
2 tahun kemudian
"ayah kita pindah tempat mamah ya,sayang mamah gak ada yang ngurusin kalo ngandelin Rizki aja mana lah bisa dia itukan masih kecil"kata dini ingin pindah ke rumah mamah
"terus gimana yang di sini, kan ayah kerjaan nya di sini.kalau di sana kerja apa coba"ucap ku pada dini.
"ya kita kan bisa buka usaha,kemaren kakek nelfon kata nya ruko nya mau di sewakan,kalau kita mau kita tempatin aja,kalau sama kita gak sewa penting di urus ruko nya"jelas dini
"kita lihat dulu ruko nya cocok buat usaha apa ya"
"oke deh"
akhirnya kami pun pindah ke ruko yang di pinjam kan kakek,kami membuka usaha grosir dengan uang hasil kebun yang selama ini kami pinjam dari orang tua ku.
ya kebun itu masih milik orang tuaku,aku hanya menumpang menanam palawija saja di sana.
alhamdulilah usaha kami lancar,beberapa bulan ini omset kami melesat tinggi ntah memang keberuntungan kami atau memang tak ada grosir lain di sini.tapi,itu semua tak bertahan lama.bukan karna tak ada pelanggan tapi kami mulai di mintai sewa dari anak anak kakek.semenjak kakek meninggal ruko ini di sewakan oleh anak kakek.kami tetap di sini walau harus menyewa,pelanggan ku pun mulai bertambah.
tiba tiba hari ini anak anak kakek datang ingin mengambil ruko ini.kami kaget padahal sewa kami pon belom habis mereka seenak nya mau mengambil.kata nya ruko ini mau di jual.sebenar nya dari mereka ada yang gak suka melihat kami senang dagangan kami laris.maka nya dia mengompori saudara yang lain untuk mengambil ruko ini dari kami.
__ADS_1
aku sebenarnya gak terima tapi mau bagaimana lagi ini ruko mereka,lagian aku masih menghargai mereka sebagai orang tua dini pengganti ayah nya.kami pindah lagi ke rumah mamah nya dini,mamah nya terima kami dengan senang.
"terus kita ke depan nya gimana yah"tanya dini padaku
"belum tau lagi,ayah pun masih memikirkannya"kami berdua diam dengan pemikiran masing masing
"apa kita tinggal di rumah ibu lagi aja"tanyaku pelan pada dini takut menyakiti perasaan nya
"yah sayang mamah,pasti sedih kalau kita balik lagi ke sana (rumah orang tua ku)" aku diam tak tau harus bagaimana lagi.
aku mencari kerja,bertanya pada teman temanku di sini karna gak mungkin aku pulang pergi ke rumah ibu bisa makan waktu setengah hari,kalau hanya setengah hari kerja aku dapat apa. ada teman yang nawarin kerja di bangunan,akhirnya aku ikut dengan nya walaupun bukan jadi tukang yang penting aku masih bisa mencari rezeki yang halal.
"ayah kami mau ke pasar beli baju,kemarin ada lihat bagus banget mamah mau beli,minta uang ya"kata dini
"kan baru 2 hari yang lalu ayah kasih uang 1 juta gaji ayah,kok udah minta lagi"
"ya udah habis ayah kan banyak keperluan yang harus di beli,udah mana uang nya mamah sama zahra udah gak sabar ini"
"nih 500 tinggal itu uang ayah,ayah gak ada uang lagi.lagian belum dapat kerja lagi"
__ADS_1
"yah berarti cuman beli satu satuan dong sama zahra,ya udah lah gak papa.besok cari kerja lagi ya"makasih ayah sayang kata dini berlalu pergi
aku menggelengkan kepala melihat kelakuan dini semenjak pindah ke sini dia mulai sering keluar dan belanja barang barang yang hampir semua nya gak penting.kalau gak di turuti dia bakalan menuduh aku yang macam macam.beda jauh dengan dini yang masih tinggal di rumah orang tua ku,dia selalu berhemat dan menabung.sering pun aku menawari belanja tapi dia tak pernah mau.
memang sebelum menikah dengan ku dia sering belanja apa pun yang dia ingin kan selalu bisa di belinya,karna ayah selalu memanjakan nya.
sudah 2 minggu aku sudah tak bekerja,dini mulai uring uringan.selalu menyuruhku cari kerja,kerja,dan kerja.padahal aku udah berusaha tapi memang belum ada yang pas dengan ku.
"ayah ada yang nawarin kerja mau gak"dini datang kasih tau kalau ada yang mau kasih kerja
"kerja apa mah,kira kira bisa gak"tanyaku
"pasti bisa kerja nya gampang kok,cuman masak aja"kata dini semangat
"masak.maksud nya gimana"
"gini lo ada adek mamah(mamah dini) nawarin kerja masak di pabrik kayu,kita di suruh sediakan peralatan masak aja,kalau masalah bahan bahan udah di sediakan semua,gimana ayah mau gak" dini menjelaskan
"kita,jadi kerja nya sama mamah juga,ya udah kalau mamah mau ayah juga mau penting mamah senang" jawabku
__ADS_1
"okeh makasih ayah.nanti mamah bilang ke mama ya"