Suami Yang Dihianati

Suami Yang Dihianati
bab 21


__ADS_3

flash back dini


sebenar nya aku udah lama gak tahan hidup dengan bang heru.apa lagi makin ke sini dia makin gak jelas pekerjaan nya.


semenjak aku di bebas kan memegang hp oleh bang heru aku sering berselancar di dunia maya,aku memakai hp dia yang android sedang dia hanya hp biasa yang penting bisa komunikasi aja.


semenjak aku mempunyai fb aku menjadi lebih banyak teman apalagi teman cowok.


dari sana lah ada seorang laki laki yang setiap hari nya selalu chat aku.baru baru aku gak tertarik dengan nya,tapi karna sering nya dia memberikan perhatian lama kelamaan aku menjadi luluh,bahkan aku sampai lupa kalau aku berstatus istri orang.


setiap hari kami komunikasi kalau bang heru sedang bekerja,kadang ada kami keluar bersama.karna bang heru kerja di luar daerah hanya seminggu sekali pulang.


lama kelamaan aku jadi terbiasa keluar dengan nya.sebut saja nama nya tio.di saat aku sedang sedih yio selalu ada datang menemani.mamah ku tak curiga padanya ku bilang dia teman bang heru,karna memang sering juga teman bang heru main ke rumah ku.


di saat kami mengadakan acara reunian sekolah aku sengaja datang sendiri karna sudah janjian dengan tio bertemu di sana.


semua teman teman ku asik dengan acara itu,sampai tak ada yang sadar kalau aku dan tio sudah keluar dari acara.


aku dan tio pergi ke lain tempat.di sana tio menawarkan aku minuman,tanpa ada rasa curiga aku pun meminum nya dan kemudian aku tak sadar kan diri.


"aduh kepalaku pusing banget"ku lihat sekeliling ku,aku berada di ruangan seperti kamar.ku lihat ke samping betapa terkejut nya aku,tio tidur di sebelah ku


aku berteriak,tio pun bangun


"ada apa sih dini.ngpain teriak teriak aku masih ngantuk.kata tio sambil berbalik menyamping


"tio jelasin apa maksud nya semua ini"kata ku sambil menahan tangis


"masak harus aku jelasin sih,pasti kamu udah tau lah"jawab nya santai


"bangun tio,kamu sama aku udah!" tak ku lanjutkan karna aku masih gak percaya.


tio bangun dan duduk di depan ku sambil memegang tangan ku.

__ADS_1


"iya kita udah ngelakuin itu.emang kenapa sih lagian kita sama sama suka kan.tenang kamu gak akan hamil aku pakai pengaman kok.kalau pun iya aku bakalan tanggung jawab"


"tapi aku masih istri nya heru apa kamu gila ya.aku harus bilang apa sama dia"aku menangis


"udah tenang aja aku tetap selalu ada untuk kamu,aku janji gak akan ninggalin kamu.selama kamu masih bisa jaga rahasia ini"


seminggu aku tak mau bertemu dengan tio karna aku takut akan ketahuan bang heru.


tio selalu menanyakan kabar ku,dia selalu datang.membawa kan makanan ringan untuk zahra seperti biasa. tapi aku tak menemui nya.


sampai akhirnya aku luluh aku gak tega lihat tio selalu mengemis minta ketemu aku.


sudah 3 bulan aku merasakan badan aku tak enak.seperti ada sesuatu yang lain.aku pergi ke apotik membeli tespek.setelah aku periksa dan hasil nya aku positif hamil.


"tio kita ketemu sekarang"ku chat tio mengajak bertemu.


tak lama aku menunggu tio pun datang kami sengaja bertemu di luar.


"ada dini.kok tumben ngajak ketemu duluan kangen yah"kata tio menggodaku


"serius amat sih sayang kayak lagi pms aja"


"tio"aku memelototi nya


"oke oke aku serius"sambil mengangkat kedua tangan nya.


"aku hamil"jawab ku pelan


"bagus dong,berarti aku hebat kan"bangga tio


"bagus gimana.terus aku harus ngomong apa sama bang heru"


"yah bilang aja kamu hamil,kok susah sih.kalian juga pasti pernah kan kalau dia pulang ke sini"

__ADS_1


"iya tapi kan aku bilang aku pakai kb terus gimana bisa aku hamil"aku bingung kalau bang heru nanya ke aku.


"di luar sana juga banyak kok yang kb tapi hamil kan,jadi ngapain takut.kamu tenang aja aku tetap ada di samping kamu kok"tio memberiku semangat


beberapa bulan sudah berlalu.bang heru juga biasa dia mengira kalau aku hanya lupa saja minum pil kb nya.


bang heru juga semakin berusaha mencari tambahan untuk memenuhi kebutuhan persalinan.apalagi tinggal menunggu hari saja.


tio juga selalu memenuhi semua kebutuhan ku dia tak pernah ingkar janji.semua keinginan ku di turuti.bahkan tio juga sudah menyediakan uang untuk persalinan nanti.


aku menyimpan uang itu tanpa sepengetahuan bang heru dan yang lain nya.untuk berjaga jaga.


sampai aku melahirkan pun tio juga ada di dekat ku.dia datang sebagai tamu,bang heru tak ada menaruh curiga sedikit pun dia mengira tio adalah teman rizki.


sampai akhirnya.bang heru sakit dan harus di rawat dan di nyatakan koma.setelah nya bang heru tak bisa bekerja untuk waktu yang lama.


aku merasa tak ada lagi rasa cintaku pada nya.bang heru tinggal dengan orang tua nya,aku masih di beri nafkah oleh orang tua bang heru tapi aku merasa kalau dia tak bisa lagi aku harap kan.kalau aku bertahan dengan hubungan ini seperti nya aku selalu begini begini saja tak ada perubahan.


yang ada aku yang di bebani bang heru.aku yang mengurus anak sendirian,bang heru juga harus di urus juga oleh ku.


lama lama aku gak tahan hidup begini terus.


memang tio selalu memberi ku uang,tio tetap bertanggung jawab.bahkan semua kebutuhan ku tio yang menanggung.


sampai aku memutuskan untuk pisah dari bang heru.dan akan memutuskan hidup dengan tio.


aku memberanikan diri datang ke rumah orang tua bang heru,aku menemui bang heru dan memberikan surat cerai pada nya.


tanpa banyak bantahan dan pertanyaan.bang heru pun langsung menerima surat itu dan menandatangani surat itu di depan ku.


bang heru bersedia cerai dengan ku asal aku memberi zahra pada nya.aku pun setuju karna memang tio memberi syarat kalau dia akan menikahi ku tapi zahra harus ikut dengan heru.


semua biaya perceraian ku dengan bang heru,tio lah yang memberi dan mengurus semua nya sampai selesai.

__ADS_1


tak lama aku berpisah dengan bang heru.aku pun langsung menikah dengan tio walau masih nikah siri karna aku harus menunggu sampai masa iddah ku selesai dahulu.


__ADS_2