
Keesokan harinya Ling Feng telah kembali ke sekte. "Ling Feng." "Guru Fan Bing." Kata Ling Feng melihat wanita berambut abu-abu yang tidak lain Fan Bing berjalan ke arahnya.
"Kemana saja kamu selama 2 bulan ini." Tanya Fan Bing.
"Saya pergi berburu beast monster di gunung." Balas Ling Feng.
"Oohh. Kamu sudah mencapai tingkat Advance." Kata Fan Bing melihat Ling Feng.
"Benar guru. Saya mencapai tingkat Advance." Ling Feng mengangguk.
"Ling Feng apa level roh beladirimu meningkat." Tanya Fan Bing.
"Summon Lightning sword." Kata Ling Feng kemudian pedang biru yang di selimuti petir muncul di tangannya.
"Roh beladiri Pedang petir level 4." Kata Fan Bing melihat pedang petir di tangan Ling Feng.
"Bos." Ling Feng melihat Xuan Fen berlari ke arahnya.
"Bos, level roh beladirimu meningkat." Xuan Fen terkejut melihat pedang petir yang di pegang Ling Feng.
"Benar, level roh beladiriku meningkat." Ling Feng mengangguk.
"Ling Feng, nanti malam datanglah ke ruanganku." Kata Fan Bing berjalan pergi.
"Baik guru." Ling Feng mengangguk.
"Xuan Fen, kamu menerobos tingkat Intermediate." Kata Ling Feng.
"Benar bos, kemarin aku menerobos tingkat Intermediate." Xuan Fen tersenyum dengan bangga.
"Bagus, aku percaya kamu akan mencapai tingkat Advance sebelum berusia 19 tahun." Ling Feng menepuk bahu Xuan Fen.
"Apa kamu sudah mengambil ujian murid dalam." Tanya Ling Feng.
"Belum bos. Saya belum mengambil ujian murid dalam." Xuan Fen menggeleng.
"Ayo kita temui tetua Bai Hen." kata Ling Feng.
"Baik bos." Xuan Fen mengangguk
Tidak lama kemudian Ling Feng dan Xuan Fen berada di luar tempat tinggal Bai Hen. "Tok." "Tok." "Ayah mertua ini saya Ling Feng." kata Ling Feng mengetuk pintu.
"Masuklah." Balas Bai Hen.
Ling Feng kemudian masuk ke dalam tempat tinggal Bai Hen. "Dia semakin kurus." Gumam Ling Feng melihat Bai Hen yang semakin kurus.
"Sepertinya Bai Hen kehilangan berat badan karena memikirkan putrinya yang hilang." Gumam Ling Feng.
"Kamu sudah menerobos tingkat Advance." Kata Bai Hen melihat Ling Feng.
"Benar ayah mertua. Saya menerobos tingkat Advance." Balad Ling Feng.
"Apa level roh beladirimu meningkat." Tanya Bai Hen.
"Summon Lightning sword." Kata Ling Feng kemudian pedang biru yang di selimuti petir muncul di tangannya.
__ADS_1
"Roh beladiri Lightning sword level 4." Kata Bai Hen melihat pedang petir di tangan Ling Feng.
"Karena level roh beladirimu sudah meningkat. Cepat dekati Jing Yu." Kata Bai Hen.
"Baik ayah mertua." Ling Feng mengangguk. Xuan Fen bingung mendengar obrolan Ling Feng dan Bai Hen.
"Ayah mertua. Xuan Fen ingin mengambil ujian murid dalam." Kata Ling Feng.
"Benar tetua. Saya ingin mengikuti ujian murid dalam." Kata Xuan Fen.
"Ikuti aku." Balas Bai Hen.
"Baik tetua." Xuan Fen mengangguk.
Beberapa menit kemudian Ling Feng, Xuan Fen dan Bai Hen berada di arena pertarungan. "Jika kamu bisa mengalahkan beast monster yang selevel dengan kultivasimu. Kamu akan menjadi murid dalam." Kata Bai Hen mengeluarkan serigala hitam sebesar 3 meter dari kantong ruangnya.
"Baik tetua." Bai Hen mengangguk kemudian melompat ke arena pertarungan.
"Gggrrr." Serigala hitam melesat ke arah Xuan Fen.
"Summon fire bird." Kata Xuan Fen kemudian burung api sebesar 5 meter muncul di udara. "Kalahkan serigala itu." Kata Xuan Fen melihat serigala yang melompat ke arahnya.
"Quuaakk." Burung api menyemburkan api dari mulutnya. "Wuuusshh." "Auuuu." Serigala hitam melolong saat tubuhnya terbakar.
"Ahhh. Tetua Bai Hen. Aku tidak sengaja membunuh serigala itu." Kata Xuan Fen melihat serigala hitam yang mati hangus terbakar.
"Tidak perlu khawatir. Beast monster yang di gunakan untuk ujian murid dalam. Memang di takdirkan untuk mati." Balas Bai Hen.
"Berikan aku token identitasmu." Kata Bai Hen.
"Baik tetua." Xuan Fen kemudian memberikan token identitasnya kepada Bai Hen.
"Jika di usia 25 tahun kamu tidak menerobos tingkat Advanced dan menjadi murid inti. Kamu akan di keluarkan dari sekte Star Heaven." Kata Bai Hen.
"Baik tetua. Saya akan menerobos tingkat Advance sebelum berusia 25 tahun." Xuan Fen mengangguk.
"Ling Feng, berapa banyak poin kontribusi yang sudah kamu kumpulkan." Tanya Bai Hen.
"Mungkin hanya beberapa poin. Karena saat memotong alat kelamin Duan Jun. Tetua Fan Bing mengurangi 100 poin kontribusiku." Balas Ling Feng.
"Syarat menjadi murid inti adalah kultivasi harus mencapai tingkat Advance dan memiliki 1000 poin kontribusi. Jadi kamu harus mengumpulkan 1000 poin kontribusi jika ingin menjadi murid inti." Kata Bai Hen.
"Saya tahu ayah mertua." Ling Feng mengangguk.
"Ayah mertua. Aku akan pergi menemui Jing Yu." Kata Ling Feng.
"Baiklah." Balas Bai Hen.
"Xuan Fen, aku pergi." Kata Ling Feng berjalan pergi.
"Baik bos." Balas Xuan Fen.
"Xuan Fen. Ikuti aku. Aku akan mengantarmu ke tempat tinggal barumu." Kata Bai Hen melihat Xuan Fen.
"Baik tetua." Xuan Fen mengangguk.
__ADS_1
"Jing Yu." Kata Ling Feng melihat perempuan berambut hitam pendek.
"Ling Feng." Kata Jing Yu melihat Ling Feng.
"Summon Lightning sword." Kata Ling Feng kemudian pedang bewarna biru yang di selimuti petir muncul di tangannya.
"Roh beladiri level 4." Kata Jing Yu melihat pedang petir di tangan Ling Feng.
"Seperti yang kamu katakan 2 bulan lalu. Aku akan menemuimu ketika level roh beladiriku meningkat dan Bai Li putri tetua Bai Hen belum kembali." Kata Ling Feng menatap Jing Yu.
"Ling Feng mengapa kamu menyukaiku." Tanya Jing Yu.
"Aku menyukaimu. Karena kamu memiliki wajah yang cantik." Balas Ling Feng.
"Di sekte ini ada banyak yang lebih cantik dariku." Balas Jing Yu.
"Tidak, menurutku di sekte ini hanya ada 1 wanita yang lebih cantik darimu. Dan dia adalah Liu Fei." Kata Ling Feng.
"Benar, Liu Fei jauh lebih cantik dariku." Balas Jing Yu.
"Tingkat apa kultivasimu sekarang." Tanya Jing Yu.
"Buusshh." Ling Feng kemudian mengeluarkan auranya.
"Tingkat Advance." Jing Yu terkejut saat merasakan kekuatan Ling Feng.
"Benar, saat ini kultivasiku tingkat Advance level 1." Balas Ling Feng.
"Jing Yu, apa kamu tertarik menjalin hubungan denganku." Ling Feng tersenyum.
"Aku akan menanyakan kepada ayahku terlebih dulu. Apakah aku boleh menjalin hubungan denganmu atau tidak." Balas Jing Yu.
"Baiklah. Kamu bisa bertanya kepada tetua Jing Zhao." Balas Ling Feng.
Beberapa menit kemudian Jing Yu sedang bersama Jing Zhao. "Ayah ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu." Kata Jing Yu.
"Oohh. Sepertinya kamu ingin membicarakan sesuatu yang serius." Kata Jing Zhao.
"Ayah. Ling Feng menyatakan perasaanya kepadaku. Dia ingin menjalin hubungan denganku." Kata Jing Yu.
"Oohh." Jing Zhao terkejut mendengar kata Jing Yu.
"Bukankah Ling Feng sudah memiliki kekasih." Kata Jing Zhao.
"Ling Feng mengatakan tetua Bai Hen yang menyuruhnya untuk mencari wanita lain." Balas Jing Yu.
"Oohh." Jing Zhao terkejut mendengar jawaban Jing Yu. "Tunggulah disini. Aku akan menemui tetua Bai Hen dan bertanya kepadanya." Kata Jing Zhao.
"Baik ayah." Jing Yu mengangguk.
Tidak lama kemudian Jing Zhao masuk ke dalam ruangan Bai Hen. "Mengapa kamu kemari." Kata Bai Hen melihat Jing Zhao.
"Dia sudah kehilangan banyak berat badannya." Gumam Jing Zhao melihat Bai Hen yang kurus.
"Bai Hen. Apa kamu menyuruh Ling Feng untuk mencari wanita lain." Tanya Jing Zhao.
__ADS_1
"Benar, aku menyuruh Ling Feng untuk mencari wanita lain." Balas Bai Hen.
"Bagaimana jika suatu saat putrimu kembali." Tanya Jing Zhao.