Soul System

Soul System
74.Membunuh Yiwu Ming


__ADS_3

Fan Bing melihat Xue Qu yang sedang tertidur dan berkata. "Ling Feng, aku berjanji tidak akan membunuh Xue Qu."


"Bagus." Ling Feng mengangguk mendengar jawaban Fan Bing.


"Baiklah, sekarang kamu bisa pergi dari sini." Ling Feng melihat Fan Bing.


"Ling Feng. Jangan usir aku. Saat ini aku hanyalah manusia biasa. Aku akan mati jika bertemu beast monster." Fan Bing memohon.


"Kamu telah membunuh Bai Hen. Jadi kamu tidak bisa tinggal di sekte." Balas Ling Feng.


Fan Bing mengigit bibirnya saat mendengar kata Ling Feng. Fan Bing tahu aturan sekte Star Heaven adalah di larang saling membunuh anggota sekte.


"Apa kamu punya tempat tinggal." Tanya Ling Feng.


"Aku punya tempat tinggal di kota Hanzi." Fan Bing mengangguk.


"Aku akan mengantarmu ke kota Hanzi." Kata Ling Feng.


Beberapa menit kemudian Ling Feng dan Fan Bing telah keluar dari sekte. "Ling Feng, kakiku sakit." Kata Fan Bing duduk di bawah pohon.


"Aku lupa jika dirinya saat ini hanya manusia biasa." Gumam Ling Feng melihat Fan Bing.


"Aku akan menggendongmu." Kata Ling Feng menggendong Fan Bing. Fan Bing tersenyum bahagia saat Ling Feng menggendongnya.


"Pegang aku dengan erat." Ling Feng melihat Fan Bing.


"Baik." Fan Bing mengangguk kemudian memeluk Ling Feng dengan erat. "Wuusshh." Ling Feng kemudian berlari dengan cepat.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng telah tiba di kota Hanzi. "Ling Feng itu rumahku." Fan Bing menunjuk rumahnya.


"Karena aku sudah mengantarmu dengan selamat. Aku akan pergi." Kata Ling Feng.


"Ling Feng jangan pergi." Fan Bing memeluk Ling Feng.


"Langit sudah mulai gelap. Mengapa kamu tidak menginap di rumahku. Kamu bisa kembali ke sekte besok pagi." Fan Bing menatap Ling Feng.


"Baiklah, malam ini aku akan menginap di rumahmu." Balas Ling Feng.


"Ling Feng, kamu yang terbaik." Fan Bing tersenyum bahagia dan memeluk Ling Feng dengan erat.


"Banyak orang yang melihat kita. Ayo masuk ke dalam." Kata Ling Feng.


"Baik." Fan Bing mengangguk. Ling Feng dan Fan Bing kemudian masuk ke dalam rumah.


"Ling Feng." Fan Bing tiba-tiba mencium bibir Ling Feng.

__ADS_1


"Mandilah terlebih dulu." Ling Feng mendorong Fan Bing.


"Baik." Fan Bing tersenyum kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Melihat Fan Bing masuk ke dalam kamar mandi Ling Feng duduk di kursi.


Tidak lama kemudian Ling Feng melihat Fan Bing keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk. "Ling Feng ayo ke kamarku." Fan Bing tersenyum.


"Lepas handukmu dan merangkaklah kemari." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Baik." Fan Bing melepas handuknya kemudian merangkak ke Ling Feng.


"Menggonggonglah seperti anjing." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Guuukk." "Guuuk." Fan Bing menggongong.


"Bagus, karena kamu menuruti perintahku. Aku akan berhubungan badan denganmu." Kata Ling Feng kemudian menggondong Fan Bing ke dalam kamar.


"Ahhh." Ling Feng melempar Fan Bing ke ranjang.


"Lebarkan kakimu." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Baik." Fan Bing mengangguk kemudian melebarkan kakinya.


Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Fan Bing. "Ahhh." Fan Bing mendesah saat milik Ling Feng masuk ke dalam pussynya.


Saat ini di istana kerajaan Yiwu. "Yang mulia. Saat ini Ling Feng berada di kota Hanzi." Kata seorang prajurit.


"Baik yang mulia." Prajurit mengangguk kemudian keluar dari ruangan.


"Liu Zhao. Jangan salahkan aku untuk membunuh anakmu. Karena anakmu sendirilah yang mencari kematian." Kata pria paruh baya berambut coklat.


Keesokan harinya Ling Feng dan Fan Bing berada di gerbang kota. "Ling Feng, kapan kamu akan menemuiku lagi." Tanya Fan Bing.


"Mungkin 1 bulan lagi aku akan menemuimu." Balas Ling Feng.


"Aku tidak menyangka kultivasimu mencapai tingkat master level 7 di usia yang sangat muda." Pria paruh baya berambut coklat berjalan ke arah Ling Feng.


"Yiwu Ming." Fan Bing terkejut saat melihat pria paruh baya berambut coklat.


"Jadi kamu yang bernama Yiwu Ming." Kata Ling Feng menatap pria paruh baya berambut coklat.


"Benar, aku adalah Yiwu Ming yang membunuh orang tuamu." Pria paruh baya berambut coklat tersenyum.


"Fan Bing pergilah dari sini." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Baik." Fan Bing mengangguk kemudian berlari ke dalam kota.

__ADS_1


"Summon Earth spear." Kata Yiwu Ming kemudian tombak coklat yang di selimuti tanah muncul di tangan Yiwu Ming. "Wushhh" Yiwu Ming melemparkan tombak ke arah Fan Bing yang melarikan diri.


"Summon Dark Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang hitam muncul di tangannya. "Tingg!!" Ling Feng menahan tombak Yiwu Ming dengan pedangnya.


"Roh beladiri level 6." Ekspresi Yiwu Ming menjadi serius saat melihat pedang hitam Ling Feng.


"Ling Feng. Kamu harus mati sekarang juga." Kata Yiwu Ming melihat Ling Feng.


"Sepertinya yang akan mati hari ini bukanlah aku, melainkan kamu." Balas Ling Feng menatap Yiwu Ming.


"Return." Kata Yiwu Ming kemudian tombaknya kembali ke tangannya.


"Fusion." Kata Yiwu Ming kemudian tubuhnya di selimuti tanah. "Wuusshh." Tanah yang menyelimuti tubuh Yiwu Ming menjadi armor bewarna coklat. "Mati!!" Yiwu Ming melesat ke arah Ling Feng.


"Demon Sword technique." Kata Ling Feng kemudian kepala tengkorak raksasa muncul di belakangnya.


"Wuusshh." Ling Feng mengayunkan pedangnya ke arah Yiwu Ming. "Wooaarrr." Kepala Tengkorak hitam raksasa melesat ke arah Yiwu Ming. "Booomm!!" Ledakan besar terjadi.


"Coin + 2900." "Ling Dong, Liu Zhong aku telah membunuh Yiwu Ming." Kata Ling Feng melihat notifikasi yang muncul di depannya.


Saat ini di sebuah ruangan. Seorang pria tua berambut putih sedang duduk di lantai. "Kraakk." Pria tua berambut putih melihat giok yang hancur. "Buusshh." "Bajingan mana yang berani membunuh putraku." Teriak pria tua berambut putih mengeluarkan auranya.


"Yiwu Fang jangan berisik." Pria tua berjenggot masuk ke dalam ruangan.


"Xie Hao. Seseorang telah membunuh putraku Yiwu Ming." Kata pria tua berambut putih melihat pria tua berjenggot.


"Yiwu Ming apakah dia putramu yang memimpin kerajaan Yiwu saat ini." Tanya pria tua berjenggot.


"Tidak, yang menjadi pemimpin kerajaan Yiwu saat ini adalah kakaknya Yiwu Zheng." Balas pria tua berambut putih.


"Apa kamu akan kembali ke kerajaan Yiwu." Tanya pria tua berjenggot.


"Aku akan kembali ke kerajaan Yiwu. Aku ingin tahu siapa yang berani membunuh putraku Yiwu Ming." Kata pria tua berambut putih.


"Bagaimana jika pembunuh putramu adalah kultivator tingkat King." Tanya pria tua berjenggot.


"Xie Hao. Bisakah kamu membantuku untuk membunuh kultivator yang membunuh putraku. Kamu adalah kultivator tingkat King." Tanya pria tua berambut putih.


"Apa kamu ingin aku mati. Kultivasiku saat ini hanya tingkat King level 3. Bagaimana jika kultivator yang membunuh putramu adalah kultivator tingkat King level 4." Balas pria tua berjenggot. Pria tua berambut putih tersenyum kecut mendengar jawaban pria tua berjenggot.


"Jadi aku harus bagaimana." Tanya pria tua berambut putih.


"Kembalilah ke kerajaan Yiwu. Jika pembunuh putramu adalah kultivator tingkat Grand Master. Kamu bisa membunuhnya dengan kedua tanganmu sendiri." Kata pria tua berjenggot.


"Jika kultivasi pembunuh putramu tingkat King level 2. Kembalilah ke dinasti Gu dan beritahu aku. Aku akan membantumu untuk membunuh kulivator yang membunuh putramu." Balas pria tua berjenggot.

__ADS_1


"Terimakasih Xie Hao." Pria tua berambut putih tersenyum.


__ADS_2