Suami Yang Dihianati

Suami Yang Dihianati
aqiqah


__ADS_3

lengkaplah sudah kebahagian kami apa lagi dengan hadir nya zahra di tengah tengah kami.


hari ini aku mengadakan acara aqiqah tuk zahra,walau sederhana yang pasti nazar ku padanya terpenuhi sudah.alhamdulilah hasil panen ku lebih banyak 2 x lipat dari sebelum nya sehingga aku langsung memutuskan membuat acara nya hari ini.acara syukuran akan dimulai jam 10 pagi.tapi dari pagi sudah banyak tamu yang berdatangan,apalagi saudara yang jauh jauh sengaja datang lebih cepat,agar bisa lebih lama berkumpul dengan keluarga yang lainnya. maklum keluarga dini banyak yang di luar daerah hanya berkumpul kalau ada acara dan hal hal penting saja.sebagian besar keluarga dini adalah pegawai,kalau bukan hari libur mana bisa berkumpul.maka nya sengaja aku memilih hari minggu tuk aqiqah zahra.


"pak heru acara akan kita mulai bisa bayi nya di bawa keluar,nanti akan ada acara potong rambut." kata pak ustad yang akan membimbing acara nya


"bisa pak sebentar saya ke dalam dulu" ucap ku pada pak ustad


"silahkan"kata pak ustad


acara di mulai dengan bacaan ayat ayat suci al qur'an dan yang lainnya.setelah itu semua berdiri sambil membaca sholawat nabi,aku menggendong zahra mengelilingi semua tamu yang ikut kenduri,ada yang hanya memegang pipi nya,ada juga yang memotong rambut zahra hanya untuk syarat saja.begitulah tradisi di tempat kami kalau mengadakan syukuran aqiqah.


setelah semua siap aku antar zahra pada dini lagi. aku kembali bergabung dengan bapak bapak yang lainnya.


acaranya ramai sampai sore hari,pada malam harinya tinggal lah saudara saudara yang dekat saja yang lain sudah pada pulang karna perjalanan lumayan jauh.


" alhamdulilah acara nya udah selesai berjalan lancar ya pak besan"ucap bapak ku


"iya alhamdulilah,"jawab ayah dini


"oya pak sebaik nya kami juga undur diri juga karna besok pagi saya ada pekerjaan yang tak bisa di tinggalkan." kata ayah dini

__ADS_1


"loh kirain menginap di sini saja kan udah di sediakan juga tempatnya pak"


"lain kali aja besan besok harus cepat perginya"kata ayah dini lagi


"baiklah pak pelan pelan saja bawa mobil nya sudah malam ini"


" ayah sama mamah kenapa gak nginep aja kan masih banyak tempat." kata dini sedih karna orang tua nya pulang tak mau menginap


"besok ayah ada proyek jadi harus cepat pergi gak bisa di undur waktu nya,lain kali aja ya nginep nya.lagian di sini banyak yang nemenin kok." kata ayah


"ya udah deh,ayah hati hati ya mamah juga" kata dini sambil bersalaman pada ayah dan mamah nya


"abg antar ayah sama mamah dulu ya ke depan" ucap ku pada dini dia hanya mengangguk saja


9 bulan kemudian


"zahra jangan di bawah meja sayang main nya di sini aja yang luas ya,aduh jangan yang itu ya itu buku buku mamah sayang yang ini aja mainan nya oke"kata dini pada zahra yang sudah mulai aktif merangkak.terkadang dini pasrah dengan tingkah zahra yang susah tuk diam,yang penting zahra diam dan tak berbahaya dini diam saja.bahkan karna terlalu lelah nya dini tak sempat masak lagi,apalgi zahra tak mau dengan yang lain padahal zahra bermain sendiri tapi tetap saja harus dengan dini yang menemani.


aku pulang kerja melihat rumah berantakan,ku lihat dini ketiduran sambil memeluk zahra mungkin dia kelelahan menjaga zahra seharian ini,aku membereskan semua mainan zahra.dan pergi mandi dahulu,siap mandi ku lihat ibu sedang masak di dapur.


" biarin aja dini tidur dia kecapean jagain zahra seharian gak mau di tinggal" kata ibu

__ADS_1


"iya buk,biar aku bantuin ibu aja.besok aku rencana mau beli kan zahra apolo biar dini gak terlalu lelah jaga zahra"


"ya terserah kamu aja"


hampir magrib aku membangun kan dini yang masih terlelap,terlalu lelah mungkin.


"dek bangun mau magrib pamali tidur,"kata ku sambil memegang pundak nya


"hah udah mau magrib ya ampun adek ketiduran bang,ini kok udah bersih pasti abg yang beresin ya,maaf ya bg"kata dini


"gak papa pasti kamu lelah jagain zahra,apalagi udah lasak kayak gitu,udah sekarang bangun biar sholat berjamaah ya"kataku lagi,dini hanya mengangguk


siap sholat dan makan malam kami langsung masuk ke kamar karna ku lihat dini yang masih mengantuk,tapi dini tak langsung tidur karna zahra terbangun mengajak bermain tapi hanya di tempat tidur aja.kalau di luar pasti begadang lagi ujung nya.sambil menemani zahra bermain,aku berbicara pada dini tentang niat ku membeli kan apolo tuk zahra,dini hanya menjawab iya saja mungkin karna sudah terlalu ngantuk.


" ya udah adek tidur aja biar abg yang nemenin zahra dulu bentar lagi juga tidur dia"aku menyuruh dini tuk tidur duluan


tak berselang lama zahra pun tertidur


keesokan pagi nya aku hendak membangun kan dini tapi handpone dini berdering ada panggilan dari mamah.


"assalamualaikum mah" baru aku berucap salam mamah langsung berbicara di seberang sana panjang lebar.

__ADS_1


"innalilahi"aku kaget


__ADS_2