SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 29


__ADS_3

15 menit, 30 menit, satu jam...


Suara dengung nyamuk menyadarkan Lou Yunyang yang memusatkan fokusnya pada proses latihannya. Ia menyadari lebih dari 10 nyamuk muncul di kamarnya.


Sebelumnya, ia pernah menggunakan Kecerdasannya untuk membunuh seekor nyamuk, sehingga sekarang saat Atribut Kecerdasannya telah bertambah cukup banyak, membunuh mereka akan sangat mudah menurut Lou Yunyang.


Lou Yunyang tetap bertahan dengan posturnya sambil membuka alat pengatur atribut dan meningkatkan Atribut Kecerdasannya hingga 9.0.


Setelah ia selesai, segala sesuatu di sekelilingnya menjadi sangat jelas titik Lou Yunyang dapat melihat adanya lebih dari 10 nyamuk dan sekitar 8 kecoa di dalam kamarnya itu.


Binatang-binatang ini adalah penghuni sebenarnya dari ruangan itu.


Nyamuk-nyamuk itu terus berdengung di sekelilingnya, tetapi saat Lou Yunyang menggunakan kekuatan Kecerdasannya, mereka tiba-tiba terkurung di sebuah area kecil.


Haruskah ia membunuh mereka?


Saat ia mempertimbangkannya, Lou Yuyang memutuskan untuk membawa nyamuk-nyamuk itu mendekati.


"Kemarilah!"


Begitu ia memikirkan hal ini, nyamuk-nyamuk itu terbang ke arahnya tanpa perlawanan.


Mereka mengepakkan sayap sayapnya untuk terbang berlawanan tetapi sebesar apapun usahanya mereka tak bisa kabur dari Lou Yunyang.


Ia dapat mengontrol mereka sepenuhnya!


Lou Yunyang merasa sangat puas saat melihat kepakan sayap nyamuk-nyamuk itu bergerak ke. Saat ia bergumam pada dirinya sendiri, sebuah tekanan ringan seakan membuat tubuh nyamuk-nyamuk tersebut hancur seketika.


Jika ia dapat mengontrol nyamuk. Lalu bagaimana dengan kecoak?


Tak berselang lama, ia menyadari adanya seekor kecoa yang hendak melompat ke atas ranjangnya. Lou Yunyang menginginkannya untuk berhenti. Tiba-tiba, Kecoa itu tampak terdiam di udara.


Walaupun kecoa jauh lebih besar dibandingkan nyamuk, ketika Lou Yunyang ingin memindahkannya, ia menyadari kalau hal tersebut tidaklah terlalu sulit.


Yang harus ia lakukan hanyalah memikirkannya dan kecoa tersebut berpindah dengan cepat ke arah yang ia mau.


Saat ia melihat Kecoa itu meronta-ronta di bawah kendalinya, Lou Yunyang merasa bahwa ini tak menantang. Ia menggunakan pikirannya untuk mengirim kecoa tersebut ke kamar sebelah melalui jendela.


Tetangganya sangat berisik! Mereka tak seharusnya bersikap seperti ini saat malam hari.

__ADS_1


Apakah kekuatan pikiran ini dapat digunakan untuk menangkap musuh?


Lou Yunyang, yang senang dengan pemikirannya itu, berkonsentrasi pada kekuatan pikirannya untuk mencoba memindahkan sebuah kursi yang berada tak terlalu jauh dari jangkauan nya.


Bruk! Kursi seberat 5 kg yang terbuat dari logam itu melayang di sekitar setengah meter dari lantai dan kemudian terjatuh.


Setelah berhasil memindahkan kursi tersebut, Lou Yunyang merasakan kepalanya berdengung dan kelelahan mulai merasuki pikirannya.


"Kursi itu terlalu berat!" Gumam Lou Yunyang.


Mengontrol manusia akan sangat tak masuk akal.


Jika ia tak dapat mengontrol seseorang, namun dapat mengontrol benda yang beratnya kurang dari 8 kilo Mungkinkah ia dapat mengontrol suatu benda untuk menyakiti orang lain, seperti pisau atau jarum?


Lou Yunyang ingin mencoba menguji teori tersebut. Ada banyak paku di hotel kumuh ini, setelah beristirahat selama setengah jam ia memusatkan pikiran kekuatannya pada sebuah paku dan membuatnya melayang ke dinding.


Pop!


Paku itu menancap di dinding!


Paku itu terlihat seperti meteor saat menancap di dinding dengan kekuatan penuh.


Setelah paku itu menancap di dinding, Kelelahan yang amat sangat membanjiri tubuh dan pikirannya. Melihat kondisinya tersebut, ia mengembalikan atributnya pada posisi semula.


"Sungguh melelahkan!" Saat menggumamkan kedua kata tersebut dalam benaknya, Lou Yunyang pun jatuh tertidur.


Saat sedang tertidur dengan pulas, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintunya, walaupun ia tak ingin. Lou Yunyang pun terpaksa membuka matanya.


Tubuhnya terasa segar bugar seketika.


"Yunyang, bangun! Lihatlah sudah jam berapa ini! Mengapa kau belum bangun juga?" Zhu Yan tertawa sambil masuk ke dalam kamar Lou Yunyang dengan membawa seporsi sarapan.


Walaupun Atribut Kecerdasan Lou Yunyang tak sedang ditingkatkan, kecerdasan normalnya masih jauh lebih baik dibandingkan orang biasa. Ia melirik ke arah Zhu Yan dan tersenyum lebar.


"Mengapa kau tersenyum seperti itu? Itu sangat aneh!" Setelah kejadian kemarin, persahabatan Zhu Yan dan Lou Yunyang menjadi semakin erat.


"Kau harus merawat tubuhmu, terutama di hadapan seorang wanita cantik!" Lou Yunyang mencibir.


"Dasar anak bandel!" Zhu Yan menepuk bahu Lou Yunyang sembari berkata "Kau masih terlalu muda. Akan ada banyak godaan di dunia ini. Aku menyarankan agar kau menjadi sedikit lebih dewasa sebelum tergiur dengan godaan-godaan tersebut. Baiklah, pergi mandi. Kita akan membahas tentang pasukan mana yang akan kau pilih setelah ini." Zhu Yan berjalan keluar kamar sambil bicara kepada Lou Yunyang.

__ADS_1


Ia berjalan keluar dengan tergesa-gesa. Lou Yunyang bisa mengetahui bahwa ia ingin segera mengganti topik pembicaraan.


Setelah ia mencuci muka dengan cepat, pandangan Lou Yunyang mengarah pada dinding. Ada banyak lubang di dinding itu, tetapi lubang yang disebabkan oleh paku kemarin terlihat sangat mencolok.


"Kekuatan pikiranku dapat membunuh!" Gumam Lou Yunyang tersenyum tipis.


Lou Yunyang langsung membuka System alat atribut di pikirannya. Ini telah menjadi kebiasaannya. Lalu sebuah panel dengan angka-angka muncul.


Kekuatan : 3.5


Kecepatan : 1.2


Kecerdasan : 1.8


Kindisi : 3.0


Tak banyak perubahan pada Kekuatan dan Kecepatannya, tetapi Kecerdasannya telah meningkat 0.1 poin. Walaupun hal ini dapat dikatakan sebagai peningkatan, peningkatan ini masih kurang bagus.


Ketika ia kembali pulang, ia harus berlatih sebaik mungkin.


Saat ini Lou Yunyang menandang makanan dan melihat banyak makanan. Di antara beberapa makanan yang dibawa oleh Zhu Yan, ada sebuah daging yang tak Lou Yunyang kenali. Ketika ia memakannya, perutnya tiba-tiba terasa hangat.


Ini bukan Daging Rusa Emas. Daging ini memiliki energi yang lebih banyak dari Daging Rusa Emas.


Hal terbaik yang biasa dilakukannya setelah ini tentu saja berlatih dan menyerap semua energi ini, tetapi tak ada tempat untuk berlatih di Kota Chang'an.


***


Saat ini Lou Yunyang sudah bersama dengan Zhu Yan, setelah makan Lou Yunyang langsung turun menemui Zhu Yan.


"Apakah kau sudah memutuskan ingin bergabung dengan pasukan yang mana?" tanya Zhu Yan dengan tenang sambil menuangkan secangkir teh untuk dirinya sendiri.


Lou Yunyang merasa pilihannya tak terlalu buruk. Jauh di dalam hatinya, ia merasakan ada dorongan untuk memilih pasukan itu.


Militer Hutan Kerajaan.


Lou Yunyang tahu persis mengapa ia merasakan dorongan tersebut. Bukan karena penawaran yang diberikan Militer Hutan Kerajaan adalah yang terbaik, melainkan karena Ji Tian.


Pikiran ini sangatlah memalukan menurut Lou Yunyang, ia kini menjadi pusing tak tahu harus memilih yang mana

__ADS_1


__ADS_2