Soul System

Soul System
62. Qiu Han


__ADS_3

"Jika tidak ada yang menawar dalam hitungan ketiga. Budak bernama Qiu Han akan di dapatkan oleh tuan bertopeng yang duduk di kursi nomor 69." Kata pria paruh baya yang berdiri di atas panggung.


"1, 2, 3. Selamat tuan yang duduk di kursi nomor 69. Anda berhasil mendapatkan budak bernama Qiu Han." Kata pria paruh baya melihat Ling Feng.


"Para tamu yang terhormat yang kita jual selanjutnya adalah ginseng berusia 200 tahun. Harga ginseng berumur 200 tahun adalah 20.000 coin emas." Kata pria paruh baya menunjukan ginseng yang ada di dalam kotak kayu.


"Aku tidak menyangka rumah lelang ini juga menjual tumbuhan ginseng berusia 200 tahun." Kata Su Yan.


"21.000 coin emas." Pemuda gemuk mulai menawar.


"22.000 coin emas." Ling Feng mulai menawar.


"Berengsek, dia lagi." Pemuda gemuk mengutuk melihat Ling Feng mulai menawar.


"23.000 coin emas." Kata pemuda gemuk.


"24.000 coin emas." Kata Ling Feng.


"25.000 coin emas." Kata pemuda gemuk.


"26.000 coin emas." Kata Ling Feng. "Bruaakk." Pemuda gemuk menghancurkan kursi.


"Berengsek, apa kamu tidak tahu siapa aku." Pemuda gemuk berteriak kepada Ling Feng.


"Ini adalah pelelangan. Jika kamu menginginkan tumbuhan ginseng itu. Kamu harus menawar lebih tinggi dariku." Kata Ling Feng.


"Berengsek. Aku tidak akan melepaskanmu." Kata pemuda gemuk keluar dari rumah lelang.


"Jika tidak ada yang menawar dalam hitungan ketiga. Tumbuhan ginseng berusia 200 tahun di dapatkan oleh tuan bertopeng yang duduk di kursi nomor 69." Kata pria paruh baya yang berdiri di atas panggung.


"1, 2, 3. Selamat tuan yang duduk di kursi nomor 69. Anda berhasil mendapatkan tumbuhan ginseng berusia 200 tahun." Kata pria paruh baya melihat Ling Feng.


Tidak lama kemudian Ling Feng melihat acara lelang telah berakhir. "Tuan, silakan ikuti kami." Seorang pria berdiri di samping Ling Feng.


"Baik." Ling Feng dan Su Yan kemudian mengikuti pria.


Ling Feng dan Su Yan kemudian masuk ke dalam ruangan. "Kreekk." Ling Feng melihat pria paruh baya masuk ke dalam ruangan bersama perempuan berambut orange.


"Totalnya 34.000 coin emas." Kata pria paruh baya melihat Ling Feng.


Ling Feng kemudian memberikan 34.000 coin emas kepada pria paruh baya. "Tumbuhan ginseng berusia 200 tahun dan Qiu Han milik tuan sekarang." Kata Pria paruh baya memberikan tumbuhan ginseng kepada Ling Feng.


"Kamu ikuti aku." Kata Ling Feng melihat perempuan berambut orange.


"Baik tuan." perempuan berambut orange mengangguk. Ling Feng, Su Yan dan perempuan berambut orange meninggalkan rumah lelang.


Saat keluar dari rumah lelang. Ling Feng melihat pemuda gemuk bersama 4 prajurit tingkat Advance level 9. "Haha, sekarang kamu tidak bisa lari." Pemuda gemuk tertawa melihat Ling Feng.

__ADS_1


"Ayahmu Zhong Ming pasti menyesal karena telah melahirkanmu." Ling Feng menghela nafas melihat pemuda gemuk.


"Berengsek, prajurit tangkap dia." Teriak pemuda gemuk.


"Baik pangeran." 4 prajurit melesat ke arah Ling Feng.


Summon Light Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang cahaya muncul di tangan kanannya.


Ling Feng kemudian mengayunkan pedang cahaya ke arah 4 prajurit. "Wuuussshh." Pisau cahaya sepanjang 2 meter melesat ke arah 4 prajurit. "Crasshhh." Tubuh 4 prajurit terbelah setelah terkena tebasan pisau cahaya.


"Coin +580" "Coin +585" "Coin +590" "Coin +595" Notifikasi muncul di depan Ling Feng.


"Kamu membunuh pengawalku." Pemuda gemuk ketakutan melihat Ling Feng.


"Su Yan ayo tinggalkan kota ini." Kata Ling Feng memeluk perempuan berambut Orange dan berlari ke arah gerbang kota.


"Baik." Su Yan mengangguk kemudian berlari mengejar Ling Feng.


"Siapapun yang bisa menangkap dia aku akan memberinya 100.000 coin emas." Teriak pemuda gemuk melihat Ling Feng yang melarikan diri.


"Pangeran. Aku akan menangkapnya." Seorang pria paruh baya tertawa kemudian mengejar Ling Feng.


"Ling Feng seseorang mengejar kita." Kata Su Yan melihat pria paruh baya yang mengejarnya.


"Kultivator tingkat Expert level 9 berani mengejarku. Dia sama saja cari mati." Kata Ling Feng menurunkan Qiu Han kemudian melesat ke arah pria paruh baya.


"Sword dance." Kata Ling Feng mulai menyerang pria paruh baya dari segala arah. "Crasshh." "Crasshh." Tubuh pria kemudian menjadi beberapa potongan.


"Ayo pergi." Kata Ling Feng menggendong Qiu Han kemudian mulai berlari.


"Baik." Su Yan mengangguk kemudian berlari mengikuti Ling Feng.


Beberapa menit kemudian Ling Feng dan Su Yan berhasil keluar dari kota. "Ling Feng, kita akan pergi kemana." Tanya Su Yan.


"Pertama-tama kita akan meninggalkan kerajaan Zhong." Balas Ling Feng.


"Baik." Su Yan mengangguk.


Saat ini di istana kerajaan Zhong. "Ayah, kita harus menangkap kultivator yang membunuh pengawalku." Kata pemuda gemuk.


"Menurut berita yang aku dengar, kamu mencari masalah terlebih dulu kepada cultivator itu." Kata pria paruh baya berambut hitam.


"Jika dia tidak merebut budak dan tumbuhan ginseng yang ingin aku beli. Aku tidak akan mencari masalah dengannya." Balas pemuda gemuk.


"Sigh, aku gagal menjadi seorang ayah." Pria paruh baya menghela nafas.


"Kultivator itu tidak menyerangmu. Jadi lupakan kejadian hari ini." Kata pria paruh baya.

__ADS_1


"Ayah. Dia membunuh pengawalku. Jika kita tidak menangkapnya. Kita pasti akan di pandang remeh oleh semua orang." Balas pemuda gemuk.


"Benar sayang. Jika kita tidak menangkap kultivator itu. Semua orang akan memandang remeh keluarga kerajaan." Kata wanita berusia 30an dengan rambut pirang.


"Ibu dan anak sama saja." Pria paruh baya menghela nafas.


"Zan Peng tangkap kultivator yang membunuh pengawal anakku." Kata pria paruh baya.


"Baik yang mulia." Pria yang di panggil Zan Peng mengangguk.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Ling Feng yang sedang berlari mendengar suara perut Qiu Han berbunyi. "Kruukk." "Apa kamu lapar." Tanya Ling Feng.


"Emmm." Qiu Han mengangguk.


"Su Yan, ayo kita cari sungai." Kata Ling Feng.


"Baik." Su Yan mengangguk. Ling Feng dan Su Yan kemudian mencari sungai.


Tidak lama kemudian Ling Feng dan Su Yan menemukan sebuah sungai. Ling Feng menurunkan Qiu Han kemudian melepas topengnya.


Qiu Han terkejut saat melihat wajah Ling Feng. "Tuan, anda masih muda namun sudah memiliki kultivasi yang tinggi." Kata Qiu Han melihat wajah Ling Feng.


"Dia adalah jenius kultivasi. Jangan samakan dia dengan pemuda yang lain." Kata Su Yan melepaskan topengnya.


"Nona, anda sangat cantik." Kata Qiu Han melihat Su Yan.


"Kamu juga cantik." Su Yan tersenyum melihat Qiu Han.


"Baiklah, aku akan menangkap ikan untuk di makan." Kata Ling Feng kemudian mulai menangkap ikan.


Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han sedang memakan ikan.


"Jika boleh tahu siapa nama tuan dan nona." Tanya Qiu Han.


"Namaku Ling Feng." kata Ling Feng.


"Namaku Su Yan." Kata Su Yan.


"Benar Qiu Han mengapa kamu bisa di jual sebagai budak." Tanya Su Yan.


"Qiu Han di jual sebagai budak oleh kedua orang tuaku." Jawab Qiu Han. Su Yan terkejut mendengar jawaban Qiu Han.


"Ada yang datang. Su Yan jaga Qiu Han." Kata Ling Feng dengan ekspresi serius.


"Wuusshh." Ling Feng melihat pria berambut hitam panjang muncul 10 meter darinya. "Kalian semua ikut denganku ke istana." Kata pria berambut hitam panjang.


"Bagaimana jika kami menolak ikut denganmu." Balas Ling Feng. "Buusshh." Pria mengeluarkan auranya.

__ADS_1


"Kultivator master level 1." Su Yan terkejut saat merasakan kekuatan pria.


"Aku akan menggunakan kekerasan. Dan mungkin aku tidak sengaja membunuhmu." Kata pria melihat Ling Feng.


__ADS_2