Soul System

Soul System
28. Membunuh Duan Jun


__ADS_3

"Hehehe. Apa kamu terkejut." Ling Feng menyeringai.


"Ling Feng, ayo kita berdamai. Tidak ada hal baik jika kamu membunuhku." Kata Duan Jun berjalan mundur.


"Kamu salah. Justru tidak ada hal baik jika membiarkanmu hidup." Ling Feng menyeringai kemudian menebas tangan Duan Jun. "Slasshh." Tangan kanan Duan Jun terpotong.


"Ahhhh, Ling Feng kamu memotong tanganku." Duan Jun berteriak.


"Berhentilah berteriak." Kata Ling Feng kemudian menebas tangan kiri Duan Jun. "Slasshh."


"Ahhh. Ling Feng aku akan membunuhmu." Teriak Duan Jun melihat Ling Feng memotong tangan kirinya.


"Slasshh." Ling Feng memotong kepala Duan Jun. "Buukk." Kepala Duan Jun menggelinding ke tanah.


"Coin +140." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.


"Kamu membunuhnya." Seorang pria paruh baya berkumis berjalan ke arah Ling Feng.


"Dia adalah Jing Zhao orang tua Jing Hao dan Jing Yu." Gumam Ling Feng melihat pria paruh baya berkumis.


"Duan Jun sudah di keluarkan dari sekte. Jadi tidak ada masalah meski aku membunuhnya." Kata Ling Feng. Pria paruh baya berkumis terdiam mendengar kata Ling Feng. Dia tahu Ling Feng dan Duan Jun memiliki perselisihan.


"Setelah melihat dengan kedua mataku sendiri. Aku sekarang percaya bahwa kamu memiliki roh beladiri unik." Kata pria paruh baya berkumis melihat pedang hitam Ling Feng.


Pria paruh baya berkumis mendengar berita tentang level roh beladiri Ling Feng yang akan meningkat setiap kali kultivasinya meningkat.


"Ling Feng, aku dengar dari kedua anakku. Kamu pernah berburu beast monster bersama Jing Hao dan Jing Yu." Kata pria paruh baya berkumis.


"Benar tetua. Saya pernah berburu bersama Jing Hao dan Jing Yu." Ling Feng mengangguk.


"Apa yang kamu pikirkan tentang putriku Jing Yu." Tanya pria paruh baya berkumis.


"Jingyu adalah perempuan yang baik dan cantik." Kata Ling Feng mengingat Jing Yu. Pria paruh baya berkumis tersenyum mendengar Ling Feng memuji putrinya,


"Jing Zhao jangan coba-coba menjodohkan putrimu dengan Ling Feng." Kata Bai Hen berjalan ke arah Ling Feng.


"Huuhh, memangnya kenapa Bai Hen. Ling Feng bukanlah anakmu." Balas pria paruh baya yang di panggil Jing Zhao.


"Karena Ling Feng cepat atau lambat akan menjadi menantuku." Kata Bai Hen.


"Putrimu Bai Li memiliki roh beladiri level 1. Dia tidak pantas dengan Ling Feng yang memiliki roh beladiri unik." Balas Jing Zhao.

__ADS_1


"Kamu mungkin tidak tahu. Ling Feng dan putriku Bai Li telah tidur bersama. Saat putriku Bai Li hamil, Ling Feng resmi menjadi menantuku." Bai Hen menyeringai. Jing Zhao terkejut saat mendengar kata Bai Hen.


"Ling Feng apa yang di katakannya benar." Tanya Jing Zhao.


"Benar tetua. Saya dan putri tetua Bai Hen telah tidur bersama." Ling Feng mengangguk.


"Sigh, sangat di sayangkan. Jika kamu bisa menahan diri. Kamu bisa mendapatkan perempuan yang jauh lebih baik dari putrinya." Jing Zhao menghela nafas.


"Haha, kamu telah kalah padaku Jing Zhao." Bai Hen tertawa. Jing Zhao mencibir kemudian berjalan pergi.


"Ling Feng, apa kamu membutuhkan bantuanku untuk menghancurkan keluarga Duan. Keluarga Duan tidak akan melepaskanmu, jika mereka tahu kamu telah membunuh Duan Jun." Kata Bai Hen.


"Anda tidak perlu menghancurkan keluarga Duan ayah mertua. Anda hanya perlu mengancam keluarga Duan untuk tidak membalaskan kematian Duan Jun. Di masa depan, ketika kultivasiku mencapai tingkat Advanced. Saya akan menghancurkan keluarga Duan dengan kedua tanganku sendiri." Kata Ling Feng penuh percaya diri.


"Baiklah, jika begitu aku akan mengancam keluarga Duan." Kata Bai Hen kemudian mengeluarkan burung hitam sebesar 5 meter dari kantong ruangnya.


Bai Hen mengambil mayat Duan Jun kemudian melompat ke atas burung. "Black bird, pergi ke kota Huzou." "Quuaakk." Burung hitam berteriak kemudian terbang ke langit.


Saat ini Duan Xuan sedang membersihkan arena pertarungan. "Apa kamu dengar. Duan Jun telah di keluarkan dari sekte." Kata salah satu murid.


"Aku mendengarnya. Tetua Bai Hen yang mengeluarkan Duan Jun dari sekte." Balas murid lain.


"Berita hangat." Teriak seorang murid berbadan gemuk masuk ke dalam arena pertarungan. "Ling Feng baru saja membunuh Duan Jun." Teriak murid berbadan gemuk.


"Bos!!." Ling Feng yang sedang berjalan melihat Xuan Fen berlari ke arahnya.


"Bos, apa kamu benar-benar membunuh Duan Jun." Kata Xuan Fen.


"Benar, aku baru saja membunuh Duan Jun." Balas Ling Feng.


"Duan Jun adalah pria yang buruk. Dia pantas untuk di bunuh." Kata Xuan Fen.


"Xuan Fen, apa kamu masih ingin bertemu dengan Su Yan." Tanya Ling Feng.


"Tentu saja bos. Saya ingin bertemu dengan Su Yan dan meminta maaf kepadanya." Xuan Fen mengangguk.


"Baiklah, jika begitu ayo kita pergi ke sekte Paradise." Kata Ling Feng.


"Bos, kapan kita akan pergi ke sekte Paradise." Tanya Xuan Fen.


"Kita akan pergi ke sekte Paradise sekarang juga." Balas Ling Feng.

__ADS_1


Saat ini Ling Hu sedang berada di dalam gubuknya. "Sepupu." Ling Tian masuk ke dalam gubuk.


"Ada apa Ling Tian." Balas Ling Hu.


"Ling Feng baru saja membunuh Duan Jun." kata Ling Tian. Badan Ling Hu gemetar saat mendengar Ling Feng membunuh Duan Jun.


"Ling Tian, ayo kita menemui Ling Feng. Aku ingin berterimakasih kepadanya." Kata Ling Hu bangkit berdiri.


"Baik." Ling Tian mengangguk.


"Ling Feng, apa kamu ada di dalam." Ling Tian mengetuk pintu.


"Apa kalian mencari Ling Feng." Kata Yuan Zhun.


"Yuan Zhun." Ling Tian dan Ling Hu terkejut saat melihat Yuan Zhun.


"Benar, kami mencari Ling Feng." Ling Tian mengangguk.


"Ling Feng tidak ada di dalam. Aku baru saja melihat Ling Feng dan Xuan Fen meninggalkan sekte." Kata Yuan Zhun.


"Terimakasih sudah memberitahu kami." Kata Ling Tian dan Ling Hu kemudian berjalan pergi.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Bai Hen berada di depan rumah keluarga Duan. "Aku tidak menyangka salah satu tetua sekte Star Heaven akan berkunjung ke rumahku." Bai Hen melihat beberapa orang berjalan ke arahnya.


"Siapa orang tua Duan Jun." Kata Bai Hen. "Saya orang tua Duan Jun." Kata pria paruh baya berambut hitam. Bai Hen membuka kantong ruang dan mengeluarkan mayat Duan Jun.


"Duan Jun." Semua orang terkejut melihat kepala Duan Jun dan kedua tangannya telah terpisah dari tubuhnya.


"Tetua siapa yang membunuh anakku." Pria paruh baya berambut hitam berbicara dengan tubuh gemetar.


"Ling Feng yang membunuhnya." Kata Bai Hen. "Buzzzz." Pria paruh baya berambut hitam mengeluarkan auranya.


Bai Hen muncul di depan pria paruh baya kemudian memukul perutnya. "Booom!!" pria paruh baya terlempar sejauh 10 meter dan menghantam dinding.


"Tetua apa maksud semua ini." Teriak pria paruh baya berambut coklat.


"Sebelum di bunuh Ling Feng. Duan Jun telah di keluarkan dari sekte. Jika kalian berani mencoba membalas dendam kepada Ling Feng. Aku akan menghancurkan keluarga kalian." Kata Bai Hen mengeluarkan auranya. "Buuzzz."


"Uuuhh. Jadi seperti ini tekanan aura dari kultivator tingkat Expert." Pria paruh baya berambut coklat kesulitan bernafas saat merasakan tekanan aura dari Bai Hen.


"Baik tetua, saya tidak akan membalas dendam kepada Ling Feng." Kata pria paruh baya berambut coklat.

__ADS_1


"Bagus. Jika aku mengetahui keluarga kalian berencana membalas dendam kepada Ling Feng. Duan Xuan adalah orang pertama yang akan aku bunuh." Kata Bai Hen berjalan pergi. Ekspresi pria paruh baya berambut coklat menjadi buruk saat mendengar kata Bai Hen.


__ADS_2