SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 1


__ADS_3

Cahaya matahari menyinari tanah gersang di Desa Donglu, menyinari para penduduk desa kecil yang terletak di luar zona aman ini.


Ketika seseorang berdiri di atas tanah pada retakan besar Desa Donglu, guratan samar pegunungan yang besar dapat terlihat melalui langit retak yang terlihat seperti kaca.


Para ilmuan menyimpulkan bahwa pegunungan besar tersebut tidak berada di dalam kehampaan.


...____________...


Di sebuah Sekolah banyak anak-anak muda berkumpul untuk kelayakan naik ke tingkat selanjutnya.


"Shen Yu Lang, 177 kilo. Lulus!"


"Zhu Ming, 130 kilo. Di bawah standar!"


"Lou Yun Yang, 271 kilo. Fantastis!"


Di tempat latihan yang dibangun dari tanah bewarna hitam dan coklat kemerahan, seorang anak muda berpasar tampan dan sederhana dengan pakaian biru murahan melayangkan tinjunya ke sasaran test, disambut riuh oleh sorak-sorakan para penonton.


"Anak yang bernama Lou Yun Yang ini benar-benar hebat. Dia telah meningkatkan kekuatannya menjadi 250 kilo hanya dalam waktu satu bulan saja. Kelak dia pasti benar-benar menjadi seorang ahli bela diri."


"Iya, padahal usianya baru 15 tahun. Saat berusia 20 tahun, mungkin kekuatannya dapat mencapai 500 kilo. Menjadi seorang ahli bela diri akan sangat mudah baginya."


"Aku penasaran apakah dia punya kekasih. Pasti banyak orang yang tertarik padanya!"


Ketika para penonton bergosip, seorang pemuda melangkah maju. Pakaiannya sama dengan yang dikenakan orang-orang lain yang berada di lapangan kecuali Lou Yun Yang.


Namun bahan dan pengerjaannya membuat baju miliknya itu terlihat jauh lebih mahal. Anak muda tersebut sangat tampan, tetapi ekspresi wajahnya tampak keji. Seringai sinisnya membuat para penonton merasa gelisah.


"Hah... Mencapai 271 kilo memang tidak mudah, tetapi tak seberapa dibandingkan dengan kekuatanku!"


Begitu ia menyelesaikan kata-katanya, anak muda tersebut melangkah dengan cepat ke sasaran test dan menghantamkan pukulan keras.


"Lian Yubi, 392 kilo. Luar biasa!"


Saat kalimat tersebut diucapkan, para penonton murid dan guru yang bertanggung jawab atas penilaian sangatlah terkejut.


"Bagaimana mungkin? Pada penilaian sebelumnya, kekuatan Lian Yubi hanyalah 162 kilo, bahkan lebih rendah dari kekuatanku. Bagaimana bisa ia mencapai 392 kilo hanya dalam waktu 2 minggu? Dia pasti curang!" ujar Shen Yu Lang mengutarakan pendapatnya.


Setengah dari siswa lainnya larut dalam kegaduhan, tetapi ada juga yang tak berkomentar sama sekali. Banyak orang tanpa sadar memandang ke arah Lou Yun Yang.

__ADS_1


Lou Yun Yang dengan seragam sederhana birunya, berubah murung. Sesuatu terbesit didalam hatinya namun tetap diam.


"Kau seharusnya tidak sembarangan menuduh orang Shen Yu Lang. Kakak Yubi meminum obat pembentuk tubuh 10 hari lau. Yang kau lihat hari ini adalah kekuatannya yang sebenarnya," ujar seorang pemuda kurus, yang terlihat puas dengan dirinya sendiri sambil menatap tajam Shen Yu Lang.


Begitu kata-kata obat pembentuk tubuh dilontarkan oleh pemuda kurus tersebut, para siswa terkejut langsung berteriak. Bahkan guru yang berdiri di pinggir lapangan sangat tertegun.


"Obat pembentuk tubuh itu harganya 100.000 dayuan. Apakah keluarga Lian Yubi benar-benar mau mengeluarkan uang sebanyak itu?"


"Aku dengar obat tersebut terbuat dari darah binatang buas yang dimurnikan. Aku hanya pernah mendengarnya. Tak kusangka obat seperti ini benar-benar ada." Suara gaduh langsung terdengar dimana-mana.


Lian Yubi tak peduli dengan orang-orang yang membicarakannya. Dengan arogan, dia berjalan ke arah Lou Yun Yang dan menyeringai, "Seperti yang telah kukatakan sebelumnya, posisi rekomendasi Desa Donglu ini milikku."


"Kau memang berbakat, tapi bagaimana mungkin cacing miskin sepertimu, yang hanya mampu makan energi bar berkualitas rendah, bersaing denganku?"


"Kau pikir seseorang dari keluarga miskin bisa seluar biasa ini?" ujar Lian Yubi lalu pergi.


Sembari memperhatikan Lian Yubi yang dengan sombongnya pergi menjauh, Lou Yun Yang mengepalkan tangannya penuh amarah. Hari-harinya yang penuh dengan kerja keras bahkan tak sebanding dengan sebotol kecil obat.


"Yun Yang, kau memperoleh posisi rekomendasi di Akademi Bela Diri Qitian dengan mewakili Desa Donglu dan menduduki peringkat pertama di Turnamen Wilayah Dongshan. Tak ada yang bisa merebutnya darimu!" Shen Yu Lang berjalan ke arah Lou Yun Yang untuk menghiburnya.


Sebelum Lou Yun Yang dapat berkata-kata, kepala sekolah Xiong Zhen Shan yang berkepala botak depan telah berbalik ke arah Lou Yun Yang dan memanggilnya, "Lou Yun Yang, kemarilah sebentar!"


"Lou Yun Yang, posisi rekomendasi untuk Akademi Bela Diri Qitian hanya dapat diberikan pada murid terkuat di sekolah ini.


Jika kau tak meningkatkan kekuatanmu secara terus menerus, kau tak dapat menyalahkan sekolah karena mengecewakanmu."


Wajah Lou Yun Yang memerah penuh amarah. Dia biasanya memperlakukan semua orang dengan hormat dan sopan, tetapi bukan berarti dia terima ketika dipermalukan seperti ini.


"Kau tak perlu sakit hati. Posisi tersebut tidak diberikan kepadamu, melainkan kepada sekolah ini. Aku hanya memberitahumu, bukan berdiskusi denganmu," ujar Xiong Zhen Shan sebelum melangkah pergi meninggalkan Lou Yun Yang dan Shen Yu Lang.


Lou Yun Yang mengigit bibir bawahnya dengan keras hingga mengalir cairan bewarna merah kental dari bibirnya. Hatinya tak terima, dan ia merasakan beban berat yang teramat berat membebani dirinya, membuatnya sulit bernafas.


"Ayo cepat kembali ke kelas, Yun Yang! Gelombang Ultra Violet akan datang!" Shen Yu Lang berlari dan menarik Lou Yun Yang. Keduanya berlari menuju ruang kelas.


Gelombang Ultra Violet merupakan sekumpulan sinar Ultra Violet yang datang dengan penghancur kekosongan. Sinar Ultra Violet yang pada mulanya ringan perlahan membentuk gelombang Ultra Violet. Gelombang Ultra Violet, yang berlangsung selama empat jam sehari, ini telah menjadi periode yang paling tak tertahankan bagi orang-orang biasa.


Satu-satunya cara untuk menghindari serangan gelombang Ultra Violet tersebut adalah dengan bersembunyi di dalam ruangan.


Saat mereka akan sampai Shen Yu Lang mendengar suara sahabatnya tersebut.

__ADS_1


"Aku akan beristirahat sebentar di asrama," ucap Lou Yun Yang dengan kata yang tegas ketika mereka tiba di koridor kelas.


Saat Shen Yu Lang akan berbicara mencoba menghalangi Lou Yun Yang tetap berlari menuju asrama, walaupun Shen Lu Lang mendesaknya untuk tetap di sana. Shen Lu Lang tidak tahu apa yang dipikirkan Lou Yun Yang, seandainya ia tahu, ia pasti akan mengikutinya.


Di tengah perjalanan, Lou Yun Yang teringat akan adanya beberapa siswa yang bersembunyi juga di asrama untuk menghindari gelombang Ultra Violet ini.


Lou Yun Yang tak ingin melihat ekspresi kasihan pada wajah mereka yang iba terhadapnya kini berubah arah.


Lou Yun Yang kini menuju gua di belakang sekokah, tempat ia biasa berlatih seni bela diri. Begitu tiba di gua tersebut, dia langsung menuju ke arah pasak kayu rusak di tengah gua dan memukulnya.


Satu pukulan, dua pukulan, tiga pukulan...


Lou Yun Yang tak tahu berapa banyak pukulan yang ia telah hantamkan. Semua kekuatannya terkuras habis untuk pukul-pukulan membabi buta di karenakan amarahnya tersebut.


Tahun-tahun kelam penuh perjuangannya itu bahkan tak sebanding dengan sebotol kecil obat, "sungguh lucu" ucap Lou Yun Yang.


Kejadian ini membuat Lou Yun Yang merasakan kepedihan yang teramat mendalam. Meskipun demikian, yang membuatnya merasa lebih terpuruk ialah ketidakmampuannya untuk mengubah keadaan.


Lou Yun Yang sempat berpikir. Jika ia meminum obat tersebut, maja kekuatannya dapat meningkat setara dengab ahli bela diri.


Namun, bagaimana mungkin ia bisa mendapatkan obat tersebut?.


Itu tidak mungkin pikirnya. 100.000 dayuan itu jumlah uang yang takkan mampu diperoleh keluarganya meski dalam 100 tahun sekalipun.


Ibunya hanya bekerja sebagai pencuci pakaian untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Bagaiamana mungkin pikiran lancang tersebut terlintas di benaknya? ia tak mau membebani ibunya lagi sehingga ia berusaha menjadi seorang ahli bela diri agar bisa membantu ibunya dan tidak bekerja sebagai pencuci pakaian lagi, sebuah tekat terbesit dibenaknya ia akan terus berusaha dan berusaha.


Tetesan darah terus menetes dari luka di kepalan tangan Lou Yun Yang, tetapi karena ia termakan amarahnya hingga tak dapat merasakan sedikit pun rasa sakit.


Bang!!


Bang!!


Bang!!


Begitu pukulan terahirnya menghantam pasak kayu rusak tersebut dengan keras, Lou Yun Yang langsung kehilangan keseimbangan dan kepalanya terbentur bagian atas pasak kayu tersebut.


Lou Yun Yang telah berlatih sekuat tenaga, sampai ia kini kelelahan. semua yang ia lihat di hadapannya saat terjatuh hanyalah jurang yang gelap.


Saat tubuhnya tersungkuh ke tanah, cahaya yang menyilaukan muncul dari tengah pasak kayu yang pas mengenai kepalanya tadi saat kehilangan keseimbangan.

__ADS_1


__ADS_2