Suami Buat Elsa

Suami Buat Elsa
Bonus POV Elsa


__ADS_3

POV Elsa.


Namaku Elsa, dari kecil hingga sekarang aku di rawat oleh nenek, bibi dan pamanku. Aku punya dua keponakan laki laki yang sangat baik dan sayang padaku juga sangat ku sayang.


Kehidupanku berubah drastis saat nenek memintaku untuk menikah dengan laki laki pilihan nya. Ternyata laki-laki pilihan nenek itu laki laki yang ceroboh, dia pernah kehilangan anak perempuannya di pasar malam. Ditempat itu pertama kali kami bertemu.


Dalam waktu dekat ini kami akan segera menikah, dia memang tampan, duda punya anak satu, tapi kenapa hatiku tidak bisa menyukainya saat ini, sudahlah masa bodoh, urusan hati belakangan, aku menikah demi kebahagiaan nenek.


Ku bangun pondasi cintaku atas dasar cinta kepada Allah dan cinta pada nenekku, pahlawan sebenarnya dalam hidupku.


Setelah menikah aku tinggal di rumah suamiku Fattah namanya. Hariku semakin berat karena jauh dari nenek dan bibi. Namun aku berusaha santai, berbakti pada suami karena itulah yang membuat nenek bahagia.

__ADS_1


Seiring berjalannya waktu Fattah mulai mengisi hatiku, aku benar benar menyukainya sekarang, karena dia sosok yang bertanggung jawab dan penuh cinta, kebahagiaanku semakin besar karena kami pindah ke rumah mertua, karena aku ingin turut serta merawat Nazwa anak Fattah.


Nazwa sangat lengket padaku, hingga membuatku jatuh cinta padanya. Bahkan Nazwa ikut aku pulang ke rumah bibi Maya. Karena dia tidak mau berpisah dariku. Nenek dan bi Maya sangat bahagia karena kedatangan kami yang akan menginap 10 hari kedepan.


Aku merasa Aneh akhir-akhir ini, kenapa hatiku selalu merindukan Fattah dan sangat-sangat merindukan dia. Aku pulang ke rumah bibi karena Fattah sedang dinas ke luar kota selama 8 hari.


Aku tidak menyangka sama sekali, ternyata saat ini aku hamil dan aku sengaja tidak memberitahu Fattah dengan kehamilan ini. Fattah heran melihatku minum susu, dia tidak tahu kalau itu susu khusus orang hamil.


Mertua dan suamiku baru tahu kehamilanku lewat mulut kecil Nazwa. Kebahagiaan kami semakin bertambah, aku semakin dimanjakan mertua dan suamiku karena kehamilan ini.


Hatiku sangat sakit ketika tahu suamiku menikah denganku karena terpaksa dan malas berdebat dengan kaka nya Indra yang mengira aku dan Fattah sepasang kekasih. hatiku sangat sakit mengetahui suamiku sama sekali tidak menginginkan pernikahan ini.

__ADS_1


Karena tekanan ini aku drop dan di rawat di rumah sakit. Aku tidak bisa melihat wajah suamiku, ketika melihanya seketika amarah ku meledak ledak. Hingga kini aku kembali ke rumah bibi.


Aku merenung ... bagaimana nasib bayiku jika aku bercerai dengan Fattah?, namun Fattah selalu bersabar mengahdapiku yang dingin padanya. Dia selalu berusaha meyakinkanku kalau dia mencintaiku. Aku ragu dan takut kalau nantinya hanya menjadi beban bagi Fattah.


Fattah laki-laki yang baik, seharusnya dia punya istri yang jauh lebih baik dariku, bukan sepertiku wanita biasa yang tidak punya apa apa.


Seiring berjalannya waktu Fattah membuktikan kalau dia benar benar mencintaiku saat ini. Hati ku luluh melihat cinta Fattah. Kami berbaikan kembali.


Kejutan dalam hidupku, saat ini aku melahirkan bayi kembar pengantin, aku sangat tidak menduga akan hal ini, aku sangat bahagia punya 3 anak dan suami yang sangat mencintaiku.


Terimakasih ya Allah memberikan ku jidih yang luar biasa, terimakasih nenek, karena laki-laki pilihan nenek untuk jadi suamiku benar benar laki laki yang luar biasa. Kehidupan kami terus berlanjut dengan limpahan hujan kebahagiaan.

__ADS_1


__ADS_2