Story Of Gienka Gea: Cinta Si Penyihir

Story Of Gienka Gea: Cinta Si Penyihir
#7


__ADS_3

Suasana di luar ruang operasi pun menjadi keos.


Gea berlari ke dalam ruang operasi. Air mata terus berlinang di pipi nya. Dia tidak bisa kehilangan sahabatnya. Tidak sekarang.


Tante Lia yang melihat Gea masuk ke dalam ruang operasi langsung menyusul Gea, takut Gea melakukan hal- hal yang membuat identitas mereka sebenar nya terbongkar.


"Mia... bangun dong," bisik Gea di telinga Mia yang berbaring di atas meja operasi.


"Mia, lo jangan diam kayak gini dong!." Ia memandang sendu kepada Mia yang sekarang sudah tak bernyawa di hadapan nya.


“Kalau gue tahu kecelakaan ini bakal terjadi, gue gak akan meminta lo datang Mia! Gue menyesal Mia! Gue menyesal!!” Teriak Gea tersedu – sedu sambil menenggelamkan wajahnya di tangan sahabat nya yang sudah tidak bernyawa itu.


Namun sebuah keajaiban terjadi. Tiba-tiba saja alat monitor jantung Mia membunyikan suara yang aneh. Tante Lia yang berdiri di sebelah Gea terkejut.


Apa yang dia saksikan ini adalah hal yang sungguh di luar nalar, bahkan nalar seorang penyihir sekalipun.


Mustahil rasa nya orang yang telah official di nyatakan mati oleh dokter, bisa hidup kembali.


Tapi yang membuat tante Lia lebih tersentak adalah fakta bahwa Gea adalah seorang penyihir legendaris.


Sebab apa yang terjadi saat ini hanya bisa di lakukan oleh seorang penyihir legendaris. Namun hal itu serta merta membuat tante Lia menyadari sesuatu.

__ADS_1


Sesuatu hal yang sangat berbahaya yakni umur penyihir legendaris akan berkurang karena dengan dia menghidupkan orang yang sudah mati itu sama arti nya dia memberikan sekian persen kehidupan nya pada orang yang di hidupkan nya tadi.


Itulah mengapa tidak ada penyihir legendaris yang berumur panjang seperti penyihir biasanya.


Tante Lia langsung menahan tangan Gea dan menarik Gea menjauh. “Kita harus segera pergi dari tempat ini Gea.” Tarik nya semakin kuat.


“Tidak tante! Tante tidak lihat tadi? Aku bisa menghidupkan Mia kembali tante. Lihat tante, sedikit demi sedikit organ nya kembali berfungsi.” Sorak Gea senang.


“Tidak Gea! Kamu tidak boleh melakukan itu! Kamu tahu apa yang barusan kamu lakukan? Kamu itu baru saja mentransfer sekian persen kehidupan kamu ke Mia!! Itu sama saja kamu mengurangi masa hidup mu! Kamu tidak boleh melakukan itu Gea! Tidak boleh!” Tante Lia semakin kuat menarik Gea keluar dari ruang operasi itu.


Gea tertegun mendengar penjelasan tante nya. Tapi itu hanya untuk sesaat karena Gea mendengar tarikan nafas sesak dari Mia.


"Aku harus menyelamatkan Mia, tante!" Gea menyentak tangan tante Lia dan kembali ke meja operasi Mia.


"Aku harus menyelamatkan Mia," ulang Gea.


"Gak. Gak boleh Gea! Kamu jangan keras kepala!! "


"Tapi dia sahabatku, Tante." Mohon Gea dengan sangat.


"Tapi, umurmu akan berkurang!!"

__ADS_1


"Aku tahu," sahut Gea cepat, mengerti apa yang tante Lia maksudkan.


“Aku yang menyebabkan Mia mengalami kecelakaan! Paling tidak izin kan aku untuk membantu nya! Aku mohon tante??"


Tante Lia tertegun. Dia benar- benar kehabisan kata- kata. Tidak ada yang bisa dia katakan pada keponakan nya yang keras kepala ini.


Dan akhirnya genggaman tangan nya melonggar namun masih terasa enggan melepaskan Gea.


Kakak nya menitipkan Gea pada nya dan Dora. Dan meminta nya dan Dora untuk menjaga Gea seperti anak mereka sendiri karena dia tidak bisa pergi keluar dari dunia sihir.


Setelah perdebatan hebat dalam batin, akhirnya tante Lia tersenyum dan mengangguk tanda di setuju Gea menghidupkan Mia lagi.


Bahkan tante Lia membantu melihat apakah ada orang yang akan datang atau tidak.


Dengan langkah kaki yang gemetar Gea melangkah ke dekat meja operasi Mia.


Air mata tidak berhenti mengalir membasahi pipi nya. Walau pun tidak tahu bagaimana cara kekuatan ini bekerja, Gea tetap mendekat untuk menyelematkan nyawa sahabat nya.


Pelan- pelan Gea meletakan tangan nya di atas tubuh Mia lalu dia memusatkan semua kosentrasi nya pada satu titik yakni keinginan nya agar Mia hidup kembali.


Saat sebuah keajaiban akan terjadi pintu ruangan itu pun terbuka dan seorang pria berjas putih masuk, "keluar lah. Mia adalah urusan ku." Ujar nya lalu memakai sarung tangan nya .

__ADS_1


Gea langsung menoleh pada tante nya. Dari pandangan nya terlihat Gea tidak ingin keluar dari ruang operasi itu hingga tante nya berkata pada nya, " Dia Dennis Hardata, Gea! ia pasti akan bisa menyelamatkan Mia. Yakin lah! Bukan kah kau sudah memberikan sedikit kehidupan mu pada Mia. Percaya lah Mia akan selamat. Ayo kita keluar." Ajak tante Lia dengan menggunakan telepati yang hanya bisa di dengar oleh Gea.


Gea pun akhir nya beranjak dari tempat nya berada. Mata nya terus menatap ke arah Dennis Hardata. "kasihan sekali hidup mu tuan. Semoga kau segera di pertemukan dengan istri mu," Batin Gea karena tanpa sengaja di melihat apa yang ada di dalam kehidupan Dennis.


__ADS_2