SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Keributan di kantin sekolah


__ADS_3

Banyak siswa siswi yang masih bergosip mengenai hal tersebut, beberapa saat seseorang tiba-tiba berkata "Lou Chang, bisakah kau segera mengambilkan energi barku? Aku kelaparan!"


Saat mendengar suara itu, banyak siswa siswi yang menoleh ke arah sumber suara itu dengan tatapan kasihan dan iba.


Tentu saja, ada juga beberapa dari mereka yang menyeringai bahagia atas kemalangan orang tersebut.


Lou Chang yang memiliki kulit putih tersipu saat memberikan energi bar kelas empat dengan semangkuk besar kuah daging.


Lou Yun Yang tertegun melihat tersebut.


Berkat panel pengatur atribut di pikirannya itu, suasana hatinya yang buruk sudah membai. Namun, energi bar kelas empat tersebut membuatnya terkejut.


Keluarganya merupakan keluarga yang miskin, sehingga energi bar kelas satu yang diberikan secara gratis lah yang selalu menjadi makanan pokok sehari-hari. Sesekali, Shen Yu Lang atau beberapa teman dekat lainnya akan membelikan energi bar kelas dua untuknya.


Kehidupan di Kota Donglu ini sangat sulit, sehingga Lou Yun Yang hanya sesekali dapat menikmati energi bar kelas dua.


Namun sekarang, dia bisa memakan energi bar kelas empat dan juga semangkuk kuah daging!


Ketika Lou Yun Yang menatap energi bar kelas empat di hadapannya, Lou Yun Yang merasa tenggorokannya kering dan matanya memanas. Dia tak tahu siapa yang membelikan energi bar kelas empat itu untuknya, tetapi ketika melihatnya, hatinya terasa hangat.


"Ya ampun! Lou Yun Yang memesan energi bar kelas empat. Ha ha! Aku penasaran berapa banyak pakaian yang harus ibumu cuci untuk membeli energi bar ini!"


terdengar suara ejekan di antara kerumunan tersebut.


Yang berbicara tersebut adalah seorang pria muda kurus yang merupakan salah satu antek-antek Lian Yubi.


Lian Yubi memperhatikan dengan tatapan mencibir saat Lou Chang memberikan energi bar kelas empat tersebut kepada Lou Yun Yang.


Tak lama tiba-tiba sebuah suit melesat dengan kecepatan cahaya.


"Paaaacccck"


Sebuah tamparan keras melayang ke wajah pemuda kurus tersebut. Lou Yun Yang lah yang melesat dan langsung menamparnya.


Mereka heran karena, Lou Yun Yang jarang sekali melakukan kekerasan terhadap siapapun di sekolah akademinya. Namun ia sangat mencintai ibunya. Jika ada yang berani menghina ibunya, ia tak segan-segan menghajarnya atau tidak akan membiarkannya begitu saja.


"Kau... Kau berani memukulku!" pemuda yang dulunya kurus tersebut dulunya takut terhadap Lou Yun Yang. Namun karena sekarang kekuatannya telah melampaui Lou Yun Yang, perasaan takut itu kini sudah tidak ada.

__ADS_1


Kalau tidak, mana mungkin ia berani mengolok Lou Yun Yang.


"Aku akan memberikanmu kesempatan kedua. Biarkan Xiao Shan membalas tamparan itu dan aku akan berpura-pura seakan tidak terjadi apa-apa!" ucap Lian Yubi tiba-tiba dan melipat tangannya dengan sombong. Matanya menyipit ketika menyeringai ke arah Lou Yun Yang. Dia terlihat seperti kucing yang menghadapi seekor tikus.


Kekuatannya lebih besar 100 kilo daripada Lou Yun Yang, jadi mengalahkan Lou Yun Yang sangatlah mudah menurutnya dan menyuruh antek-antek yang ditampar tersebut untuk membalas.


Lian Yubi mempunyai beberapa rencana juga untuk meraih predikat sebagai ahli bela diri terbaik di kota Donglu. Sekarang dia akan menggunakan kesempatan itu.


Lou Yun Yang kini menatap Lian Yubi yang penuh kesombongan, dan berkata, "Enyahlah!"


Lian Yubi menggeram namun menyeringai kecil dan langsung menyerang Lou Yun Yang.


"Kau yang meminta ini semua", saat dia mengatakan ini, Lian Yubi melayangkan pukulan Nanshan pada Lou Yun Yang. Pukulan tersebut merupakan salah satu dari 12 jurus dalam teknik dasar bertarung.


Pukulan Nanshan merupakan salah satu jurus yang sering Lian Yubi latih, sehingga dia sangat percayadiri karena sudah menguasainya.


Namun, saat ia melayangkan jurusnya ke arah Lou Yun Yang, saingannya itu juga menggunakan jurus yang sama dan melayangkan pukulan Nanshan ke arah Lian Yubi.


Lou Yun Yang dan Lian Yubi melayangkan pukulan itu ke satu sama lain secara bersamaan!


Lou Yun Yang tadi yang sedang terburu-buru kesini untuk makan malam, sehingga ia meningkatkan Atribut Kecepatannya di tingkat 2. Karena itulah, kecepatannya saat ini tiga kali lipat lebih cepat dari biasanya.


Pukulan dengan kekuatan 100 kilo itu mengenai wajah Lian Yubi dengan keras. Meskipun tubuh Lian Yubi tidak terhempas saat menerima pukulan tersebut, darah segar bercucuran keluar dari hidungnya. Pukulan yang sedkit sakit luar biasa itu nyaris membuat Lian Yubi bertekuk lutut.


Pukulan Lian Yubi sendiri meleset.


"Aku akan menghajarmu!" ucap Lian Yubi langsung mengamuk setelah merasa dipermalukan. Ia melompat dan mencoba menendang Lou Yun Yang.


Sambaran kaki Lian Yubi tersebut berkekuatan 350 kilo, mengeluarkan suara ketika Lian Yubi melancarkan tendangannya di udara. Namun sebelum tendangan itu mengenai Lou Yun Yang. Kaki Lou Yun Yang sudah terlebih dahulu mengenai wajah Lian Yubi dan membuatnya terlempar cukup jauh.


"Brrruaaackkk"


"Aaaaahhhhccckk"


Lian Yubi bertambah marah saat ia yang terlempar.


Lian Yubi merasa dia harus mengerahkan seluruh kemampuannya. Ia sudah meminum obat pembentuk tubuh untuk membuat semua orang terkesan padanya semalaman, sehingga ia pikir ia telah mengalahkan Lou Yun Yang. Ia tak pernah mampu untuk mengalahkan Lou Yun Yang sebelumnya, hingga ia berpikir ini adalah kesempatannya.

__ADS_1


''Aku akan menghancurkanmu!" ucap Lian Yubi berteriak marah.


Jurus Naga Laut Mengamuk, jurus tercepat dari 12 jurus dalam teknik dasar bertarung, membuat Lian Yubi terbang seperti pusaran air yang sangat cepat ke arah Lou Yun Yang.


"Betapa cepatnya! Itu jurus Naga Laut Mengamuk!" teriak orang-orang yang menonton dengan terkejut. Sementara itu, Kepalan tangan Lou Yun Yang kini telah memukul perut bagian bawah Lian Yubi secara tiba-tiba terlebih dahulu, tidak ada yang mengira hal tersebut terjadi. Para siswa yang menonton kini bibir mereka terjatuh kebawah.


Kini, Lian Yubi terlihat seperti udang saat ia meringkuk dan memegang perutnya. Ia menatap ke arah Lou Yun Yang dengan penuh kebencian dan amarah. Seluruh tubuhnya gemetar hebat. Ia berharap dapat menghancurkannya.


"Serangan Lou Yun Yang sangat kuat. Lian Yubi seharusnya sudah terkapar di tanah saat ini. Mungkinkah obat pembentuk tubuh dapat membuat seseorang tahan terhadap pukulan?" ucap salah satu siswa.


"Jangan bodoh. Kau lihat sangat jelas Lou Yun Yang belum mau menghentikan pertarungan ini. Ia masih ingin menghajar Lian Yubi beberapa kali lagi!" ucap seseorang disamping siswa yang berbicara tadi sambil tertawa mengejek.


Selama pertarungan ini berlangsung, mereka yang tidak menyukai Lian Yubi menonton sambil tertawa bahagia dalam hati tidak berani terlalu mencolok. Sedangkan Shen Yu Lang berbeda ia berteriak keras, "Lian Yubi! Kalau kau memang lelaki sejati teruskan pertarungan ini!" ucap Shen Yu Lang berteriak bahagia.


Karena kejadian tersebut, kini ruang makan langsung dipenuhi dengan sorak-sorakan dan keributan. Semua murid dari 18 kelas tak lagi memiliki keinginan untuk makan. Mereka tidak dapat mengalihkan pandangannya dari Lou Yun Yang.


"Betapa cepatnnya!'' ucap para siswa.


"Kecepatan Lou Yun Yang sangat luar biasa. Aku bahkan tidak bisa melihat kapan ia menyerang tadi!" ucap para siswa lagi.


''Sialan, obat pembentuk tubuh itu disia-siakan oleh Lian Yubi!'' banyak sekali yang bergosip sana sini.


"Berdirilah dan hadapi aku, atau pulanglah dan minum obatmu itu!'' ucap Lou Yun Yang dengan dingin dan suara pelan namun didengar para siswa, itu membuat para siswa tertawa terbahak-bahak menertawakan Lian Yubi.


Kini jari Lou Yun Yang memberi isyarat agar Lian Yubi menerima tantangannya itu.


Lian Yubi melihat itu semakin termakan amarah dan ingin tetap bertarung, tetapi rasa sakit di hidung dan perutnya membuatnya ketakutan saat menatap Lou Yun Yang, yang kini terlihat mengerikan.


Semangatnya telah hancur. Sebelumnya, kekuatan 400 kilo membuat Lian Yubi sangat percaya diri dapat mengalahkan Lou Yun Yang. Tetapi itu langsung sirna.


"Ini belum berahir, Lou Yun Yang!" ucap Lian Yubi pergi berjalan.


"Lou Yun Yang, Lou Yun Yang, Lou Yun Yang" murid-murid yang menyaksikan pertarungan tersebut menyorakkan nama Lou Yun Yang berkali-kali saat Lian Yubi pergi dengan jengkel.


Sorakan para murid-murid yang berada disana terdengar begitu riuh dan menggema.


Xiong Zhen Shan, yang sedang menikmati makanannya di salah satu ruangan terpisah di ruang makan, kini melirik penasaran ke arah Lou Yun Yang dan tanpa sadar mengepalkan tangannya, entah apa yang terjadi hanya Xiong Zhen Shan sendiri yang mengetahuinya.

__ADS_1


"Sampah!" ucap para murid!.


Hinaan itu bukan ditunjuk untuk Lou Yun Yang, melainkan Lian Yubi.


__ADS_2