
Semuanya sudah berkumpul di aula sekolahan dan mata mereka semua menerawang ke halaman sekolah ada sebuah panggung sepertinya acaranya akan pentas seni namun mereka menunggu para OSIS mengatakannya dulu pada mereka kegiatan apa yang akan mereka lakukan di MOS hari terakhir ini.
"selamat pagi adik-adik, apa kabar hari ini sudah siap kan" sapa Chelsea ramah.
"pagi kak, sudah siap kak" ucap semua murid serempak.
"sudah pada lihat kan jika ada sebuah panggung di halaman sekolah kita, karena kita sekarang akan have fun aja deh itung-itung buat menghibur kita semuanya" ucap Chelsea yang sontak membuat para murid teriak senang.
"dan kalian semuanya boleh berpartisipasi terserah mau nyanyi atau apa yang penting kalian pada berani aja itu udah bagus kok tapi nggak ada hadiahnya loh nggak apa-apa kan" jelas Chelsea.
"nggak apa-apa kak yang penting happy" teriak semuanya.
"apalagi bisa dengerin Zetta nyanyi kak" teriak Claris yang membuat semua orang menatapnya heran.
"eh emang Zetta bisa nyanyi ya, ok deh kita tunggu aja ya nanti nggak sabar juga sih kek apa sih Zetta nyanyinya" Chelsea menatap Zetta.
"ampun dah Lo Ris, suka banget bikin gue malu tau nggak" marah Zetta.
"kan Risa emang nggak punya malu Ze, makanya dia malu-maluin" ledek Gretha.
"hehehehe maaf dah, nggak apa-apa lagi Zetta kan emang bisa nyanyi gue nggak bohong" Clarisa tersenyum.
"kalo gue jadi bahan bully-an itu salah Lo ya, dasar punya teman nggak ada akhlaknya sama sekali" kesal Zetta.
"eh itu malah pada ngobrol udah nanti aja, Ze dipersiapkan ya mau lagu apa biar kita bisa siapin nanti kamu yang nyanyi pertama kali ya" ucap Chelsea yang sukses membuat Zetta melongo.
"jangan kak yang lainya dulu aja ya, aku mah nanti aja terakhir juga nggak apa-apa kok" elak Zetta.
"nggak bisa dong, ya udah nanti kamu yang ke tiga aja ya nggak pake tawar menawar lagi pokoknya. siapin lagu yang bagus ya kakak tunggu loh" kekeh Chelsea.
"iya deh kak" pasrah Zetta.
"sekarang kita pindah ke halaman sekolah aja dan kalian bilang aja apa yang mau kalian tujukan sama kita ya, waktunya 15 menit nggak boleh lebih ya" jelas Chelsea.
"iya kak" mereka semuanya langsung sibuk memilih apa yang akan mereka bawakan termasuk Zetta yang tidak tau harus membawakan lagu apa karena terakhir dia menyanyi kelas 1 SMP ketika sedang ada pensi di sekolah.
"gue mau apa nih Lo sih Ris bikin orang pusing aja udah tau gue lama nggak nyanyi disuruh nyanyi lagi" kesal Zetta.
"apa aja lah Ze gue yakin Lo masih suka nyanyi di rumah, lagu yang biasa Lo bawain aja" ucap Clarisa .
"hah lo mah nggak ada saran apapun, lagu apa coba masak sih lagu Korea nggak mungkin kan gila banget gue" Zetta memang lagi suka KPop saat ini tapi tidak mungkin rasanya dia menyanyikan itu karena tidak semua orang paham.
"jangan Ze lagu indo aja, kan banyak tuh gini aja gimana kalo lagunya Mahendra aja bagus loh eh tapi Lo tau nggak" usul Natta.
"ide bagus Nat gue tau kok dia nanti gue nyanyi lagu dia aja gue lagi suka yang datang untuk pergi itu loh, kayaknya bagus gitu gimana nggak apa-apa kan" Zetta tersenyum.
"okelah nggak apa", ucap tiga sahabatnya bersamaan dan setelah itu Zetta dan ketiga sahabatnya menghampiri para OSIS yang sudah di dekati oleh siswa-siswi yang lainnya juga.
"eh iya Ze terus gimana mau nyanyi apa nih" tanya Chelsea.
"aku mau nyanyi lagu Mahendra kak judulnya datang untuk pergi" jawab Zetta antusias.
"oke siap Ze, mantap kakak tunggu suara emas kamu" Chelsea mengacungkan jempolnya.
"kok kayak ngenes banget ya Ze, Lo pernah di PHP in ama cowok ya", Cakra ikut bicara.
"iya nih kok sedih banget yak, curhatan hati Lo ya Ze" Dylan ikut menimpali.
"hush udah nggak usah kepo deh, udah Ze nggak usah dipikirin omongan mereka mah" Chelsea kesal dengan kedua temannya yang terlalu kepo.
"nggak apa-apa kok kak" Zetta hanya tersenyum simpul.
Setelahnya semua siswa-siswi kembali ke tempat masing-masing karena waktu yang diberikan sudah habis jadi sekarang saatnya untuk memulai pentas seni untuk menutup acara MOS hari terakhir ini.
"oke adik-adik kita mulai sekarang ya, yang pertama ada adinda kelas 10 IPS mau nyanyi lagu tak ingin usai" Chelsea memulai acaranya.
__ADS_1
Siswi yang dipanggil langsung naik ke atas panggung dengan sangat santainya setelah musik dimulai dia mulai menyanyi dan mendapatkan sorakan dari teman-temannya apalagi suaranya bagus.
Mereka semua sangat menghayati lagu yang dibawakan oleh adinda karena memang lagunya lagi viral belakangan ini jadi mereka semuanya rata-rata tau.
"terimakasih semuanya" setelah selesai menyanyi adinda turun dari panggung dengan wajah yang sangat puas.
"oke selanjutnya Luna dari kelas 10 IPA membawakan lagu rumah singgah" Chelsea memanggil siswi selanjutnya yang akan menyanyi lagi dan siswi itu dengan percaya dirinya naik ke atas panggung namun begitu dia mulai bernyanyi semua siswa-siswi teriak memintanya untuk turun karena suaranya tidak bagus.
"sudah-sudah cukup ya, maaf ya kamu turun dulu" Chelsea meminta Luna untuk turun dan dengan berat hati Luna turun.
"berhubung Luna nggak jadi nyanyi jadi sekarang Zetta ya tenang aja kamu sama Daniel kok ya" ucap Chelsea sukses membuat Zetta deg degan tidak karuan.
"Ze fighting ya" Clarisa menirukan adegan di Drakor.
"oke lah huft gue pasti bisa" dengan menarik nafas Zetta naik ke atas panggung bersamaan dengan Daniel yang membawa sebuah gitar dan tersenyum tipis menatap Zetta.
*ampun deh mereka semua ngelihatin gue kek gitu*batin Zetta.
Mereka pun duduk berdampingan membuat semua siswi iri dengan Zetta yang bisa dekat dengan ketua OSIS yang memiliki sifat yang sangat dingin itu.
Daniel pun mulai memainkan gitarnya dan beberapa saat kemudian giliran Zetta yang mulai menyanyi dengan melepaskan rasa gugupnya dia menarik nafas dalam-dalam dan mengambil mic.
"Kau pernah janji tak menyakiti
Tapi berulang kali kau lukai hati
Janji tak ditepati
Seakan tak pernah peduli
Kita tak sama, tak lagi sama" Zetta mulai menyanyi yang langsung mendapatkan sambutan yang sangat baik dari semua murid apalagi suara Zetta yang sangat merdu bak penyanyi papan atas membuat para OSIS terpana dengan suaranya termasuk dengan Daniel yang berada di sampingnya.
"Jangan pernah lagi singgah
Jika tak punya sungguh-sungguh
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Jika hanya berujung pergi
Tak perlu lagi perbaiki
Kau datang hanya untuk pergi
Janji tak ditepati
Seakan tak pernah peduli
Kita tak sama
Tak lagi sama
Jangan pernah lagi singgah
Jika tak punya sungguh-sungguh
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Kau takkan mengobati" Zetta sangat menghayati lagu tersebut sampai semuanya bisa merasakan kenikmatan dalam lagu yang dibawakan oleh Zetta apalagi Daniel yang memainkan gitarnya dengan sangat bagus.
"(Jangan pernah lagi singgah)
__ADS_1
(Jika tak punya sungguh-sungguh)
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati" yang lebih membuat mereka terpana adalah Daniel yang ikut bernyanyi bersama dengan Zetta jadinya seperti duet.
Apalagi suara mereka sungguh sangat menyatu sekali sungguh duet yang sangat sempurna.
"Jangan pernah datang lagi
Jika hanya berujung pergi
Tak perlu lagi perbaiki
Kau datang hanya untuk pergi" kali ini Daniel yang menyanyi entah kenapa mereka sepertinya kompak sekali padahal tidak janjian sebelumnya.
"(Jangan pernah lagi singgah)
(Jika tak punya sungguh-sungguh)
Jangan menyakiti
Jika tak mengobati
Jika tak mengobati" dan kali ini mereka menyanyi bersama lagi seolah-olah mereka berdua sudah mempersiapkan semuanya dengan sangat baik membuat semua murid merasakan sangat senang dan terhibur.
"Jangan pernah datang lagi
Jika hanya berujung pergi
Kau menyakiti, tak mengobati
Tak perlu lagi perbaiki
Kau datang hanya untuk pergi
Kau datang hanya untuk pergi" dibait terakhir mereka menyanyi bersama lagi dan mendapatkan tepuk tangan yang sangat meriah dari para siswa-siswi juga teman-teman Daniel yang terheran-heran dengan teman mereka yang satu itu.
"terimakasih semuanya" ucap mereka bersamaan setelahnya mereka turun dari panggung.
"sumpah keren banget kalian ih, apalagi suaranya Zetta bagus banget loh kayak penyanyi papan atas aja", puji Chelsea dan Vita.
"nggak kok kak biasa aja kok" Zetta hanya tersenyum.
"tumbenan Lo mau menyumbangkan suara langka Lo itu karena Zetta" heran Cakra.
"kenapa emangnya nggak boleh, terserah gue lah" ucap Daniel santai.
"parah emang Lo mah" ucap Dylan geleng-geleng kepala.
"minum dulu sana kalian haus pasti kan ya nanti nyanyi lagi ya bisa lebih dipersiapkan lagi kan" ucap Chelsea tersenyum.
"bolehlah, sekali-kali mumpung lagi ada acara juga kan" Daniel melirik Zetta.
"ah iya kak" Zetta seperti kehabisan kata-kata.
Setelahnya mereka berdua pun pergi ke samping panggung untuk minum sambil mempersiapkan lagu yang akan mereka bawakan lagi nanti.
"oke sekarang lanjut lagi dengan lagu dari Mirah kelas 10 sastra Indonesia" Chelsea memanggil siswi yang selanjutnya dan siswi itu naik ke atas panggung dengan agak canggung namun bisa bernyanyi dengan baik.
Acara berjalan dengan sangat baik semuanya merasa sangat senang dengan penutupan MOS mereka hari ini yang digunakan untuk pentas seni membuat mereka melupakan masalah sebelumnya dan dilain sisi Zetta dan Daniel sedang mempersiapkan lagu yang akan dibawakan mereka nanti saat penutupan acara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf ya terlalu lama update karena masih bingung dengan kelanjutan ceritanya tapi akan di usahakan untuk bisa update dan tidak berhenti di tengah jalan seperti novel yang satunya.
__ADS_1
Harap ditunggu kelanjutannya ya Zetta dkk akan beraksi lagi di bab selanjutnya stay tune ya jangan lupa untuk like komen dan subscribe ya.