuk membuat ku selalu kuat . "


" bawa Putri ku kembali Lucas . "


Lucas segera memeluk nonya Lee justru Lucas adalah orang yang paling takut kehilangan si cantik , tak henti nya dia selalu berdoa untuk keselamatan Diasy apapun yang terjadi Lucas tidak menyerah untuk mencari .


tinggal satu orang lagi yang belum dia temui Seo Jeffran sosok yang sangat di curigai Lucas karena dia ketika bertemu Arthur , bahkan si dokter Jung sangat terkejut mendengar kabar Daisy menghilang ekspresi sangat terbaca jadi pastikan dia tidak terlibat .


" ibu harus istirahat tidak boleh lelah semua akan baik2 saja percaya pada ku . "


" iya ibu percaya temukan Daisy dengan cepat nak . "


" aku janji bu . " Lucas mengecup kening nyonya Lee


kepala perawat segera membawa nyonya Lee untuk segera beristirahat agar kesehatan beliau tidak kembali menurun .


" lantas apa yang akan kita lakukan ke depan nya Tuan . "


" awasi kediaman Seo Jeffran dan laporkan apapun itu pada saya , kita tidak bisa gegabah menemui nya begitu orang itu begitu tempramen juga sedikit tidak waras . "


" baik Presedir . "


si tangan kanan pun pergi melaksanakan titah untuk mengirim orang mengawasi rumah Seo Jeffran .


...


masih dengan perjuangan Daisy berlari langkah nya sedikit tertatih rasa sakit semakin bergejolak pada perutnya , dia terjatuh di atas semak jalan yang terletak di tengah hutan suara nya sudah habis berteriak meminta tolong tapi hanya kesunyian yang menyapa .


" sakit sekali.. "


Daisy merangkak bersembunyi di balik semak dia semakin putus asa ketika mendengar langkah yang semakin mendekat , apa yang harus di lakukan jika Jeffran menangkap nya hukuman apa yang akan di dapat .


" hikss ibu aku takut.."


" Lee Daisy . " panggilan rendah yang membuat merinding


si cantik semakin mundur mendengarkan panggilan itu , wajah cantiknya kini hanya terhiasi rona pucat keringat mengalir deras .


" ayo keluar maka akan ku ampuni sayang . " Jeffran berucap sambil menahan kening yang terus mengeluarkan darah


" aku mohon.. " ucap Daisy dalam hati


" aku bilang keluar Jal*ng ! atau kau akan menyesal ! " amuk Jeffran


Daisy memejamkan mata dia sudah pasrah dengan keadaan tidak tau harus bagaimana semua terasa buntu .


" jika nanti mommy tidak selamat maaf tidak bisa memperlihatkan indah nya dunia , rumah Tuhan jauh lebih bahagia untuk kita sayang ibu..Lucas maafkan aku . " ujar Daisy dengan lirih


Jeffran mulai memukul semak2 dengan batang kayu besar untuk mengetahui keberadaan Daisy ada dimana .


halo ketemu lagi sama aku Love


maaf ya pasti lupa jalan cerita nya jadi kalian baca ulang aja hehe


sehat selalu ya

__ADS_1


maaf jika ada kesalahan penulisan typo adalah seni


sampai bertemu di next episode


__ADS_2