
Saat ini Ling Feng sedang berada di dalam hutan. "Di dalam novel Yiwu Fang, orang tua Yiwu Ming adalah kultivator tingkat Grand Master level 9. Seharusnya dia sudah tahu bahwa putranya Yiwu Ming telah meninggal." Kata Ling Feng.
"Dengan kekuatanku saat ini, Yiwu Fang dapat mengalahkanku dengan mudah. Jadi aku harus meninggalkan kerajaan Yiwu." Gumam Ling Feng kemudian berlari ke arah barat.
3 Hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng berada di ibukota kerajaan Zhong. "Bukankah dia pemuda yang membunuh pengawalku." Kata pemuda gemuk melihat Ling Feng.
"Semuanya tangkap dia." Teriak pemuda gemuk menunjuk Ling Feng.
"Baik pangeran." 2 prajurit mengangguk dan melesat ke arah Ling Feng.
"Dia tidak pernah belajar dari kesalahan." Ling Feng menghela nafas kemudian menghajar 2 prajurit yang melesat ke arahnya. "Buukk." "Buukk." "Uuuhh." "Uuuhh." Ling Feng mengalahkan 2 prajurit tingkat Expert level 9 tanpa mengeluarkan roh beladirinya.
"Kultivator tingkat Master level 7." Pemuda gemuk terkejut saat merasakan kekuatan Ling Feng.
"Jika kamu mengangguku lagi. Aku tidak akan ragu untuk membunuhmu." Ling Feng menatap pemuda gemuk kemudian berjalan pergi.
"Berengsek. Jangan berpikir aku takut denganmu. Hanya karena kamu kultivator tingkat master level 7. Orang tuaku adalah kultivator tingkat master level 9." Pemuda gemuk mengutuk.
Tidak lama kemudian Ling Feng masuk ke dalam restoran. "Aku pesan daging sapi dan sebotol anggur." Kata Ling Feng melihat pelayan restoran.
"Baik. Silakan tunggu pesanan anda." Pelayan restoran mengangguk kemudian berjalan ke arah dapur.
Saat ini di istana kerajaan Zhong. "Ayah, kultivasi pemuda yang membunuh Zan Peng sebenarnya tingkat Master level 7." Kata pemuda gemuk.
"Bagaimana kamu bisa tahu bahwa kultivasinya tingkat Master level 7." Tanya pria paruh baya berambut hitam.
"Pemuda itu kembali lagi ke ibukota dan mengalahkan 2 pengawalku." Kata pemuda gemuk. Pria paruh baya berambut hitam terkejut saat mendengar kata pemuda gemuk.
"Ayah, tolong tangkap pemuda itu." Kata pemuda gemuk.
"Benar sayang kamu adalah kultivator tingkat master level 9. Seharusnya kamu bisa mengalahkan pemuda itu dengan mudah." Kata wanita berkulit putih berambut pirang.
Pria paruh baya menghela nafas dan berkata. "Zhong Hu ikut aku untuk menemui pemuda itu."
"Baik ayah." Pemuda gemuk yang di panggil Zhong Hu mengangguk.
Saat ini Ling Feng yang sedang makan di restoran. Melihat pria paruh baya dan pemuda gemuk masuk ke dalam restoran. "Yang mulia." Semua orang di dalam restoran membungkuk saat melihat pria paruh baya.
"Lancang, mengapa kamu tidak membungkuk kepada yang mulia." Teriak salah satu prajurit.
"Aku bukan penduduk kerajaan Zhong. Mengapa aku harus membungkuk kepadanya." Balas Ling Feng.
"Lihat ayah. Sikapnya sangat buruk." Pemuda gemuk menunjuk Ling Feng.
__ADS_1
"Apa kamu yang membunuh Zan Peng." Kata pria paruh melihat Ling Feng.
"Zan Peng apakah pria yang memiliki kultivasi tingkat Master level 1 dan roh beladiri serigala putih level 5. Jika itu dia. Aku yang membunuhnya." Balas Ling Feng.
"Buussshh." Pria paruh baya mengeluarkan auranya. "Mengapa kamu membunuhnya." Pria paruh baya menatap Ling Feng.
"Dia ingin membunuhku. Jadi aku membunuhnya." Balas Ling Feng.
"Ikut denganku ke istana." Kata pria paruh baya.
"Bagaimana jika aku tidak mau." Balas Ling Feng.
"Terpaksa aku harus menggunakan kekerasan." Balas pria paruh baya.
"Wuusshh." Ling Feng melesat ke arah pemuda gemuk.
"Ayah!!" Pemuda gemuk panik melihat Ling Feng melesat ke arahnya.
Pria paruh baya muncul di depan Ling Feng kemudian memukul wajahnya. "Booom!!!" Ling Feng terlempar sejauh 20 meter dan menghancurkan dinding restoran.
"Jadi seperti ini rasanya pukulan kultivator tingkat master level 9." Kata Ling Feng mengusap darah di bibirnya.
"Apa kamu masih ingin bertarung." Pria paruh baya melihat Ling Feng.
"Roh beladiri level 6." Pria paruh baya dan semua orang terkejut melihat pedang hitam di tangan Ling Feng.
"Dark spear." Kata pria paruh baya kemudian tombak hitam yang diselimuti kegelapan mucul di tangannya.
"Fusion." Kata pria paruh baya kemudian tubuhnya di selimuti kegelapan. "Wuusshh." Kegelapan yang menyelimuti tubuh pria paruh baya berubah menjadi armor hitam.
"Mati!!" Pria paruh baya melesat ke arah Ling Feng.
"Demon Sword technique." Kata Ling Feng kemudian kepala tengkorak raksasa muncul di belakangnya.
"Wuusshh." Ling Feng mengayunkan pedangnya ke arah pria paruh baya. "Wooaarrr." Kepala Tengkorak hitam raksasa melesat ke arah pria paruh baya. "Booomm!!" Ledakan besar terjadi.
Saat asap ledakan menghilang pria paruh baya mati tanpa meninggalkan mayat utuh. "Dia telah membunuh ayahku. Semua prajurit bunuh dia." Teriak pemuda gemuk.
"Bunuh dia. Ayo kita balaskan kematian yang mulia." Semua prajurit berteriak dan menyerang Ling Feng.
"Cari mati!!" Ling Feng mencibir kemudian mengayunkan pedangnya. "Wuusshh." Pisau kegelapan sepanjang 3 meter melesat ke arah prajurit yang menyerangnya. "Crasshhh." Tubuh prajurit terpotong menjadi dua setelah terkena serangan Ling Feng.
"Wuusshh." Ling Feng mengayunkan pedangnya ke arah prajurit yang menyerangnya dari belakang. Pisau kegelapan sepanjang 3 meter melesat ke arah prajurit. "Crasshh." "Ahhh." "Ahhhh." Semua prajurit berteriak saat tubuh mereka terpotong menjadi dua setelah terkena serangan Ling Feng.
__ADS_1
"Aku harus melarikan diri." Pemuda gemuk ketakutan melihat Ling Feng yang membunuh semua prajurit dengan mudah. "Kamu ingin pergi kemana." Ling Feng muncul di depan pemuda gemuk.
"Jika kamu membunuhku. Kakekku akan membalaskan kematianku." Teriak pemuda gemuk.
"Di dalam novel Zhong Hu di ceritakan memiliki kakek yang kultivasinya mencapat tingkat King. Jika aku membunuhnya, aku akan membuat kultivator tingkat King sebagai musuhku." Gumam Ling Feng.
"Berikan aku semua hartamu. Maka aku akan membiarkanmu hidup." Kata Ling Feng menetap pemuda gemuk.
"Aku harap kamu menepati perkataanmu." Kata pemuda gemuk kemudian memberikan kantong ruangnya.
"Tidak buruk. Kamu memiliki 100.000 coin emas." Kata Ling Feng melihat 100.000 coin emas di dalam kantong ruang.
"Baiklah, kamu bisa pergi." Kata Ling Feng melihat pemuda gemuk. Mendengar kata Ling Feng pemuda gemuk berlari dengan cepat ke arah istana.
"Bodoh, apa kamu berpikir aku akan melepaskanmu dengan mudah. Aku tahu kamu masih memiliki banyak harta yang kamu simpan." Ling Feng menyeringai kemudian mengikuti pemuda gemuk.
Tidak lama kemudian pemuda gemuk masuk ke dalam istana. "Zhong Hu mengapa kamu kembali sendiri. Di mana ayahmu." Kata wanita berusia 30an dengan kulit putih dan rambut pirang.
"Ibu, ayah telah meninggal." Kata Zhong Hu kemudian mulai cerita tentang Ling Feng yang membunuh ayahnya. Wanita berambut pirang terkejut saat mendengar cerita Zhong Hu.
"Zhong Hu. Ayo kita pergi ke dinasti Gu untuk menemui kakakemu." Kata wanita berambut pirang.
"Baik bu." Zhong Hu mengangguk.
"Zhong Hu, aku tidak menyangka kamu memiliki orang tua yang sangat cantik." Kata Ling Feng masuk ke dalam ruangan dan melihat wanita berambut pirang.
"Siapa kamu." Wanita berambut pirang melihat Ling Feng.
"Ibu, dia kultivator yang membunuh ayah." Kata Zhong Hu melihat Ling Feng. Wanita berambut pirang terkejut saat mendengar kata Zhong Hu.
Ling Feng muncul di depan wanita berambut pirang dan mencium rambutnya. "Rambutmu sungguh harum."
"Berengsek. Menjauhlah dari ibuku." Zhong Hu marah dan melesat ke arah Ling Feng.
"Plasshh." Ling Feng menempar Zhong. "Bruuaakk." "Ahhhh." Zhong Hu terlempar sejauh 10 meter dan menghantam dinding.
"Zhong Hu." Wanita berambut pirang berteriak melihat Zhong Hu.
"Kamu memiliki tubuh yang indah." Kata Ling Feng meremas pantat wanita berambut pirang.
"Berengsek, jauhkan tangan kotormu dariku." Teriak wanita berambut pirang menyerang Ling Feng.
Ling Feng menghindari serangan wanita berambut pirang, kemudian menyegel kultivasinya.
__ADS_1