
Para siswa-siswi kelas X sudah selesai melakukan menjelajahi sekolah baru mereka lalu sekarang mereka sedang berkumpul kembali di aula sekolah sesuai dengan instruksi kakak-kakak OSIS tadi. Kemudian setelah mereka semua sudah berkumpul kakak-kakak OSIS datang ke aula sekolah untuk memberitahu apa yang akan mereka lakukan setelahnya. "bagaimana apa kalian sekarang sudah mengerti tentang sekolah ini" tanya Daniel membuka pembicaraan
__ADS_1
"sudah kak" jawab semua murid serempak "bagus kalo sekarang kalian sudah mengerti, tadi tidak ada masalah kan" Daniel sedikit merasa khawatir dengan kejadian tahun lalu yang terulang kembali "tidak ada kak semuanya baik-baik saja" jawab mereka semua Zetta Clarisa Nata dan Gretha hanya saling pandang tidak mengatakan yang sebenarnya tadi "syukurlah jika tidak ada hal aneh yang terjadi dengan kalian, untuk sekarang sudah cukup kalian bisa beristirahat sekarang kami beri waktu satu jam setelah itu kalian kembali lagi kesini" Daniel memberikan waktu istirahat untuk mereka
__ADS_1
"baik terimakasih kak" jawab mereka semua kemudian bubar menuju ke kantin ataupun kelas untuk istirahat. "lega banget gue dengernya kekhawatiran kita nggak terjadi kali ini" Cakra merasa sangat lega tidak ada hal aneh yang terjadi seperti tahun sebelumnya "iya gue juga senang banget guys gue udah berpikiran yang enggak-enggak tadi" Chelsea juga merasa sangat lega seperti Cakra "eh iya guys tadi ada dua siswi yang masuk UKS katanya pingsan tapi Fira bilang ada yang aneh" Vita menyampaikan apa yang dikatakan oleh Fira teman mereka yang berjaga di UKS "ada yang aneh gimana kalo ngomong jangan setengah-setengah gitu dong" Adira menatap kesal Vita "iya ini juga mau ngomong Lo udah main potong aja, jadi gini katanya satu orang mukanya pucat banget kayak mayat terus yang satu nya lagi lehernya ada bekas kaya kecekik gitu" Vita melanjutkan omongannya tadi yang terpotong oleh Adira "hah yang benar Lo jangan-jangan ada sesuatu lagi kita perlu cek kesana" Chelsea agak merasa terkejut juga merasa takut ada sesuatu yang terjadi "kita harus tanya mereka takutnya ada sesuatu terjadi dengan mereka" Daniel memikirkan kemungkinan yang terjadi dengan mereka kemudian mereka segera menuju ke UKS untuk melihat kondisi kedua siswi itu dengan perasaan yang agak was-was takut kejadian yang sama terulang kembali.
__ADS_1
Suasana di kantin cukup ramai murid yang sedang istirahat baik itu kelas X XI dan XII yang juga sedang istirahat karena memang sudah waktunya untuk istirahat. Zetta, Clarisa, Nata, dan Gretha duduk satu meja membahas kejanggalan yang mereka rasakan selama berada di dalam sekolah. "Gretha gue nggak nyangka deh kalo Lo juga sama seperti kita bertiga gue pikir Lo cuman siswi biasa kayak yang lainnya" Clarisa menatap Gretha dengan tidak percaya dan juga merasa senang "apalagi gue nggak nyangka banget deh gue bisa ketemu sama kalian bertiga yang punya kemampuan sama kayak gue" Gretha tersenyum menatap Clarisa "kita bahas lagi apa yang tadi sempat kita bahas, gue rasa ada yang aneh sama sekolah ini semenjak gue masuk sampai sekarang ada aja hantu yang gue lihat apalagi tadi di ruangan kosong itu banyak banget hantu disana" Zetta membahas tentang sekolah mereka yang terasa janggal dan aneh "iya gue juga ngerasa aneh sama sekolah ini apalagi dengan kejadian Alin yang kesurupan tadi. ruangan kosong itu sangat berbahaya seharusnya nggak boleh kita masuk ke sana" Natta merasakan hal yang sama seperti Zetta "gue sebenernya juga udah ngerasa kayak gitu semenjak gue masuk ke sekolah ini tapi gue nggak ada orang yang bisa gue ceritain sebelum gue tahu kalian sama kayak gue. terus kita mau gimana nih guys apa kita akan menyelidiki tentang sekolah ini kalo gue sih jujur aja penasaran banget sama sekolah ini gue pengen menyelidiki tentang sekolah ini" Gretha menyuarakan apa yang menjadi pikirannya selama ini "kalo gue sih mau mau aja gue juga berpikiran kayak gitu Tha tadinya gue mau ngajak Clarisa buat menyelidiki tentang sekolah ini" Zetta juga sama seperti Gretha yang ingin menyelidiki tentang sekolah baru mereka "kalo gue sih nggak ya ngeri tahu nggak kalian aja deh gue nggak ikutan pasti nanti banyak banget hantu yang lainnya terus serem-serem lagi" Clarisa menolak untuk ikut menyelidiki tentang sekolah baru mereka "elo mah Ris nggak ada solidaritas jadi teman kan ada kita bertiga so Lo nggak usah takut. gue juga penasaran banget sama sekolah ini apalagi sama ruangan kosong tadi aura negatif di ruangan kosong itu besar banget gue jadi penasaran apa yang sebenarnya terjadi dengan ruangan kosong itu sampai banyak hantunya kayak gitu" Natta juga ingin menyelidiki tentang sekolah baru mereka terutama di ruangan kosong yang mereka masuki tadi. "iya Nat gue juga sangat penasaran karena hanya ruangan kosong itu yang banyak banget hantu disana daripada di ruangan yang lainnya. sekolah ini sebenarnya gimana sih kenapa bisa gitu loh kayak gini sama kayak sekolah kita dulu ya Ris" Zetta teringat dengan sekolahnya yang lama juga sama seperti ini " iya Ze gue ingat banget makanya kita di suruh pindah dari sekolah itu gara-gara kayak gitu eh sekarang malah sama aja" Clarisa mengingat mereka harus berpindah sekolah gara-gara masalah hantu "ya ampun sampai kayak gitu orang tua kalian pasti khawatir banget sampai kalian harus pindah kayak gitu" Natta menatap mereka bergantian tiba-tiba saja Chelsea dan Vika mendekati mereka berempat yang sedang mengobrol "sorry kalo kita nganggu waktu kalian berempat tapi ada hal penting yang harus kita bicarakan kalian bisa kan ke UKS" Chelsea sebenarnya tidak enak menganggu mereka yang sedang mengobrol "maaf kak ada apa yang kenapa kita di suruh ke UKS" tanya Zetta tidak mengerti apa yang terjadi "udah ya kalian ikut aja nanti kita bicarakan disana saja disini banyak orang" Vika meminta agar mereka ikut saja dulu baru nanti akan dijelaskan di UKS "iya kak kita bisa kok ikut kakak" jawab Zetta kemudian Zetta dan yang lainnya mengikuti Chelsea dan Vika ke UKS. Sesampainya di UKS mereka langsung masuk disana sudah ada para OSIS yang lainnya menunggu kedatangan mereka. "nah mereka udah datang langsung aja tanya sama mereka berempat" Fira menatap mereka meminta agar mereka menjelaskan apa yang sudah terjadi "kalian jujur aja apa yang sudah terjadi tadi di ruangan kosong sampai teman-teman kalian seperti ini" Xavier menatap mereka dengan wajah datarnya juga sedikit dingin Zetta, Clarisa, Nata dan Gretha saling tatap-tatapan bingung harus menjawab apa jujur atau tidak "kenapa kalian malah tatap-tatapan seperti itu ayo jawab, Zetta coba kamu ceritakan apa yang terjadi tadi" Daniel meminta Zetta menjelaskan apa yang terjadi tadi *lah kenapa jadi gue sih yang suruh jelasin kan ada yang lainnya kayaknya dia masih kesel deh sama gue soal semalam jadinya dia minta gue buat jelasin. aduh gimana ya dong apa gue harus jujur aja apa ngeles aja ya kayak semalam tapi nanti gue malu lagi dong*batin Zetta bimbang apa yang harus dia katakan "Zetta kenapa kamu diam saja ayo jawab jangan mengada-ada alasan yang tidak masuk akal" Daniel sedikit menyindir Zetta gara-gara semalam "iya kak saya akan ceritakan yang sejujurnya kakak boleh percaya atau tidak dengan apa yang akan saya sampaikan. jadi gini kak sebenarnya tadi Alin kerasukan hantu di ruangan kosong itu lalu dia mencekik leher Dela terus kita berempat membantu Alin dan Dela" jelas Zetta tidak mau berbohong lagi yang ada dia akan malu lagi seperti kejadian semalam "astaga baru aja seneng eh udah ada kejadian kayak gini lagi tempatnya sama lagi apa sih sama ruangan kosong itu selalu aja ada orang kesurupan disana, tapi kalian bisa menangani itu semua gila kalian hebat banget deh dulu aja kita sampai panggil orang pinter buat mengurusi mereka" Vita merasa ada yang aneh dengan ruangan kosong itu sampai ada kejadian yang sama seperti dulu "apa kalian tidak apa-apa tadi tidak ada yang terluka kan gara-gara kejadian itu" Chelsea menatap cemas mereka berempat "kita nggak papa kok kak kita juga udah biasa menghadapi kejadian yang seperti itu jadi kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan" jawab Zetta dengan sangat santai dengan pertanyaan Chelsea tadi "syukur deh kalo gitu, tapi kalian beneran hebat deh gue salut sama kalian berempat baru kalian anak indigo yang mau turun langsung dengan kejadian ini biasanya mereka nggak mau ikut campur masalah ini" Chelsea benar-benar merasa kagum dengan mereka berempat "biasa aja kak nggak perlu sampai seperti itu juga kita cuman mau bantu aja nggak lebih" Zetta merendahkan diri tidak mau berbesar hati "jangan bilang Lo semalam berdiri di tengah jalan gara-gara hantu juga bukan karena kucing yang lewat sampai di tengah jalan" ucap Daniel membuat Zetta merasa malu mengingatnya sedangkan yang lainnya hanya melongo mendengar apa yang di katakan oleh Daniel tadi "wah jadi kalian berdua ketemu semalam kok bisa sih kenapa Lo nggak cerita sama kita" Vika berbicara dengan agak menggoda temannya itu "gue hampir aja nabrak dia semalam gara-gara dia berdiri di tengah jalan pake alesan ngejar kucing segala lagi" jawab Daniel memberi tahu kejadian semalam "what, ada-ada aja Lo Ze bisa-bisanya cari alesan kayak gitu gue ketawa kalo ada disitu" Chelsea menahan tawanya
__ADS_1
*pake dibahas lagi bikin gue malu aja deh ngeselin banget sih tuh orang untung kakak kelas kalo bukan udah gue hajar kali dia*batin Zetta merasa malu sekaligus kesal dengan Daniel "maaf kak udah nggak ada yang dibahas lagi kan kita boleh pergi sekarang" ucap Zetta yang sudah merasa sangat malu jika berlama-lama disana "iya boleh kok maaf ya udah nganggu waktu kalian tadi" Chelsea mempersilakan mereka untuk pergi kemudian mereka keluar dari UKS. "hahaha, sumpah ngakak gue dengernya nggak masuk akal banget alasan dia masak sih cuman ngejar kucing aja sampai ke tengah jalan nggak ada kerjaan banget jadi orang" Adira tertawa begitu Zetta dan yang lainnya sudah keluar dari UKS "gue juga ngerasa nggak masuk akal banget alasan dia itu nggak habis pikir deh gue sama dia" Daniel sekarang sudah tahu apa alasan yang sebenarnya "udah jangan gitu dia kan cuman nggak mau orang lain tau, ke kantin yuk laper nih gue" Chelsea mengajak mereka untuk ke kantin "oke ayok gue haus banget dari tadi" Vita juga merasa sangat kehausan sedangkan yang lainnya hanya mengangguk setuju kemudian mereka keluar dari UKS menuju ke kantin untuk beristirahat seperti yang lainnya.
__ADS_1