
Setelah Rizal pergi ke Toilet, terlihat Rizal sedang berjalan menuju ke tempat Erika berada. Namun sesaat dirinya ingin kesana... Tiba - tiba...
Dug...!*
Dia menabrak seorang laki - laki yang lebih tua darinya, "Maaf..."
"Cih, menyebalkan sekali..."
Rizal meminta maaf, namun orang itu malah kesal kepada Rizal dan tidak hanya itu, ia menatap rendahnya karena memiliki alasan tertentu.
Lalu siapa dia sebenarnya? "Hey, apakah kau bocah yang bernama Rizal?" tanya laki - laki itu dengan nada kesal.
"Ya, itu memang aku. Jadi apa yang gerangan inginkan?" tanya Rizal yang begitu bingung
"Aku ingin kau pergi dari sini dan jangan dekati Erika lagi!" Ucap Laki - laki itu yang terlihat mengancamnya
"Ha? Emang kau siapa berani menyuruhku seperti itu?" Tanya Rizal yang menatap tajam balik.
"Dasar rendahan, kau itu lemah dan bukan berasal dari keluarga bangsawan... Jadi apakah pantas ingin tau namaku? Tentu saja tidak dasar rakyat jelata!" Dia malah menghina Rizal, dan saat itu Rizal menjadi sedikit kesal..
"Iya - iya aku memang Jelata, tapi itu lebih baik dari pada jadi Bangsawan sombong dan tidak tahu adab sepertimu..."
"Ha? Apakah kau tahu aku dari keluarga mana?!" Dia sedikit kesal dengan omongan Rizal
"Tidak tahu, ya makannya aku tanya tadi. Jadi pakai logika dengan otak kecilmu itu."
Laki -laki itu menjadi semakin kesal dan amarahnya semakin melunjak. Dan dia mulai menggenggam tangannya lalu ingin memukul Rizal.
"Jelata tidak tahu diri!!!"
Dan dia memukul Rizal, namun sebelum pukulan itu mengenai wajah Rizal... Sesaat
Bugh!*
Pukulan tersebut di tahan oleh seseorang menggunakan tangannya, dan Rizal sudah mengetahui siapa yang melakukan itu.
"Eh?" Dan laki - laki itu terkejut dan melihat siapa yang menahan pukulannya.
"E-erika...!?"
Dan nampak, dia sangat ketakutan yang mana terlihat Erika menampilkan raut wajah tersenyum namun memiliki hawa yang begitu dingin, mengerikan.
"Kakak, apa yang akan kau lakukan kepada calon suamiku?"
__ADS_1
"E-erika... Tenang dulu... A-aku hanya ingin melindungimu sa----"
Bugh!*
Booom!*
Sebelum menyelesaikan perkataannya, Erika memukul wajahnya sampai dia menabrak tembok rumah hingga retak.
"S-sakit..."
Dan kepalanya juga mengeluarkan banyak darah akibat kepalanya dulu yang membentur temboknya hingga retak.
Sedangkan Rizal sendiri saat melihatnya, dirinya menjadi sangat terkejut di dalam hatinya karena... 'Seriusan!? Aku tidak tahu dia adalah kakaknya Erika! Dan malah Erika memukulnya hingga kepalanya bocor!?'
"Rizal, apakah kau tidak apa?" Tanya Erika yang tersenyum lembut kepadanya, tanpa sedikitpun dia mempedulikan kakaknya sendiri..
"Y-ya... Aku baik - baik saja, dan siapa dia? Apakah itu kakakmu?" Jawab dan tanya Rizal kepada Erika.
"Ya itu kakakku, namanya Shinei Yamaguchi. Umurnya sudah 25 Tahun tapi dia masih belum menikah karena dia itu Siscon yang sangat menjijikan."
"Eeh... Begitu, tapi apakah kakakmu baik - baik saja?"
"Biarkan saja karena aku memukulnya setidaknya 5 kali dalam sehari. Dan ini baru 3 kali... Jadi dia akan baik - baik saja dalam beberapa menit nanti."
Yang mana dirinya bisa di bilang itu siscon dan Nisa juga adiknya sedikit brocon. Jadi bisa di bilang... Dirinya jauh lebih beruntung dari pada Shinei yang mendapatkan adik seperti Erika.
"Oh ya Erika, kau itu sangat kuat ya?"
"Tentu saja aku sangat kuat karena selalu olahraga setiap hari."
"Itu mustahil, kau itu sudah meretakkan tembok yang begitu keras hanya dengan pukulanmu saja dan untuk melakukan itu seharusnya bukan hanya bermodal olahraga saja."
"Kau pasti memiliki kekuatan khusus yang ada dalam dirimu, benarkan?"
Erika yang mendengar dirinya di lontari banyak pertanyaan oleh Rizal. Ia sedikit bingung dengan apa yang akan dirinya jawab.
'Bagaimana ini... Apakah aku harus jujur bahwa aku memiliki kekuatan supernatural? Tidak, aku harus merahasiakannya sampai waktunya tepat!'
"Anggap saja itu hanyalah kebetulan saja, dan jika kau masih ingin mengetahuinya... Aku akan memberitahumu saat malam nanti, oke?" Erika sepertinya tidak ingin menjawabnya sekarang, tetapi mari kita lihat apakah dia benar - benar akan memberitahu yang sebenarnya kepada Rizal
"Baiklah,"
Kemudian Erika dan Rizal pergi meninggalkan Shinei yang masih tergeletak di lantai dengan darah yang terus bercucuran dari kepalanya
__ADS_1
Tidak hanya itu, Rizal dan Erika juga langsung memilih jas dan gaun pernikahan mereka bersama karena di rumah--- atau lebih tepatnya, mansion milik Erika
Menyediakan banyak sekali gaun dan jas yang begitu banyak, dan tentu saja satu gaun/jas harganya itu setara dengan 5 Rumah sekaligus. Bahkan bisa lebih dari itu.
**********
Dan beberapa jam kemudian... Malam telah Tiba, akhirnya di acara pernikahan mereka akan berlangsung.
Di sana juga memperlihatkan para tetamu dari berbagai negara hadir di pernikahan mereka.
"Jadi sekarang Nona Erika dari keluarga Yamaguchi akan menikah, aku tidak sabar untuk melihat siapa yang akan menjadi pasangannya."
"Benar, aku pasti menduga dia adalah orang dari keluarga yang terpandang,"
Mereka semua mengira bahwa pasangan Erika adalah laki - laki dari keluarga yang terpandang dan memiliki tingkatan yang sama dengan keluarga Erika.
Namun semua itu salah karena pasangan Erika adalah laki - laki dari keluarga jelata biasa, dan sangat - sangat jauh berbeda dari mereka semua yang hadir di sini.
"Sial, padahal aku ingin menjodohkan putraku dengan Nona Erika. Tapi ternyata aku keduluan,"
Karena Erika dari keluarga terpandang, jadi banyak yang ingin menjodohkan putranya dengan Erika. Tetapi semua jtu itu di tolak semua oleh Erika.
Seperti keluarga bangsawan dari Inggris, Amerika, China, Australia, Korea, Prancis, Belanda, dan masih banyak lagi keluarga bangsawan dari penjuru dunia yang ingin memasangkan putranya dengan Erika.
"Ngomong - omong kapan pengantin pria dan wanitanya akan turun?"
"Entahlah, mungkin beberapa menit lagi,"
Semuanya sangat menantikan kehadiran pengantin perempuan dan Laki - laki, yang tidak lain adalah Erika dan Rizal.
Tetapi semua orang belum tahu bahwa pengantin laki - laki itu adalah Rizal. Dan semuanya pasti sangat terkejut jika mengetahui bahwa pasangan dari Erika Yamaguchi adalah dari keluarga jelata biasa dari Indonesia.
Segala sisi ruangan yang ada dalam Rumah besar Keluarga Yamaguchi sudah di penuhi oleh Ratusan Tamu yang begitu banyak.
Tamu - tamu itu juga terus berdatangan , dan terlihat di luar rumah Erika yang sudah seperti Istana. Banyak sekali mobil - mobil mewah yang berdatangan.
Bahkan Helikopter juga nampak berterbangan mendekati Kediaman dari keluarga Yamaguchi.
"Bienvenue monsieur, madame"
Semua pelayan yang menjaga di luar pintu juga menyambut para tetamu penting yang datang di sana dengan bahasa Prancis.
.......
__ADS_1