SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 26


__ADS_3

Saat Zhu Yan dan Lou Yunyang sedang berjalan kearah yang ditunjuk oleh Zhu Yan tadi, Zhu Yan mengenalkan nama hotel tersebut.


"Ini adalah Hotel Kemakmuran kecil!"


Ketika mereka memasuki pintu masuk hotel, seorang wanita berbegas menghampiri mereka sembari mengacungkan tangannya ke arah Zhu Yan dan menggertaknya seperti seekor singa yang marah. "Bagus sekali ya, Zhu Yan! Kau mematikan jam tanganmu. Kau... Kau tak tahu berapa lama aku telah mencarimu! Aku sangat mara!"


Walaupun wanita itu sangat marah dan geram, ia masih terlihat sangat cantik.


Ketika Lou Yunyang melihat Gu Qianqian, senyum tipis muncul di wajahnya. Ia seketika mundur dua langkah kebelakang.


Ia kemudian menyadari adanya seorang gadis yang berdiri disebelah Gu Qianqian. Gadis itu nampak seusianya dan mengenakan pakaian yang cantik.


Gadis itu tersenyum malu kearah Lou Yunyang.


Lima menit kemudian, mereka berempat duduk dimeja yang terlihat berminyak. Gu Qianqian sedang berusaha menghibur Lou Yunyang. "Jangan patah semangat. Tentara Naga yang Bangkit bukanlah satu-satunya tempat didunia. Selama kau kuat, kau akan menemukan tempat yang pantas untukmu! Akan ada waktunya saat kau tak ingin bergabung dengan mereka bahkan ketika mereka memohon kepadamu!"


Kata-kata Gu Qianqian menghangatkan hati Lou Yunyang. Namun, ia merasa gadis yang duduk dihadapannya tiba-tiba saja memperlakukannya dengan dingin.


Semacam rasa dingin yang dapat dirasakan namun tak terlihat.


Tiba-tiba saja Lou Yunyang mendengar teriakan Zhu Yan.


"Sialan! Kenapa aku harus bertemu dengan bajingan ini kemanapun aku pergi?" Zhu Yan dan tak dapat menahan umpatannya saat ia tak sengaja melihat Lee Xiao Yong menghampirinya.


"Kakak Qianqian, ada sesuatu yang harus aku lakukan. Aku akan pulang lebih dulu." Lu Qian berdiri, hendak pergi saat ia melihat Lee Xiao Yong.


Lu Qian merasa sedikit kecewa. Ia tak berencana pergi secepat ini. Satu-satunya alasan yang membuatnya pergi ialah Lee Xiao Yong.


Lu Qing tak mengenal Lee Xiao Yong, tetapi ia tak ingin berurusan dengan Letnan Kolonel Tentara Naga yang Bangkit.


Ia harus membuat orang-orang besar sepertinya terkesan, bukan menyinggung perasaannya demi seorang pemuda yang tak ingin ia temui lagi.


Gu Qianqian melihat Lu Qian dengan sedikit kekecewaan.


"Baiklah, pulanglah terlebih dahulu!"

__ADS_1


Ia menggelengkan kepalanya, lalu meminta maaf pada Lou Yunyang.


Lou Yunyang memberinya senyuman hangat. Ia tak memiliki ketertarikan pada Lu Qian.


Ia juga tak peduli dengan apa yang gadis itu pikirkan tentangnya.


Zhu Yang menggeram tetapi tak mengatakan apa-apa.


Lee Xiao Yong menghampiri mereka. Pada awalnya, langkah kakinya terlihat terburu-buru, tetapi kemudian ia memelankannya saat hendak mendekati mereka.


"Mengapa alat komunikasi milikmu dimatikan, Zhu Yan?" Lee Xiao Yong bertanya dengan menegurnya.


Lu Qian sudah bangkit berdiri tetapi ia berhenti ketika melihat Lee Xiao Yong. Ia takut Lee Xiao Yong akan salah sangka padanya jika ia pergi sekarang.


"Apa urusannya denganmu?" Zhu Yan berkata dengan dingin, melirik wajah Lee Xiao Yong.


"Begitukah caramu berbicara pada atasanmu?" Lee Xiao Yong berusaha untuk tenang. "Aku tak akan mempermasalahkannya kali ini, hanya untuk kali ini. Jika kau berbuat seperti ini lain kali, aku tak akan membiarkanmu!"


Mendengar suara Lee Xiao Yong, Zhu Yan menghembuskan nafas dengan kesal.


Begitu Lee Xiao Yong berjalan mendekat, Lou Yunyang merasakan ada sesuatu yang aneh dengan pria ini, tetapi ia tak bisa mengerti dengan jelas.


Ia segera meningkatkan Kecerdasannya secara maximum.


Sekarang kecerdasannya 9.0 poin!


Setiap bagian tubuh Lee Xiao Yong terlihat jelas dimata Lou Yunyang dengan seksama. Walaupun Lee Xiao Yong terlihat bersikap tenang, sebenarnya tangannya sedikit bergetar.


Ketika ia menatap Lou Yunyang, terlihat sedikit kepanikan di ekspresinya.


Lou Yunyang bisa mengetahui kalau jantung Lee Xiao Yong berdetak lebih kencang dua kali lipat dari biasanya.


"Pria ini tegang. Tapi apa yang membuatnya begitu tegang?" Gumam Lou Yunyang dalam hati.


Ketika otaknya itu bekerja, tiba-tiba sebuah jawaban muncul dikepala Lou Yunyang.

__ADS_1


Tepat ketika Zhu Yan mendengar ucapan dari Lee Xiao Yong, ia mendongak. Meskipun ia telah mengucapkan kata-kata kasar, dilihat dari sifatnya, ia tak akan pernah kembali lagi ketempat itu.


Namun, ia tak boleh membiarkan perasaan mempengaruhi keputusannya. Apalagi ini menyangkut masa depan orang lain.


Zhu Yan tak tahu apakah ia dapat membantu Lou Yunyang untuk memperoleh izin melakukan seleksi ulang besok, sehingga setelah ragu untuk sesaat, ia mengambil keputusan.


"Apakah yang kau katakatan itu benar?" Zhu Yan bertanya dengan nada penasaran.


"Tentu saja. Mungkinkah aku berbohong mengenai keputusan penting seperti ini?" Lee Xiao Yong merasa senang dalam hatinya. Berkat otaknya yang picik dan palsu, sepertinya ia dapat menyelesaikan masalah ini lebih cepat dari yang ia kira.


Tiga misi tingkat A sama seperti hukuman mati baginya!


"Maaf, Kaka Zhu. Kuda yang baik tak akan kembali kepadang rumput tua. Aku tak mau bergabung dengan Tentara Naga yang Bangkit lagi. Bahkan jika aku tak memiliki pilihan lain, aku masih bisa mendaftar ke Akademi Bela diri Qitian!" Lou Yunyang tiba-tiba saja menyampaikan pendapatnya.


Setelah Lu Qian mendengar kalau Lou Yunyang telah menjadi bagian dari Tentara Naga yang Bangkit, ia mulai merencanakan cara untuk meminta maaf atas perlakuannya yang kurang baik tadi.


Namun sebelum ia menemukan cara, Lou Yunyang telah menolak tawaran dari Lee Xiao Yong.


Ia sangat sombong sampai-sampai berani mengatakan hal itu. Apakah dia tahu berapa banyak orang yang menginginkan posisi di Tentara Naga yang Bangkit?


Ia sangat bodoh. Mungkin memang lebih baik Lu Qian tak mengenalnya sama sekali. Suatu saat nanti ia pasti akan merasa jengkel karena kebodohannya itu.


Saat Lu Qian membiarkan pikirannya berkelana, ia mendengar Lee Xiao Yong berkata dengan tegas, "Itu adalah keputusanmu. Jangan menunuduh aku tak memberimu kesempatan kedua!"


Lee Xiao Yong sudah berjuang dalam waktu yang sangat panjang untuk bisa mendapatkan posisinya sekarang, sehingga ia bukanlah orang biasa. Ia tahu cara untuk mempertahankan sikap tenangnya. Jika ia bersikap kacau, bagaimana ia dapat meyakinkan orang lain?


"Ini adalah keputusan penting yang akan mempengaruhi seluruh hidupmu, Lou Yunyang. Jangan biarkan emosi mempengaruhi keputusanmu," kata Zhu Yan.


"Duduklah." ucap Zhu Yan lagi yang menunjuk ke arah kursi.


"Aku sangat berterima kasih padamu karena telah memberiku kesempatan ini, Kakak Zhu. Aku juga sangat menghargai kebaikanmu, tetapi banyak jalan menuju Roma. Aku akan mati secara terhormat atau menjadi terkenal. Aku percaya aku dapat meraih hal-hal besar di Akademi Bela Diri Qitian.


Lee Xiao Yong tak peduli tentang Akademi Bela Diri Qitian. Namun masalah ini menyangkut hidup dan matinya, sehingga ia tak boleh gegabah dalam menanganinya.


"Jika kamu tak mau bergabung dengan Tentara Naga yang Bangkit, apa yang akan terjadi padaku, kawan?" Gumam Lee Xiao Yong dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2