
Saat keluar dari sekte Ling Feng melihat perempuan gemuk yang melihatnya dari kejauhan. "Dia selalu ada saat aku pergi meninggalkan sekte." Kata Ling Feng melihat perempuan gemuk.
"Hei, apakah kamu tahu siapa perempuan gemuk itu." Kata Ling Feng bertanya kepada murid yang menjaga pintu masuk sekte.
"Namanya Xue Fat. Dia adalah murid inti." Balas murid penjaga gerbang.
"Jadi dia murid inti sama seperti Gan Xue." Gumam Ling Feng.
"Hei Xue Fat." Ling Feng berjalan ke arah perempuan gemuk.
"Ada apa." Balas perempuan gemuk melihat Ling Feng.
"Berhentilah menjadi stalkerku." Kata Ling Feng melihat perempuan gemuk. Perempuan gemuk bingung mendengar kata Ling Feng.
"Aku lupa manusia di dunia ini tidak tahu arti Stalker." Gumam Ling Feng.
"Berhentilah menguntitku, atau aku akan menghajarmu. Aku adalah pria yang menjunjung tinggi kesetaraan gender. Jadi aku tidak akan ragu jika menghajar seorang wanita." Kata Ling Feng. Ekspresi perempuan gemuk berubah saat mendengar kata Ling Feng.
"Kamu membuat moodku menjadi buruk." Kata Ling Feng berjalan pergi.
Melihat kepergian Ling Feng perempuan gemuk bergumam. "Aku tidak tahu, mengapa tetua Fan Bing bisa menyukai laki-laki buruk sepertinya."
10 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng sedang bertarung dengan seekor serigala. "Mati!!" Ling Feng berteriak dan mengayunkan pedangnya. "Wuusshh." Pisau petir sepanjang 1 meter melesat ke arah serigala. "Booomm!!" pisau petir meledak setelah mengenai tubuh serigala.
"Coin +510."
"Dengan begini seharusnya aku sudah mengumpulkan 100.000 coin." Kata Ling Feng melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Buka tabel shop." Kata Ling Feng kemudian tabel shop muncul di depannya. Melihat coin miliknya 100.250 Ling Feng kemudian membuka keterampilan beladiri level 4.
"Lightning Step : Sebuah keterampilan yang meningkatkan kecepatan sebesar 40%. Harga 100.000 coin. Beli/Tidak."
"Beli." Ling Feng menekan notifikasi.
"100.000 Coin telah di kurangi." "Anda berhasil membeli Lightning Step." "Anda berhasil mempelajari keterampilan Lightning Step." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Lightning Step." Kata Ling Feng kemudian kedua kakinya di selimuti petir. "Buusshh." Ling Feng melesat dengan kencang.
"Hahaha. Dengan kecepatanku saat ini. Kultivator Expert level 1 tidak akan bisa mengejarku." Ling Feng tertawa terbahak-bahak.
"Buusshh." Ling Feng berhenti berlari. "Karena aku sudah mempelajari keterampilan Gerakan level 4. Sekarang waktunya kembali ke sekte." Ling Feng tersenyum.
__ADS_1
Saat hendak berjalan tatapan Ling Feng terfokus kepada sebuah tumbuhan. Ling Feng berjalan ke arah tumbuhan dan mencabutnya.
"Ginseng berumur 100 tahun memakannya dapat meningkatkan Strenght, Agility, Vitalitas, Stamina dan Qi sebesar 10 poin." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Hahaha. Keburuntunganku sangat bagus. Aku tidak menyangka akan menemukan tumbuhan ginseng berusia 100 tahun." Ling Feng tertawa. Ling Feng membersihkan tumbuhan ginseng kemudian memakannya.
Setelah memakan tumbuhan ginseng. Ling Feng merasakan tubuhnya menjadi hangat. "Anda menerobos tingkat Advance level 8." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Dengan kultivasiku saat ini. Seharusnya aku menjadi murid terkuat di sekte Star Heaven." Kata Ling Feng.
"Baiklah, sekarang waktunya kembali ke sekte." Kata Ling Feng berjalan pergi.
Keesokan harinya Ling Feng telah kembali ke sekte. "Ling Feng, kamu menerobos lagi." kata Jing Zhao melihat Ling Feng.
"Benar tetua. Aku menerobos lagi. Saat ini kultivasiku tingkat Advance level 8." Ling Feng tersenyum.
"Kecepatan kultivasimu terlalu mengerikan. Saat berada di usiamu kultivasiku hanya tingkat Intermediate level 5. Aku menerobos tingkat Advance saat berusia 16 tahun." Kata Jing Zhao.
"Kultivasiku saat ini berkat mengkonsumsi banyak tumbuhan ginseng dan pil spirit tetua. Jika aku tidak mengkonsumsi tumbuhan ginseng dan pil spirit. Mungkin kultivasiku saat ini hanya tingkat Intermediate level 1." Kata Ling Feng.
"Ling Feng, apa kamu pernah pergi ke ibukota." Tanya Jing Zhao.
"Besok aku akan pergi ke ibukota bersama Jing Yu dan Jing Hao. Apa kamu ingin ikut." Tanya Jing Zhao.
"Jika boleh, saya ingin ikut tetua." Balas Ling Feng.
"Baiklah, besok pagi setelah matahari terbit kita akan berangkat ke ibukota." Kata Jing Zhao.
"Baik tetua." Ling Feng mengangguk.
Beberapa menit kemudian Ling Feng kembali ke tempat tinggalnya. "Ling Feng, kamu sudah kembali." Kata Yu Xi melihat Ling Feng.
"Benar, aku baru saja kembali." Balas Ling Feng.
"Ling Feng hari ini kamu ingin makan apa. Aku akan memasakan apapun yang kamu inginkan." Yu Xi tersenyum.
"Hari ini aku ingin memakanmu." Kata Ling Feng memeluk Yu Xi. Wajah Yu Xi tersipu malu saat mendengar kata Ling Feng. Ling Feng dan Yu Xi saling menatap kemudian mulai berciuman.
Ling Feng menggendong Yu Xi kemudian berjalan ke kamarnya. "Ahhhh." Ling Feng membaringkan Yu Xi ke ranjang.
"Hari ini aku ingin melakukan hal yang berbeda." Kata Ling Feng melepas pakaian Yu Xi.
__ADS_1
"Apa yang kamu maksud." Yu Xi bingung.
Ling Feng kemudian memasukan penisnya ke dalam lubang pantat Yu Xi. "Ling Feng, itu lubang yang salah." Kata Yu Xi.
"Aku tahu. Hari ini aku ingin melakukan anal ****." Ling Feng tersenyum kemudian menusuk pantat Yu Xi.
"Ahhhh." "Sakit." Yu Xi berteriak dan menetskan air mata.
"Jadi seperti ini rasanya melakukan hubungan anal." Kata Ling Feng merasakan penisnya di dalam lubang pantat Yu Xi.
Ling Feng mengusap air mata Yu Xi kemudian mencium bibirnya. "Emmm." Yu Xi memejamkan matanya dan memeluk Ling Feng.
Keesokan harinya. Ling Feng sedang bersama Jing Yu, Jing Zhao dan Jing Hao. "Ayo naik." Kata Jing Zhao naik ke atas burung merah sebesar 5 meter.
"Baik." Ling Feng, Jing Yu dan Jing Hao kemudian naik ke atas burung merah.
"Red bird pergi ke ibukota." Kata Jing Zhao. "Quuaakk." Burung merah berteriak kemudian terbang ke langit.
Beberapa jam kemudian Ling Feng, Jing Yu, Jing Zhao dan Jing Hao tiba di ibukota. "Tetua kita ingin pergi kemana." Tanya Ling Feng.
"Kita akan pergi ke rumah lelang." Balas Jing Zhao.
Tidak lama kemudian Ling Feng, Jing Yu, Jing Zhao dan Jing Hao berada di luar rumah lelang. "Aku ingin 4 tempat duduk." Kata Jing Zhao memberikan 40 coin emas kepada pria yang menjaga rumah lelang.
Pria kemudian memberikan 4 tiket kepada Jing Zhao. "Ayo masuk." Kata Jing Zhao masuk ke dalam rumah lelang.
"Baik." Ling Feng, Jing Yu dan Jing Hao masuk ke dalam rumah lelang mengikuti Jing Zhao.
"Kita duduk di kursi bernomor 90, 91, 92 dan 93." Kata Jing Zhao melihat nomor di tiket. Ling Feng, Jing Yu, Jing Zhao dan Jing Hao kemudian duduk di kursi bernomor 90, 91, 92 dan 93.
Ling Feng kemudian melihat seorang wanita naik ke atas panggung. "Para tamu yang terhormat barang yang di jual selanjutnya adalah keterampilan beladiri level 3 Wind Palm. Keterampilan beladiri Wind Palm sangat cocok untuk seseorang yang memiliki roh beladiri angin. Harga keterampilan wind palm adalah 1.000 coin emas." Kata wanita menunjukan sebuah buku keterampilan.
"Aku menawar 1.100 coin." Kata seorang pria.
"Aku menawar 1.200 coin." Kata pria lain.
"Jadi seperti ini pelelangan di dunia ini." Gumam Ling Feng melihat semua orang mulai menawar keterampilan beladiri.
"2.000 coin emas." Kata seorang pria berpakaian hitam.
"Jika tidak ada yang menawar dalam hitungan kelima. Keterampilan wind palm akan di dapatkan oleh tuan yang duduk di kursi nomor 10." Kata wanita yang berdiri di atas panggung.
__ADS_1