Slave ( Hiatus )

Slave ( Hiatus )
Bagian 11


__ADS_3

Enjoy 🌟


pelajaran pun di mulai Jeffran sedang mengajar di kelas Daisy memperhatikan pelajaran walaupun sedikit tidak fokus , pria itu menempati ucapan nya yang akan kembali normal bahkan tak memandang pada si cantik .


" tugas untuk presentasi akan di mulai 2 hari lagi semua bahan harus sudah ada . " ujar Jeffran


" apa masing2 kelompok harus memiliki bahan yang berbeda Profesor? " tanya Rene


" tentu saja jangan ada yang sama untuk sekarang kerjakan soal halaman 63 . "


semua membuka buka tugas Daisy ragu untuk maju kedepan tapi dia belum mendapat kelompok


" Profesor.." panggil Daisy


" hm? "


hati Jeffran berdetak ketika menghirup aroma vanila dari Parfum si manis .


" saya belum mendapat kelompok jadi bagaimana? "


" semua kelompok sudah penuh jadi sendiri saja saya rasa tidak masalah . " ujar Jeffran


" kelompok ku masih kosong satu orang bergabung saja di sini . " seorang pria bernama Hendry mengacungkan tangan


" benarkah? boleh ak.. " ucapan Daisy di potong cepat oleh sang dosen


" tidak perlu kamu sendiri saja sebagai seseorang yang pintar , menyiapkan bahan presentasi bukan hal yang sulit . " sela Jeffran


" tapi Profesor.."


" saya tidak ingin mendengar bantahan nona Lee silakan duduk . "


Daisy menghela napas pasrah namanya tugas kelompok pasti harus banyak orang , lalu bel istirahat berbunyi dia pergi ke kantin untuk makan siang .


" selamat siang Profesor anda ingin makan dengan apa? " tanya bibi kantin


" saya ingin memesan makan siang dengan menu lengkap , untuk minum nya lemon tea bisa saya minta tolong? " pinta Jeffran


" tentu apa yang bisa saya bantu? "


" antarkan ini pada perempuan yang duduk di ujung sana , pastikan dia makan dengan baik jangan bilang ini dari saya . " Jeffran melihat ke arah Daisy


" lalu bagimana jika nona cantik itu bertanya? "


" katakan apa saja saya minta tolong ya .


Jeffran memberikan beberapa lembar uang dan kemudian pergi ke ruangan kantin di Universitas itu memiliki makanan baik , semua bergizi tinggi dan di masak oleh tenaga ahli bibi kantin itu adalah salah satu chef .


⭐⭐⭐


🌟 In Mansion 🌟


Lucas baru pulang dari kantor dia sengaja pulang lebih awal pria itu pun masuk ada maid yang sedang menemani nyonya Lee , beliau belum bisa berjalan dengan baik tetapi mencoba secara perlahan .


" sedang apa bu? apa sudah makan siang? " Lucas mencium kening nyonya Lee


" hanya sedang bersantai saja kenapa jagoan ibu sudah pulang , sudah baru saja selesai makan kalau kamu? " nyonya Lee merapihkan rambut Lucas


" hari ini sengaja pulang cepat ada yang ingin aku bicarakan , sudah tadi di kantor makan bersama yang lain tolong buatkan minuman dingin ya . " pinta Lucas pada maid


" baik Tuan Hwang . "


maid itu pun pergi membuat minuman dia akan membicarakan niat nya .

__ADS_1


" ibu taukan bahwa aku dan Daisy sudah berpacaran dari semasa sekolah tapi harus terpisah karena beberapa masalah , aku ingin mewujudkan janji yang sempat tertunda bu jadi apa boleh? " tanya Lucas


" janji yang mana nak? "


" aku akan melamar Daisy dan melakukan pernikahan jadi restui kami . " Lucas memegang tangan nyonya Lee


beliau terdiam mendengar ucapan itu tentu merasa senang mereka melangkah dalam sebuah ikatan suci .


" kamu akan melamar Daisy? tentu ibu restui tapi semua terserah pada dia Lucas . "


" iya aku akan melamar nya Terima kasih bu sudah merestui kami , aku akan berusaha membuat putri mu bahagia . " ucap Lucas dengan senang


" ibu juga ikut bahagia . "


" nanti bantu aku mencari cincin untuk Daisy . "


Lucas memeluk nyonya Lee sebentar lagi Daisy akan menjadi milik nya si manis akan berubah marga , dari Lee menjadi nyonya Hwang beruntung sekali mendapat seorang suami pengusaha muda yang sukses .


⭐⭐⭐


🌟 In Hospital 🌟


Arthur baru selesai menghadiri rapat dia terlihat lelah karena terus berkutat dengan berkas karena jika diam , wajah Daisy selalu terbayang rasa rindu hadir dalam hatinya kenapa sulit untuk kembali normal .


" kita di undang untuk hadir di acara festival kampus . " seorang pria masuk kedalam


" apa hubungannya kita ada di sana? " tanya Arthur


" banyak calon dokter yang ingin bergabung dengan rumah sakit ini , kita bisa melihat kinerja mereka secara langsung . " jawab Devan


" universitas mana? "


" milik sahabat mu Profesor Seo . "


" mungkin beliau tidak sempat atau lupa tapi undangan resmi sudah ada , coba cek surrel mu undangan di kirim secara online . "


" ya terserah saja . "


" akhir-akhir ini kamu selalu terlihat lelah apa ada masalah? " tanya Devan


" tidak ada semua baik bagaimana sudah menemukan wanita itu? "


" belum aku sudah mengecek CCTV bar tapi tak menemukan hasil , dia menghilang tanpa jejak bagimana keadaan nya sekarang . " Devan menghela napas


" mungkin sedang mengandung anak mu kim ! " goda Arthur


" dengan senang hati aku akan bertanggung jawab , menjadi seorang ayah pasti menyenangkan . "


" haruskah ku bantu mencari dia? "


" senang bisa merepotkan anda presedir Jung . " Devan tertawa kecil


" sudah ku bilang lupakan dia tak butuh tanggung jawab mu . "


" aku tak sebrengs*k itu . "


" bagaimana jika dia sudah mempunyai suami? sungguh akan terdengar lucu . " ujar Arthur


" tidak mungkin aku yang pertama . " sanggah Devan


" ah iya benar . "


akhirnya mereka asik berdebat beradu pendapat sudah biasa sekali .

__ADS_1


⭐⭐⭐


hari sudah semakin sore Lucas sedang menunggu Daisy dia menghabiskan waktu berdua berjalan-jalan sore .


" sudah selesai membeli es krim nya? " tanya Lucas


" aku sudah dapat di sana selalu ramai . "


lalu mereka kembali berjalan Lucas menggengam tangan Daisy , angin sore terasa begitu sejuk mereka pun duduk di bangku .


" coba es krim nya enak . " tawar Daisy


" tidak untuk mu saja aku ingin mengatakan sesuatu , bahkan ibu sudah setuju dengan rencana ini . "


" rencana apa? "


" ayo menikah sesuai janji ku dulu menjadikan mu nyonya Hwang . " Lucas menatap pada Daisy


tubuh si manis mematung mendengar perkataan Lucas dia sedang di lamar .


" Lucas aku.."


" tolong jangan bahas apa yang sudah terjadi lupakan saja , aku menerima mu karena tak ada yang berubah cinta ku masih seperti dulu . " ujar Lucas


" aku yang malu pria sebaik kamu mendapat perempuan seperti ini . " jawab Daisy


" aku tidak peduli asal itu kamu jangan menolak ku mohon . " Lucas menumpukan wajah nya di bahu Daisy


Daisy hanya diam tak menjawab banyak sekali yang di pikirkan bahkan tak bisa di utarakan .


" diam mu berati kamu setuju dengan ku iyakan sayang? , secepatnya akan aku persiapkan pernikahan ini . "


bukan dia tak bahagia hanya saja semua terlalu rumit untuk di jelaskan .


⭐⭐⭐


In Jung Mansion


Jeffran baru saja pulang Minji menyambut kedatangan suami nya dengan senyum manis mereka duduk di ruang tamu .


" kamu sudah minum susu? " tanya Jeffran


" sudah aku siapkan air hangat dulu untuk kamu mandi . " ucap Minji


" nanti saja jangan sampai kelelahan . "


" aku tidak melakukan apapun hari ini bahkan sampai bosan . "


" kamu boleh pergi belanja ajak mama untuk menemani mu . "


" Jeff.." panggil Minji


" hm? "


" baby ingin di peluk . " pinta Minji dengan pelan


tanpa banyak kata Jeffran merengkuh Minji membawanya dalam dekapan hangat perempuan itu tak peduli , dia akan mengakui jika anak yang sedang di kandung nya adalah putra Jeffran si pria asing pasti sudah melupakan kejadian ini .


setelah berpelukan Jeffran naik ke atas dan terhenti ketika melihat bayangan Daisy sedang tersenyum di dekat ranjang , dia mencoba untuk tetap sadar lalu Jeffran mengambil sebotol obat dan minum mental nya agak bermasalah semenjak berpisah dengan Daisy .


udah lama gak up di sini


yo bye , bye

__ADS_1


__ADS_2