
Keesokan harinya Ling Feng, Xuan Fen, Ling Hu dan Ling Tian berada di kota Hainan. "Aku tidak menyangka akan kembali ke kota ini lagi." Kata Ling Feng melihat penduduk kota yang sedang beraktivitas.
"Ikuti aku." Kata Ling Feng berjalan ke rumahnya.
"Baik." Xuan Fen, Ling Hu dan Ling Tian. mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng.
Tidak lama kemudian Ling Feng berhenti di sebuah rumah besar. "Dulu rumah ini adalah milik keluarga Lingku. Tapi sekarang rumah ini milik keluarga Yuan." Kata Ling Feng melihat tulisan keluarga Yuan.
"Krakkk." Ling Hu dan Ling Tian mencengkram tinju mereka saat mendengar kata Ling Feng.
"Siapa kalian." Ling Feng melihat seorang penjaga berjalan ke arahnya.
"Ling Hu, Ling Tian hajar dia." Kata Ling Feng.
"Baik." Ling Hu dan Ling Tian mengangguk kemudian melesat ke arah pria.
"Buukk." Ling Hu menendang perut pria. "Buuukk." Ling Tian memukul wajah pria.
"Mati kau anjing keluaga Yuan." Teriak Ling Hu kemudian menusuk kedua mata pria. "Ahhhh." Pria berteriak kesakitan.
"Siapa kalian berani membuat keributan di kediaman keluarga Yuanku." Ling Feng melihat pria paruh berambut hitam panjang berjalan ke arahnya.
"Dia adalah Yuan Ming, ayah Yuan Hai." Kata Ling Feng melihat pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Yuan Ming apa kamu melupakan kami." Teriak Ling Hu.
"Jika tidak salah kamu adalah Ling Hu. Dan kamu Ling Tian." Kata Pria paruh baya berambut hitam melihat Ling Hu dan Ling Tian.
"Yuan Ming. Hari ini kita akan menghancurkan keluarga Yuanmu." Teriak Ling Tian.
"Hahaha. Kalian berdua hanya kultivator tingkat Beginner level 9. Tidak mungkin kalian berdua bisa menghancurkan keluarga Yuanku." Pria paruh baya yang di panggil Yuan Ming tertawa terbahak-bahak.
"Bagaimana jika di tambah diriku." Kata Ling Feng berjalan ke arah Yuan Ming.
"Oohh. Apakah kamu si sampah Ling Feng." Yuan Ming melihat Ling Feng.
"Beraninya kamu menyebut bosku sampah." Xuan Fen berteriak kepada Yuan Ming.
"Tingkat Intermediate level 4." Kata Yuan Ming melihat Xuan Fen.
"Wuusshh." Ling Feng melesat ke arah Yuan Ming kemudian memukul perutnya. "Booomm!!" Yuan Ming terlempar sejauh 10 meter dan menghantam dinding.
"Tuan." Semua penjaga terkejut melihat Yuan Ming yang terlempar sejauh 10 meter.
"Hari ini aku akan membunuh kalian semua." Kata Ling Feng melihat penjaga keluarga Yuan.
__ADS_1
"Ling Feng, biar kami saja yang mengalahkan mereka." Kata Ling Hu.
"Baiklah. Jika itu keinginan kalian." Balas Ling Feng.
"Yuan Ming, apa kamu memiliki kata-kata terakhir." Kata Ling Feng berjalan ke arah Yuan Ming.
"Uhhuuuk." Yuan Ming batuk darah. "Ling Feng kumohon ampuni diriku. Aku tidak membunuh keluargamu. Kami hanya mengusir keluargamu dari kota ini." Yuan Ming memohon ampun.
"Sepertinya kamu belum tahu bahwa aku telah membunuh anakmu Yuan Hai." Kata Ling Feng melihat Yuan Ming. Yuan Ming terkejut saat mendengar kata Ling Feng.
"Yuan Hai mencoba membunuhku. Jadi aku membunuhnya." Kata Ling Feng.
"Yuan Hai mencoba membunuhmu. Jadi dia pantas untuk mati." Kata Yuan Ming.
"Kamu lebih kejam dari dugaanku." Kata Ling Feng mendengar Yuan Ming. "Dan orang kejam sepertimu tidak bisa di biarkan hidup." Kata Ling Feng melihat Yuan Ming.
"Lightning Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang petir muncul di tangannya.
"Roh beladiri level 4." Yuan Ming terkejut melihat pedang petir di tangan Ling Feng.
"Benar, Lightning Sword adalah roh beladiri level 4. Kamu harus bangga karena mati setelah melihat roh beladiriku." Kata Ling Feng kemudian menebas kepala Yuan Ming. "Slasshh." "Buuukk." Kepala Yuan Ming jatuh di tanah.
"Coin +280." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Ayo kita pergi ke kediaman utama keluarga Yuan." Kata Ling Feng mengambil kepala Yuan Ming.
"Baik." Ling Hu dan Ling Tian mengangguk.
"Siapa yang berani membuat keributan di kediaman keluarga Yuan." Ling Feng melihat beberapa penjaga berlari ke arahnya.
"Ling Hu, Ling Tian kalahkan mereka semua." Kata Ling Feng.
"Baik." Ling Hu dan Ling Tian mengangguk.
"Summon White horse." Kata Ling Tian kemudian kuda putih sebesar 3 meter muncul di depannya.
"Summon Black horse." Kata Ling Hu kemudian kuda hitam sebesar 3 meter muncul di depannya.
"White Horse, Black horse serang mereka." Teriak Ling Tian dan Ling Hu bersamaan. "Nggiikk." Kuda putih dan kuda hitam kemudian menyerang penjaga. "Ahhhhh." Penjaga terlempar setelah terkena serangan kuda putih dan kuda hitam.
"Summon Golden Bird." Kata pria paruh baya berambut kuning panjang. "Quuaakk." Burung emas sebesar 2 meter muncul di udara.
"Serang kedua kuda itu." Kata pria paruh baya berambut kuning panjang.
"Quuaakk." Burung emas kemudian menyerang kuda hitam dan kuda putih. "Crasshh." "Crasshh." Burung emas mencakar mata kuda hitam dan kuda putih.
__ADS_1
"Quuaak." Burung emas kemudian mencakar leher kuda hitam dan kuda putih. "Buusshh." "Buusshh." Kuda hitam dan kuda putih menghilang.
"Uuhhuuk." Ling Hu dan Ling Tian batuk darah setelah roh beladiri mereka menghilang.
"Kalian sama bodohnya dengan orang tua kalian." Kata Yuan Zhong melihat Ling Tian dan Ling Hu.
"Yuan Zhong." Kata Ling Feng melihat pria paruh baya berambut kuning panjang.
"Ling Feng." Yuan Zhong menatap Ling Feng.
"Aku tidak bisa melihat kekuatannya." Ekspresi Yuan Zhong menjadi serius saat melihat Ling Feng.
"Aku punya hadiah untukmu." Kata Ling Feng melempar kepala Yuan Ming.
"Yuan Ming." Badan Yuan Zhong gemetar saat melihat kepala Yuan Ming.
"Buuzzz." Ling Feng mengeluarkan auranya. "Tingkat Advance level 8." Yuan Zhong terkejut saat merasakan kekuatan Ling Feng.
"Lightning Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang petir muncul di tangannya.
Ling Feng kemudian mengayunkan pedangnya secara vertical. "Wuusshh." Pisau petir sepanjang 1 meter melesat ke arah burung emas. "Booomm!!" burung emas menghilang setelah terkena pisau petir.
"Uhukkk." Yuan Zhong batuk darah saat burung emas menghilang.
"Yuan Zhong apa kamu punya kata-kata terakhir." Kata Ling Feng berjalan ke arah Yuan Zhong.
"Jangan bunuh suamiku." Ling Feng melihat wanita berkulit putih berambut hitam panjang berlari ke arahnya.
"Xue Qu cepat pergi dari sini." Teriak Yuan Zhong dengan suara serak.
"Pantas Yuan Zhun sangat tampan. Dia memiliki ibu yang sangat cantik. Bahkan Yu Xi yang menurutku cantik. Tidak secantik dirinya." Gumam Ling Feng melihat wanita berambut hitam panjang.
"Hehehe, aku punya ide yang bagus." Ling Feng tertawa kemudian menyegel kultivasi Yuan Zhong.
"Kamu ikuti aku." Kata Ling Feng menyeret Yuan Zhong ke dalam rumah.
"Masuk ke dalam kamar atau aku bunuh suamimu." Kata Ling Feng melihat wanita berambut hitam panjang. Wanita berambut hitam panjang ketakutan kemudian masuk ke dalam kamar.
Ling Feng masuk ke dalam kamar dan mengikat Yuan Zhong di kursi. "Ling Feng apa yang ingin kamu lakukan." Teriak Yuan Zhong melihat Ling Feng berjalan ke arah istrinya.
"Crasshh." "Ahhhh." Ling Feng merobek pakaian istri Yuan Zhong.
"Ling Feng berhenti." Teriak Yuan Zhong.
"Yuan Zhong, kamu pria yang sangat beruntung. Kamu memiliki istri yang sangat cantik." Kata Ling Feng melihat wajah Xue Qu dan tubuhnya yang seksi.
__ADS_1
"Hisap penisku. Atau aku akan membunuh Yuan Zhong." Kata Ling Feng melihat wanita berambut hitam panjang. Wanita berambut hitam panjang menangis kemudian menghisap milik Ling Feng.
"Ling Feng, aku akan membunuhmu." Yuan Zhong berteriak melihat istrinya menghisap milik Ling Feng.