
Pagi ini panitia ospek sudah sibuk mengatur persiapan untuk acara hari ini.
Mengecek sound, mengecek lokasi lokasi yang akan di lalui oleh mahasiswa baru, mengecek HT untuk sarana komunikasi kami para panitia.
1 jam lagi acara akan di mulai, kami para panitia di pimpin oleh kak albert ketua panitia kami, melaksanakan briefing terakhir.
Kak albert mengingatkan agar kami melakukan semua round down acara dengan baik, tertib, bertanggung jawab dan ia juga mewanti wanti kami agar tidak ada perpeloncoan baik verbal ataupun non verbal.
Jam 7 pas peserta ospek yang merupakan mahasiswa baru sudah mulai berdatangan memenuhi kampus.
Adik adik mahasiswa baru ini masih mengenakan seragam SMA nya, rasanya jadi kangen dengan masa SMA ku.
Teman temanku ada yang sudah mulai mengeker beberapa anak baru yang cantik dan ganteng. Dengan sesekali menebar pesona atau bertingkah cantik dan gagah, aku sampai senyum senyum dibuatnya.
Tahun ini aku lihat banyak adik mahasiswa yang cantik dan ganteng, sehingga teman temanku bersemangat sekali dalam kegiatan ospek ini.
Panitia mulai mentertibkan para peserta ospek. Memisahkan antara peserta perempuan dan laki laki dan berbaris di lapangan.
Kami sudah meminta para peserta untuk membawa beberapa alat untuk uji kekompakan antara kelompok.
Tapi sebelum ke acara inti akan ada kata sambutan dari dekan dan ketua panitia, kak albert.
Setelah pemberian sambutan oleh dekan dan ketua panitia selesai, acara berikutnya ada pengenalan sejarah kampus.
Panitia seksi acara membawa adik adik mahasiswa keliling kampus sambil memperkenalkan sejarah kampus kami dan gedung dan fakultas apa saja yang ada di kampus kami.
Dimulai dari bagian depan yang merupakan gedung rektorat, sampai gedung bagian belakang fakultas seni rupa.
Lumayan jug harus menyisiri gedung kampus karena jaraknya lumayan jauh, tapi hal ini masukan dari dekan kami, katanya agar mahasiswa baru menjadi familiar dengan semua bagian kampus, ya walaupun sebenarnya di dekat mading sudah ada denah kampus kita.
Aku dan jerry masih memperhatikan mahasiswa baru, ada beberapa anak perempuan yang pingsan sehingga membutuhkan pertolongan.
Belum sampai pertengahan acara sudah ada yang pingsan saja, mungkin mereka tidak sarapan di rumah. Padahal panitia ospek sudah menghimbau untuk makan dahulu sebelum berkegiatan.
__ADS_1
Total ada 3 mahasiswa baru yang pingsan, aku sudah antarkan ke ruang UKS untuk diberikan pertolongan.
Selama aku bolak balik, jerry juga mengawasi mahasiswa perempuan juga selain mengawasi mahasiswa laki laki.
" Semangat liz, kayanya lumayan banyak yang sakit ya " Ujar jerry pada saat aku tiba dari ruang UKS
" Iya lumayan ada 3, semoga mereka hanya kecapean saja ya dan tidak ada penyakit serius "
Kegiatan selanjutnya kegiatan menguji kekompakan. Games pertama berisi 10 orang dalam 1 kelompok. Masih masing kelompok diminta untuk memasukan lingkaran hola hop tanpa melepas tangan.
Di games ini, semua mahasiswa baru sangat bersemangat. Beda dengan pada saat mendengarkan kata sambutan dari dekan dan ketua panitia.
Setelah games acara selanjutnya adalah makan siang. Para mahasiswa baru sudah disiapkan nasi box untuk dimakan dan diberikan waktu istirahat selama 1 jam.
" Ospek sekarang enak ya, dulu mana ada kita dikasih nasi box gini. Terus ga ada tuh panitia yang bentak bentak, beda banget sama waktu kita " Ujar kim di sela sela waktu istirahat.
Zaman memang berubah, kalo dulu pada saat ospek ada panitia bisa bentak bentak tanpa ada yang marah, kalo sekarang wah bisa bisa kita di buat viral.
Semakin kesini orang semakin kritis, maka pihak kampuspun meminta kami para panitia untuk mengadakan ospek yang fun tanpa ada kekerasan seperti bentak bentak itu.
" Steven masih belum menghubungi kamu liz? " Tanya kim
Aku menarik napas dalam dan menjawab " Belum kim, semua pesanku hanya di baca tanpa di balas. Aku telpon juga tidak di angkat "
" Tapi kamu masih berstatus pacarnya kan? " Tanya stefani
" Ya tidak tau, dia saja tidak bisa aku hubungi"
Aku juga bingung sebetulnya hubungan aku dan steven seperti apa. Dikatakan berpacaran tapi tidak ada komunikasi, tapi tidak pernah juga ada kata putus.
Entahlah sampai kapan hubungan kami akan berjalan seperti ini.
Setelah istirahat acara di lanjutkan kembali dengan pengenalan para panitia. Mahasiswa baru di berikan buku berisi nama dan foto panitia serta kolom tanda tangan.
__ADS_1
Mereka diminta untuk mengisi tanda tangan dari para panitia. Untuk memberikan tanda tangan teman teman panitia ada yang mengerjai dengan meminta mereka bernyanyi, berpuisi, merayu dan hal hal seperti itu.
Suasana menjadi lebih ramai karena para mahasiswa baru sibuk berlarian.
Aku, stefani dan kim hanya duduk di bawah pohon rindang di taman kampus dan menunggu adik adik mahasiswa datang dan meminta tanda tangan kami.
Tapi ada beberapa juga teman teman panitia yang sengaja bersembunyi agar adik adik mahasiswa sulit menemukan mereka.
Hari sudah beranjak sore, semua kegiatan ospek tahun ini sudah selesai. Para mahasiswa barupun sudah membubarkan diri.
Tinggal kami para panitia yang masih ada di kampus untuk membereskan sisa sisa kegiatan dan menghadiri penutupan acara ospek tahun ajaran ini.
Kami duduk melingkari api unggun yang berada di tengah tengah kami. Kak Albert selaku ketua panitia memberikan kata sambutan.
" Terima kasih untuk para rekan yang sudah bekerja keras untuk pelaksanaan ospek tahun ini. Acara berjalan lancar, seru dan kondusif. Dekan pun memberikan apresiasi kepada kita untuk acara ospek tahun ini "
" Semoga apapun acara yang akan kita buat kedepannya dapat berjalan kondusif seperti acara hari ini. Oh iya mari kita doakan rekan kita steven yang mengalami kecelakaan sebulan yang lalu dan sekarang dalam masa pemulihan, semoga cepat sehat kembali dan bisa bergabung bersama kita semua Amin "
Setelah acara sambutan dari kak albert, di bagikan beberapa souvenir seperti kaos dan tumbler, buat kenang kenangan katanya.
Teman temanku yang laki laki masih mengobrol dan ada beberapa juga yang bermain gitar dan bernyanyi.
Aku dan kedua sahabatku memutuskan untuk pulang saja.
" Liz kamu bawa motor? " Tanya stefani
" Bawa stef "
" Wah sudah malam loh bahaya pulang sendiri "
" Tidak apa apa, dekat kan indekostku, aku duluan yaa. Kalian pulangnya hati hati dan saling berkabar jika sudah sampai rumah "
Aku langsung menuju parkiran motor yang masih penuh karena masih banyak teman panitia yang mengobrol di taman.
__ADS_1
Sedangkan aku sudah lelah sekali dan hanya ingin rebahan di kamarku tercinta.
Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, aku memacu motorku agar bisa sampai di indekostku lebih cepat.