
"Ahhh." "Bruaakk." Ling Feng terlempar ke tepi arena. "Uhhuukk." Ling Feng batuk darah.
"Bos!!" Xuan Fen berteriak melihat Ling Feng batuk darah.
"Jadi seperti ini kekuatan roh beladiri level 9." Kata Ling Feng melihat naga emas sebesar 10 meter.
"Aku menyerah." Kata Ling Feng melihat Bai Hen.
"Juara 1 kompetisi tahunan murid dalam di menangkan Yuan Zhun." Teriak Bai Hen.
"Yuan Zhun kamu sungguh luar biasa." "Yuan Zhun aku sangat mencintaimu." "Yuan Zhun apa kamu tidak ingin mencari pelayan. Aku bersedia menjadi pelayanmu." Semua murid mulai bersorak.
Ling Feng turun dari arena dan berjalan ke arah Xuan Fen. "Bos, aku akan membantumu berjalan." Kata Xuan Fen merangkul Ling Feng.
"Ling Feng, kami akan mengantarmu ke ruang pengobatan." Kata Ling Hu dan Ling Tian merangkul Ling Feng.
"Terimakasih." Kata Ling Feng.
Ling Feng kemudian keluar dari arena pertarungan dengan bantuan Xuan Fen, Ling Hu dan Ling Tian.
Beberapa menit kemudian Ling Feng tiba di ruang pengobatan. "Baringkan dia di ranjang." Kata pria tua berjenggot panjang putih.
"Baik." Xuan Fen dan Ling Tian mengangguk kemudian membaringkan Ling Feng ke ranjang.
"Kalian bertiga bisa pergi." Kata pria tua berjenggot putih.
"Bos, kami akan pergi." Kata Xuan Fen.
"Pergilah." Balas Ling Feng.
Xuan Fen mengangguk kemudian keluar dari ruang pengobatan bersama Ling Hu dan Ling Tian.
"Kamu tidak perlu mengobatinya." Fan Bing masuk ke dalam aula pengobatan.
"Guru." Kata Ling Feng melihat Fan Bing.
"Makan ini dan kamu akan sembuh." Kata Fan Bing memberikan pil kepada Ling Feng.
"Pil Pemulihan tingkat 2. Efek dapat menyembuhkan luka. Memulihkan 20% stamina dan QI." Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Pil pemulihan level 2." Gumam Ling Feng melihat notifikasi yang muncul di depannya.
"Mengapa kamu diam saja. Cepat konsumsi pil itu." Kata Fan Bing.
"Baik guru." Ling Feng mengangguk kemudian mengkonsumsi pil pemulihan. Setelah mengkonsumsi pil pemulihan Ling Feng merasakan rasa sakit di dadanya menghilang.
__ADS_1
"Kerja bagus Ling Feng. Merupakan sebuah prestasi mendapatkan Juara 2 dengan kultivasimu saat ini." Fan Bing tersenyum.
"Saya hanya beruntung bisa masuk ke babak final." Ling Feng tersenyum.
"Ling Feng apa kamu baik-baik saja." Bai Hen masuk ke dalam aula pengobatan.
"Saya baik-baik saja ayah mertua." Kata Ling Feng melihat Bai Hen.
"Ling Feng. Mengapa kamu memanggil Bai Hen ayah mertua." Fan Bing terkejut.
"Putriku Bai Li adalah kekasih Ling Feng. Jadi wajar jika Ling Feng memanggilku ayah mertua." Kata Bai Hen.
"Bai Hen, sejak kapan putrimu menjadi wanita Ling Feng." Fan Bing terkejut.
"Sejak 40 hari lalu. Saat Ling Feng membunuh Duan Jun." Kata Bai Hen.
"Ling Feng, apa Bai Hen memaksamu untuk bersama putrinya." Kata Fan Bing melihat Ling Feng.
"Aku tidak pernah memaksa Ling Feng. Ling Feng dan putriku saling menyukai." Kata Bai Hen.
"Ling Feng apa itu benar." Fan Bing melihat Ling Feng.
"Itu benar guru. Saya menyukai putri Bai Hen." Ling Feng mengangguk.
"Sebaiknya kamu memutuskan hubunganmu dengan putri Bai Hen. Putri Bai Hen hanya memiliki roh beladiri level 1, dia tidak pantas untukmu." Kata Fan Bing.
Ekspresi Fan Bing menjadi buruk saat mendengar kata Bai Hen. "Bai Hen, apa kamu ingin bertarung." Kata Fan Bing mengeluarkan auranya.
"Ayo kita bertarung. Apa kamu pikir aku takut denganmu." Balas Bai Hen mengeluarkan auranya.
"Jika kalian berdua ingin bertarung. Bertarunglah di luar." Kata pria tua berjenggot.
"Ayo kita bertarung di luar." Kata Fan Bing keluar dari aula pengobatan. Bai Hen kemudian mengikuti Fan Bing keluar dari aula pengobatan.
"Dokter Hu, bisakah saya pergi. Saya merasa tidak sakit lagi." Kata Ling Feng melihat pria tua berjenggot putih.
"Kamu bisa pergi." Kata pria tua berjenggot putih. Ling Feng mengangguk kemudian keluar dari aula pengobatan.
"Bos!!" Ling Feng melihat Xuan Fen berlari ke arahnya.
"Bos, gurumu Fan Bing dan tetua Bai Hen sedang bertarung di arena." Kata Xuan Fen.
"Aku sudah tahu." Balas Ling Feng.
"Ayo kita lihat pertarungan mereka." Kata Ling Feng berjalan ke arena pertarungan.
__ADS_1
"Baik bos." Xuan Fen mengangguk kemudian mengikuti Ling Feng.
Sementara itu Fan Bing dan Bai Hen sedang bertarung di arena pertarungan. "Bai Hen apa kamu hanya tahu cara menghindar." Teriak Fan Bing menyerang Bai Hen dengan cambuk bewarna pink.
"Kalian berdua berhenti." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Pemimpin." Fan Bing dan Bai Hen kemudian berhenti bertarung.
"Mengapa kalian tiba-tiba bertarung." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Pemimpin, Fan Bing menantang saya bertarung. Karena dia tidak terima putri saya menjadi wanita Ling Feng." Kata Bai Hen.
"Fan Bing, apa kamu benar menantang Bai Hen bertarung." Tanya pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Itu benar pemimpin. Saya tidak terima jika putri Bai Hen yang memiliki roh beladiri level 1 menjadi wanita Ling Feng. Ling Feng memiliki roh beladiri unik. Seharusnya dia mendapatkan wanita yang lebih baik dari putri Bai Hen." Kata Fan Bing. Pria paruh baya terdiam saat mendengar kata Fan Bing.
"Sepertinya pertarungannya telah berakhir." Kata Ling Feng melihat Fan Bing dan Bai Hen yang berhenti bertarung.
"Ling Feng kemarilah." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang melihat Ling Feng yang masuk ke dalam arena pertarungan.
"Baik pemimpin." Ling Feng mengangguk kemudian berjalan ke arah pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Ling Feng, apa kamu menyukai putri Bai Hen." Tanya pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Jika menjawab tidak. Bai Hen akan membenciku. Jika aku menjawab iya, Fan Bing akan marah." Gumam Ling Feng di pikirannya.
"Saya menyukai putri Bai Hen pemimpin." Jawab Ling Feng. Bai Hen tersenyum saat mendengar jawaban Ling Feng.
"Fan Bing, karena Ling Feng menyukai putri Bai Hen. Sebagai guru Ling Feng, kamu harus mendukung keputusan Ling Feng." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang.
"Baiklah. Aku mendukung keputusan Ling Feng." Balas Fan Bing.
"Bagus." Pria paruh baya berambut panjang mengangguk mendengar jawaban Fan Bing.
"Ling Feng. Besok ayo kita pergi ke kota Sichuan." Kata Bai Hen melihat Ling Feng.
"Baik ayah mertua." Ling Feng mengangguk.
Mata Fan Bing menyipit saat mendengar percakapan Bai Hen dengan Ling Feng.
Beberapa menit kemudian Fan Bing telah meninggalkan arena pertarungan. "Bai Hen, jangan berpikir aku akan membiarkan putrimu bersama Ling Feng. Hanya aku wanita satu-satunya yang boleh bersama Ling Feng." Kata Fan Bing kemudian pergi meninggalkan sekte Star Heaven.
Saat ini Ling Feng telah kembali ke tempat tinggalnya. "Hari ini sungguh melelahkan." Kata Ling Feng mengingat pertarungannya saat di kompetisi murid dalam.
"Aku terlalu meremehkan Yuan Zhun. Meskipun aku memiliki kultivasi yang sama dengan Yuan Zhun. Aku pasti tidak akan bisa mengalahkannya. Kecuali aku memiliki roh beladiri level 4 dan mempelajari keterampilan level 4." Kata Ling Feng mengingat pedangnya yang patah setelah menebas tubuh naga emas.
__ADS_1
"Summon black sword." Kata Ling Feng kemudian pedang hitam muncul di tangannya.
"Aku beruntung roh beladiri akan pulih setelah menghilang. Jika roh beladiriku tetap patah, aku terpaksa harus membeli roh beladiri baru." Gumam Ling Feng.