Soul System

Soul System
73. Menyiksa Fan Bing II


__ADS_3

"Crasshh." "Crasshh." Ling Feng memotong tubuh perempuan gemuk menjadi potongan kecil.


Jing Zhao terkejut melihat Ling Feng yang tanpa basa-basi membunuh perempuan gemuk menjadi beberapa potongan daging.


"Apa kamu ingin sepertinya." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Tidak Ling Feng. Kumohon jangan bunuh aku." Fan Bing menangis. "Crasshh." Ling Feng memotong kaki kanan Fan Bing.


"Ahhhh. Ling Feng tolong jangan bunuh aku." Fan Bing menangis.


"Itu untuk Bai Li yang kamu bunuh." Kata Ling Feng melihat Fan Bing. "Crasshhh." Ling Feng memotong kaki kiri Fan Bing.


"Ahhhh." Fan Bing berteriak kesakitan.


"Itu untuk Bai Hen." Kata Ling Feng.


"Aku baru tahu jika Ling Feng sangat kejam." Gumam Jing Zhao melihat Ling Feng yang memotong kedua kaki Fan Bing.


"Dan ini untuk Yu Xi." Kata Ling Feng kemudian memotong kedua tangan Fan Bing.


"Ahhhh." Fan Bing berteriak kesakitan.


"Ling Feng, jika kamu ingin membunuhnya. Cepat bunuh saja dirinya." Kata Jing Zhao melihat Fan Bing yang tidak memiliki kaki dan tangan.


Ling Feng mengambil pil pemulihan kemudian memberikannya kepada Fan Bing. Luka di kedua kaki dan tangan Fan Bing kemudian sembuh. Meski kedua tangan dan kaki Fan Bing tidak tumbuh kembali.


Jing Zhao terkejut melihat Ling Feng yang tidak membunuh Fan Bing dan justru memberikan Fan Bing pil pemulihan.


"Apa kamu ingin mati." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Ling Feng bunuh aku." Kata Fan Bing dengan suara lemah.


"Karena kamu ingin mati. Maka aku tidak akan membunuhmu." Balas Ling Feng.


"Tetua Jing Zhao. Aku akan membawanya ke tempat tinggalku." Kata Ling Feng menggendong Fan Bing dan berjalan keluar dari ruang isolasi.


Tidak lama kemudian Ling Feng kembali ke tempat tinggalnya. "Ahhh." Ling Feng melempar Fan Bing ke lantai dan masuk ke dalam kamar Xue Qu.


"Ling Feng." Xue Qu memeluk Ling Feng.


"Ling Feng, Yu Xi telah meninggal." Xue Qu menangis di pelukan Ling Feng.


"Aku tahu." Ling Feng menghela nafas dan memeluk Xue Qu. Ling Feng kemudian keluar dari kamar bersama Xue Qu.


"Ling Feng siapa dia." Kata Xue Qu melihat Fan Bing yang tidak memiliki kedua kaki dan tangan.


"Dia adalah pembunuh Yu Xi. Aku menghancurkan kultivasinya dan memotong kedua kaki dan tangannya." Balas Ling Feng.


"Ling Feng kenapa kamu tidak membunuhnya." Kata Xue Qu.


"Kematian terlalu bagus untuknya." Balas Ling Feng.


"Ling Feng. Apa kamu dan dia juga telah tidur bersama." Fan Bing melihat Xue Qu.

__ADS_1


"Xue Qu adalah wanitaku. Dan tentu saja aku sudah tidur bersama dengannya." Balas Ling Feng.


"Aku memiliki ide yang bagus." Ling Feng tersenyum kemudian berbisik di telinga Xue Qu. Xue Qu terkejut saat mendengar bisikan Ling Feng.


"Xue Qu hisap penisku." Kata Ling Feng melihat Xue Qu.


"Baik." Xue Qu mengangguk kemudian menghisap milik Ling Feng.


"Ling Feng berhenti." Badan Fan Bing gemetar saat melihat Xue Qu yang menjilati milik Ling Feng.


"Xue Qu, hisapanmu adalah yang terbaik." Kata Ling Feng mengelus kepala Xue Qu. Badan Fan Bing gemetar saat mendengar kata Ling Feng.


"Xue Qu, ayo kita ke kamar." Kata Ling Feng melihat Xue Qu.


"Baik." Xue Qu mengangguk. Ling Feng membawa Fan Bing masuk ke dalam kamar.


"Ahhh." Ling Feng melempar Fan Bing ke lantai.


"Xue Qu lepas pakaianmu." Kata Ling Feng melihat Xue Qu.


"Baik." Xue Qu mengangguk kemudian melepas pakaiannya.


"Xue Qu, tubuhmu sangat indah." Kata Ling Feng kemudian menjilati dada Xue Qu.


"Emmm." Xue Qu mendesah saat Ling Feng menjilati dada Xue Qu.


"Ling Feng berhenti." Teriak Fan Bing.


"Baik." kata Ling Feng kemudian menjilati pussy Xue Qu.


"Ahhhh." Xue Qu mengerang saat Ling Feng menjilati pussynya. Badan Fan Bing gemetar saat melihat Ling Feng menjilati pussy Xue Qu.


Setelah puas menjilati pussy Xue Qu Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Xue Qu. "Xue Qu, pussymu adalah yang terbatik." Kata Ling Feng.


"Ahhh. Penismu sangat nikmat Ling Feng." Xue Qu mendesah.


"Ling Feng, aku mencintaimu." Kata Xue Qu mencium bibir Ling Feng.


"Aku juga mencintaimu Xue Qu." Balas Ling Feng mencium bibir Xue Qu. Badan Fan Bing gemetar saat melihat Ling Feng dan Xue Qu yang berhubungan badan.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Xue Qu masih berhubungan badan. "Aku akan keluar." Kata Ling Feng.


"Ling Feng, keluarkan di dalamku. Aku ingin mengandung anakmu." Kata Xue Qu.


"Baik." Balas Ling Feng kemudian mengeluarkan cairannya di dalam milik Xue Qu. "Ahhh." Badan Xue Qu gemetar.


"Sepertinya kamu terangsang melihatku berhubungan badan dengan Xue Qu." Kata Ling Feng melihat celana Fan Bing yang basah.


"Apa kamu ingin berhubungan badan denganku." kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Bisakah aku berhubungan badan denganmu." Kata Fan Bing penuh semangat. Saat ini yang ada di pikiran Fan Bing adalah berhubungan badan dengan Ling Feng.


"Ling Feng, apa yang kamu katakan." Kata Xue Qu.

__ADS_1


"Aku hanya bercanda kepadanya." Ling Feng tersenyum.


"Ling Feng kamu bajingan." Fan Bing mengutuk.


Ling Feng membuka tabel shop kemudian memberikan pil kepada Xue Qu. "Makanlah." Kata Ling Feng melihat Xue Qu.


"Baik." Xue Qu mengangguk kemudian memakan pil tanpa ragu.


"Hoam, aku tiba-tiba mengantuk." Xue Qu menguap kemudian tertidur di ranjang.


"Apa kamu masih ingin berhubungan badan denganku." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Emmm." Fan Bing mengangguk.


"Jilat kakiku, kemudian aku akan berhubungan badan denganmu." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Baik." Fan Bing mengangguk kemudian menjilati kaki Ling Feng.


"Menggongonglah seperti anjing." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.


"Guukk." "Guukk." Fan Bing kemudian menggonggong.


"Hahaha. Bagus." Ling Feng tertawa terbahak-bahak.


"Karena kamu menuruti perintahku. Sebagai hadiahnya aku kan berhubungan badan denganmu." Ling Feng tersenyum. Fan Bing bahagia saat mendengar Ling Feng akan berhubungan badan dengannya.


Ling Feng kemudian melepas pakaian Fan Bing. "Ling Feng, itu lubang yang salah." Kata Fan Bing melihat Ling Feng mengelus lubang pantatnya.


"Hari ini aku akan bermain anal denganmu." Kata Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam lubang pantat Fan Bing.


"Ahhh. Sakit." Fan Bing berteriak kesakitan. "Ling Feng kumohon berhenti. Pantatku akan robek." Fan Bing berteriak. Ling Feng mengabaikan teriakan Fan Bing dan terus menusuk pantatnya.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng sedang duduk di ranjang dan melihat Fan Bing yang terbaring di ranjang dengan cairan putih mengalir dari pussynya.


"Buka tabel shop." Kata Ling Feng kemudian tabel shop muncul di depannya.


"Pil Regenerasi. Memakannya dapat meregenerasi anggota tubuh yang hilang. Harga 1.000.000 coin Beli / Tidak."


"Beli." Ling Feng menekan notifikasi.


"1.000.000 Coin telah di kurangi." "Anda berhasil membeli pil regenerasi."


Ling Feng melihat pil bewarna hijau muncul di depannya. Ling Feng kemudian memberikan pil regenerasi kepada Fan Bing. "Kraakk." "Kraakk." Ling Feng melihat kedua kaki dan tangan Fan Bing tumbuh kembali.


"Bangunlah." Kata Ling Feng menepuk pipi Fan Bing.


"Uuuhh." Fan Bing kemudian mengusap matanya. "Ehhh. Tanganku kembali lagi." Fan Bing melihat kedua tangannya.


"Aku telah mengembalikan kedua tangan dan kakimu." Kata Ling Feng.


Mendengar kata Ling Feng. Fan Bing kemudian menangis. "Ling Feng terimakasih." Fan Bing memeluk Ling Feng.


"Jika kamu berani membunuh Xue Qu. Aku akan membunuhmu dengan cara yang sadis." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.

__ADS_1


__ADS_2