
"Summon Light Sword." Kata Ling Feng kemudian pedang cahaya muncul di tangannya. "Jadi kamu ingin bertarung." Kata pria melihat Ling Feng.
"Benar. Seharusnya dengan kekuatanku saat ini. Aku bisa mengalahkan kultivator tingkat master level 1 sepertimu." Balas Ling Feng melihat pria.
"Sombong. Aku akan memberitahumu perbedaan kultivator tingkat master dan Expert." Kata pria berambut hitam.
"Summon White Wolf." Kata pria kemudian serigala putih sebesar 5 meter muncul di depannya.
"Fusion." Kata pria berambut hitam kemudian tubuhnya dan roh beladiri serigala putihnya bersinar.
"Wuussshh." Ling Feng melihat pria berambut hitam berubah menjadi manusia serigala berbulu putih setinggi 2 meter.
"Setelah kultivator menerobos tingkat Master. Mereka bisa bergabung dengan roh beladiri mereka." Kata Ling Feng melihat manusia serigala di depannya.
"Buuussshh." Manusia serigala melesat ke arah Ling Feng.
"Mati!!" Kata Ling Feng mengayunkan pedangnya ke arah manusia serigala. "Wuusshh." Pisau cahaya sepanjang 2 meter melesat ke arah manusia serigala.
"Seranganmu tidak akan bisa melukaiku." Kata manusia serigala mencakar pisau cahaya. "Slasshhh." "Ahhhh." Manusia serigala berteriak melihat tangannya terpotong.
"Itu adalah akibat meremehkanku." Kata Ling Feng berjalan ke arah manusia serigala.
"Mati!!!" Manusia serigala berteriak marah dan menyerang Ling Feng. "Sword Dance." Kata Ling Feng kemudian menyerang manusia serigala dari segala arah. "Crasshh." "Crasshh." Tubuh manusia serigala kemudian menjadi beberapa potongan.
"Coin +1.100" Notifikasi muncul di depan Ling Feng.
"Tuan Ling Feng anda sangat hebat. Anda bisa mengalahkan kultivator yang jauh lebih kuat dari anda." Qiu Han menatap Ling Feng dengan penuh kekaguman.
"Dia terlalu meremehkanku. Jika dia tidak meremehkanku. Aku akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk mengalahkannya." Kata Ling Feng.
"Baiklah, ayo kita pergi dari sini." Kata Ling Feng.
"Baik tuan." Qiu Han mengangguk.
Keesokan harinya di istana kerajaan Zhong. "Ayah, mengapa Zan Peng masih belum kembali." Kata pemuda gemuk.
"Zhong Hu. Apa tingkat kultivator yang membunuh 4 pengawalmu." Tanya pria paruh baya berambut hitam.
"Tingkat expert level 8." Balas Zhong Hu.
"Berapa level roh beladirinya." Tanya pria paruh baya berambut hitam.
"Roh beladirinya pedang cahaya level 5." Balas Zhong Hu.
"Seharusnya Zan Peng tidak akan kalah oleh kultivator tingkat Expert level 8 yang memiliki roh beladiri level 5. Kecuali kultivator itu memiliki pendukung yang jauh lebih kuat dari Zan Peng." Balas pria paruh baya berambut hitam. Zhong Hu terkejut saat mendengar kata ayahnya.
Saat ini Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han telah meninggalkan kerajaan Zhong. "Ling Feng kemana tujuan kita selanjutnya." Tanya Su Yan.
"Kita akan pergi ke dinasti Gu." Balas Ling Feng.
__ADS_1
"Tuan, apa anda berasal dari dinasti Gu. Aku dengar Dinasti Gu adalah tempat berkumpulnya kultivator kuat." Kata Qiu Han.
"Tidak, kami berdua berasal dari kerajaan Yiwu." Balas Ling Feng.
7 hari telah berlalu. Saat ini Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han berada di dinasti Gu. "Kultivasi penduduk dinasti Gu semuanya di atas tingkat Intermediate." Kata Su Yan merasakan kekuatan penduduk kota yang sedang beraktivitas.
"Halo tuan. Dimana tempat menyewa sebuah rumah." Kata Ling Feng bertanya kepada pria acak.
Pria kemudian menunjuk sebuah bangunan. "Terimakasih tuan." Ling Feng berterimakasih.
"Ikuti aku." Kata Ling Feng berjalan ke arah bangunan.
"Baik." Su Yan dan Qiu Han kemudian mengikuti Ling Feng.
"Menarik, di usianya sangat muda dia sudah mencapai tingkat Expert level 8." Kata pria paruh baya berkumis melihat Ling Feng.
Tidak lama kemudian Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han masuk ke dalam bangunan. "Halo, apakah anda agen properti yang menjual rumah." Kata Ling Feng melihat pria gemuk.
"Benar, aku menjual rumah." Balas pria gemuk.
"Tuan, saya mencari rumah yang memiliki tiga kamar." Kata Ling Feng.
Pria gemuk kemudian menunjukan gambar rumah kepada Ling Feng. "Tuan, berapa harga sewa rumah ini selama 1 tahun." Kata Ling Feng menunjuk sebuah gambar.
"Harga sewa rumah ini selama 1 tahun 100.000 coin emas." Kata pria gemuk.
"Begitu mahal." Qiu Han terkejut mendengar kata pria gemuk.
"Zhen Wei antar tuan dan nona ini ke rumah nomor 3." Kata pria gemuk.
"Baik bos." Balas pria kurus.
"Tuan dan nona silakan ikuti saya." Kata pria kurus. Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han kemudian mengikuti pria kurus.
Tidak lama kemudian pria kurus berhenti di sebuah rumah. "Tuan, ini adalah rumah anda." Kata pria kurus membuka pintu rumah.
"Rumah ini bagus." Kata Su Yan melihat bagian dalam rumah.
"Ambil ini." Kata Ling Feng memberikan 10 coin emas kepada pria kurus.
"Terimakasih tuan." Pria kurus tersenyum saat menerima uang dari Ling Feng.
"Jika kamu mengantar kami ke toko pakaian. Aku akan memberimu 10 coin emas lagi." Kata Ling Feng melihat pria kurus.
"Baik tuan, saya akan mengantar anda ke toko pakaian." Kata pria kurus penuh semangat.
"Su Yan, Qiu Han ayo pergi ke toko pakaian." Kata Ling Feng.
"Baik." Su Yan dan Qiu Han mengangguk.
__ADS_1
Tidak lama kemudian Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han berada di toko pakaian. "Kamu bisa pergi." Kata Ling Feng memberikan 10 coin emas kepada pria kurus.
"Terimakasih tuan." Pria kurus tersenyum kemudian keluar dari toko pakaian.
"Belilah pakaian yang kalian suka. Aku yang akan membayar tagihannya." Kata Ling Feng.
"Terimakasih tuan." Qiu Han tersenyum kemudian mulai melihat-lihat pakaian.
"Tuan, apa pakaian ini cocok untukku." Kata Qiu Han memakai pakaian bewarna hijau muda.
"Pakaian itu cocok untukmu." Kata Ling Feng.
"Tuan, saya ingin membeli pakaian ini." Qiu Han tersenyum.
"Baiklah, belilah lagi pakaian yang kamu suka." Kata Ling Feng.
"Baik tuan." Qiu Han tersenyum kemudian melihat-lihat pakaian.
Beberapa menit kemudian Su Yan, dan Qiu Han telah selesai membeli pakaian. "Ayo kita pergi." Kata Ling Feng keluar dari toko pakaian.
"Baik." Balas Su Yan dan Qiu Han kemduian mengikuti Ling Feng.
Tidak lama kemudian Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han berada di dalam restoran. "Selamat datang, apa yang ingin anda pesan." Kata pelayan restoran menyambut Ling Feng, Su Yan dan Qiu Han.
"Qiu Han apa yang ingin kamu pesan." Tanya Ling Feng.
"Terserah anda tuan. Saya akan makan apapun yang tuan berikan." Qiu Han tersenyum.
"Su Yan kamu pesan apa." Tanya Ling Feng.
"Aku pesan daging kelinci dan teh hijau." Kata Su Yan.
"Aku pesan 2 porsi daging sapi dan 2 teh hijau." Kata Ling Feng.
"Baik. Silakan tunggu pesanan anda." Balas pelayan restoran kemudian berjalan ke dapur.
Tidak lama kemudian Ling Feng melihat pesanannya datang. "Ayo kita makan" Kata Ling Feng melihat Su Yan dan Qiu Han.
"Baik." Su Yan dan Qiu Han mengangguk.
"Mengapa kamu menangis." Ling Feng melihat Qiu Han yang meneteskan air mata.
"Tuan, anda sangat baik kepada Qiu Han. Bahkan kedua orang tua Qiu Han, tidak sebaik tuan." Qiu Han meneteskan air mata.
"Berhentilah menangis, dan lanjutkan makanmu." Kata Ling Feng mengusap air mata Qiu Han.
"Baik tuan." Qiu Han mengangguk kemudian mulai makan. Su Yan tersenyum melihat Qiu Han.
Beberapa menit kemudian Ling Feng telah selesai makan dan kembali ke rumahnya yang baru saja dia beli. "Aku ingin istirahat. Jadi jangan ganggu aku." Kata Ling Feng masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
"Baik tuan." Qiu Han mengangguk.