
Keesokan harinya di kerajaan Yiwu. "Setelah lama tidak bertemu. Anda justru semakin cantik nona Su Mei." Kata pria paruh baya berambut hitam.
"Terimakasih atas pujiannya yang mulia." Wanita berambut biru muda tersenyum.
"Nona Su Mei mengapa anda datang sendiri dan tidak mengajak Su Yan kemari." Kata pria paruh baya berambut hitam.
"Tujuan saya datang kemari. Untuk memberitahu bahwa Su Yan telah kabur dari sekte." Kata Su Mei.
"Apa!!" Pria paruh baya berambut hitam terkejut mendengar kata Su Mei. Su Mei kemudian menceritakan tentang Su Yan yang pergi bersama Ling Feng.
"Ling Feng. Nama itu terdengar tidak asing." Balas pria paruh baya berambut hitam.
"Ling Feng adalah anak dari Ling Dong dan Liu Zhao." Kata Su Mei.
Pria paruh baya berambut hitam terkejut mendengar kata Su Mei. "Orang tua dan anak sama saja." Kata pria paruh baya berambut coklat berjalan ke arah Su Mei.
"Yiwu Ming." Kata Su Mei melihat pria paruh baya berambut coklat.
"Kakak, aku akan pergi mencari mereka berdua." Kata pria paruh baya berambut coklat.
"Yiwu Ming. Jangan lukai Su Yan." Kata Su Mei.
"Kamu tidak perlu khawatir. Aku tidak akan melukai calon istri keponakanku." Balas pria paruh baya berambut coklat yang di panggil Yiwu Ming.
6 hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng dan Su Yan berada di gunung Tianyu. "Ling Feng ada apa sebenarnya di gunung Tianyu." Su Yan penasaran.
"Di gunung ini ada makam kultivator tingkat Emperor." Balas Ling Feng.
"Apa!!" Su Yan terkejut dengan jawaban Ling Feng.
"Bagaimana kamu bisa tahu ada makam kultivator tingkat Emperor di gunung ini." Su Yan penasaran.
"Rahasia." Ling Feng tersenyum. Su Yan cemberut mendengar jawaban Ling Feng.
Ling Feng kemudian melihat gua yang tertutup kabut putih. "Akhirnya aku menemukannya." Ling Feng tersenyum kemudian masuk ke dalam gua.
"Ling Feng tunggu aku." Kata Su Yan mengejar Ling Feng dan masuk ke dalam gua.
"Jadi seperti ini makam kultivator tingkat Emperor." Su Yan terkejut melihat di dalam gua adalah koridor.
"Ling Feng di depan ada dua Lorong." Kata Su Yan. "Apa kita harus berpencar." Tanya Su Yan.
"Tidak, ayo kita ambil jalan yang kiri." Kata Ling Feng berjalan ke lorong sebelah kiri.
__ADS_1
"Baik." Su Yan mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng. "Wuusshh." "Wuusshh." Ling Feng melihat puluhan panah melesat ke arahnya.
Ling Feng memeluk Su Yan dan berkata. "Lightning Step." "Wuusshh." "Wuusshh." Ling Feng menghindari puluhan panah dengan mudah.
"Ling Feng, sepertinya kita mengambil jalan yang salah." Kata Su Yan.
"Tidak, dia setiap Lorong juga terdapat jebakan." Kata Ling Feng.
"Bagaimana kamu bisa tahu. Kita bahkan belum memasuki lorong di sebelah kanan." Tanya Su Yan.
"Jangan banyak bertanya. Cukup ikuti saja aku." Kata Ling Feng berjalan menelusuri lorong.
"Baik." Su Yan mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng.
Tidak lama kemudian Ling Feng menemukan sebuah pintu. "Bruaakk." Ling Feng menendang pintu. "Ahhhh." Su Yan terkejut dengan yang di lihatnya. Di dalam ruangan terdapat ratusan ribu coin emas.
"Su Yan, ayo kita ambil semua uang ini." Kata Ling Feng.
"Baik." Su Yan mengangguk.
Ling Feng dan Su Yan kemudian mengumpulkan semua coin emas yang ada di dalam ruangan.
Tidak lama kemudian Ling Feng dan Su Yan telah mengumpulkan semua coin emas di dalam ruangan. "Totalnya ada 690 ribu coin emas." Kata Ling Feng kemudian memberikan 345 ribu coin emas kepada Su Yan.
"Baiklah, jika kamu tidak mau." Balas Ling Feng kemudian menyimpan semua uang ke dalam kantong ruang.
"Ayo kita kembali ke lorong yang tadi." Kata Ling Feng.
"Apa kita tidak menelusuri Lorong ini terlebih dulu." Tanya Su Yan.
"Tidak perlu. Di Lorong ini hanya ada coin emas." Balas Ling Feng.
Ling Feng dan Su Yan kemudian menelusuri Lorong sebelah kanan. "Buukkk." Ling Feng melihat batu raksasa yang menggelinding ke arahnya.
"Summon Lighting Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang petir muncul di tangannya. Ling Feng kemudian mengayunkan pedangnya secara vertical. "Wuusshh." Pisau petir sepanjang 1 meter melesat ke arah batu raksasa. "Booomm!!" Batu hancur setelah terkena tebasan pisau petir.
"Ayo." Kata Ling Feng menelusuri lorong.
"Baik." Su Yan mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng.
"Ini." Su Yan terkejut saat melihat sebuah kebun di dalam makam.
"Mengapa kamu diam. Ayo kita kumpulkan semua tumbuhan ginseng di kebun ini." Kata Ling Feng mencabut tumbuhan ginseng.
__ADS_1
"Baik." Su Yan mengangguk kemudian mencabut tumbuhan ginseng.
Beberapa menit kemudian Ling Feng dan Su Yan telah mengumpulkan semua tumbuhan ginseng di dalam makam. "Ling Feng, kita mendapatkan 20 tumbuhan ginseng berumur 100 tahun." Su Yan tersenyum Bahagia.
"Karena kita mendapatkan 20 tumbuhan ginseng. Kita akan membaginya 10, 10." Kata Ling Feng.
"Tidak, kamu yang menemukan makam ini. Jadi kamu harus mendapatkan lebih banyak. Aku cukup mengambil 4 saja." Su Yan menggeleng.
"Seperti yang ada di dalam cerita. Dia sangat baik dan tidak rakus akan harta. Pantas Yuan Zhun sangat mencintainya." Ling Feng tersenyum.
"Ayo kita konsumsi semua tumbuhan ginseng ini. Sebelum lanjut menjelajahi makam." Kata Ling Feng melihat Su Yan.
"Baik." Su Yan mengangguk. Ling Feng dan Su Yan kemudian memakan tumbuhan ginseng yang mereka berdua dapatkan.
Setelah memakan 16 tumbuhan ginseng. Ling Feng merasakan tubuhnya menjadi hangat. "Anda menerobos tingkat Expert level 3." "Anda menerobos tingkat Expert level 4." "Anda menerobos tingkat Expert level 5." "Anda menerobos tingkat Expert level 6."
"Aku tidak menyangka akan menerobos 4 level sekaligus." Ling Feng tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Ayo kita pergi." Kata Ling Feng melihat Su Yan yang telah mengkonsumsi tumbuhan ginseng.
"Baik." Su Yan mengangguk.
Setelah meninggalkan kebun Ling Feng melihat sebuah rumah kuno. "Ayo kita masuk ke rumah itu." Kata Ling Feng berjalan ke arah rumah kuno.
"Baik." Su Yan mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng.
Saat masuk ke dalam rumah kuno Ling Feng melihat sebuah tengkorak yang duduk di singgasana dengan memegang tombak bewarna emas.
"Setelah kultivator tingkat Emperor mati. Roh beladiri mereka tidak menghilang dari dunia ini. Dan banyak kultivator tingkat Emperor mewariskan roh beladiri kepada keturunan mereka." Kata Ling Feng berjalan ke arah tengkorak yang memegang tombak bewarna emas.
"Apakah Anda ingin mengganti roh beladiri Lightning Sword level 4 dengan Roh beladiri Dragon spear level 8. Atau menjual roh beladiri Dragon Spear level 8 seharga 1.000.000.000 coin." Notifikasi muncul saat Ling Feng memegang tombak.
"Di dalam cerita Yuan Zhun mengganti roh beladirinya menjadi Dragon Spear level 8 sebelum dirinya membeli roh beladiri level 9. Tapi aku berbeda dengannya. Karena sejak awal senjataku adalah pedang bukan tombak." Kata Ling Feng.
"Dan aku lebih suka bertarung dengan tangan kosong dari pada menggunakan tombak." Kata Ling Feng kemudian menjual Dragon Spear seharga 1 miliar coin.
"Anda menjual Dragon Spear level 8." "Anda mendapatkan coin +1.000.000.000." Tombak emas di tangan Ling Feng kemudian menghilang.
"Ayo kita pergi dari sini." Kata Ling Feng melihat Su Yan.
"Baik." Su Yan mengangguk. Ling Feng dan Su Yan kemudian meninggalkan dari rumah kuno.
"Apa kamu tidak bertanya kenapa tombak emas itu tiba-tiba menghilang." Tanya Ling Feng.
__ADS_1