
30 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng sedang bermeditasi di dalam kamarnya. "Anda menerobos tingkat Intermediate level 7."
"Setelah 30 hari, akhirnya aku menerobos tingkat Intermediate level 7." Ling Feng tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Benar, hari ini adalah kompetisi tahunan sekte Star Heaven." Kata Ling Feng kemudian keluar dari tempat tinggalnya.
Beberapa menit kemudian Ling Feng berada di arena pertarungan dan melihat ribuan murid sedang berkumpul. "Kompetisi tahunan sekte Star Heaven di mulai." Teriak pria paruh baya berkumis yang tidak lain adalah Jing Zhao.
"Murid luar yang ingin mengikuti kompetisi tahunan sekte bisa naik ke atas 10 arena." Kata Jing Zhao. Ratusan murid kemudian naik ke atas 10 arena pertarungan.
"Ronde pertama adalah pertarungan bebas. Setiap orang dalam ronde ini saling bertarung sama lain. 10 orang yang tersisa di setiap arena, akan maju ke ronde berikutnya." Teriak Jing Zhao.
"Sama seperti di dalam cerita. Ronde pertama adalah pertarungan bebas." Gumam Ling Feng melihat ratusan murid yang berada di atas arena pertarungan.
"3, 2 , 1 Ronde pertama di mulai." Teriak Jing Zhao.
"Mati kau bajingan. Beraninya kau merebut wanitaku." "Berengsek, siapa yang merebut wanitamu. Wanitamu sendirilah yang mendekatiku."
"Di ronde pertama ini banyak murid yang bertarung dengan orang yang tidak mereka sukai." Kata Ling Feng melihat ratusan murid mulai bertarung.
"Summon fire bird." Teriak Xuan Fen.
"Si bodoh ini tidak bisa menahan diri. Seharusnya dia menghemat tenaganya untuk bertarung di ronde ke 2." Kata Ling Feng melihat Xuan Fen yang mengeluarkan roh beladirinya.
"Burung api keluarkan mereka semua dari arena." Teriak Xuan Fen. "Quaakk." Burung api kemudian mengepakkan sayapnya. "Wuusshh." "Wuusshh." "Ahhh." Puluhan murid terlempar keluar dari arena setelah terkena hembusan burung api Xuan Fen.
"Siapa dia." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang melihat Xuan Fen.
"Namanya adalah Xuan Fen. Dia memiliki roh beladiri fire bird level 5." Kata Bai Hen yang berdiri di samping pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Apa dia memiliki karakter yang baik." Tanya pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Dia memiliki karakter yang baik." Bai Hen mengangguk.
"Karena dia memiliki karakter yang baik. Di masa depan dia bisa menjadi tetua sekte. Menggantikan kita yang sudah tua." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang melihat Xuan Fen.
"Sudah ada 100 peserta yang tersisa. Ronde pertama selesai." Teriak Jing Zhao.
"Untuk ronde kedua adalah pertarungan individu. 100 peserta yang berhasil bertahan di ronde pertama di harapkan mengambil nomor undian." Teriak Jing Zhao.
Xuan Fen dan 99 murid lainnya kemudian mengambil nomor undian. "Di ronde ke 2 ini. Yang memenangkan pertarungan akan mendapatkan 1 pil spirit level 1." Kata Jing Zhao.
"Waahhh." Semua murid terkejut saat mendengar kata Jing Zhao.
"Petarung di arena nomor 1 adalah Xuan Fen melawan Ling Tian." Teriak Jing Zhao.
__ADS_1
"Sama seperti di dalam cerita. Di ronde ke 2 Xuan Fen melawan Ling Tian. Dan Xuan Fen berhasil mengalahkan Ling Tian dengan mudah." Kata Ling Feng.
"Petarung di arena nomor 2 adalah Duan Xuan melawan Gao Gao." Teriak Jing Zhao.
"Di pertarungan ini Duan Xuan akan menang. Setelah itu Duan Xuan akan berhadapan dengan Xuan Fen." Gumam Ling Feng.
"Petarung di arena nomor 3 Ling Hu melawan Lao Meng." Teriak Jing Zhao.
"Xuan Fen, aku tidak menyangka akan bertemu denganmu langsung." Kata Ling Tian melihat Xuan Fen.
"Aku juga tidak menyangka akan bertemu denganmu." Balas Xuan Fen.
"Kamu ingin menyerah atau bertarung." Kata Xuan Fen melihat Ling Tian.
"Meskipun kultivasimu lebih tinggi dariku. Aku tetap ingin bertarung denganmu." Kata Ling Tian.
"Hehe, jika begitu jangan salahkan aku jika dirimu terluka." Xuan Fen tertawa.
"3, 2 , 1 Ronde kedua di mulai." Teriak Jing Zhao.
"Summon fire bird." Teriak Xuan Fen. "Wuusshh." Burung api sebesar 5 meter muncul di udara.
"Summon white horse." Kata Ling Tian kemudian kuda putih sebesar 3 meter muncul di depannya.
"Fire bird bakar dia." Teriak Xuan Fen. "Quaakk." Burung api berteriak kemudian menyemburkan api ke arah Ling Tian.
"Nggikkk." Kuda putih kemudian menghindari semburan api roh beladiri fire bird Xuan Fen.
"Apa kamu berpikir aku akan diam saja." Kata Xuan Fen melompat kemudian menendang wajah Ling Tian. "Buuukk." "Ahhhh." Ling Tian terjatuh dari kuda putih.
"Apa kamu menyerah." Kata Xuan Fen berdiri di samping Ling Tian.
"Aku menyerah." Kata Ling Tian.
"Pemenang di arena nomor 1 adalah Xuan Fen." Teriak Jing Zhao.
"Buuukk." Duan Xuan menendang pemuda botak keluar dari arena. "Pemenang di arena nomor 2 adalah Duan Xuan." Teriak Jing Zhao.
"Pemenang di arena nomor 3 Ling Hu." Teriak Jing Zhao.
Beberapa menit kemudian ronde ke 2 telah selesai. Jing Zhao kemudian memberikan 1 pil spirit kepada Xuan Fen dan 49 murid lainnya yang memenangkan pertarungan di ronde ke 2.
"Ronde ke 3 sama seperti sebelumnya yaitu pertarungan individu." Kata Jing Zhao.
"Di ronde ke 3 ini. Yang memenangkan pertarungan akan mendapatkan 2 pil spirit level 1." Kata Jing Zhao.
__ADS_1
"Waahhh. Hadiahnya meningkat." Semua murid terkejut saat mendengar kata Jing Zhao.
"Petarung di arena nomor 1 adalah Xuan Fen melawan Duan Xuan." Teriak Jing Zhao.
"Duan Xuan jangan berpikir untuk menyerah." Xuan Fen menyeringai.
"Aku menyerah." Kata Duan Xuan.
"Apa kamu serius ingin menyerah." Tanya Jing Zhao.
"Saya serius." Duan Xuan mengangguk.
"Pemenang di arena nomor 1 adalah Xuan Fen." Teriak Jing Zhao.
"Dasar pengecut. Kamu hanya berani bertarung dengan lawan yang jauh lebih lemah darimu." Kata Xuan Fen melihat Duan Xuan turun dari arena.
Beberapa menit kemudian ronde ke 3 telah selesai. Jing Zhao kemudian memberikan 2 pil spirit kepada Xuan Fen dan 24 murid lainnya yang memenangkan pertarungan di ronde ke 3.
"Ronde ke 4 sama seperti sebelumnya pertarungan individu. Tapi karena ada 25 peserta di ronde ini. Maka di salah satu pertandingan akan ada 3 peserta yang bertarung." Kata Jing Zhao.
"Di ronde ke 4 ini. Yang memenangkan pertarungan akan mendapatkan 3 pil spirit level 1." Kata Jing Zhao.
"3 pil spirit level 1." Semua murid sekali lagi terkejut mendengar kata Jing Zhao.
"Petarung di arena nomor 1 adalah Xuan Fen melawan Ling Hu." Teriak Jing Zhao.
"Aku tidak menyangka akan bertemu dengan saudara Ling Hu." kata Xuan Fen melihat Ling Hu.
"Saudara Xuan Fen. Saya tidak akan menahan diri saat melawan anda." Kata Ling Hu.
"Begitu juga denganku. Aku tidak akan menahan diri." Kata Xuan Fen.
"3, 2 , 1 Ronde ke empat di mulai." Teriak Jing Zhao.
"Summon fire bird." Teriak Xuan Fen kemudian burung api muncul di udara.
"Summon black horse." Kata Ling Hu kemudian kuda hitam sebesar 3 meter muncul di depannya.
"Fire bird, serang dia." Teriak Xuan Fen. "Quuaakk." Burung api kemudian melesat ke arah Ling Hu.
"Black horse lindungi aku." Teriak Ling Hu. "Crasshh." Burung api mencakar mata kuda hitam. "Nggiikk."
"Fire bird bakar dia." Kata Xuan Fen. "Quaakk." Burung api kemudian menyemburkan api dari mulutnya.
"Wuusshh." "Ahhh. aku menyerah." Teriak Ling Hu saat tubuhnya terbakar.
__ADS_1
"Wuusshh." Jing Zhao muncul di samping Ling Hu kemudian memadamkan api yang membakar tubuhnya.
"Pemenangnya adalah Xuan Fen." Teriak Jing Zhao.