Soul System

Soul System
48. Kematian Bai Hen


__ADS_3

Keesokan harinya Ling sedang bersama dengan Jing Yu. "Ling Feng apa kita serius ingin pergi ke gunung lagi." Tanya Jing Yu.


"Aku serius." Ling Feng mengangguk kemudian berbisik di telinga Jing Yu. "Ayahmu dan tetua Bai Hen akan mengikuti kita dari jauh." Bisik Ling Feng.


"Jika begitu, ayo kita pergi berburu di gunung." Jing Yu mengangguk. Ling Feng dan Jing Yu kemudian pergi meninggalkan sekte.


"Akhirnya mereka berdua meninggalkan sekte juga." Kata Fan Bing yang mengawasi Ling Feng dan Jing Yu dari jauh. Fan Bing keluar dari sekte kemudian mengikuti Ling Feng dan Jing Yu dari jauh.


"Tetua Bai Hen. Ayo kita ikuti Ling Feng." Kata Jing Zhao yang berada di luar sekte.


"Tunggu dulu." Balas Bai Hen.


Jing Zhao kemudian terkejut melihat Fan Bing yang keluar dari sekte dan mengikuti Ling Feng dan Jing Yu. "Ayo kita ikuti Fan Bing." Kata Bai Hen.


"Baik." Jing Zhao mengangguk.


Beberapa jam kemudian Fan Bing berada di gunung. "Maafkan aku Jing Zhao. Aku harus membunuh putrimu." Kata Fan Bing melihat Jing Yu yang sedang berburu beast monster bersama Ling Feng.


"Fan Bing. Selama ini aku telah salah menilaimu." Kata Jing Zhao muncul di belakang Fan Bing.


"Jing Zhao." Fan Bing terkejut melihat Jing Zhao muncul di belakangnya.


"Fan Bing, apa kamu yang membunuh putriku 2 bulan lalu." Bai Hen menatap Fan Bing dengan tajam.


"Karena aku sudah tertangkap basah. Sepertinya aku tidak bisa berbohong." Kata Fan Bing. "Benar, aku yang membunuh putrimu 2 bulan lalu." Fan Bing tersenyum.


"Fan Bing, hari ini aku akan membunuhmu." Teriak Bai Hen melesat ke arah Fan Bing.


Saat ini Ling Feng yang sedang bersama Jing Yu mendengar suara pertempuran. "Jing Yu. Ayo kita pergi dari sini." Kata Ling Feng menatap Jing Yu.


"Baik." Jing Yu mengangguk.


"Booomm!!" Ling Feng melihat Fan Bing sedang bertarung dengan Bai Hen dan Jing Zhao.


"Ahhh. Mengapa ayah dan tetua Bai Hen bertarung dengan tetua Fan Bing." Jing Yu terkejut.


"Seharusnya kamu sudah tahu jawabannya." Balas Ling Feng. Ekspresi Jing Yu menjadi buruk saat mendengar kata Ling Feng.


Jing Zhao melesat ke arah Fan Bing kemudian memukul perutnya. "Boomm!!" "Ahhhh." Fan Bing terlempar sejauh 10 meter dan menghantam pepohonan.


"Uuhhuukk." Fan Bing batuk darah.


"Fan Bing, apa kamu memiliki kata-kata terakhir." Kata Bai Hen berjalan ke arah Fan Bing.


"Bai Hen. Aku akan mengingat kejadian hari ini." Kata Fan Bing kemudian menghancurkan token teleportasi. Tubuh Fan Bing bersinar kemudian menghilang.


"Token teleportasi." Bai Hen dan Jing Zhao terkejut melihat Fan Bing yang tiba-tiba menghilang.

__ADS_1


"Jing Zhao. Kamu kembalilah ke sekte bersama putrimu dan Ling Feng. Aku akan mengejar Fan Bing." Kata Bai Hen melesat pergi.


"Baik." Jing Zhao mengangguk.


"Ling Feng, Jing Yu ayo kembali ke sekte." Kata Jing Zhao.


"Baik ayah." Jing Yu mengangguk.


"Ayah, mengapa tetua Fan Bing ingin membunuhku." Tanya Jing Yu.


"Sepertinya dia tidak suka jika ada perempuan yang menjalin hubungan dengan Ling Feng." Kata Jing Zhao melihat Ling Feng.


"Ahhh. Lalu mengapa tetua Fan Bing setuju jika Ling Feng menjalin hubungan denganku." Jing Yu terkejut.


"Fan Bing setuju. Karena dia berpikir bisa membunuhmu seperti dirinya membunuh putri Bai Hen." Balas Jing Zhao.


Ekspresi Jing Yu menjadi buruk saat mendengar jawaban ayahnya. "Baiklah, ayo kita kembali ke sekte terlebih dulu." Kata Jing Zhao.


"Baik ayah." Jing Yu mengangguk.


Beberapa jam kemudian Ling Feng, Jing Yu dan Jing Zhao telah kembali ke sekte. "Jing Yu, kembalilah ke tempat tinggalmu." Kata Jing Zhao.


"Baik ayah." Jing Yu mengangguk.


"Ling Feng, ayo temui pemimpin sekte." Kata Jing Zhao melihat Ling Feng.


Beberapa menit kemudian Ling Feng dan Jing Zhao berada di sebuah ruangan. "Apa yang ingin kalian bicarakan." Kata Liu Bei yang duduk di kursi.


"Tetua Fan Bing yang membunuh putri Bai Hen." Kata Jing Zhao kemudian menceritakan semua kejadian di gunung.


"Ling Feng, apa kamu tahu alasan Fan Bing membunuh putri Bai Li dan berencana membunuh Jing Yu." Tanya Liu Bei.


"Jika tebakan saya benar. Fan Bing menyukai saya. Dia tidak ingin wanita lain menjalin hubungan dengan saya." Balas Ling Feng.


"Fan Bing sungguh gila. Bagaimana wanita berusia 40 tahun jatuh cinta kepada pemuda berusia 15 tahun." Kata Jiang Zhao.


"Jiang Zhao. Sebarkan berita bahwa Fan Bing hari ini di keluarkan dari sekte Star Heaven." Kata Liu Bei.


"Baik pemimpin." Jiang Zhao mengangguk.


"Jiang Zhao aku ingin bicara berdua dengan Ling Feng." Kata Liu Bei.


"Baik pemimpin." Jiang Zhao mengangguk kemudian keluar dari ruangan.


"Ling Feng, jika di masa depan Yuan Zhun tidak menikahi putriku. Maukah kamu menikah dengan putriku Liu Fei." Kata Liu Bei.


Ling Feng terkejut mendengar kata Liu Bei. "Pemimpin, saat ini aku menjalin hubungan dengan Jing Yu." Kata Ling Feng.

__ADS_1


"Kamu tidak perlu khawatir. Jing Yu tidak akan keberatan jika kamu juga menikah dengan putriku." Balas Liu Bei.


"Selama Yuan Zhun dan Liu Fei belum berhubungan badan. Saya akan menikahi Liu Fei." Kata Ling Feng.


"Kamu tidak perlu khawatir. Yuan Zhun dan Liu Fei saat ini belum berhubungan badan." Balas Liu Bei.


Saat ini Bai Hen sedang berada di dalam hutan. "Aku kehilangan jejaknya." Kata Bai Hen dengan ekspresi buruk.


"Wushh." Fan Bing muncul di belakang Bai Hen kemudian menyerang Bai Hen dengan cambuk bewarna pink. "Plasshh." "Ahhhh." Bai Hen berteriak.


"Bunuh dirilah." Kata Fan Bing melihat Bai Hen.


"Baik." Bai Hen mengangguk kemudian bunuh diri dengan menusuk jantungnya dengan pedang. "Pucchhii." Bai Hen muntah darah kemudian meninggal.


"Jing Zhao. Tunggu saja pembalasanku. Kamu akan berakhir sama seperti Bai Hen." Kata Fan Bing.


Keesokan harinya Ling Feng sedang bersama dengan Jing Zhao. "Mengapa Bai Hen masih belum kembali." Kata Jing Zhao dengan khawatir.


"Tetua, Mungkin tetua Bai Hen kembali ke tempat tinggalnya di kota Sichuan." Balas Ling Feng.


"Benar. Bai Hen pasti kembali ke tempat tinggalnya." Jing Zhao mengangguk.


3 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng sedang bersama dengan Jing Zhao. "Ling Feng, Bai Hen masih belum kembali juga." Kata Jing Zhao dengan ekspresi buruk.


"Tetua, mengapa kita tidak pergi ke kota Sichuan." Kata Ling Feng.


"Baiklah, ayo kita pergi ke kota Sichuan." Balas Jing Zhao.


"Quaakk." Jing Zhao mengeluarkan burung merah sebesar 5 meter dari kantong ruangnya. "Ayo naik." Kata Jing Zhao melompat ke atas burung.


"Baik." Ling Feng mengangguk kemudian melompat ke atas burung.


"Red bird pergi ke kota Sichuan." Kata Jing Zhao. "Quuaakk." Burung merah kemudian terbang ke langit.


Beberapa jam kemudian Ling Feng dan Jing Zhao tiba di kota Sichuan. "Tok." "Tok." Ling Feng mengetuk pintu.


"Ling Feng." Yu Xi membuka pintu dan melihat Ling Feng.


"Bibi, apa ayah mertua kemari." Tanya Ling Feng.


"Tidak. Bai Hen belum pernah kembali setelah Bai Li menghilang." Balas Yu Xi. Ekpsresi Jing Zhao menjadi buruk saat mendengar kata Yu Xi.


"Ling Feng, ayo masuk ke dalam." Kata Yu Xi.


"Tetua, ayo masuk." Kata Ling Feng masuk ke dalam rumah.


"Baik." Jing Zhao mengangguk kemudian masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2