Slave ( Hiatus )

Slave ( Hiatus )
Bagian 6


__ADS_3

Enjoy 🌟


waktu istirahat pun tiba Daisy bisa makan di kantin karena Jeffran sedang ada rapat biasanya dia selalu makan bersama dengan si dosen , suasana di sana sangat ramai banyak orang bercengkrama Daisy termasuk mahasiswi yang cukup pendiam .


" boleh ku gabung di sini? " tanya seorang pria


" tentu duduk saja Jovan . " jawab Daisy


pria itu Seo Jovan adik kandung Seo Jeffran mereka pun makan berdua .


" apa kamu benar2 tidak punya teman? bahkan terlihat langka makan di kantin . "


" haha sejak kapan si murid jenius dari kelas binis ini kepo? aku hanya sedang sibuk saja Jovan . " Daisy tertawa kecil


" aku serius tau ! bahkan kamu sering terlihat bersama Profesor Seo , kalian terlihat sangat dekat . "


" kamu berlebihan apa kami terlihat seperti menjalin hubungan begitu? "


" iya . "


" haha kamu ini ada2 saja . " Daisy tertawa kecil


" sudah makan jangan hanya tertawa saja . "


mereka akhirnya jadi bercanda mengabaikan tatapan tajam dari seseorang lalu dia pergi , sudah di bilang pria ini tidak suka jika Daisy bersama yang lain walaupun satu darah sekalipun.


prangg


Jeffran melempar vas bunga ke cermin hingga berserakan apa Daisy berniat mendekati Jovan , pintu pun terbuka dia menyuruh si manis untuk datang .


" apa? " tanya Daisy


" masih berani bertanya apa ! " bentak Jeffran


" aku memang tidak tau apa salah ku? lantas harus ku jawab apa Seo . "


" jangan coba mendekati adik ku ! kau perempuan serakah . " Jeffran mengcengkram pipi Daisy


" siapa yang mendekati adik mu ! kami hanya sebatas berbincang . "


Daisy meringis ketika kuku Jeffran melukai kulit nya .


" jangan berbohong ! "


" aku tidak berbohong bahkan dia sudah mulai curiga dengan hubungan ini . " ujar Daisy


" kau selalu membuat ku frustasi ! "


dengan segera Jeffran menarik Daisy ke kamar biasa dan membanting ke kasur , dia mengerang ketika punggung sempit nya membentur ujung ranjang .


" jangan dekat siapapun aku tidak suka ! " Jeffran menarik rambut indah itu dengan kasar


" lepaskan ini sakit ! " Diasy pun memberontak


Jeffran tidak mendengar keluhan itu dan segera membuka sabuk untuk mengikat tangan Daisy agar diam , setelah itu dia memulai kegiatan nya membuka seluruh pakaian untuk melakukan permainan yang menyenangkan .


" nikmati hukuman mu sayang . " ujar Jeffran


suara erangan mulai terdengar Jeffran bermain kasar hingga Daisy kewalahan di tambah tangan nya sakit di lilit sabuk .


...


In Office


seorang pria terlihat sedang marah besar ketika membaca rangkaian informasi tentang Lee Daisy , mata tajam itu terlihat memerah dan kilatan emosi membumbung tinggi .


" Seo Jeffran dan Arthur Jung lihat saja akan ku hancurkan para baj*ngan ini ! "


" ah iya ini infomasi lain yang kami dapat presdir Hwang . " seorang pria menaruh map

__ADS_1


" awasi mereka berdua dan laporkan segera pada ku . " ujar Lucas


" baik presedir . "


nama nya Lucas Hwang pemilik perusahaan MJ grup mengelola berbagai bidang salah satunya perusahaan otomotif terbesar , di tambah pemilik jajaran hotel ternama di Seoul seorang putra tunggal dari keluarga Hwang yang baru pulang dari Swiss .


" maaf aku datang terlambat sayang pasti semua ini sangat sulit , tunggu sebentar lagi aku akan menjemput mu dan ibu . " Lucas memandang photo kecil di dompet nya


jika penasaran siapa Lucas dia adalah cinta pertama Daisy mereka berpacaran pada masa sekolah SMA , si cantik kelas 1 dan Lucas kelas 3 setelah pria tampan itu lulus dia masih mengantar jemput Daisy .


bahkan nyonya Lee merestui hubungan mereka lalu musibah menimpa Lucas orang tuanya meninggal dalam kecelakaan pesawat , dia sangat terpukul tapi Daisy dan nyonya Lee selalu memberikan dukungan lalu kakek Lucas yang berada di Swiss menyuruh tinggal di sana .


awalnya Lucas menolak tapi ancaman sang kakek membuat dia tak bisa melakukan apapun belum lagi siapa yang akan bertanggung jawab atas semua aset , Lucas berjanji setelah dia lulus kuliah akan segera pulang ke Seoul dan akan melamar Daisy tapi semua itu tinggal harapan .


" harusnya aku langsung pulang hingga semua ini takan terjadi..maaf Bu aku tidak menempati janji akan selalu menjaga Daisy , ibu juga harus bangun dan sembuh setelah itu kita akan pindah ke Swiss jangan tinggalkan aku . tak lama dari itu kakek juga meninggal kini aku benar2 sendiri cepatlah sembuh . " mata Lucas berkaca ketika melihat photo


Dia berdiri dan memakai jas nya lalu pergi untuk menjenguk nyonya Lee Lucas akan mengganti semua biaya rumah sakit , dan jika belum sadar Lucas akan langsung membawa nya ke Swiss saja bersama dengan Daisy .


...


Jeffran menyalakan rokok dan menuangkan wine mengabaikan isakan lirih Daisy tapi mata pria itu terlihat linglung lagi2 dia menyakiti si manis , punggung berserta pergelangan tangan Daisy memar dia hanya tergolek di ranjang .


Brakk


pintu di buka dengan kasar Arthur masuk dengan wajah bengis sambil membawa peralatan nya , melihat Jeffran yang masih memakai celana selutut sambil meminum wine .


" sudah ku bilang jangan terlalu sering menyakiti nya brengs*k ! " ujar Arthur


" aku tidak sengaja . " jawab Jeffran


" ahhh dasar sialan . "


Arthur pun segera naik ke ranjang dan melihat Daisy sedang meringkuk terlihat luka memar di punggung sempit itu .


" honey kita bersihkan dulu tubuh mu . " Arthur mengusap rambut Daisy


" sakit . "


sakit yang di maksud Daisy bukan luka memar tapi luka di hatinya Arthur mengangkat tubuh si cantik dan menaruh di bathtub , merendam nya dengan air hangat Arthur membersihkan secara perlahan sedangkan Daisy memandang dengan lekat .


" Lucas.." gunam Daisy


" ada apa sayang? " tanya Arthur


" tidak papa aku hanya bergumam . "


setelah selesai Arthur memakaikan bathrobe dan mengangkat kembali Daisy sedangkan Jeffran tertidur di ranjang , dia mengabaikan mereka yang sedang mengobrol Jeffran akui menyesal berbuat kasar .


" buka dulu bathrobe nya kita obati punggung mu . "


Daisy langsung membuka hanya sebatas pinggang Arthur mengoleskan salep supaya memar nya cepat hilang , setelah itu pergelangan tangan yang di lilit sabuk juga meninggalkan bekas .


" ingin pulang ke apartemen? " tanya Arthur


" iya . "


" baiklah saya akan mengantar mu . "


lalu dering ponsel Arthur terdengar dan mengangkat sebentar .


Perawat Choi Calling..


" ada apa? "


" presedir ada yang ingin membawa nyonya Lee pergi . "


" siapa? sekarang dimana dia? " Arthur bertanya sedikit panik


" pria itu masih ada di ruangan jadi bagimana presedir? "

__ADS_1


" tahan jangan sampai pergi ! saya akan segera ke sana . "


Pip


kenapa hari ini ada-ada saja Arthur segera menghampiri Daisy


" saya ada urusan mendadak jadi pakai taxi atau ingin bagaimana? "


" pergi saja dia aku yang urus . " Jeffran keluar dari kamar mandi


" awas saja jika kau kembali menyakiti nya sialan , dear aku pergi dulu ya . " Arthur mengecup kening Daisy


setelah itu dia pergi keluar dengan tergesa-gesa jangan sampai nyonya Lee di bawa lagian siapa si orang asing ini main ambil saja , Jeffran berjongkok di depan Daisy melihat pujaan hatinya hanya terdiam lalu mengusap pipi yang tadi tak sengaja dia lukai .


" maaf dan jangan tinggalkan aku . " ujar Jeffran


ini pertama kali Daisy mendegar Jeffran meminta maaf belum lagi nada yang terdengar sangat menyesal .


" aku sangat mencintai mu Lee Daisy tetap di sini jangan pergi.."


Jeffran menumpukan wajah nya di paha Daisy susana mendadak menjadi sedih .


...


In Mansion Seo


Minji masih terus mandi mencoba menghapus ingatan di bar hanya karena sebotol white rusian dia melakukan one night stand , wajah cantik itu terlihat sangat frustasi bagimana mungkin Minji tidur dengan pria lain .


" aku tidak ingin di ceraikan Jeffran hiks.. "


Minji semakin terisak harusnya dia menyerahkan pada Jeffran tapi karena rasa marah malah melakukan dengan yang lain , kini takut jika sang suami semakin tak mau menyentuh bahkan akan membuang nya Minji masih ingin menjadi nyonya Seo .


" aku harus melakukan sesuatu..rencana harus berhasil . " ujar Minji sambil memakai handuk


sekarang jam sudah menunjukan pukul sembilan malam di saat yang bersamaan Jeffran pulang kerumah .


" welcome home darling . " sambut Minji


" hm . "


" kamu terlihat lelah ingin ku pijat? "


" tidak . "


" baiklah tapi bisahkah kamu menemani minum? hari ini project ku berjalan lancar , aku ingin merayakan dengan mu . " pinta Minji


" boleh . "


Minji sangat senang dia segera pergi ke dapur dan menuangkan wine ke gelas tapi menambahkan serbuk putih ke minuman Jeffran .


" ini minuman nya mari bersulang . "


mereka pun bersulang Jeffran mengabaikan istrinya yang sedang berbicara kini hanya ada nama Daisy , tapi secara perlahan kepalanya mulai sakit membuat si tampan mengerang Minji tersenyum .


" ada apa Jeffran? " Minji datang menghampiri


" kepala ku sakit . "


" mungkin kamu terlalu lelah ayo kita istirahat . "


Jeffran tak menolak kenapa mendadak sakit begini padangan itu semakin memburam , Minji membantu naik ke ranjang dan melihat mata tajam milik Jeffran menutup secara perlahan .


" aku harus tetap menjadi nyonya Seo . " ujar Minji


mereka tidak melakukan nya tak mungkin Minji bermain sendiri bahkan Jeffran sudah tak sadarkan diri , lalu membuka seluruh pakaian suaminya begitu pula dengan dia bahkan leher putih Minji masih penuh dengan tanda dari si pria asing .


Minji merencanakan malam ini seolah Jeffran telah menyentuh nya dengan begitu dia akan tetap aman , atau berharap ada keajaiban sikap si tampan akan berubah setelah tau mereka sudah melakukan tugas suami istri walaupun hanya bualan .


Hai ketemu di sini

__ADS_1


sehat selalu


sampai bertemu di next episod


__ADS_2