Soul System

Soul System
76. Xie Jie


__ADS_3

"Zhong Hu. Aku menunjukan sesuatu yang bagus kepadamu." Ling Feng tersenyum kemudian merobek pakaian wanita berambut pirang.


"Ahhhh." Wanita berambut pirang berteriak saat Ling Feng merobek pakaiannya.


"Bajingan. Aku akan membunuhmu." Zhong Hu berteriak dan melesat ke arah Ling Feng.


Ling Feng kemudian meninju perut Zhong Hu. "Bruaakk." Zhong Hu terlempar sejauh 10 meter dan sekali lagi menghantam dinding. "Uhhuukk." Zhong Hu muntah darah.


"Orang tuaku adalah kultivator tingkat King. Jika kamu berani memperkosaku. Orang tuaku akan membunuhmu." Wanita berambut pirang ketakutan dan berjalan mundur.


"Orang tuamu ada di dinasti Gu. Jadi dia tidak akan tahu jika putrinya aku perkosa." Ling Feng tersenyum kemudian mencium bibir wanita berambut pirang.


"Emmm." Wanita berambut pirang terkejut saat Ling Feng tiba-tiba mencium bibirnya.


"Bajingan." "Uhhuukk." Zhong Hu muntah darah.


"Bibirmu sangat manis." Kata Ling Feng melihat wanita berambut pirang. Wanita berambut pirang terkejut mendengar Ling Feng memujinya. Selama menikah dengan Zhong Ming. Zhong Ming tidak pernah memuji bibirnya sangat manis sama sekali.


"Kamu memiliki dada yang indah untuk seorang wanita yang memiliki anak." Kata Ling Feng melihat dada bulat wanita berambut pirang. Wanita berambut pirang sekali lagi terkejut mendengar Ling Feng memuji dirinya. Selama menikah dengan Zhong Ming. Zhong Ming tidak pernah memuji dadanya indah.


Melihat wanita berambut pirang yang terdiam, Ling Feng kemudian menjilati dadanya. "Ahhhh." Wanita berambut pirang mendesah saat Ling Feng menjilati dadanya. Zhong Hu terkejut melihat ibunya mendesah saat Ling Feng menjilati dadanya.


Setelah puas menghisap dada wanita berambut pirang. Ling Feng kemudian menjilati pussy wanita berambut pirang. "Ahhhh." Wanita berambut pirang mendesah saat Ling Feng menjilati pussynya.


"Dia menjilati pussy ibu." Zhong Hu terkejut melihat Ling Feng yang menjilati pussy ibunya.


Setelah puas menjilati pussy wanita berambut pirang. Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy wanita berambut pirang.


"Ahhhh." Wanita berambut pirang mendesah saat Ling Feng memasukan penisnya ke dalam pussynya. "Emmm." Wanita berambut pirang memeluk Ling Feng dan mencium bibirnya.


Zhong Hu terkejut saat ibunya berinisiatif mencium Ling Feng.


"Siapa namamu." Ling Feng melihat wanita berambut pirang.


"Ahhh, Namaku Xie Jie." Balas wanita berambut pirang.


"Xie Jie, pussymu sunguh nikmat." Kata Ling Feng mencium bibir Xie Jie.


"Emmm, penismu juga sangat nikmat Ling Feng." Balas Xie Jie. Zhong Hu terkejut mendengar percakapan Ling Feng dan ibunya.


"Ling Feng, ayo ke kamarku." Kata Xie Jie melihat Ling Feng.


"Baik. Ayo ke kemarmu." Ling Feng menggendong Xie Jie, kemudian masuk ke dalam kamar.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Xie Jie masih berhubungan badan. "Xie Jie aku akan keluar." Kata Ling Feng melihat Xie Jie.

__ADS_1


"Ling Feng keluarkan di mulutku." Kata Xie Jie.


"Baik." Ling Feng kemudian mengeluarkan cairannya ke dalam mulut Xie Jie. "Gleekk." "Gleeekk." Xie Jie menelan cairan Ling Feng.


"Selama hidupku. Aku tidak pernah merasakan hubungan badan yang seluar biasa ini." Kata Xie Jie menatap Ling Feng.


"Ling Feng, menikahlah denganku." Xie Jie menatap Ling Feng.


"Wanita di dunia ini terlalu mudah untuk di taklukan." Gumam Ling Feng di pikirannya.


"Xie Jie usiaku sama dengan usia putramu." Kata Ling Feng.


"Aku tidak peduli tentang perbedaan usia. Kultivasimu mencapat tingkat master level 7 di usia yang sangat muda. Aku sangat bodoh jika melepaskanmu. Terlebih lagi kamu sangat luar biasa saat berhubungan badan." Kata Xie Jie dengan wajah merah.


"Apa kamu tidak marah denganku. Aku telah membunuh suamimu Zhong Ming." Kata Ling Feng.


"Aku menikah dengan Zhong Ming. Karena dia pemimpin kerajaan Zhong. Jika dia bukan pemimpin kerajaan Zhong. Aku tidak akan menikah dengannya." Balas Xie Ji.


"Untuk saat ini aku tidak akan menikah." Kata Ling Feng.


"Ling Feng, apa kamu tidak tertarik denganku." Kata Xie Jie dengan ekspresi sedih.


"Aku tertarik denganmu. Tapi saat ini aku tidak ingin menikah. Aku akan menikahimu. Ketika aku berusia 18 tahun." Kata Ling Feng.


Keesokan harinya Ling Feng dan Xie Jie keluar dari kamar. "Zhong Hu. Ling Feng adalah calon ayah barumu. Di masa depan aku dan Ling Feng akan menikah." Xie Jie tersenyum kepada Zhong Hu.


"Ibu dia yang membunuh ayah. Bagaimana bisa kamu akan menikah dengannya." Zhong Hu tidak percaya dengan yang di katakan ibunya.


"Zhong Hu, Ling Feng adalah pemuda yang luar biasa. Di usia yang sangat muda kultivasinya mencapai tingkat master level 7. Dia jauh lebih baik dari pada Zhong Ming." Balas Xie Jie.


Zhong Hu mengigit bibirnya dan berkata. "Baiklah jika itu keinginan ibu. Aku akan pergi dari sini."


"Zhong Hu, kamu ingin pergi kemana." Tanya Xie Jie.


"Aku ingin pergi ke dinasti Gu. Aku ingin bercerita kepada kakek. Bahwa ibu sudah gila." Balas Zhong Hu.


"Plasshh." Xie Jie menampar Zhong Hu. "Zhong Hu beraninya kamu mengatakan ibumu gila." Xie Jie berteriak.


"Bukan hanya gila. Ibu juga tidak ada bedanya dengan seorang pelacuur." Teriak Zhong Hu mengingat ibunya yang mendesah kenikmatan saat berhubungan badan dengan Ling Feng.


"Plasshh." Xie Jie menampar Zhong Hu.


Zhong Hu mengigit bibirnya dan berkata. "Xie Jie mulai hari ini kamu bukan ibuku lagi. Aku tidak sudi mengakui peelacur seperti dirimu sebagai ibuku." Badan Xie Jie gemetar saat mendengar kata Zhong Hu.


"Baiklah, jika itu keinginanmu. Mulai hari ini kamu bukan anakku lagi." Kata Xie Jie mengigit bibirnya.

__ADS_1


"Baik. Aku juga tidak sudi mempunyai ibu sepertimu." Kata Zhong Hu berjalan pergi.


"Berhenti." kata Ling Feng melihat Zhong Hu.


"Apa!!" Zhong Hu melihat Ling Feng.


"Berikan kantong ruang milikmu padaku." Kata Ling Feng.


"Berengsek." Zhong Hu mengutuk kemudian memberikan kantong ruang miliknya kepada Ling Feng.


"1 juta coin emas." Ling Feng terkejut saat melihat 1 juta coin emas di dalam kantong ruang.


"Zhong Hu, apa kamu mengambil semua uang di ruang penyimpanan." Xie Jie terkejut.


"Itu bukan urusanmu." Balas Zhong Hu.


"Xie Jie. Apa yang ingin kamu lakukan padanya." Kata Ling Feng melihat Zhong Hu.


"Ling Feng, biarkan dia pergi." Kata Xie Jie.


"Pergilah." Kata Ling Feng melihat Zhong Hu. Zhong Hu melihat Xie Jie kemudian keluar dari istana.


"Hiks" "Hiks." Xie Jie menangis setelah kepergian Zhong Hu. "Ling Feng, apa yang telah aku lakukan salah." Xie Jie menatap Ling Feng.


"Yang kamu lakukan tidaklah salah. Kamu adalah wanita yang berhak bahagia." Ling Feng memeluk Xie Jie.


"Ling Feng, berjanjilah untuk tidak meninggalkanku." Xie Jie menatap Ling Feng.


"Aku berjanji untuk tidak meninggalkanmu." Ling Feng mengangguk.


"Ling Feng, kamu yang terbaik." Xie Jie tesenyum dan memeluk Ling Feng dengan erat.


Ling Feng dan Xie Jie saling menatap kemudian mulai berciuman. "Ling Feng, ayo ke kamar." Kata Xie Jie.


"Baik." Ling Feng mengangguk.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng sedang berbaring di ranjang bersama Xie Jie di sampingnya. "7 hari lagi aku akan pergi meninggalkan kerajaan ini. Apa kamu ingin ikut denganku." Tanya Ling Feng.


"Jika aku pergi. Lalu siapa yang memimpin kerajaan ini." Tanya Xie Jie.


"Kamu bisa menunjuk orang yang kamu percaya untuk menjadi pemimpin kerajaan ini." Balas Ling Feng.


Xie Jie terdiam beberapa detik kemudian berkata. "Baik, aku akan menunjuk orang lain untuk menjadi pemimpin kerajaan ini." Xie Jie mengangguk.


"Bagus." Ling Feng mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2