
Akhirnya kelas kedua sudah selesai. Saatnya kami hunting video untuk tugas pak darwis.
" Kita mau langsung jalan atau makan dulu nih? " tanya stefani sambil memasukan alat tulis ke dalam tasnya.
" hmm iya aku juga lapar, makan di kantin dulu kali ya " ujarku sambil melihat kedua sahabatku
" oke kalo gitu kita makan dulu yuk " jawab stefani seraya beranjak dari kursi
" Ngomong ngomong steven sudah kamu hubungi stef? " tanya kim
" Tadi sih dia bilang dia sudah nunggu di taman. Tapi aku mau kirim pesan untuk langusung ketemuan di kantin saja " jawab stefani sambil mengetik pesan di handphonenya.
" Bu mie ayam baksonya 1 ya, tidak usah pakai sawi ya bu. Sama minumnya es teh manis ya. Makasih Ibu " ucapku kepada Bu siti penjual bakso. Setelah memesan bakso aku menghampiri kim dan stefani.
" kalian makan apa jadinya? " tanyaku
" Aku ketoprak kali ya, kamu mau juga kim? "
Ucap stefani sembari beranjak dari tempat duduknya.
" aku mau ya stef, jangan pedas. Sama minumnya es jeruk ya " jawab kim.
" siap " dan stefanipun beranjak ke pak anwar yang menjual ketoprak.
Tidak lama steven datang, dia mengenakan sweater biru tua dengan celana jeans belel, mengenakan topi dengan warna senada dengan sweater dan menggunakan tas waist bag hitam. Dia berjalan sambil menyapa beberapa teman yang sedang makan di kantin kampus. Maklum steven cukup dikenal di kampus ini karena aktif dalam berorganisasi.
" Hi steven, sudah nunggu lama ya? " tanya kim pada steven yang baru saja duduk di meja kami.
" ga kok kim santai saja, kamu sudah sembuh? Kemarin aku dengar kamu sempat di rawat? " tanya steven sambil melepaskan weist bagnya dan di letakan diatas meja
" sudah sembuh steve, nih karena di rawat sama sahabat sahabatku " ujar kim sambil melingkari tanganya.
" emang orang jutek gitu bisa merawat orang sakit? Bukannya malah bikin tambah sakit kim hahaha " dan steven mengakhiri kalimatnya dengan tawa, seolah ada yang lucu huh.
__ADS_1
" yee kamu kenapa sih sama kim ? kim baik loh , kamu saja yang belum kenal " ujar kim membelaku
" ya gimana mau kenal, aku kirim pesan saja dia tidak pernah menjawab " aku melihat steven meliriku.
" ini mie ayam baksonya dek liza sama es teh manisnya juga " beruntung bu siti satang membawa pesananku sebelum aku marah dengan steve.
" makasih ibu " jawabku.
Dari kejauhan stefsni sedang membawa 2 buah ketoprak dan 2 es jeruk dengan nampan.
" wih rajin bener kamu bawa sendiri " ujar steven sambil membantu stefani menurunkan nampannya.
" iya lagi rame soalnya pak anwar, thank you steve " ujar stefani.
" kamu ga pesan makan dulu steve? " tanya kim sambil menyeruput es jeruknya.
" udah sarapan tadi di kost santai saja " jawab steve.
Setelah makan kami berempat menuju lokasi pertama yaitu komunitasnya steve, komunitas pesepeda. Perjalanan hanya sekitar 20 menit dan kami sudah tiba di lokasi.
Aku, kim dan stefani mengatur kembali rencana yang kami buat untuk pengambilan gambar hari ini. Untuk komunitas pesepedah akan dikerjakan oleh stefani, tapi aku dan kim akan tetap membantu mengumpulkan footage yang diperlukan dalam tugas ini.
Setelah selesai berunding bertiga, kami menghampiri temen temen steve.
" Guys, kenalin ini kim, stefani dan liz " ujar steve memperkenalkan kami.
" seperti yang sudah aku bicarakan, mereka bertiga mahasiswi fotografi di kampusku. Sedang buat tugas yang berhubungan dengan komunitas kita. Untuk lebih jelasnya coba stefani jelaskan "
" sebelumnya terima kasih teman teman sudah bersedia membantu kami bertiga, nanti secara teknik kami akan mengambil kegiatan yang biasa dilakukan pesepeda " ujar kim menerangkan maksud dan tujuan kami.
Aku lihat semua teman teman steven sangat antusis membantu kami.
" untuk footage yang pertama, karena tugas kami harus ada alur ceritanya, jadi nanti aku minta 1 orang untuk berpura pura seperti baru awal mau bersepedah " terang stefani.
__ADS_1
" jadi nanti simplenya kita buat seolah olah masuk pesan seperti ajakan untuk bersepedah di group, lalu persiapan untuk bersepedah dan menuju lokasi " ujar stefani melanjutkan.
" untuk pengambilan gambar itu akan di ambil oleh kim, jadi tolong 1 orang bisa ikut dengan kim. Mungkin kaka yang baju hitam bisa? " stefani menunjuk 1 orang dengan perawakan tinggi, bersih dan tubuhnya sangat proposional " pinter juga stefani memilih model, ini sih laki laki idaman semua wanita. Tanpa sadar aku tersenyum dan sialnya steve melihat itu. Kemudian dia berbisik " yee sama yang ganteng saja senyum ga jutek lagi " aku tatap matanya dengan wajah kesal, sejak kapan steve berdiri di sampingku. Aku bergeser dan merapatkan tubuhku pada kim. Harus jauh jauh dari steve biar tidak darah tinggi, pikirku dalam hati.
Setelah mempersiapkan semua alat, kim mulai mengambil gambar yang kemudian kami mengetahui namanya adalah fahri. Fahri anak kampus kami juga tapi satu jurusan dengan steven.
Pengambilan gambar pertama berjalan mulus dan kami puas dengan hasilnya. Pengambilan gambar kedua nanti aku yang akan lakukan. Ceritanya nanti fahri tiba di basecamp komunitas mereka dan persiapan untuk touring. Dan sesi pengambilan gambar terakhir akan diambil oleh stefani, dimana stefani akan mengambil gambar kegiatan touring mereka. Dari area sekarang yang masih banyak pohon rindang menuju kota. Bagian ini agak sulit karena kami harus beberapa kali berhenti untuk mengambil gambar dan mengambil gambar sambil ikut bergerak mengikuti alur konvoi sepedah.
Saat aku sedang mengatur pencahayaan di kameraku, fahri menghampiri aku
"Hi liza ya? " akupun mengangkat wajahku melihat fahri yang sedang berdiri dihadapanku.
" oh iya aku liz, ada apa fahri? " tanyaku.
" hmm aku boleh minta nomor temanmu yang tadi mengambil gambar pertama tidak ya? Kim ya namanya? Tanya fahri sopan.
" kebetulan handphoneku sedang ada di mobil, kamu tulis nomor kamu saja nanti aku kirim pesan untuk nomornya kim " jawabku sambil mengambil kertas dan pulpen dari selipan di tas kameraku.
Fahripun langsung menulis dan memberikannya padaku.
" makasih ya " ucap fahri sambil menyerahkan secarik kertas padaku.
Pengambilan gambar yang aku lakukan tidak berlangsung lama, jam sudah menunjukan pukul 3 sore. Kami sedang mempersiapkan pengambilan gambar ya akan dilakukan oleh stefani. Stefani dsn kim menyiapkan masalah teknis, seperti sudut pengambilan gambar yang akan di lakukan nanti pada saat kendaraan bergerak dan alat apa saja yang akan di gunakan. Sedangkan aku memberikan arahan kepada teman teman steve. Karna nantinya akan ada 2 kali pemberhentian karena stefani akan mengambil gambar pada saat mereka bersepeda. Jadi aku harus benar benar memastikan stefani sudah berada di titik tempat ia mengambil gambar baru rombongan melintasi stefani. Teman teman steve dan steve sendiripun sudah memasang interkom untuk alat berkomunikasi nanti.
Setelah persiapan sudah selesai. Kami memulai perjalan dengan mobil didepan di ikuti dengan rombongan sepeda.
Setelah 2 jam akhirnya kami tiba di kota. Pengambilan gambar pun sudah berhasil dilakukan oleh stefani dan hasilnya pun sudah bagus jadi tidak ada yang perlu di ulang.
Sesampainya di kota kami mentraktir steve dan teman temanya di tempat seafood kiloan, maklum mahasiswa dengan uang terbatas jadi kami mencari tempat makan dengan porsi besar dan harga murah hehe.
" jadi yang mana dari ketiganya yang merupakan gebetanmu steve? Dia selalu bercerita kalo sedang mendekati gadis tapi gadis ini susah sekali di kejar. Saking seringnya steve membicarakan gadis itu, kamipun di buat penasaran.
Steve mendadak tersedak dengan pertanyaan mendadak temannya.
__ADS_1
Sial kenapa dia harus bertanya sekarang, kenapa ga saat mau pulang saja. Rutuk steve dalam hati