
Enjoy 🌟
pelajaran pun di mulai Jeffran sedang mengajar di kelas Daisy memperhatikan pelajaran walaupun sedikit tidak fokus , pria itu menempati ucapan nya yang akan kembali normal bahkan tak memandang pada si cantik .
" tugas untuk presentasi akan di mulai 2 hari lagi semua bahan harus sudah ada . " ujar Jeffran
" apa masing2 kelompok harus memiliki bahan yang berbeda Profesor? " tanya Rene
" tentu saja jangan ada yang sama untuk sekarang kerjakan soal halaman 63 . "
semua membuka buka tugas Daisy ragu untuk maju kedepan tapi dia belum mendapat kelompok
" Profesor.." panggil Daisy
" hm? "
hati Jeffran berdetak ketika menghirup aroma vanila dari Parfum si manis .
" saya belum mendapat kelompok jadi bagaimana? "
" semua kelompok sudah penuh jadi sendiri saja saya rasa tidak masalah . " ujar Jeffran
" kelompok ku masih kosong satu orang bergabung saja di sini . " seorang pria bernama Hendry mengacungkan tangan
" benarkah? boleh ak.. " ucapan Daisy di potong cepat oleh sang dosen
" tidak perlu kamu sendiri saja sebagai seseorang yang pintar , menyiapkan bahan presentasi bukan hal yang sulit . " sela Jeffran
" tapi Profesor.."
" saya tidak ingin mendengar bantahan nona Lee silakan duduk . "
Daisy menghela napas pasrah namanya tugas kelompok pasti harus banyak orang , lalu bel istirahat berbunyi dia pergi ke kantin untuk makan siang .
" selamat siang Profesor anda ingin makan dengan apa? " tanya bibi kantin
" saya ingin memesan makan siang dengan menu lengkap , untuk minum nya lemon tea bisa saya minta tolong? " pinta Jeffran
" tentu apa yang bisa saya bantu? "
" antarkan ini pada perempuan yang duduk di ujung sana , pastikan dia makan dengan baik jangan bilang ini dari saya . " Jeffran melihat ke arah Daisy
" lalu bagimana jika nona cantik itu bertanya? "
" katakan apa saja saya minta tolong ya .
Jeffran memberikan beberapa lembar uang dan kemudian pergi ke ruangan kantin di Universitas itu memiliki makanan baik , semua bergizi tinggi dan di masak oleh tenaga ahli bibi kantin itu adalah salah satu chef .
⭐⭐⭐
🌟 In Mansion 🌟
Lucas baru pulang dari kantor dia sengaja pulang lebih awal pria itu pun masuk ada maid yang sedang menemani nyonya Lee , beliau belum bisa berjalan dengan baik tetapi mencoba secara perlahan .
" sedang apa bu? apa sudah makan siang? " Lucas mencium kening nyonya Lee
" hanya sedang bersantai saja kenapa jagoan ibu sudah pulang , sudah baru saja selesai makan kalau kamu? " nyonya Lee merapihkan rambut Lucas
" hari ini sengaja pulang cepat ada yang ingin aku bicarakan , sudah tadi di kantor makan bersama yang lain tolong buatkan minuman dingin ya . " pinta Lucas pada maid
" baik Tuan Hwang . "
maid itu pun pergi membuat minuman dia akan membicarakan niat nya .
__ADS_1
" ibu taukan bahwa aku dan Daisy sudah berpacaran dari semasa sekolah tapi harus terpisah karena beberapa masalah , aku ingin mewujudkan janji yang sempat tertunda bu jadi apa boleh? " tanya Lucas
" janji yang mana nak? "
" aku akan melamar Daisy dan melakukan pernikahan jadi restui kami . " Lucas memegang tangan nyonya Lee
beliau terdiam mendengar ucapan itu tentu merasa senang mereka melangkah dalam sebuah ikatan suci .
" kamu akan melamar Daisy? tentu ibu restui tapi semua terserah pada dia Lucas . "
" iya aku akan melamar nya Terima kasih bu sudah merestui kami , aku akan berusaha membuat putri mu bahagia . " ucap Lucas dengan senang
" ibu juga ikut bahagia . "
" nanti bantu aku mencari cincin untuk Daisy . "
Lucas memeluk nyonya Lee sebentar lagi Daisy akan menjadi milik nya si manis akan berubah marga , dari Lee menjadi nyonya Hwang beruntung sekali mendapat seorang suami pengusaha muda yang sukses .
⭐⭐⭐
🌟 In Hospital 🌟
Arthur baru selesai menghadiri rapat dia terlihat lelah karena terus berkutat dengan berkas karena jika diam , wajah Daisy selalu terbayang rasa rindu hadir dalam hatinya kenapa sulit untuk kembali normal .
" kita di undang untuk hadir di acara festival kampus . " seorang pria masuk kedalam
" apa hubungannya kita ada di sana? " tanya Arthur
" banyak calon dokter yang ingin bergabung dengan rumah sakit ini , kita bisa melihat kinerja mereka secara langsung . " jawab Devan
" universitas mana? "
" milik sahabat mu Profesor Seo . "
" mungkin beliau tidak sempat atau lupa tapi undangan resmi sudah ada , coba cek surrel mu undangan di kirim secara online . "
" ya terserah saja . "
" akhir-akhir ini kamu selalu terlihat lelah apa ada masalah? " tanya Devan
" tidak ada semua baik bagaimana sudah menemukan wanita itu? "
" belum aku sudah mengecek CCTV bar tapi tak menemukan hasil , dia menghilang tanpa jejak bagimana keadaan nya sekarang . " Devan menghela napas
" mungkin sedang mengandung anak mu kim ! " goda Arthur
" dengan senang hati aku akan bertanggung jawab , menjadi seorang ayah pasti menyenangkan . "
" haruskah ku bantu mencari dia? "
" senang bisa merepotkan anda presedir Jung . " Devan tertawa kecil
" sudah ku bilang lupakan dia tak butuh tanggung jawab mu . "
" aku tak sebrengs*k itu . "
" bagaimana jika dia sudah mempunyai suami? sungguh akan terdengar lucu . " ujar Arthur
" tidak mungkin aku yang pertama . " sanggah Devan
" ah iya benar . "
akhirnya mereka asik berdebat beradu pendapat sudah biasa sekali .
__ADS_1
⭐⭐⭐
hari sudah semakin sore Lucas sedang menunggu Daisy dia menghabiskan waktu berdua berjalan-jalan sore .
" sudah selesai membeli es krim nya? " tanya Lucas
" aku sudah dapat di sana selalu ramai . "
lalu mereka kembali berjalan Lucas menggengam tangan Daisy , angin sore terasa begitu sejuk mereka pun duduk di bangku .
" coba es krim nya enak . " tawar Daisy
" tidak untuk mu saja aku ingin mengatakan sesuatu , bahkan ibu sudah setuju dengan rencana ini . "
" rencana apa? "
" ayo menikah sesuai janji ku dulu menjadikan mu nyonya Hwang . " Lucas menatap pada Daisy
tubuh si manis mematung mendengar perkataan Lucas dia sedang di lamar .
" Lucas aku.."
" tolong jangan bahas apa yang sudah terjadi lupakan saja , aku menerima mu karena tak ada yang berubah cinta ku masih seperti dulu . " ujar Lucas
" aku yang malu pria sebaik kamu mendapat perempuan seperti ini . " jawab Daisy
" aku tidak peduli asal itu kamu jangan menolak ku mohon . " Lucas menumpukan wajah nya di bahu Daisy
Daisy hanya diam tak menjawab banyak sekali yang di pikirkan bahkan tak bisa di utarakan .
" diam mu berati kamu setuju dengan ku iyakan sayang? , secepatnya akan aku persiapkan pernikahan ini . "
bukan dia tak bahagia hanya saja semua terlalu rumit untuk di jelaskan .
⭐⭐⭐
In Jung Mansion
Jeffran baru saja pulang Minji menyambut kedatangan suami nya dengan senyum manis mereka duduk di ruang tamu .
" kamu sudah minum susu? " tanya Jeffran
" sudah aku siapkan air hangat dulu untuk kamu mandi . " ucap Minji
" nanti saja jangan sampai kelelahan . "
" aku tidak melakukan apapun hari ini bahkan sampai bosan . "
" kamu boleh pergi belanja ajak mama untuk menemani mu . "
" Jeff.." panggil Minji
" hm? "
" baby ingin di peluk . " pinta Minji dengan pelan
tanpa banyak kata Jeffran merengkuh Minji membawanya dalam dekapan hangat perempuan itu tak peduli , dia akan mengakui jika anak yang sedang di kandung nya adalah putra Jeffran si pria asing pasti sudah melupakan kejadian ini .
setelah berpelukan Jeffran naik ke atas dan terhenti ketika melihat bayangan Daisy sedang tersenyum di dekat ranjang , dia mencoba untuk tetap sadar lalu Jeffran mengambil sebotol obat dan minum mental nya agak bermasalah semenjak berpisah dengan Daisy .
udah lama gak up di sini
yo bye , bye
__ADS_1