Supir hatiku

Supir hatiku
tujuh


__ADS_3

"pagi kak",suara serak Laras menyambut pagiku,setelah hampir satu malam tahan nafas melihat ulah nona bosku,ada yang aneh dengannya,mungkin dia salah makan atau minum sesuatu kemarin saat di acara reuni itu,dia terlihat sedikit bar-bar.


"pagi...mau kemana dek?",tanyaku melihat Laras sudah rapi.


"mau di ajak mbak Retno belanja ke pasar mas,boleh ya??",pintanya.


"iya boleh,Daffa ikut??",tanyaku lagi,Laras mengangguk lalu menunjuk ke arah luar,Daffa dengan cengiran nya melihat ke arahku,wajahnya yang penuh dengan bedak bayi membuatku tertawa geli,kok kalo anak kecil pakai bedak modelan gitu,terlihat makin lucu ya,kalo kita yang make nya kayak gitu..haduh entahlah.


"kami berangkat kak",mereka mencium tanganku bergantian lalu beranjak pergi,aku langsung menuju ke arah kamar mandi di area belakang rumah non Kirana ini.


oh ya sedikit aku jelaskan tentang posisi kamar ini,di belakang rumah non Kirana yang besar ini,dia menyediakan lima buah kamar di sini,dilengkapi dua kamar mandi yang posisinya di luar,kami kebagian dua kamar,yang tiga lagi satu buat pak Mukhlis,satu buat Retno,satu lagi masih kosong,kalo Bu Ayu,pembantu yang pertama kali yang membuka pagar untukku itu,tidur di dalam rumah besar itu,dia kepala pelayan..mungkin, rumah ini bukan mansion mewah seperti di film-film itu,rumah ini besar tapi...belum masuk kategori mansion, posisi kamar kami berderet satu sama lain.


jam masih menunjukkan pukul setengah tujuh pagi,aku yakin nona ku itu belum bangun, apalagi kami tiba tadi malam nyaris jam satu dini hari ,jadi aku menyempatkan diri untuk sekedar berlari keliling komplek perumahan ini,aku mengambil sepatu yang terletak di bawah kasur,sepatu putih milikku yang berfungsi untuk segala keperluan itu,sudah hampir dua tahun belum ganti,banyak retak-retak di sana-sini maklum murah,gak mungkin juga aku pake sepatu yang di belikan nona kemarin,ya kali aku jogging pake sepatu pantofel,yang ada aku jadi bahan tertawaan orang-orang,aku masih waras.


sebuah kaus tanpa lengan,yang dulunya berlengan,cuma karena ada yang bolong bagian tangan belakang,akibat hewan pengerat itu,jadi kuputuskan ku potong sekalian,melekat di tubuhku,sebuah celana training yang tertulis SMA swasta antara,tertulis disisi sebelah kanan celana ini,ya ini celana milikku saat SMA dulu,awet kan.. hahaha.


"pagi pak Mukhlis ",sapaku,pak Mukhlis tersenyum,"mau kemana?", tanyanya,"alah lari sini-sini aja pak,regangin otot,udah kaku",jawabku.


"emang non Kirana belum bangun?", tanyanya.

__ADS_1


"kayaknya belum sih pak,belum ada telpon juga,tapi saya bawa hp kok pak,kalo tiba-tiba nona telpon",aku menggoyangkan ponsel yang berada di tanganku.


"ya udah buruan gih,entar nona keburu bangun,nyariin kamu gak ada,entar dia ngomel lagi,saya suka pusing kalo non Kirana udah ngomel",aku tertawa lalu mengangguk sekilas sebelum melanjutkan langkah ku.


back to Kirana


pukul delapan pagi,aku baru terbangun,gak masalah sih, weekend ini,kantor libur,paling cuma salon sama pabrik aja yang tetap beroperasi,aku turun dari ranjang ku,melihat sekilas penampilan ku di cermin,hmmm...kamu memang cantik Kirana,bahkan bangun tidur pun kamu masih kelihatan cantik,biarpun tanpa make up,aku memuji diriku sendiri,lalu berlalu ke kamar mandi.


karena ini hari libur,untuk pakaian aku memilih yang simpel-simpel aja,hot pants seperti udah jadi trade Mark ku di dalam rumah,kali ini aku gak pake tank top,aku memilih kaus ketat berwarna putih,yang kontras dengan warna bra yang ku kenakan,ya saat aku menggunakan sport bra berwarna hitam di dalam kaus ini,jadi ya gitu.. menerawang..tapi ini style kekinian,aku kelihatan lebih montok ya kalo gini,sambil berputar-putar di depan cermin.


"pagi non,mau langsung sarapan?",sapa mbok Ayu padaku yang baru mendaratkan bokongku di kursi makan,aku mengangguk


kalau weekend aku biasanya request menu masakan sama mbok Ayu,kali ini aku minta di buatkan ayam bakar sambal matah, pagi-pagi sarapan ayam ,why not.


setelah menerima laporan yang di kirim Isabel via email kemarin,aku serius mempelajari nya,kali ini jangan sampai gagal lagi,menurut Isabel,kemarin ada tamu yang melihat lokasi pabrik dan proses produksi yang ada di pabrik,aku senang,apalagi Isabel berkata orang itu berniat untuk kerjasama denganku,dengan kucuran dana dari investor baru,tentu impianku untuk membuka pabrik yang lebih besar dapat tercapai dengan mudah.


oh iya mana dia ya??,aku celingak-celinguk mencari seseorang yang ku anggap bisa menjadi saingan ku merebut hati Rizal, siapa lagi kalau bukan pembokat genit itu...si Retno.


"cari siapa non?",tanya mbok Ayu seraya meletakkan potongan buah di hadapan ku.

__ADS_1


"mana Retno mbok?",tanyaku sambil mencomot sepotong apel.


"oh...Retno pergi sama Laras dan Daffa non,belanja bulanan ke pasar ",jawab mbok Ayu tersenyum.


"ngajak Daffa sama Laras?",tanyaku,mbok Ayu mengangguk.


*oh....dia udah start duluan ternyata,aku jadi ingat perkataan nya tempo hari.


"non saya tau non tertarik dengan mas Rizal",


"darimana kamu tahu?",tanyaku santai.


"saya tau itu non,tapi saya mohon biarkan saya mendekat dan mas Rizal non,lagian kami satu level non, sama-sama kalangan bawah ",jawabnya menunduk.


"apa hak kamu melarang saya untuk suka dengan Rizal?",aku bertanya dengan nada intimidatif.


"saya tahu saya gak ada hak non,tapi saya harap,kalaupun non Kirana suka sama Rizal,saya mau kita merebut hati Rizal dengan cara yang adil non", jawabnya kali ini dengan menatap wajahku.


"kamu...",tunjukku ke wajahnya,dia tetap dengan pandangan ke arahku,"mengajak aku bersaing merebut hati Rizal gitu?",dia mengangguk,aku tertawa,"Retno-retno ...maaf bukan maksud saya menghinamu,tapi apa yang membuat kamu percaya diri bisa menang melawan aku ?",tanyaku yang sukses membuat dia bungkam*.

__ADS_1


**TBC


next chapter,akan ada sedikit konflik antara Retno dengan nona bohay ini,tenang kok..cerita ini termasuk ringan konflik,dan gak ada tuh antagonis sungguhan dengan kekuatan yang bisa mengendalikan dunia sesuai keinginan nya,aku berusaha membuat cerita se real mungkin,semoga kalian suka ya,boleh kok komen yang membangun ,aku pasti senang.bye..semua ,love you**


__ADS_2