
Waktu istirahat yang di berikan sudah cukup waktunya mereka berkumpul kembali di aula sekolah untuk mengetahui apa yang akan mereka lakukan selanjutnya setelah berkeliling sekolah. Kali ini giliran Xavier yang akan berbicara setelah tadi Daniel yang berbicara semua murid kelas X sudah menantikan instruksi selanjutnya dari kakak OSIS. "adik-adik kami rasa cukup sampai disini dulu MOS kalian di hari pertama ini besok akan di lanjutkan kembali" Xavier dan yang lainnya sudah berunding dan memutuskan untuk memulangkan mereka dan akan kembali di lanjutkan besok "baik kak, terimakasih untuk hari ini" ucap semua murid serentak "kalian boleh pulang sekarang dan hati-hati dijalan" Xavier mempersilakan mereka untuk pulang. Kemudian semua murid kelas X segera pergi dari aula sekolah kembali ke rumah mereka masing-masing sedangkan para OSIS masih harus kembali lagi ke kelas mereka yang sudah mereka tinggalkan tadi. Zetta, Clarisa, Natta, dan Gretha pergi bersamaan masuk ke dalam mobil Zeno ada yang harus mereka bicarakan dan mereka akan membicarakannya di rumah Zetta karena hanya di rumah Zetta yang memungkinkan mereka untuk berbicara.
"baru dua hari masuk udah dapat teman baru aja nih kalian, gercep banget" Zeno melirik adiknya dan juga Clarisa bergantian "itu sih emang kebetulan aja kak mereka itu sama kayak gue jadi kita bisa berteman kayak sekarang" jawab Zetta yang duduk di sebelah kakaknya "wah, bisa gitu ya tapi bagus deh jadi kalian nggak cuman berdua aja" Zeno tersenyum merasa terkejut sekaligus tidak percaya dan juga senang karena adiknya mendapatkan 2 temen indigo "iya dong kak jadi Zetta nggak ngajakin Risa terus nanti kan masih ada mereka berdua jadi Risa bisa santai deh" Clarisa tersenyum menatap Natta dan Gretha "dasar Clarisa bilang aja kalo takut dan Lo nggak terpaksa nemenin Zetta lagi iya kan" Zeno melihat Clarisa dari kaca mobil "hehehe, iya kak tahu aja nih maksud gue apa. kalo ada mereka berdua kan gue bisa bebas kak" jawab Clarisa cengengesan "eh iya sampai belum kenalan kan, kak kenalin yang disebelah Clarisa itu Natta dan yang di sebelahnya itu Gretha" Zetta memperkenalkan kedua teman barunya kepada kakaknya "oh iya salam kenal ya gue Zeno kakaknya Zetta" Zeno juga memperkenalkan dirinya pada kedua sahabat adiknya "iya kak salam kenal juga ya" ucap Natta dan Gretha bersamaan "jangan kaku gitu santai aja gue nggak gigit kok, gue seneng kalian mau berteman sama adik gue" Zeno melihat gelagat Natta dan Gretha yang masih kaku terhadapnya "iya nih santai aja kakak gue ini baik kok nggak galak cuman jail aja sama gue terus kadang suka ambekan lagi" Zetta melirik kakaknya sekilas "sejak kapan kakak ambekan elo kali Ze yang ambekan kakak mah enggak" elak Zeno yang agak malu sebenarnya dengan perkataan adiknya "semalam itu apa kak kalo bukan ngambek nggak mau ngomong sama gue sampai masuk ke dalam restoran baru mau ngomong pas mau pulang" jawab Zetta yang mengingat kejadian semalam Clarisa sedikit tertawa dengan tingkah Zetta yang mempermalukan kakaknya. "kalian masuk gih kakak mau pergi sebentar nanti balik lagi" Zeno menyuruh mereka untuk segera masuk ke dalam rumah "lah kakak mau kemana lagi sih dari kemarin pergi-pergi mulu deh" Zetta belum turun dari mobil sedangkan ketiga sahabatnya sudah turun dari mobil "ada urusan Ze cuman sebentar kok nggak lama" Zeno mengacak-acak rambut adiknya "kemarin juga bilang gitu tapi pulangnya malam, kakak kemana sih jangan macem-macem ya" Zetta sedikit menuduh kakaknya "enggak Ze kakak ada urusan sama teman kali ini cuman sebentar kok beneran deh kakak nggak bohong, gini deh Lo mau apa nanti kakak beliin deh kalo udah pulang" Zeno coba merayu adiknya agar dia bisa pergi "nggak usah deh kak udah sana gue mau masuk jangan lama-lama ya awas aja kalo lama" Zetta turun dari mobil kakaknya "iya Zetta sayangnya kakak, kakak pergi dulu ya" Zeno melambaikan tangannya pada Zetta lalu di balas anggukan kepala dari Zetta kemudian Zetta masuk ke dalam rumah bersama dengan ketiga sahabatnya. "kalian mau minuman apa biar gue suruh bibi buatin" Zetta menawarkan minuman "nggak usah repot-repot Ze kita kan kesini juga nggak akan lama-lama nyokap gue bisa marah nanti" Natta dan Gretha menolak tawaran Zetta "ya udah deh, langsung aja kita bahas pokok masalah" Zetta merasa mereka harus melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda tadi "jadi gimana nih kita jadikan menyelidiki tentang sekolah baru kita kalo iya gue pasti antusias banget deh biar kita juga tahu ada apa sama sekolah kita" Gretha merasa perlu menyelidiki tentang sekolah baru mereka "jadi dong masak enggak sih, gue udah penasaran banget sama sekolah baru kita. kalo kita menyelidiki kan kita jadi tahu ada apa sama sekolah kita" Natta juga merasa sangat perlu untuk menyelidiki tentang sekolah baru mereka "kalian bertiga aja deh jangan ajak gue ya takut nih kalo harus kayak gitu serem tahu nggak kalo kayak di film-film horor" Clarisa yang menolak untuk ikut serta menyelidiki tentang sekolah baru mereka "yah jangan gitu dong Ris nggak setia kawan banget jadi orang nggak lengkap kan kalo cuman kita bertiga biasanya aja Lo mau kok" Zetta menatap sebal Clarisa yang tidak mau ikutan "itu kan terpaksa Ze waktu itu kan cuman kita berdua aja jadi mau nggak mau gue harus ikut sama Lo, nah sekarang kan udah ada mereka berdua jadi gue nggak ikutan" Clarisa sedikit menjelaskan alasannya pada Zetta "lah gimana sih Lo kan udah lama kenal sama Zetta masak gara-gara ada kita berdua terus Lo mau lepas gitu nggak mau ikutan, yang nggak bisa gitu dong Ris Lo harus tetap ikut sama kita biar kekuatan kita seimbang" Natta merasa bahwa Clarisa tidak setia kawan pada Zetta mentang-mentang sudah ada Natta dan Gretha "hah, iya deh gue ikut kalian terpaksa ini daripada gue di pikir nggak setia kawan lagi sama Zetta" Clarisa terpaksa harus ikut dengan mereka bertiga agar tidak dikira tidak setia kawan dengan Zetta yang sudah bersahabat lama dengannya."nah gitu dong Ris dari tadi kek ngomong gitu, terus rencana kita gimana nih guys. nah gue sampai lupa kan mau ngomong sesuatu sama kalian" Zetta teringat akan sesuatu yang ingin dia katakan pada ketiga sahabatnya "apa Ze yang mau di omongin sama kita kayaknya penting banget" tanya Clarisa
__ADS_1
"jadi gini kemarin gue itu diikuti sama hantu dari sekolah kita dan dia juga sekolah di sekolah kita dia meninggal karena kecelakaan tapi dia curiga kalo ada yang menyelakai dia sampai dia kecelakaan" jawab Zetta "ya ampun terus gimana Ze pasti dia minta bantuan sama Lo deh terus Lo mau bantuin dia" Clarisa sudah menduga-duga jika hantu itu meminta bantuan pada Zetta
"iya dia minta bantuan sama gue ya gue mau bantuin lah kasian juga kan dia meninggal dengan tidak tenang, namanya kak Tia dia salah satu kakak kelas kita dia minta sama gue buat cari tahu siapa orang yang udah membuat dia kecelakaan sampai meninggal" Zetta tidak menyangkal dugaan Clarisa "hah, kasian juga ya dia siapa sih orangnya jahat banget sampai bikin dia kecelakaan kayak gitu" Natta merasa kesal dengan orang yang sudah menyelakai Tia "katanya sih adik kelas dia gue mau cari tahu setelah kita selesai MOS dan gue akan bikin orang itu minta maaf sama kak Tia karena udah buat kak Tia meninggal. kalian mau kan bantuin gue" jawab Zetta sepengetahuannya
__ADS_1
"bagus juga ide Lo gue setuju banget sih sama ide Lo itu gue rasa itu juga waktu yang tepat daripada kita harus pergi diam-diam malam pula, gue juga setuju Tha kita mulai menyelidiki dari ruangan yang punya energi negatif yang cukup kuat dari situ kan sedikitnya kita bisa tahu" Natta yang menyetujui saran Gretha "gue juga setuju sama ide Gretha bagus juga gue juga rasa itu waktu yang tepat untuk kita mulai menyelidiki tentang sekolah baru kita, gue juga masih penasaran sama ruangan kosong itu tadi terus juga di gudang terus ada juga di beberapa tempat yang energi negatif cukup kuat. cuman kita harus lebih hati-hati dan waspada jangan sampai ada satu orangpun yang mengetahui rencana kita ini" Zetta juga merasa setuju dengan ide Gretha
"kalo itu mah jelas Ze jangan sampai ada satu orangpun yang melihat kita nanti bisa hancur semua rencana kita nanti, gini deh kita nanti perginya pas semua orang lagi sibuk terus pas mereka semua udah istirahat biar nggak ada yang ngelihatin kita" Natta memberikan saran agar mereka nantinya tidak ketahuan "iya bener banget tuh kalo gitu kan nggak ada yang ngeliat kita pas lagi pergi, biar nggak ada yang menganggu rencana kita berempat" Gretha dan juga Zetta menyetujui saran yang di berikan oleh Natta tadi "ada yang mau di omongin lagi nggak nih gue mau balik di suruh ama nyokap" Clarisa mendapatkan pesan dari ibunya menyuruhnya pulang "untuk saat ini sih cukup nanti kita lanjutin lagi kalo ada waktu, Ris gue anterin Lo pulang ya daripada pesen ojol kan lama" Zetta menawarkan untuk mengantarkan Clarisa pulang ke rumahnya "tapi nanti Lo di marahin lagi sama kakak Lo kan nggak boleh bawa mobil sendiri" Clarisa takut Zetta akan kena omel kakaknya "udah tenang aja deh kak Zeno juga lagi pergi daripada Lo nunggu lama-lama" Zetta mencoba untuk meyakinkan Clarisa "oke deh daripada gue nunggu lama" Clarisa akhirnya mau menerima tawaran Zetta "kalo kita mah udah di tungguin di depan sama supir" Natta dan Gretha sudah di tunggu oleh supir mereka di depan rumah Zetta. Zetta mengambil kunci mobil yang tergantung di dinding lalu mengambil mobil di bagasi dan pergi mengantarkan Clarisa pulang ke rumahnya sedangkan Natta dan Gretha pulang bersama dengan supir mereka masing-masing.
__ADS_1