
Matahari pagi mulai menyapa dengan hangat membangunkan Clarisa dari tidur panjangnya semalam "ehmm, udah pagi ternyata nyenyak banget tidur gue semalam. Sekarang bangun mandi terus siap-siap ke sekolah" Clarisa bangun dari tidurnya menuju ke kamar mandi. Hari ini merupakan hari pertama mereka melakukan masa orientasi sekolah atau yang sering di sebut MOS di SMA SUNSHINE. Clarisa telah selesai mandi dan bersiap-siap dan membawa apa yang harus dia bawa ke sekolah untuk kepentingan MOS agar tidak terkena masalah jika tidak membawanya. Seperti biasanya Clarisa sarapan dengan kedua orangtuanya karena dia hanya anak tunggal dalam keluarganya. Clarisa sangatlah dimanja oleh ibunya sedari kecil hingga sekarang dengan menuruti apapun yang diinginkan oleh Clarisa. "Eh Risa kamu udah bangun sayang, ayo sini duduk disamping mama" Calista ibunya Clarisa melihat anaknya sudah sampai di meja makan "iya ma, mama nanti nganterin Risa ke sekolah kan" Clarisa berjalan menuju kursi samping ibunya "iya sayang nanti mama anter kamu ke sekolah, mama kan udah janji sama kamu semalam" Calista mengusap dengan lembut rambut adiknya. "Risa seneng banget bisa diantar sama mama" Clarisa tersenyum senang menatap ibunya "iya sayang, kita sarapan dulu setelah itu mama anter kamu ke sekolah" Calista mengambil susu dan roti panggang untuk Clarisa "makasih mamaku sayang ini pasti enak deh" Clarisa lalu memakan roti panggang yang diambilkan oleh ibunya. Calista tersenyum menatap anak semata wayangnya memakan roti panggang buatannya dengan sangat lahap. Setelah selesai sarapan Clarisa segera berangkat ke sekolah diantar oleh ibunya menggunakan mobil yang biasanya digunakan untuk ke kantor. "Ma, nanti nggak usah jemput Risa ya soalnya Risa mau bareng sama Zetta nanti"ucap Risa setelah masuk mobil "iya sayang, tapi nanti kamu langsung pulang apa ke rumah Zetta dulu"tanya Calista memastikan "iya, ma nanti aku mau main ke rumah Zetta boleh kan"jawab Clarisa meminta izin "boleh saja sayang, tapi jangan lama-lama ya" Calista mengizinkan "yeah, makasih mamaku sayang"ucap Clarisa tersenyum senang karena diizinkan oleh Calista sedangkan Calista hanya tersenyum memandang putrinya.
__ADS_1
********
__ADS_1
Natta, Gretha, dan Zetta tidak sengaja sampai di sekolah bersamaan sedangkan Clarisa datang setelah mereka masuk ke aula sekolah "tungguin gue dong kita bareng ke kelas" Clarisa berlari mendekati mereka serempak mereka berhenti dan menoleh ke belakang "buruan Ris, Lo sendiri sih kok datangnya belakangan makannya kita tinggal" Zetta melihat Clarisa berlari mengejar mereka "yeh, habisnya kalian sih nggak bilang kalo mau datang bareng kayak gini tahu gitu gue tadi berangkat lebih awal" Clarisa sedikit lelah berlari "astaga Risa, gue cuman bercanda kali kita tadi itu sebenarnya nggak sengaja datang bareng" Zetta sedikit tertawa melihat raut muka kesal Clarisa "wah, parah Lo Ze gue kira kalian beneran janjian tadi. Nggak lucu tahu nggak" Clarisa sedikit memukul pundak Zetta "udah-udah kalian pagi-pagi udah ribut aja sekarang ke kelas aja yuk" Gretha mengajak mereka untuk segera ke kelas "iya ayok ke kelas" Zetta, Clarisa, Natta menyetujui ajakan Gretha kemudian mereka segera menuju ke kelas mereka X IPS 2. Mereka tidak ada yang menyadari bahwa ada hantu yang tak lain adalah Tia mengikuti mereka kecuali Zetta yang membawa Tia untuk ikut bersama dengannya pergi ke sekolah. Saat di dalam kelas sudah ada beberapa murid yang masuk ke kelas "Ze, jadikan kita pulang bareng nanti. Sebenarnya apa yang mau Lo omongin sama gue"tanya Clarisa setelah mereka duduk "iya jadi kok, nanti aja ya kita ngomongnya di rumah gue aja nggak enak kan kalo kita ngomong disini"jawab Zetta sedikit berbisik kepada Clarisa "oh, oke deh gue tahu kok maksud Lo" Clarisa mengangguk-anggukan kepalanya mengerti apa yang dimaksudkan oleh Zetta "eh iya Ze, gimana acara makan malam Lo semalam nggak di tinggal lagi kan"tanya Clarisa sedikit mengejek Zetta "ya awalnya gue pikir begitu sih tapi ternyata enggak kok semalam kita semua makan sampai selesai"jawab Zetta tersenyum "oh syukurlah kalo gitu Ze gue seneng dengarnya. Eh terus aja kejadian apa gitu misalnya soal hantu" Clarisa sedikit berbisik ketika mengatakan hantu sontak Zetta jadi mengingat kejadian semalam yang membuatnya sangatlah malu "nah itu dia Ris, Lo tahu nggak sih gegara hantu gue hampir ketabrak mobil dan Lo tahu nggak parahnya lagi yang mau nabrak gue kak Daniel kakel kita"jawab Zetta menahan malu "what, sumpah beneran Lo Ze kok bisa sih terus gimana" Clarisa terkejut saking terkejutnya dia sampai berteriak mengagetkan semua temannya "Lo bisa nggak sih santai aja nggak usah pake teriak segala, malu nggak dilihat orang" Zetta sedikit mendorong bahu Clarisa karena kesal "sorry-sorry, habisnya gue kaget sih sama omongan Lo. Terus gimana Ze" Clarisa sedikit memelankan suaranya "auah, nanti aja ceritanya pas kita udah sampai dirumah yang ada Lo teriak lagi" Zetta tidak mau menceritakannya takut Clarisa nanti malah teriak lagi yang akan membuatnya semakin malu "ayolah Ze, nggak deh gue nggak akan teriak lagi janji Ze cerita dong penasaran nih gue" Clarisa memaksa Zetta agar bercerita "nggak Lo kan suka begitu orangnya, nanti aja dirumah lebih enak ngomongnya"tolak Zetta membuat Clarisa merasa kecewa "yaudah deh, kayaknya emang lebih baik ngomong dirumah Lo aja"ucap Clarisa dengan terpaksa."kalian ngomong apaan sih kok Clarisa sampai teriak kayak gitu"tanya Natta sedikit penasaran "oh itu enggak kok Nat, itu si Zetta katanya semalam nonton film horor yang menurut gue sih serem banget"jawab Clarisa mengarang alasan "ealah, gue kirain apaan cuman gegara itu toh. Lebay banget sih Lo Clarisa"ucap Natta mempercayai alasan Clarisa "hehe, namanya juga orang takut Nat"ucap Clarisa tersenyum *untung aja Natta percaya sama alasan Clarisa*batin Zetta sedikit merasa lega karena Natta mempercayai alasan Clarisa. 20 menit kemudian bel masuk berbunyi seluruh siswa siswi kelas X keluar menuju ke aula sekolah untuk memulai MOS hari pertama mereka hari ini. Di aula sekolah sudah ada para anggota OSIS yang sudah menunggu kedatangan mereka "selamat pagi adik-adik, apa kalian sudah siap untuk memulai MOS pertama kalian hari ini"sapa Daniel ketika semua kelas X sudah memasuki aula sekolah "pagi juga kakak-kakak, sudah siap kak"jawab semua murid serentak "baiklah, tolong dengarkan baik-baik ya apa yang akan kami sampaikan. Jadi yang akan kalian lakukan hari ini adalah mengelilingi sekolah ini agar kalian semakin mengenal tentang sekolahan ini. Nanti kami akan membagikan denah sekolah agar kalian bisa memahami tapi sebelum itu kalian harus membentuk sebuah kelompok dulu masing-masing kelompok beranggotakan 8 orang. Apa kalian mengerti dengan apa yang saya sampaikan"ucap Xavier memberikan instruksi apa yang akan mereka lakukan hari ini "mengerti kak"jawab semua murid serentak "baik kalian bisa memulai sekarang saya kasih waktu 5 menit untuk membentuk kelompok"ucap Cakra memberikan perintah "baik kak"jawab semua murid serentak kemudian mereka segera membentuk kelompok. Zetta, Clarisa, Natta, dan Gretha satu kelompok ditambah 4 orang lainnya yang sekelas dengan mereka sehingga genap sudah 8 kelompok Zetta. Total semua kelompok yang terbentuk adalah 36 Kelo terdiri dari 3 kelas dengan masing-masing kelas terdiri dari 4 kelompok. "Bagaimana apa sudah membentuk kelompok"tanya Xavier melihat jam tangannya "sudah kak"jawab semua murid serentak "baiklah, kalian baris sesuai dengan kelas dan kelompok kalian masing-masing setelah itu kami akan membagikan denah untuk kalian"ucap Xavier memberikan instruksi kemudian mereka segera menuruti perintah dari Xavier. Setelah memastikan bahwa semua murid sudah berbaris sesuai dengan kelompok dan kelas masing-masing para anggota OSIS mulai memberikan denah sekolah "bagaimana apa sudah dapat semua"tanya Chelsea memastikan "sudah kak"jawab semua murid serentak "Jika sudah dapat semua kalian bisa mulai sekarang, dimulai dari X IPS 1. Setelahnya nanti kalian kembali lagi ke aula"ucap Cakra memberikan instruksi selanjutnya "baik kak"jawab semua murid serentak kemudian mereka segera melakukannya dimulai dari kelas X IPS 1. Setelah dirasa semua sudah pergi dari aula sekolah para anggota OSIS pergi ke ruangan OSIS sembari menunggu mereka kembali ke aula sekolah.
__ADS_1