SUNSHINE HIGH SCHOOL MYSTERY

SUNSHINE HIGH SCHOOL MYSTERY
Chapter 6 Hantu Di Ruangan Kosong


__ADS_3

Kelompok Zetta sudah memasuki dan juga melihat-lihat ruangan ataupun apa yang ada di sekolah itu dan kini mereka sedikitnya sudah mengerti tentang sekolah baru mereka. Kemudian sekarang mereka sedang menuju ke ruangan bekas kelas yang kini sudah tidak terpakai lagi namun Zetta merasakan ada sesuatu yang aneh ketika menuju ke ruangan itu. Dan saat mereka masuk ada aura negatif yang cukup kuat di ruangan itu Zetta Clarisa Nata dan Gretha merasakannya mereka juga melihat beberapa makhluk tak kasat mata yang berada di sana. Clarisa merasa sangat takut sehingga dia bersembunyi di balik punggung Zetta sedangkan Zetta sudah mengerti apa yang dilakukan oleh sahabatnya itu ketika ketakutan. "Ris Lo kenapa sih kok sembunyi di balik punggung Zetta ada apa" tanya Gretha heran dengan apa yang dilakukan oleh Clarisa "itu gue ada lihat hantu tadi di sana mana serem banget lagi gimana gue nggak takut" jawab Clarisa yang masih bersembunyi di balik punggung Zetta "mana ada hantu sih Ris gue nggak lihat tuh jangan-jangan Lo halu lagi" Dela memindai sekeliling dengan seksama namun dia tidak melihat apapun "biasalah temen gue ini orangnya parnoan apalagi ruangan ini nggak kepakai terus dia itu juga sering nonton film horor jadi kayak gini deh" Zetta memberikan alasan yang sekiranya masuk akal "Oalah gitu toh, ya ampun Risa makanya kalo takut itu nggak usah nonton film horor deh daripada jadi parnoan kayak gini" Dela geleng-geleng kepala mendengarnya "iya gimana orang seru sih jadi gue tetap aja nonton meskipun gue nonton nggak sampai selesai karena udah ketakutan" Clarisa dengan sedikit keberanian tidak sembunyi lagi di balik punggung Zetta dan mencoba untuk menenangkan dirinya sendiri. "Ze pergi yuk kita ke tempat lain lagi" Clarisa yang sudah tidak tahan mengajak Zetta untuk segera pergi "bentar gue mau masuk ke dalam bukan cuma di depan pintu seperti ini" Zetta yang masih sangat penasaran dengan ruangan itu tidak menghiraukan ucapan Clarisa dan juga ketakutannya "au ih baru aja sampai sini masak udah mau pergi lagi sih gue juga mau masuk ke dalam" Natta juga masih ingin melihat lebih lanjut ruangan kosong itu "Natta kok jadi ikut-ikutan kayak Zetta sih heran deh gue sama kalian" Clarisa melihat Zetta dan Natta bersamaan masuk ke dalam ruangan kosong itu diikuti oleh temen-temen sekelompok mereka. Zetta melihat banyak sekali hantu penunggu di ruangan itu bahkan sangat menyeramkan menurut Clarisa sehingga dia memutuskan untuk menunggu di depan ruangan saja sembari menatap sekeliling sekiranya ada hantu atau tidak. *ini sebenarnya sekolahan apa tempat angker sih kenapa gitu dari awal gue masuk banyak banget makhluk tak kasat mata yang gue lihat ada apa sih sama sekolah ini masak sekolah elite kayak gini banyak hantunya sih*batin Zetta melihat sekeliling ruangan yang dipenuhi oleh makhluk tak kasat mata "Ze gue ngeliat banyak banget hantu disini malahan lebih banyak dari tempat yang kita datangi sebelumnya. apa karena ini ya ruangan ini di tutup dan nggak di gunakan lagi" bisik Natta agar tidak terdengar oleh yang lainnya "iya Nat gue ngerasa ini tempat berkumpulnya para hantu deh makanya banyak banget hantu disini. gue juga lihat gambaran sekilas kalo dulu di ruangan ini banyak banget yang kesurupan makanya ruangan ini nggak di gunakan lagi" Zetta balas berbisik pada Natta "astaga pantesan aja ngeri juga ya Ze kalo kayak gitu nggak kebayang deh itu gimana sebenarnya ada apa sih sama sekolah ini kenapa semenjak kita masuk banyak banget hantu" Natta mengerti alasan ruangan itu sudah tidak digunakan lagi "entahlah gue juga nggak tahu kita lanjutin nanti aja ngomongnya" Zetta melihat di dekatnya ada sesosok hantu wanita paruh baya sedang menatap ke arahnya "ngapain Lo ngelihatin gue kayak gitu Lo pikir gue takut apa sama Lo sorry nggak ya" Zetta menatap hantu itu dengan tidak takut sama sekali meskipun kondisinya cukup mengerikan "Lo tuh ya Ze ada-ada aja Lo emang nggak punya takut sama sekali nggak kayak bestie Lo itu" Natta agak tertawa melihat reaksi Zetta yang memarahi hantu itu "kalian berdua pada ngomongin apaan sih nggak ajak-ajak" Gretha mendekati mereka berdua "nggak kok Tha kita nggak ngomong apa-apa cuman ngomong biasa aja" Natta menjawab dengan tersenyum "udah deh nggak usah bohong gue denger kok kalian lagi ngomongin soal hantu jadi kalian juga bisa ngeliat hantu" Gretha sempat mendengar pembicaraan mereka tadi "bentar deh maksudnya juga itu jangan bilang Lo bisa lihat hantu juga lagi" Zetta menatap Gretha dengan tidak percaya "iya gue juga sama kayak kalian berdua eh maksudnya bertiga, akhirnya gue bisa dapat teman juga nih senang deh gue jadi gue nggak sendirian lagi sekarang" jawab Gretha membuat Zetta dan Natta terkejut sekaligus agak lega mengetahui ada orang lain yang sama seperti mereka. "guys kita nanti kayaknya harus bahas masalah sekolah ini deh gue bener-bener ngerasa aneh masak sekolah elite kayak gini banyak hantunya sih pasti ada yang janggal dengan sekolah ini" Zetta memberi ide untuk membahas tentang sekolah baru mereka yang sangatlah janggal menurut mereka "eh kita pergi yuk udah lama loh kita disini keburu habis nanti waktunya" Dela dan juga yang lainnya menghampiri mereka bertiga mengajak mereka untuk segera pergi karena mereka sudah terlalu lama berada di ruangan kosong itu "oke deh kita pergi dari sini sekarang nggak baik juga lama-lama disini lagian Risa udah nungguin di depan" Zetta merasa sudah cukup mengamati ruangan kosong itu "eh bentar deh kayaknya kurang satu orang lagi deh selain Clarisa yang lagi ada di luar" Natta melihat teman mereka tidak ada satu "eh iya si Alin nggak ada kemana dia bukannya tadi ada sama kita" Dela juga menyadari salah satu teman mereka tidak ada "lah bukannya tadi sama kalian kok sekarang nggak ada sih apa mungkin dia keluar duluan tadi" Zetta khawatir terjadi sesuatu dengan salah satu teman mereka "kayaknya nggak mungkin deh kalo dia keluar pasti bilang sama kita nggak main pergi gitu aja" Dela merasa tidak mungkin jika teman mereka keluar tanpa memberi tahu dia dulu "terus dia dimana dong kok tiba-tiba ngilang aja sih kalo nggak keluar terus kemana" Natta merasa ada sesuatu yang terjadi dengan teman mereka "Zetta dia ada di pojok sana lihat deh kayaknya dia pingsan deh" ucap Tia memberi tahunya lalu Zetta melihat ke arah yang di tujukan oleh Tia dan dia melihat Alin yang kelihatannya sedang pingsan "guys itu liat Alin ada di pojok sana kita samperin aja" Zetta memberi tahu kepada teman-temannya lalu mereka semua segera menghampiri Alin yang kelihatannya sedang pingsan. "astaga Alin ngapain Lo tiduran disini sih kalo Lo pusing bilang kek biar kita anterin ke UKS" Dela sedikit berteriak namun Alin tidak juga bangun membuat Dela jadi merasa khawatir dengan Alin sehingga dia mendekati dan menggoyang-goyangkan tubuhnya namun tanpa diduga Alin malah mencekik leher Dela membuat Dela merasa terkejut dengan reaksi temannya itu "eh Lin ngapain Lo cekik leher Dela lepasin dong kasian tuh Dela" Erika merasa kasian dengan Dela yang di cekik lehernya oleh Alin sedangkan Zetta, Natta, dan juga Gretha mengerti apa sebenarnya yang terjadi lalu mereka bertiga segera mendekati Alin dan Dela. Natta dan Gretha mencoba untuk melepaskan tangan Alin yang mencekik leher Dela sedangkan Zetta dia mencoba untuk mengetahui hantu mana yang merasuki Alin *ternyata hantu ini sepertinya dia sering sekali menganggu orang yang ada disini gue nggak pernah nyangka kejadian seperti ini akan terulang kembali seperti di sekolah gue dulu*batin Zetta mengetahui hantu mana yang merasuki tubuh Alin dan dia mencoba untuk mengeluarkan hantu itu dari tubuh Alin "sebenarnya ini Alin kenapa sih kok jadi kayak gini" Erika merasa khawatir dengan Alin yang terlihat sangat aneh "dia sedang kerasukan hantu penunggu yang ada di ruangan ini" jawab Natta mengatakan yang sejujurnya membuat mereka yang mendengarnya tercengang mendengar jawaban Natta dan agak ngeri juga "kuat juga hantunya nggak mau lepasin cekikaknya" Gretha dan Natta belum bisa melepaskan cekikan Alin "guys apa perlu gue panggil kakak kelas biar bantuin kita" Erika memberikan saran kepada mereka "nggak perlu kasih tahu mereka gue bisa atasi ini sendiri" Zetta melarang Erika untuk memanggil kakak kelas "lebih baik kalian keluar sekarang biar kita bertiga yang atasi ini" Zetta menyuruh mereka semua pergi kecuali Natta dan Gretha tanpa berpikir panjang mereka langsung keluar dari ruangan itu karena takut juga berlama-lama di dalam. "Ze apa bisa Lo sendirian apa perlu gue panggil Clarisa buat bantuin Lo" Natta yang melihat Zetta sedikit kesulitan mengusir hantu yang merasuki tubuh Alin "nggak perlu gue bisa sendiri selama ini juga kayak gitu udah kalian fokus aja sama Dela kasian dia" Zetta masih bisa mengatasinya sendirian "akhirnya lepas juga dah Lo nggak papa Del" tanya Gretha setelah mereka berhasil menolongnya Dela hanya mengangguk sebagai jawaban "Ze perlu bantuan gue nggak" Natta menawarkan bantuan pada Zetta "Nat Lo pegangin dia biar gue bisa usir hantunya" Zetta meminta agar Natta memegang tubuh Alin lalu Natta segera melakukannya dan Zetta membacakan sebuah mantra untuk mengusir hantu yang merasuki tubuh Alin membuat Alin memberontak ingin melepaskan diri namun Natta memegangnya dengan sangat kuat sampai hantu itu keluar dari tubuh Alin dan kemudian hantu itu menghilang karena mantra yang diucapkan oleh Zetta tadi. "syukurlah hantunya udah pergi hebat banget dah Lo Ze beneran bisa sendiri gue panik banget tadi kalo Lo nggak bisa" Gretha merasa kagum dengan Zetta yang bisa mengatasinya sendirian "ya gimana lagi udah dari dulu gue sering banget menghadapi situasi seperti ini nenek gue yang ngajarin gue bagaimana cara mengusir hantu yang merasuki tubuh manusia" Zetta merasa hal itu biasa-biasa saja karena dia sudah sering mengahadapi hal seperti ini "nenek Lo maksudnya gimana nenek Lo cenayang gituh" tanya Natta memastikan "ya emang nenek gue cenayang jadi gue dari kecil udah biasa ngelihat situasi seperti ini, sekarang kita bawa mereka ke UKS yuk kasian mereka apa lagi Dela" Zetta membantu Alin berdiri karena kondisinya yang lemah setelah kerasukan tadi kemudian mereka membawa Alin dan Dela ke UKS sedangkan yang lainnya melanjutkan perjalanan ke ruangan lainnya. Zetta mengetuk pintu UKS lalu segera masuk disana sudah ada kakak kelas yang bertugas untuk menjaga UKS "ini mereka kenapa kok mukanya pucat sekali" tanya Fira melihat wajah Alin dan Dela yang sangat pucat "mereka kecapean kak terus mereka tadi pagi nggak sarapan jadi mereka pingsan lalu kita bawa kesini" jawab Zetta berbohong tidak mau mengatakan yang sebenarnya "astaga kasian banget mereka berdua, biar kita yang urus kalian bertiga pergi saja" Fira dan temannya membaringkan tubuh Alin dan Dela ke ranjang UKS "baik kak kalo gitu kami permisi dulu" Zetta, Natta, dan Gretha keluar dari UKS melanjutkan MOS mereka "semoga aja mereka nggak papa ya gue masih nggak nyangka kejadian ini" Natta berharap Alin dan Dela baik-baik saja "mereka berdua pasti baik-baik saja, sebaiknya sekarang kita susul yang lainnya" Zetta, Natta, dan Gretha menyusul teman-teman mereka yang sudah berjalan duluan melanjutkan MOS mereka. Untung saja Clarisa memberi tahu kepada Zetta posisi mereka sekarang jadi Zetta, Natta, dan Gretha bisa segera menyusul mereka.


__ADS_2