Soul System

Soul System
88. Bersama Su Mei


__ADS_3

"Su Mei kamu bisa membunuhnya." Kata Ling Feng melihat Su Mei.


"Berengsek, bukankah kamu mengatakan akan melepaskanku." Situ Fang mengutuk.


"Aku melepaskanmu. Tapi Su Mei tidak." Kata Ling Feng.


Su Mei berjalan ke arah Situ Fang kemudian menusuk jantungnya. "Pucchhii." "Berengsek, seharusnya aku membunuhmu bersama kedua orang tuamu." Situ Fang mengutuk melihat Su Mei.


"Crasshh." Su Mei kemudian memotong kepala Situ Fang. "Buukk." Kepala Situ Fang menggelinding ke tanah.


"Ibu, ayah aku sudah membalaskan dendam kalian." Su Mei menangis dan menatap langit.


"Ayo kita kembali ke kota lembah kaisar obat.' Kata Ling Feng melihat Su Mei.


"Baik." Su Mei menghapus air matanya dan mengangguk.


3 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng telah kembali ke tempat tinggalnya. "Dimana Fan Li." Kata Ling Feng melihat Xue Qu, Xie Jie dan Ling Er.


"Aku membunuhnya." Kata Xie Jie kemudian mulai bercerita bahwa Fan Li mencoba membunuh Xue Qu.


Ling Feng terkejut mendengar cerita Xie Jie. "Seharusnya aku tidak membawanya kemari." Ling Feng menghela nafas.


"Dimana mayat Fan Li." Tanya Ling Feng.


"Kami sudah membakar mayatnya." Balas Xie Jie. Ling Feng menghela nafas mendengar jawaban Xie Jie.


"Ling Feng, apa kamu marah dengan kami." Tanya Xue Qu.


"Tidak, aku tidak marah dengan kalian." Balas Ling Feng. "Maaf Xue Qu, aku sudah membuatmu dalam bahaya." Kata Ling Feng melihat Xue Qu.


"Aku baik-baik saja. Jadi kamu tidak perlu minta maaf." Xue Qu tersenyum.


"Xue Qu, kamu adalah yang terbaik." Ling Feng tersenyum kemudian mencium bibir Xue Qu di depan Xie Jie, Ling Er dan Su Mei. Wajah Ling Er menjadi merah melihat Ling Feng dan Xue Qu berciuman di depannya.


"Aku akan istirahat. Kalian jangan mengangguku." Kata Ling Feng masuk ke dalam kamarnya.


"Baik." Xue Qu, Xie Jie dan Ling Er mengangguk.


Tidak lama setelah masuk ke dalam kamarnya. Ling Feng melihat Su Mei masuk ke dalam kamarnya. "Mengapa kamu kemari." Kata Ling Feng melihat Su Mei.


"Ling Feng, aku sudah pernah berjanji kepadamu. Jika kamu membantuku membunuh pembunuh kedua orang tuaku. Aku bersedia menjadi wanita ketigamu." Kata Su Mei dengan wajah merah.


"Mendekatlah." Kata Ling Feng melihat Su Mei.

__ADS_1


"Baik." Su Mei mengangguk kemudian mendekat ke arah Ling Feng.


Ling Feng membaringkan Su Mei ke ranjang kemudian mencium bibirnya. "Emmm." Su Mei memejamkan matanya saat Ling Feng mencium bibirnya.


"Bibirmu sungguh manis." Kata Ling Feng melihat Su Mei. Su Mei tersipu malu saat mendengar kata Ling Feng.


Ling Feng kemudian melepaskan pakaian Su Mei. "Kamu memiliki tubuh yang indah." Kata Ling Feng melihat tubuh Su Mei. Wajah Su Mei menjadi merah saat mendengar kata Ling Feng.


Ling Feng kemudian menghisap dada Su Mei. "Ahhh." Su Mei mendesah saat Ling Feng menghisap dadanya.


Setelah puas bermain dengan dada Su Mei, Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam pussy Su Mei. "Ahhhh." Su Mei berteriak saat Ling Feng menusuk pussynya.


7 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng berada di dalam ruangannya. "Sebenarnya aku ingin membeli 100 lebih tumbuhan ginseng berusia 100 tahun. Tapi aku tidak ingin menghabiskan semua uang yang aku punya." Kata Ling Feng melihat 80 tumbuhan ginseng yang di depannya.


"Baiklah, saatnya mengkonsumsi tumbuhan ginseng." Kata Ling Feng kemudian mengkonsumsi 80 tumbuhan ginseng.


1 Jam kemudian Ling Feng telah selesai mengkonsumsi 80 tumbuhan ginseng. "Anda menerobos tingkat King Level 3."


"Bagus, kultivasiku naik 2 level setelah mengkonsumsi 80 tumbuhan ginseng berusia 100 tahun." Ling Feng tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.


"Setelah hari ini aku akan bermeditasi untuk meningkatkan kekuatanku." Gumam Ling Feng.


1 Tahun berlalu. Saat ini Ling Feng sedang bermeditasi di dalam kamarnya. "Anda menerobos tingkat King Level 6." Ling Feng membuka matanya dan berkata.


"Akhirnya aku menerobos tingkat King Level 6." Ling Feng tersenyum melihat notifikasi yang muncul di depannya.


"Kak Ling Feng kamu ingin pergi kemana." Tanya Ling Er melihat Ling Feng.


"Dinasti Gu." Balas Ling Feng.


"Kak, boleh aku ikut denganmu ke Dinasti Gu." Tanya Ling Er.


"Tidak." Balas Ling Feng keluar dari rumahnya. "Uuuhh." Ling Er cemberut mendengar jawaban Ling Feng.


3 Hari telah berlalu. saat ini Ling Feng berada di dinasti Gu. "Siapa kamu." Kata pria penjaga gerbang melihat Ling Feng.


"Buukk." Ling Feng memukul perut penjaga gerbang dan masuk ke dalam akademi.


"Li Fu Chen keluar kau." Teriak Ling Feng.


"Siapa kamu berani membuat keributan di akademi Great Heaven." Wanita berambut hijau berjalan ke arah Ling Feng.


"Ling Feng." Su Yan terkejut saat melihat Ling Feng.

__ADS_1


"Setelah tidak lama bertemu. Kamu semakin cantik Su Yan." Ling Feng tersenyum kepada Su Yan.


Su Yan menangis dan memeluk Ling Feng. "Ling Feng aku sangat merindukanmu."


"Su Yan aku juga merindukanmu." Ling Feng memeluk Su Yan. Wanita berambut hijau terkejut melihat Ling Feng dan Su Yan berpelukan.


"Kak Ling Feng." Ling Feng melihat Qiu Han berlari ke arahnya.


"Qiu Han." Kata Ling Feng melihat Qiu Han.


"Kak Ling Feng, Qiu Han sangat merindukanmu." Qiu Han menangis dan memeluk Ling Feng.


"Aku juga merindukanmu Qiu Han." Ling Feng tersenyum dan memeluk Qiu Han.


"Ling Feng." Ling Feng melihat Yuan Zhun berjalan ke arahnya.


"Lama tidak bertemu Yuan Zhun." Ling Feng menyeringai.


"Ternyata itu kamu." Ling Feng melihat pria tua berambut putih dan wanita tua berambut putih berjalan ke arahnya.


"Aku tidak menyangka kultivasimu sudah mencapai tingkat King Level 6. Kecepatan kultivasimu sungguh luar biasa." Kata Li Fu Chen melihat Ling Feng.


"Apa!!" Yuan Zhun terkejut saat mendengar kata Li Fu Chen.


"Apa kalian berdua masih ingin menghapus kultivasiku." Kata Ling Feng melihat Li Fu Chen dan wanita tua berambut putih.


"Ling Feng, mengapa kita tidak melupakan kesalahpahaman di masa lalu." Kata Li Fu Chen melihat Ling Feng.


"Guru." Yuan Zhun terkejut mendengar kata Li Fu Chen.


"Ling Feng, aku minta maaf atas kesalahanku. Dulu aku terbawa emosi karena kamu mengambil kesucian Qiu Han." Kata wanita tua berambut putih. Yuan Zhun terkejut mendengar kata wanita tua berambut putih.


"Jika kalian berdua melumpuhkan kultivasi Yuan Zhun. Aku akan melupakan kejadian saat itu." Kata Ling Feng melihat Li Fu Chen dan wanita tua berambut putih. Semua orang terkejut saat mendengar kata Ling Feng.


"Ling Feng, turunkan tingkat kultivasimu dan bertarunglah denganku. Jika kamu menang, kamu bisa melumpuhkan kultivasiku. Dan jika kamu kalah, aku akan melumpuhkan kultivasimu." Kata Yuan Zhun melihat Ling Feng.


"Yuan Zhun." Semua orang terkejut mendengar kata Yuan Zhun.


"Hahaha, baiklah aku terima tantanganmu." Ling Feng tertawa terbahak-bahak.


"Ayo kita bertarung di arena." Kata Yuan Zhun berjalan ke arah arena pertarungan. Ling Feng kemudian mengikuti Yuan Zhun ke arena pertarungan.


Tidak lama kemudian Yuan Zhun dan Ling Feng berada di arena pertarungan. "Aku sudah menurunkan kultivasiku setingkat denganmu." Kata Ling Feng menyegel kultivasinya ke tingkat Grand Master level 6 sama seperti tingkat kultivasi Yuan Zhun.

__ADS_1


"Summon Golden Dragon." Teriak Yuan Zhun kemudian naga emas sebesar 10 meter muncul di udara. "Wooaarr." Naga emas meraung.


"Summon Ice Bird." Kata Ling Feng kemudian burung es sebesar 8 meter muncul di udara.


__ADS_2