
jam sudah menunjuk kan angka 5 sore,kami berkemas dan segera pulang.zahra pun sudah mulai terlihat lelah.
"zahra ayok kita pulang udah sore,nanti kita kemalaman di jalan"ajak ku
"iya yah,zahra ganti baju dulu"
semua sudah siap kami pun pulang,karena kelelahan zahra sampai tertidur di pangkuan ku.
"heru,zahra kelihatan nya senang sekali hari ini,apa lagi sewaktu main sama perempuan tadi."kata ibu
"iya buk,dia senang seperti main dengan kakak nya sendiri."ku pandang wajah zahra
"bukan kakak tapi ibu,dia rindu seorang ibu.kalau aja kamu punya istri lagi.pasti zahra senang ada yang memperhatikan."
aku tak menjawab,aku masih ragu untuk menikah lagi,aku takut kalau zahra kurang di perhatikan,dengan mamah nya sendiri aja dia terabaikan apalagi dengan orang lain. bahkan sampai sekarang pon mamah nya tak pernah melihat zahra.jangan kan datang untuk melihat menanyakan kabar saja tidak.
tiba tiba mobil yang kami tumpangi mendadak berhenti.
"ada apa pak,kok berhenti?" tanya ku pada sopir nya
"itu pak ada mobil mogok di depan kasian minta tolong"kata pak supir
ku lihat di depan ada mobil yang mogok minta bantuan pada kami.ku lihat semua wanita,kasian juga kalau tak di bantu.aku pun ikut turun untuk melihat nya.
"kenapa mbak mobil nya.apa ada yang bisa di bantu?" tanya pak supir pada salah satu wanita itu
"ini pak ban mobil nya bocor,kami gak bisa ganti nya,dari tadi udah minta tolong beberapa orang tapi gak ada yang mau bantu"jawab nya
ku lihat memang ban nya bocor mungkin terkena paku di jalan.aku dan pak supir pun membantu mereka mengganti ban mobil,yang lain nya menunggu di mobil.
"udah siap"kata pak supir setelah membereskan semua nya.
"terima kasih pak udah mau bantuin kami. kalau gak ada bapak kami gak tau gimana pulang nya"kata wanita itu.suara nya seperti aku kenal tapi siapa?
"indah!"
"ayah nya zahra ya?,makasih ya udah mau bantuin"kata indah
"iya sama sama,kalian mau pulang ke mana?"tanyaku
"kami pulang ke BM bang,"
"o kita satu arah kami juga ke sana,gimana kalau sama sama aja takut nya kenapa kenapa di jalan.kalian di depan kami ikuti di belakang.karena kalian semua cewek kan?"
"boleh lah bang kami juga takut kalau ada masalah lagi.kalau gitu kami duluan ya"kata indah ramah
"iya,biar kami di belakang"
__ADS_1
kami pun mengikuti mobil indah di belakang.karena mereka semua perempuan jadi ada rasa kasihan kalau terjadi sesuatu lagi di jalan,maka nya aku mengikuti mereka sampai ke rumah nya,lagian jalan kami juga searah.
"cieee,kayak nya ada yang jodoh nih,ketemu lagi di jalan?"goda salah satu anggota ku
"kan ini jalan umum siapa aja boleh lewat.lagian kan dia lagi kesusahan apa salah nya di tolong,gak usah yang macam macam pikiran nya"ucapku
"biasa nya kalo jumpa gak sengaja gitu bisa jadi jodoh loh bang."
"amin"
"wah berarti ada yang lepas masa duda nih. jangan lupa undangan nya ya bang"goda mereka
"insyaallah kalau udah datang jodoh nya.doain aja yang terbaik"
"amiin"
"emang abang sama cewek tadi udah kenal lama ya bang,kok akrab kali.kenalin ngapa bang sama kawan nya yang jomblo"tanya salah satu dari mereka
"baru juga kenal tadi,mana lah tau yang mana jomblo.kalau semua udah punya pacar bahkan suami gimana?"tanya ku balik
"ya mungkin abang tau.lagian mereka gak ada yang bawa pasangan"
"udah lah ngapain bahas mereka.lagian gak kenal kenal kali.karena mereka baik sama zahra apa salah nya kita pun bantu mereka tadi"
kami pun sampai di rumah tengah malam.karena mengantar kan indah dan teman teman nya dulu, walau hanya di pinggir jalan setidak nya sudah dekat dengan rumah mereka.
pagi yang cerah aku mengajak zahra ke pasar karena sudah janji akan membelikan peralatan sekolah nya.sekaliaan belanja kebutuhan sehari hari. sedang asik memilih tas dan yang lain nya,aku bertemu lagi dengan indah seperti nya dia juga sedang memilih perlengkapan sekolah.
"loh ada zahra,sama siapa ke sini.zahra mau beli perlengkapan sekolah juga ya?"tanya indah pada zahra.
"kak indah.iya lagi cari tas.zahra sama ayah,beli perlengkapan sekolah.kan udah mau masuk sekolah lagi"kata zahra semangat
"kak indah juga belanja ya,ini siapa?anak kakak ya?"tanya zahra sambil menunjuk anak kecil di sebelah indah
"iya kak indah lagi cari tas juga untuk lia.ini keponakan kakak.dia mau masuk TK"kata indah
"kak yang ini bagus gak kak untuk zahra"sambil menunjuk tas berwarna biru,
"iya cantik kayak zahra"
aku datang mendekati mereka yang asik memilih barang.
"zahra udah dapat yang mau di beli"eh ada indah sama siapa ndah belanja juga"tanya ku pura pura baru lihat
"iya bang ini lagi cari tas buat lia dia mau masuk TK."
"ooh.kebetulan ya jumpa di sini."
__ADS_1
"iya bang"
"zahra apa lagi yang mau di beli"
"udah yah semua nya"
"ya udah kita bayar dulu ya"
"berapa semua mbak tas nya,sama yang itu juga ya"ku tunjuk yang di pegang indah.indah menolak aku bayar kan.
"udah mau pulang ya."tanya ku pada indah
"iya bang udah gak ada yang mau di beli lagi"
"kalau gak keberatan gimana kalau kita makan bakso dulu,itu pun kalau mau dan gak ada yang marah"tanya ku
"mau ya kak.mumpung ayah gak sibuk.lia juga pasti mau"paksa zahra
"lia juga mau makan bakso bun,sama kak zahra ya"kata lia menarik tangan indah
"ya udah deh aku ikut aja"
akhirnya kami pun makan bakso bersama.
"makasih ya bang udah traktir kita"
"iya sama sama,kalian langsung pulang"tanya ku
"iya,takut nanti ibu nya lia nyariin"kata indah
"kirain anak kamu tadi,karena kan manggil nya bun"
"hahahaha ayah zahra bisa aja.dia keponakan aku,aku juga belum nikah masih bebas" indah tertawa. manis sekali
"oh kirain anak nya,panggil aja heru biar enak"
"iya,bang heru"
"kan lebih enak"
"kalau gitu kami pulang duluan ya bang"lain kali kita jumpa lagi ya zahra"
"iya kak,kalau ada waktu main ke rumah zahra ya"
"siap princess zahra yang cantik,"
aku dan zahra pun pulang.
__ADS_1