SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 28


__ADS_3

Lee Xiao Yong yang sebelumnya melontarkan pertanyaan sombong tanpa pikir panjang, sekarang terlihat sangat muram.


Pada awalnya. Ia ingin terlihat seakan-akan dirinya telah berjasa besar karena telah memberikan kesempatan pada Lou Yunyang untuk bergabung ke dalam pasukannya.


Iya tak mengira rencananya ini akan gagal dan sekarang ia dibiarkan menggantung.


Jika Ji Tian dan yang lainnya tak berhasil mengajak Lou Yunyang, untuk bergabung bersama mereka, itu bukanlah masalah besar bagi mereka. Namun tidak demikian dengan Lee Xiao Yong. Membawa pulang Lou Yunyang adalah persoalan hidup dan mati baginya.


Sayang sekali ia tak memiliki kemampuan sebesar itu.


"Baiklah, Adik Yunyang. Aku akan menunggumu di Militer Hutan Kerajaan. Sampai jumpa di sana!" Ji Tian tersenyum manis sambil melangkah pergi dengan Anggun.


Pasukan Ji Tian yang lainnya tertawa sambil sembari berlalu pergi. Terlihat sama sekali tidak ada tekanan bagi mereka untuk sukses merekrut Lou Yunyang.


Berbeda sekali dengan Lee Xiao Yong, yang tetap berdiri di tempatnya dan tak juga pergi. Saat pria gemuk perwakilan Kesatuan Langit Agung sudah pergi, Lee Xiao Yong dengan tulus berkata, "Murid Lou Yunyang, kau masih tercatat sebagai Tentara Naga yang Bangkit. Bergabunglah dengan kami dan kau akan menjadi elit tingkat C. Ahli beladiri tingkat elit akan mendapatkan pelayanan yang sangat bagus di Tentara Naga yang Bangkit."


"Kau bagian dari kami Zhu Yan. Bagaimana mungkin kau hanya menonton tanpa daya ketika pasukan kita dikalahkan?"


Lee Xiao Yong bertingkah seperti anak kecil yang sangat cerewet yang tak akan berhenti bicara sampai berhasil mendapatkan keinginannya.


Lou Yunyang tak mengungkapkan apa yang ada di pikirannya, tetapi Zhu Yan menjawab secara blak-blakan, "Berkeliaran di sini dan bersikap menyebalkan tak akan membuatmu berhasil Lee Xiao Yong. Lou Yunyang bebas untuk memutuskan dengan siapa ia ingin bergabung."


"Aku tahu, aku tahu. Jangan ragu untuk meminta apapun yang kau butuhkan Lou Yunyang. Selama aku bisa memenuhi keinginanmu aku akan mengupayakan hal tersebut." Balas Lee Xiao Yong sudah mulai kesal.


"Hari sudah larut dan kami melalui hari yang sangat panjang Tuan Lee. Anda harus membiarkan Adik Yunyang untuk menenangkan diri dan merenungkannya sebelum membuat keputusan." Gu Qianqian kemudian menambahkan, "Anda tahu kalau pria yang tergesa-gesa tak akan bisa makan TAHU panas, bertindak tergesa-gesa tak akan membantu Anda memperoleh apa yang anda inginkan."


Mendengar kata-kata Gu Qianqian membuat Lee Xiao Yong terdiam.


Membiarkan Lou Yunyang mengambil keputusannya sekarang sangatlah sulit, jika ia ingin membujuk anak muda maka ia harus memikirkan cara lain.

__ADS_1


"Jika kau membutuhkan sesuatu jangan ragu untuk mengatakannya padaku. Aku akan membantumu selama aku mampu, bahkan jika aku tak mampu, aku akan tetap mengusahakan Yang Terbaik Untukmu," Lee Xiao Yong memohon sekali lagi sebelum akhirnya ia pergi.


Setelah kepergiannya, semuanya kembali tenang. Gu Qianqian tiba-tiba melihat ke arah Lou Yunyang seolah-olah ia melihat monster.


Lu Qian yang tadinya hendak pergi, kini telah duduk kembali dengan percaya diri. Seakan-akan tak ada yang pernah terjadi.


"Kau memang pria sejati, Adik Yunyang. Aku mengagumimu, Kawan kecil!" Gu Qianqian meninju lengan Lou Yunyang dengan main-main.


"Aku pikir kau harus mengambil kesempatan ini," dengan pelan Lu Qian menambahkan.


Ia hanya mengatakan ini untuk menebus sikap yang sebelumnya ia lakukan. Ia merasa sangat canggung saat sarannya tak mendapat jawaban.


Lou Yunyang tak terlalu memperhatikannya.


Yang ia lakukan hanyalah bertanya pada Zhu Yan dengan serius, "Pasukan mana yang harus kupilih, Kakak Zhu?"


Zhu Yan menjawab sambil mengusap wajahnya sebelum tersenyum. "Karena kini masalah yang menjengkelkan ini telah selesai. Akhirnya aku bisa beristirahat, kamarnya berada di atas Yun Yang kau dapat melakukan apapun yang kau mau."


Setelah mengatakan hal tersebut, ia membawa Gu Qianqian bersamanya. Keduanya lalu pergi keluar bersama-sama.


"Pulanglah sendiri, Qing'er. Pasti mudah untuk mendapatkan taxi di tempat ini," kata Gu Qianqian pada Lu Qian setelah ia membayar.


Lu Qian membalas senyumannya. "Nikmatilah kencanmu, Kakak Qianqian. Jangan mengkhawatirkanku. Aku akan pulang sendiri."


Gu Qianqian melirik sekilas kearah Lou Yunyang, tetapi akhirnya pergi dengan cepat bersama Zhu Yan. Saat melihat kelakuan mereka Lou Yunyang bisa menebak kalau mereka memiliki rencana-rencana yang tak cocok untuk dilakukan anak-anak.


"Chang'an terkenal sebagai kota yang tak pernah tidur. Karena ini pertama kalinya kau kesini, biarkan aku mengajakmu berkeliling." Lu Qian menatap Lou Yunyang dengan penuh harap.


Kota yang tak pernah tidur dan seorang gadis cantik adalah kombinasi yang sangat menarik.

__ADS_1


Terima kasih, tetapi aku sangat lelah aku akan beristirahat saja Lou Yunyang bangkit dan menuju ke lantai atas Hotel Kemakmuran Kecil.


Ekspresi wajah Lu Qian berubah tak mengenakkan. Ia ragu-ragu sejenak dan akhirnya pergi meninggalkan hotel.


Lou Yunyang tak merasa menyesal menolaknya Lu Qian Bukanlah orang yang bisa menghadapi cobaan dan kesengsaraan. Lou Yunyang tak tertarik untuk menjadi lebih dari sekedar berteman dengannya.


Dilihat dari segi penampilan, Lou Chang mungkin kalah dengannya, tapi... Sebenarnya, Lou Chang hanya kalah dari caranya berpakaian saja, hatinya jauh lebih baik.


Kamar hotel itu tidak besar, hanya ada sebuah ranjang, lampu, dan meja didalamnya.


Ini adalah pertama kalinya Lou Yunyang pergi jauh dari rumah. Ia membuka jendela kamarnya lalu melihat keluar, dan kemudian mengambil alat komunikasi yang diberikan oleh Ji Tian kepadanya.


Alat itu menyerupai arloji yang sangat bagus, ketika ia mengetuknya. Sebuah layar dengan sembilab kotak angka muncul.


Pada layar itu hanya ada satu kontak yaitu Ji Tian.


Haruskah ia bergabung dengan Tentara Naga yang Bangkit, Kesatuan Langit Agung, atau...


Lou Yuyang ragu-ragu sejenak sebelum akhirnya menyingkirkan masalah ini dari pikirannya kemudian ia memikirkan serangan yang ia keluarkan hari itu.


Kemampuannya semakin meningkat ketika informasi yang dia dapatkan di Markas Besar Tentara Naga yang Bangkit menyatu di dalam kepalan tangannya, ia merasakan seperti adanya daya pendorong.


Kekauatannya tak meningkat, tetapi daya penghancurnya telah meningkat lumayan cepat.


Pencerahan semacam ini sangat penting namun, jika Lou Yunyang mencoba melakukannya lagi ia tak akan bisa. Ketika ia bergumam pada dirinya sendiri, ia terlihat melakukan formasi berdiri.


Ia belum berlatih sama sekali hari ini dan ia tak dapat melatih Jurus Kera Naga di dalam kamar hotel, yang bisa ia lakukan hanyalah bertahan pada posisi ini.


Saat Lou Yunyang bertahan dengan postur berdiri itu dengan tenang, ia merasakan otot-otot di tubuhnya perlahan berkontraksi.

__ADS_1


__ADS_2